INSTALASI DAN KONFIGURASI WEB SERVER MENGGUNAKAN APACHE DI LINUX UBUNTU
Disusun Oleh:
Ezar Valeno Oktafalah - 25051204062
Muhammad Rafli - 25051204125
M Ragil Surya Saputra - 25051204127
Adinda Fatihadina Islamiah
- 25051204225
BAB I PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi yang
semakin pesat menyebabkan kebutuhan terhadap layanan berbasis web terus
meningkat di berbagai bidang, seperti pendidikan, pemerintahan, bisnis, dan
komunikasi. Website menjadi salah satu media utama dalam penyampaian informasi
dan layanan digital karena dapat diakses
dengan mudah melalui jaringan internet maupun jaringan lokal. Untuk mendukung layanan tersebut
diperlukan sebuah web server yang mampu mengelola permintaan pengguna serta
menyediakan halaman web secara cepat dan stabil.
Salah
satu web server yang paling banyak digunakan
adalah Apache HTTP Server. Apache dikenal sebagai
perangkat lunak open-source yang memiliki tingkat stabilitas tinggi, fleksibel,
dan mudah dikonfigurasi pada berbagai sistem operasi, khususnya Linux Ubuntu.
Web server pada Linux Ubuntu mampu memproses dan mengirimkan halaman web kepada
pengguna melalui protokol HTTP maupun
HTTPS dengan performa
yang baik dalam pengelolaan
layanan jaringan.
Linux
Ubuntu menjadi salah satu sistem operasi server yang populer
karena ringan, mudah digunakan, dan memiliki dukungan
komunitas yang luas. Selain
itu, Ubuntu menyediakan berbagai paket perangkat lunak yang memudahkan proses
instalasi dan konfigurasi layanan web server. Oleh karena itu, pemahaman mengenai
Apache pada Linux Ubuntu penting dipelajari oleh mahasiswa maupun administrator
jaringan.
Melalui
praktikum ini, peserta
diharapkan dapat memahami
proses instalasi dan
konfigurasi Apache Web Server pada Linux Ubuntu serta mampu melakukan pengujian
layanan web agar dapat diakses dengan baik melalui browser baik di komputer
lokal maupun dari perangkat lain dalam satu jaringan.
Praktikum ini juga bertujuan memberikan pengalaman langsung dalam pengelolaan
layanan web berbasis Linux.
1.2.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana langkah-langkah menginstal web server
Apache di sistem operasi Linux Ubuntu?
2.
Bagaimana cara mengkonfigurasi Apache
agar dapat menampilkan halaman web secara lokal dan
jaringan?
3.
Apa saja struktur directori
dan file konfigurasi penting dalam sistem Apache?
4. Bagaimana mekanisme pengujian untuk memastikan web server dapat diakses, baik melalui komputer lokal (localhost) maupun dari perangkat lain dalam satu jaringan?
1.3. Tujuan
1. Menjelaskan proses instalasi paket Apache sebagai web server di Linux Ubuntu.
2. Mengkonfigurasi
web server agar dapat menampilkan halaman web secara lokal maupun melalui
jaringan.
3.
Mengenal struktur direktori
dan file konfigurasi utama dalam Apache.
4. Melakukan
pengujian terhadap hasil instalasi dan konfigurasi untuk memastikan web server
berjalan dengan baik melalui komputer lokal maupun dari perangkat lain dalam
satu jaringan.
1.4.
Manfaat
1. Menambah
pemahaman peserta mengenai konsep dasar serta fungsi web server dalam suatu jaringan komputer.
2. Memberikan pengalaman praktik dalam proses
instalasi dan konfigurasi Apache Web Server pada sistem
operasi Linux.
3.
Membantu peserta memperoleh
keterampilan dasar yang berkaitan dengan administrasi server dan pengembangan
web.
4.
Melatih kemampuan peserta dalam mengatasi masalah
atau kesalahan yang terjadi pada konfigurasi web server.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1. Linux ubuntu
Linux Ubuntu adalah sistem operasi distribusi berbasis
Debian yang bersifat open-source dan
dapat digunakan secara gratis. Ubuntu dikembangkan oleh Canonical Ltd. dan didesain untuk ramah pengguna (user-friendly), stabil, serta aman.
Sistem operasi ini sangat populer digunakan baik untuk komputer desktop maupun
server. Pada versi server, Ubuntu banyak diandalkan karena kinerjanya yang ringan, efisien
dalam penggunaan sumber daya, serta memiliki
dukungan repositori perangkat lunak yang sangat luas, sehingga memudahkan
administrator jaringan dalam membangun dan mengelola berbagai layanan jaringan,
termasuk web server.
2.2. Web server
Web server adalah sebuah perangkat lunak (atau perangkat
keras yang menjalankan perangkat lunak tersebut) yang berfungsi untuk menerima
permintaan (request) HTTP atau HTTPS dari klien (biasanya melalui web browser)
dan mengirimkan kembali respons berupa halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML, gambar, atau elemen lainnya. Fungsi utama web server adalah
untuk menyimpan, memproses, dan menyajikan halaman web kepada pengguna. Web server
memastikan bahwa komunikasi antara server dan klien berjalan dengan lancar dan
aman.
2.3. Apache
Apache HTTP Server, atau yang lebih
dikenal dengan Apache, adalah perangkat lunak web server open-source lintas platform yang dikembangkan dan
dikelola oleh Apache Software Foundation. Apache merupakan salah satu web server paling populer dan banyak
digunakan di dunia karena keandalannya, keamanannya, dan fleksibilitasnya. Apache mendukung berbagai
macam modul
yang memungkinkan penambahan fitur seperti otentikasi kata sandi, URL rewriting, dukungan bahasa skrip (seperti PHP dan Python), dan sertifikat keamanan (SSL/TLS). Pada lingkungan Linux, Apache sangat mudah diintegrasikan dan dikonfigurasi melalui antarmuka Command Line Interface (CLI).
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Alat dan Bahan
1.
Laptop/PC Utama (terinstal VirtualBox dengan OS Ubuntu 24.04)
2.
Perangkat Uji Jaringan
(Laptop / Smartphone)
3.
Jaringan Wi-Fi / Koneksi Internet
4.
Terminal Linux
5.
Web Browser (Mozilla
Firefox / Chrome)
3.2.
Langkah – langkah
1.
Buka virtual box
2.
Ubah setting jaringan
menjadi Bridged Adapter
3.
Buka terminal Linux Ubuntu
4. Install Apache
sudo apt install apache2
5. Cek status
Apache
sudo systemctl status apache2
6. Buka Browser (dalam praktikum ini menggunakan Mozilla Firefox)
7.
akses alamat IP lokal (127.0.0.1).
8. Jika muncul tampilan web default dari Apache seperti
berikut, artinya web server berhasil dibuat.
9. Buka tab terminal baru
10. Masuk ke folder default
halaman
cd /var/www/html/
11. Buka file index.html di text editor untuk mengubah tampilan web.
sudo gedit index.html
12. Edit isi dari file index.html
13. Simpan file dan refresh
browser.
15. Ketikan perintah
ip a untuk mengecek
ip address
16. Buka Terminal pada laptop / perangkat lain (dipraktikum ini saya menggunakan Command prompt)
17. Ketik ip adrress yang sudah kita cek tadi untuk mengecek apakah sudah saling terhubung dalam satu jaringan.
ping 192.168.43.32
18. Buka browser pada laptop / perangkat lain (dipraktikum ini saya menggunakan chrome)
19. Pada menu pencarian
ketikan ip address yang tadi
192.168.43.32
20. jika muncul tampilan web yang sudah
dibuat tadi, artinya
web server sudah berhasil diakses melalui perangkat
lain.
3.3.
Hasil Praktikum
1.
Apache Web Server
berhasil dipasang dan dijalankan pada sistem operasi.
2.
Halaman web bawaan
dapat diakses melalui
browser.
3. Tampilan dan isi halaman
web berhasil dimodifikasi serta ditampilkan
sesuai kebutuhan.
4. Halaman web dapat diakses
melalui komputer lokal maupun dari perangkat
lain dalam satu jaringan.
BAB
IV KESIMPULAN
4.1. Kesimpulan
Berdasarkan praktikum instalasi dan
konfigurasi web server menggunakan Apache di Linux Ubuntu yang telah dilakukan,
dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Instalasi Apache pada Linux Ubuntu (versi 24.04)
dapat dilakukan dengan mudah menggunakan manajer
paket APT melalui
terminal dengan perintah sudo apt install apache2.
2. Halaman
web default Apache berada pada direktori /var/www/html/. Modifikasi
tampilan halaman web dapat dilakukan dengan mengedit file index.html yang berada di dalam
direktori tersebut menggunakan text
editor seperti Gedit atau Nano.
3. Agar web server
dapat diakses oleh perangkat lain dalam satu jaringan fisik atau Wi-Fi yang sama, pengaturan
jaringan pada VirtualBox harus diubah menjadi Bridged Adapter.
4. Pengujian
web server terbukti berhasil
dilakukan dengan dua cara: pengujian lokal
menggunakan alamat IP localhost
(127.0.0.1) dan
pengujian jaringan menggunakan alamat IP Bridged (misal: 192.168.43.32) yang diakses dari browser komputer/perangkat lain (klien).
Pengujian konektivitas juga berhasil dipastikan melalui perintah ping.
4.2. Saran
Adapun saran yang dapat diberikan setelah melaksanakan praktikum
ini adalah:
1. Sebelum
melakukan akses dari klien ke server, pastikan koneksi jaringan pada VirtualBox
(Bridged Adapter) sudah terhubung
dengan baik dan berada pada segmen IP yang sama antara laptop host/klien dan OS
Guest Ubuntu.
2.
Saat melakukan pengeditan file di dalam direktori sistem seperti
/var/www/html/, pastikan menggunakan hak akses super user (sudo) agar file dapat
disimpan (permission denied error dapat
dihindari).
3. Untuk
praktikum atau pengembangan selanjutnya, disarankan untuk mulai mempelajari
konfigurasi Virtual Host agar satu
server dapat menampung banyak domain, serta mempelajari konfigurasi firewall (UFW) untuk meningkatkan
keamanan web server.
DAFTAR PUSTAKA
Canonical Ltd. (2024). Ubuntu Server
Documentation: Web Servers
- Apache.
Diakses dari https://ubuntu.com/server/docs/web-servers-apache
Nugraha, F., dkk. (2023). Analisis kinerja
web server berbasis
Linux Ubuntu 22.04.
Jurnal Tera, Universitas Dian Nusantara.
The Apache Software
Foundation. (2024). Apache HTTP Server Version
2.4 Documentation. Diakses dari https://httpd.apache.org/docs/2.4/
LAMPIRAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar