Jumat, 29 Mei 2026

PENGGUNAAN COMMAND LINE INTERFACE (CLI) PADA LINUX CachyOS

 

Disusun Oleh:

Ahmad Sulthan Maulana Yusuf                     (25051204118)

Excel Maulana Ramadhan                             (25051204033)

Moch.Hafiz Zamrizad                                     (25051204231)

Ravelino Hermanto                                         (25051204151)



BAB I PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perubahan mendasar dalam cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi. Di tengah pesatnya perkembangan ini, sistem operasi menjadi fondasi yang menentukan bagaimana pengguna berinteraksi dengan perangkat keras maupun perangkat lunak. Komputer kini tidak lagi sekadar alat kantor, melainkan telah menjadi pusat pengembangan perangkat lunak, pengelolaan jaringan, serta infrastruktur sistem informasi di berbagai sektor.

Sistem operasi memegang peran penting sebagai penghubung antara perangkat keras dan perangkat lunak serta sebagai antarmuka bagi pengguna untuk mengendalikan komputer. Di kalangan para pengembang perangkat lunak (developer), Linux merupakan sistem operasi yang sangat populer. Linux bersifat open source, yang berarti pengguna bebas menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikan ulang sistem operasinya.

Salah satu kekuatan utama Linux terletak pada antarmuka berbasis teks yang disebut Command Line Interface (CLI). CLI memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan sistem operasi melalui perintah teks, mulai dari pengelolaan file, konfigurasi jaringan, hingga menjalankan program komputer. Dalam praktikum ini, distro Linux yang digunakan adalah CachyOS, sebuah distribusi berbasis Arch Linux yang dikenal dengan performa tinggi dan kecepatan optimasi kernel, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan sistem Linux yang responsif dan modern.

 

1.2  Rumusan Masalah

1.     Apa yang dimaksud dengan Command Line Interface (CLI)?

2.     Bagaimana Linux CachyOS dapat berjalan?

3.     Apa saja perintah yang diperlukan untuk menjalankan Linux CachyOS?

4.     Bagaimana cara mengakses dan menavigasi direktori dalam Linux CachyOS melalui CLI?

 

1.3  Tujuan Laporan

1.     Menjelaskan pengertian dan fungsi CLI dalam Linux.

2.     Mengetahui sistem kerja Linux distro CachyOS.

3.     Mengidentifikasi dan menjalankan perintah-perintah dasar yang digunakan dalam CLI.

4.     Memahami cara navigasi direktori dan manajemen file menggunakan CLI.

 

1.4  Manfaat Penulisan

1.    Bagi Mahasiswa atau Pelajar

Mengetahui dan memahami cara penggunaan CLI dalam Linux CachyOS berbasis Arch. Dapat meningkatkan keterampilan praktis dalam pengoperasian sistem operasi Linux secara efektif.

2.    Bagi Akademik

Sebagai bahan referensi atau literatur pembelajaran mengenai sistem operasi berbasis Linux, khususnya distribusi CachyOS yang berbasis Arch Linux.

3.    Bagi Pengembang/Developer

Sebagai pemahaman tambahan untuk mengoperasikan sistem operasi Linux distro CachyOS yang mengandalkan performa tinggi dan manajemen paket berbasis pacman/AUR.

 

  

 

BAB II LANDASAN TEORI

  

2.1  Pengertian dan Cara Kerja CLI

Command Line Interface (CLI) adalah antarmuka berbasis teks yang memungkinkan pengguna untuk memberikan perintah langsung kepada sistem operasi melalui terminal. CLI digunakan untuk menjalankan berbagai tugas seperti mengelola file, menjalankan program, dan mengatur konfigurasi sistem. Karena kecepatan dan efisiensinya, CLI banyak dimanfaatkan oleh administrator sistem, pengembang, dan pengguna tingkat lanjut.

CLI bekerja dengan bantuan shell, yaitu program yang menerjemahkan perintah dari pengguna ke sistem operasi. Ketika pengguna mengetikkan perintah, shell membaca dan menjalankan instruksi tersebut. Contoh shell yang umum digunakan di Linux antara lain bash, zsh, dan fish. Meskipun penggunaan CLI memerlukan ketelitian karena kesalahan kecil dapat berdampak besar, antarmuka ini sangat berguna untuk mengelola sistem secara efektif dan efisien dibandingkan antarmuka grafis (GUI).

 

2.2  Linux dan Distro CachyOS

Linux adalah sistem operasi berbasis open source yang banyak digunakan dalam pengembangan perangkat lunak dan infrastruktur IT. Salah satu keunggulan Linux adalah fleksibilitas, keamanan, serta ketersediaan berbagai distribusi (distro) yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

CachyOS adalah distribusi Linux yang berbasis Arch Linux, dikembangkan dengan fokus utama pada performa tinggi dan optimasi kernel. CachyOS menggunakan kernel yang telah dioptimalkan secara khusus dengan scheduler BORE (Burst-Oriented Response Enhancer) serta berbagai patch performa lainnya. Distro ini menggunakan manajer paket pacman dan mendukung Arch User Repository (AUR) sehingga memberikan akses ke ribuan paket perangkat lunak. CachyOS banyak digunakan untuk keperluan pengembangan, gaming, maupun penggunaan sehari-hari yang menuntut kecepatan dan responsivitas tinggi.

 

2.3  Manajer Paket Pacman dan Paru

Berbeda dengan distro berbasis Debian/RPM, CachyOS (sebagai turunan Arch) menggunakan pacman sebagai manajer paket utama. Selain pacman, pengguna juga dapat menggunakan AUR helper seperti paru atau yay untuk menginstall paket-paket dari Arch User Repository. Sintaks perintah pacman cukup berbeda dari apt (Ubuntu/Debian) maupun dnf (Fedora), sehingga perlu dipahami secara khusus.

 

2.4  Navigasi Direktori

Navigasi direktori adalah kemampuan pengguna untuk berpindah antar folder dalam struktur hierarki sistem file Linux. Perintah seperti cd, ls, dan pwd menjadi inti dari navigasi ini. Linux menggunakan struktur pohon (tree) yang berakar pada direktori / (root).

 

2.5  Manajemen File

Manajemen file mencakup operasi dasar seperti membuat, menyalin, memindahkan, mengganti nama, dan menghapus file maupun direktori menggunakan perintah touch, cp, mv, rm, dan mkdir. Operasi ini menjadi fondasi pengelolaan data di sistem Linux.

 

2.6  Permission dan Manajemen Paket

Setiap file di Linux memiliki atribut permission yang mengatur hak akses bagi pemilik (owner), grup, dan pengguna lain. Permission dikelola dengan perintah chmod dan chown. Selain itu, manajemen paket di CachyOS menggunakan pacman dan paru untuk instalasi, penghapusan, serta pembaruan perangkat lunak.

 

2.7  Monitoring Sistem dan Pipe

Monitoring sistem digunakan untuk memantau kondisi CPU, memori, proses, dan aktivitas sistem secara real-time menggunakan perintah seperti top, htop, dan ps. Pipe (|) adalah fitur shell yang meneruskan output suatu perintah sebagai input perintah berikutnya, memungkinkan kombinasi perintah yang powerful.



BAB III PEMBAHASAN


 3.1  Alat dan Bahan 

Alat:

1.  Laptop

Laptop adalah perangkat keras portabel yang menjadi media utama dalam pelaksanaan praktikum ini. Sistem operasi CachyOS diinstalasi langsung (native/bare-metal) pada laptop tanpa menggunakan perangkat lunak virtualisasi, sehingga pengujian CLI dapat dilakukan langsung pada lingkungan sistem yang sesungguhnya dan memberikan hasil yang lebih akurat.

 

Bahan:

1.    Internet

Internet adalah jaringan global yang menghubungkan berbagai perangkat di seluruh dunia dan memungkinkan pertukaran informasi serta data antar pengguna secara real-time.

2.    File ISO Linux CachyOS

CachyOS adalah distribusi Linux berbasis Arch yang bersifat open source. File ISO CachyOS dapat diunduh secara bebas dari situs resminya di cachyos.org. Distro ini dikemas dengan tampilan modern serta performa kernel yang telah dioptimalkan.

 

3.2  Langkah-Langkah Praktikum

3.2.1  Memulai Sesi CLI pada CachyOS

Nyalakan laptop yang telah terinstal CachyOS secara native (bare-metal), kemudian tunggu hingga proses booting selesai dan tampilan desktop muncul. Buka terminal emulator melalui menu aplikasi, klik kanan pada desktop, atau dengan pintasan keyboard yang tersedia (misalnya Ctrl+Alt+T atau Super+T tergantung desktop environment yang digunakan, seperti KDE Plasma atau GNOME).

 

3.2.2  Perintah Dasar CLI

Berikut adalah beberapa perintah dasar beserta fungsinya:

 

a)    ls — Menampilkan isi direktori saat ini

$ ls

Documents  Downloads  Music  Pictures  Videos

 

b)    pwd — Menampilkan path direktori saat ini (Print Working Directory)

$ pwd

/home/mahasiswa

 

c)    cd [direktori] — Berpindah ke direktori yang ditentukan

$ cd Documents

$ pwd

/home/mahasiswa/Documents

 

d)    mkdir [nama] — Membuat direktori baru

$ mkdir ProyekBaru

 

e)    rm [file] — Menghapus file atau direktori

$ rm file.txt

 

f)     cp [sumber] [tujuan] — Menyalin file atau direktori

$ cp file.txt /home/mahasiswa/Documents/

 

g)    mv [sumber] [tujuan] — Memindahkan atau mengubah nama file

$ mv file.txt namafile_baru.txt

 

3.2.3  Informasi Sistem dan Hardware

a)    uname -a — Menampilkan informasi lengkap sistem operasi

$ uname -a

Linux cachyos 6.12.1-2-cachyos #1 SMP PREEMPT_DYNAMIC ... x86_64 GNU/Linux

 

b)    lscpu — Menampilkan informasi prosesor dan arsitektur CPU

$ lscpu

Architecture:     x86_64

CPU(s):           8

Model name:       Intel(R) Core(TM) i5-10300H

 

c)    df -h — Menampilkan informasi penggunaan disk secara human-readable

$ df -h

Filesystem   Size  Used Avail Use% Mounted on

               /dev/sda1         50G   12G   35G  26% /

 

d)    free -h — Menampilkan informasi penggunaan RAM

$ free -h

                           total   used   free

               Mem:        7.7G   2.1G   5.6G

 

3.2.4  Manajemen Paket (pacman)

CachyOS menggunakan manajer paket pacman sebagai alat utama pengelolaan perangkat lunak.

 

a)    sudo pacman -S [nama_paket] — Menginstall suatu paket dari repositori

$ sudo pacman -S firefox

 

b)    sudo pacman -R [nama_paket] — Menghapus (uninstall) suatu paket

$ sudo pacman -R firefox

 

c)    sudo pacman -Syu — Memperbarui seluruh sistem dan paket yang terinstall

$ sudo pacman -Syu

 

d)    pacman -Ss [kata_kunci] — Mencari paket dalam repositori

$ pacman -Ss neofetch

 

e)    paru -S [nama_paket] — Menginstall paket dari AUR (Arch User Repository)

$ paru -S google-chrome

 

3.2.5  Manajemen Sistem

a)    Memulai suatu layanan sistem

$ sudo systemctl start NetworkManager

 

b)    Menampilkan status suatu layanan

$ systemctl status NetworkManager

● NetworkManager.service - Network Manager

                                                                      Loaded: loaded (/usr/lib/systemd/system/NetworkManager.service)

                     Active: active (running) since ...

 

c)    Mengaktifkan layanan agar berjalan otomatis saat booting

$ sudo systemctl enable bluetooth

 

3.2.6  Jaringan dan Internet

a)    ip a — Menampilkan semua informasi alamat IP dan antarmuka jaringan

$ ip a

1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP>

2: enp3s0: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP>    inet 192.168.1.100/24 brd 192.168.1.255

 

b)    ping [host] — Menguji koneksi ke host atau IP tertentu

$ ping -c 4 google.com

 

c)    curl [URL] — Menampilkan atau mengunduh konten dari URL

$ curl https://example.com

 

3.2.7  Navigasi Direktori

Perintah-perintah navigasi direktori yang didemonstrasikan dalam praktikum:

 

a)    ls -la — Menampilkan semua file termasuk file tersembunyi (hidden), beserta detail informasi

$ ls -la

 

b)    ls -lh — Menampilkan ukuran file dalam format human-readable

$ ls -lh

 

c)    cd .. — Naik satu level direktori

$ cd ..

 

d)    cd ~ — Kembali ke direktori home pengguna

$ cd ~

 

e)    cd /etc — Berpindah ke direktori absolut yang ditentukan

$ cd /etc

 

f)     tree — Menampilkan struktur direktori berbentuk pohon secara visual

$ tree

 

3.2.8  Manajemen File

Perintah-perintah manajemen file yang didemonstrasikan dalam praktikum:

 

a)    touch — Membuat file kosong baru

$ touch file.txt

 

b)    cp -r — Menyalin direktori beserta seluruh isinya

$ cp -r folder1/ folder2/

 

c)    mv — Memindahkan file ke lokasi yang ditentukan

$ mv file.txt /tmp/

 

d)    rm -r — Menghapus direktori beserta seluruh isinya

$ rm -r nama_folder

 

e)    find — Mencari file berekstensi tertentu di dalam direktori

$ find . -name "*.txt"

 

f)     cat — Menampilkan isi suatu file

$ cat file.txt

 

g)    nano — Membuka file untuk diedit langsung di dalam terminal

$ nano file.txt

 

3.2.9  Permission dan Instalasi Paket

Perintah-perintah permission dan instalasi paket yang didemonstrasikan:

 

a)    ls -l — Melihat permission file

$ ls -l

-rwxr-xr-x 1 user group 4096 Jan 1 00:00 script.sh

 

b)    chmod 755 — Mengatur permission file (owner: rwx, group & other: r-x)

$ chmod 755 script.sh

 

c)    chmod +x — Menambahkan izin eksekusi pada file

$ chmod +x script.sh

 

d)    chown — Mengubah pemilik (owner) dan grup suatu file

$ chown user:group file

 

e)    sudo pacman -S htop — Instalasi paket htop melalui pacman

$ sudo pacman -S htop

 

f)     paru -S neofetch — Instalasi paket neofetch dari AUR menggunakan paru

$ paru -S neofetch

 

3.2.10  Monitoring Sistem dan Pipe

Perintah-perintah monitoring sistem dan penggunaan pipe yang didemonstrasikan:

 

a)    top — Memantau proses yang berjalan secara real-time

$ top

 

b)    htop — Versi interaktif dari top dengan tampilan yang lebih informatif

$ htop

 

c)    ps aux — Menampilkan seluruh proses yang sedang berjalan

$ ps aux

 

d)    Penggunaan pipe untuk memfilter output df

$ df -h | grep /dev

 

e)    Penggunaan pipe untuk mencari proses tertentu

$ ps aux | grep firefox

 

f)     Penggunaan pipe untuk membaca sebagian baris dari file

$ cat /etc/os-release | head -5

 

g)    Penggunaan pipe untuk mengurutkan file berdasarkan ukuran

$ ls -la | sort -k5 -n

 

h)    kill — Menghentikan proses berdasarkan PID (Process ID)

$ kill [PID] 

 

 

 

 

 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

 

4.1  Hasil dan Pembahasan

Pada praktikum ini dilakukan berbagai aktivitas dasar menggunakan Command Line Interface (CLI) pada sistem operasi Linux CachyOS yang berbasis Arch Linux. Tujuannya adalah untuk mengenal dan memahami fungsi dari perintah-perintah dasar yang sering digunakan dalam navigasi direktori, manajemen file, manajemen permission dan instalasi paket, serta monitoring sistem. Seluruh praktikum dilakukan secara langsung (native/bare-metal) pada laptop tanpa menggunakan perangkat lunak virtualisasi.

Praktikum dimulai dengan membuka terminal emulator pada CachyOS untuk mengakses CLI. Pada sesi navigasi direktori, perintah-perintah seperti ls -la, ls -lh, cd, cd .., cd ~, dan tree berhasil dijalankan dengan baik. Penggunaan ls dengan berbagai opsi memberikan informasi yang lebih detail mengenai file, direktori, serta file tersembunyi (hidden files). Perintah tree secara visual menampilkan struktur hierarki direktori yang memudahkan pemahaman tata letak sistem file.

Pada bagian manajemen file, perintah touch berhasil membuat file kosong baru. Perintah cp -r memungkinkan penyalinan direktori secara rekursif, sementara mv digunakan untuk memindahkan file ke direktori yang berbeda. Perintah rm -r digunakan dengan hati-hati untuk menghapus direktori beserta isinya. Perintah find terbukti berguna untuk mencari file berdasarkan ekstensi tertentu. Selain itu, perintah cat digunakan untuk menampilkan isi file, dan nano memungkinkan pengeditan file langsung di dalam terminal.

Pada sesi permission dan instalasi paket, perintah ls -l berhasil menampilkan informasi permission setiap file dalam format rwx. Perintah chmod 755 dan chmod +x digunakan untuk mengatur hak akses file, sedangkan chown digunakan untuk mengubah kepemilikan file. Untuk instalasi paket, sudo pacman -S berhasil menginstall paket dari repositori resmi CachyOS, sementara paru -S digunakan untuk menginstall paket dari Arch User Repository (AUR). Perbedaan utama dengan distro berbasis Debian terletak pada sintaks perintah dan filosofi rolling release yang diterapkan Arch.

Pada bagian monitoring sistem dan pipe, perintah top dan htop berhasil menampilkan kondisi proses sistem secara real-time. Perintah ps aux menampilkan seluruh proses yang sedang berjalan. Penggunaan pipe (|) terbukti sangat powerful dalam mengombinasikan perintah, seperti df -h | grep /dev untuk memfilter output, ps aux | grep firefox untuk mencari proses tertentu, serta ls -la | sort -k5 -n untuk mengurutkan file berdasarkan ukuran. Perintah kill digunakan untuk menghentikan proses berdasarkan PID.

Secara keseluruhan, praktikum menunjukkan bahwa CLI merupakan alat yang sangat efisien untuk mengelola sistem Linux. Meskipun tampak sederhana, perintah-perintah ini membentuk dasar dari banyak tugas administratif dan pengembangan di Linux. Penggunaan CLI juga memberikan kontrol yang lebih besar dan mendalam dibandingkan antarmuka grafis (GUI). CachyOS sebagai distro berbasis Arch memberikan pengalaman CLI yang lengkap dan kaya fitur berkat dukungan ekosistem Arch yang matang.

 

 

 

BAB V PENUTUP

 

5.1  Kesimpulan

Command Line Interface (CLI) merupakan komponen penting yang dimiliki Linux, termasuk pada distro CachyOS berbasis Arch yang digunakan dalam praktikum ini. Perannya sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan fungsi yang dimiliki Linux dan memberikan kontrol penuh atas sistem operasi. CLI memberikan fleksibilitas tinggi serta efisiensi yang tidak dapat dicapai hanya dengan antarmuka grafis (GUI).

CachyOS sebagai distro berbasis Arch Linux menawarkan performa tinggi melalui kernel yang telah dioptimalkan serta manajemen paket berbasis pacman dan AUR yang kaya fitur. Penggunaan CLI pada CachyOS memudahkan baik pengguna pemula maupun pengguna berpengalaman untuk mengelola sistem, menginstall perangkat lunak, serta mengkonfigurasi jaringan dengan cepat dan tepat. Dengan membiasakan diri menggunakan perintah-perintah dasar CLI yang telah dipraktikkan, meliputi navigasi direktori, manajemen file, pengaturan permission, instalasi paket, serta monitoring sistem, pengguna dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja secara signifikan.

 

5.2  Saran

1.     Memperdalam pengetahuan mengenai perintah-perintah CLI dalam Linux, khususnya perintah yang berkaitan dengan manajemen paket pacman dan AUR pada CachyOS.

2.     Membiasakan diri menggunakan CLI dalam aktivitas sehari-hari untuk meningkatkan kefasihan dan kecepatan dalam pengoperasian sistem Linux.

3.     Meminta bantuan komunitas Arch Linux atau sesama pengguna CachyOS melalui forum atau dokumentasi resmi (Arch Wiki) apabila menemui masalah kompleks terkait CLI.

4.     Selalu melakukan backup data sebelum menjalankan perintah yang bersifat destruktif seperti rm -rf atau operasi sistem tingkat lanjut lainnya.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Huda, Nuruk. 2024. Apa Itu Command Line Interface (CLI), Cara Kerja dan Contohnya. https://www.dewaweb.com/blog/mengenal-cli-adalah/.

Arch Linux. 2024. Pacman - ArchWiki. https://wiki.archlinux.org/title/Pacman (diakses pada 5 Mei 2025).

CachyOS. 2024. CachyOS Documentation. https://wiki.cachyos.org/ (diakses pada 5 Mei 2025).

Codecademy. 2024.   Linux Command       Line     Basics. https://www.codecademy.com/learn/learn-the-command-line/.

Shotts, William E. 2019. The Linux Command Line. No Starch Press.

 

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar