Jumat, 29 Mei 2026

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI KONEKSI JARINGAN DAN WEB SERVER PADA UBUNTU

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

KONEKSI JARINGAN DAN WEB SERVER PADA UBUNTU


Nama Kelompok :

Nafiah Aurora Balqis

25051204140

Puri Natasyah Mumpuni

25051204146

Febriana Regina Artanti

25051204148

Michelle Cein Aurelia

25051204206
















BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring berkembangnya teknologi jaringan dan internet, membuat sistem operasi Linux khususnya Ubuntu banyak digunakan sebagai server karena bersifat stabil open source,  dan memiliki tingkat keamanan yang baik. Dalam sebuah sistem server, koneksi jaringan sangat penting agar perangkat dapat saling terhubung dan bertukar data melalui jaringan lokal maupun internet.

Pada sistem Ubuntu, konfigurasi jaringan digunakan untuk mengatur komunikasi antar perangkat dengan menentukanbeberapa hal seperti  alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS. Dengan konfigurasi jaringan yang tepat, komputer server dapat diakses oleh perangkat lain untuk berbagai kebutuhan layanan jaringan.

Layanan yang sering digunakan pada Ubuntu adalah web server. Web server berfungsi untuk menerima permintaan dari client melalui browser selain itu juga menampilkan halaman website yang diminta. Ubuntu mendukung berbagai layanan web server seperti Apache HTTP Server maupun Nginx yang banyak digunakan dalam pengembangan website dan sistem informasi.

1.2 Tujuan

Praktikum ini memiliki beberapa tujuan yakni agar :

  1. Mahasiwa mengetahui beberapa perintah dasar linux.

  2. Mahasiswa mengetahui konsep dasar jaringan dan web server.

  3. Mahasiswa mengenal dan mengimplementasikan koneksi jaringan dan web server.

 1.3 Manfaat

Adapun manfaat penulisan dari laporan praktikum ini adalah untuk membantu mahasiswa memahami cara kerja dan implementasi koneksi antara jaringan dan web server melalui linux khususnya ubuntu pada mata kuliah system informasi.



BAB II

LANDASAN TEORI

2.2 Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang saling terhubung untuk bertukar data dan berbagi sumber daya. Dalam jaringan komputer terdapat beberapa komponen penting seperti alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS yang digunakan agar komunikasi antar perangkat dapat berjalan dengan baik.

2.3 Alamat IP dan Routing

IP Address merupakan alamat unik yang dimiliki setiap perangkat dalam jaringan. Alamat IP digunakan agar perangkat dapat saling mengenali dan berkomunikasi. Sedangkan routing merupakan proses menentukan jalur pengiriman data dari satu jaringan ke jaringan lain melalui gateway atau router.

2.4 Netplan

Netplan adalah utilitas konfigurasi jaringan pada Ubuntu yang digunakan untuk mengatur network interface melalui file konfigurasi berekstensi YAML. Dengan Netplan, pengguna dapat melakukan konfigurasi IP static maupun DHCP secara lebih mudah.

2.5 Web Server

Web server adalah perangkat yang berfungsi menerima request dari klien melalui browser kemudian mengirimkan halaman website yang diminta. Web server memungkinkan suatu website bisa diakses melalui jaringan lokal maupun internet, seperti IP atau local host.

2.8 Pengertian Koneksi Jaringan dan Web Server

Pengertian dari koneksi jaringan dan web server sendiri adalah hubugan antara Jaringan (network) dengan web server. Web server bertugas untuk menerima permintaan atau request dari klien melalui koneksi jaringan dari beberapa komponen penting seperti ip addres dan mask gateaway antar perangkat agar dapat berjalan dengan baik. Dalam kasus ini kelompok kami menggunakan web server dari apache2.



BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Sistem Operasi dan Web Server yang Digunakan

3.1.1 Linux Ubuntu

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux berbasis open source yang banyak digunakan sebagai sistem operasi server maupun desktop. Ubuntu memiliki kelebihan seperti stabil, aman, ringan, serta didukung komunitas yang luas sehingga sering digunakan dalam pembelajaran jaringan komputer dan administrasi server.

3.1.2 Apache HTTP Server

Apache HTTP Server merupakan salah satu web server yang paling banyak digunakan. Apache memiliki fungsi untuk menjalankan layanan website pada server serta mendukung berbagai konfigurasi dan pengembangan web. Pada Ubuntu, Apache dapat diinstal menggunakan package manager apt.

3.1.3 Systemd dan Systemctl

systemd adalah system manager pada Linux yang digunakan untuk mengatur service atau layanan sistem. Sedangkan systemctl merupakan command line yang digunakan untuk mengontrol service seperti menjalankan, menghentikan, restart, dan mengecek status layanan, termasuk layanan Apache web server.

3.2 Instalasi Ubuntu Pada Virtual Box

3.2.1 Mengunduh Ubuntu

Melakukan pengunduhan pada ubuntu melalui situs resmi ubuntu dengan menggunakan kata kunci get ubuntu download.

 

             Gambar 3.1 tampilan google dengan kata kunci ubuntu download.

Gambar 3.2 Tampilan saat masuk kedalam web

Gambar 3.3 Download Intel or AMD 64-bit architecture (5,9GB).

Gambar 3.4 Memproses pengunduhan.

Gambar 3.5 File masuk kedalam file explorer secara otomatis setelah terunduh.

3.2.2 Membuat Virtual Machine Pada Virtual Box

Gambar 3.6 Tampilan ubuntu pada Virtual box setelah di instalasi.


Langkah langkah instalasi ubuntu pada virtual box :

  1. Jika belum memiliki virtual box, silahkan download vitual box melalui https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads.

  2. Setelah virtual box terunduh dan di instalasi di windows, kemudian buka oracle virtual box, klik new.

  3. Setelah klik new, akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Isi vm name dengan Nama Ubuntu, OS Linux, OS Distribution Ubuntu, OS Version Ubuntu (64-bit).

Gambar 3.7 Tampilan Virtual Machine.

  1. Kemudian tekan tombol finish.

3.2.3 Konfigurasi VirtualBox dan Instalasi Ubuntu

  1. Untuk yang pertama lakukan setting untuk ubuntu pada virtual box, yang pertama klik setting pada pojok kiri atas.

Gambar 3.8 General Setting Ubuntu.


  1. Untuk pengaturan general sendiri tetap seperti pengaturan diatas yang sebelumnya, jadi otomatis muncul dengan sendirinya saat menambahkan file untuk ubuntunya.

Gambar 3.9 System Setting Ubuntu.

  1. Selanjutnya untuk setting pada bagian system, base memori diatur di 4096 MB.

  2. kemudian checklis floppy, optical, dan hard disk. Semakin besar base memori yang diatur akan semakin cepat saat masuk kedalam ubuntunya.

Gambar 3.10 Display Setting Ubuntu.

  1. Setelah itu untuk pengaturan display, di video memori set jadi full hingga 128 MB agar saat loadinggraphics nya tidak error, dan untuk graphics controller pilih VBoxSVGA atau VBoxVGA.


Gambar 3.11 Storage Setting Ubuntu.

  1. Di storage untuk controller ide tambahkan file iso ubuntu yang sudah diunduh.

Gambar 3.12 Network Setting Ubuntu.

  1. Dan yang terakhir untuk network di attached to, pilih Bridged Adapter. Setelah semua sdah diatur setelah itu tekan tombol ok.

  2. Nyalakan Ubuntu dengan menekan tombol start yang berada pada pojok kiri atas.

Gambar 3.13 Ikon menu pada ubuntu.

Tampilan halaman depan Ubuntu akan seperti ini kalau sudah menyala.

Gambar 3.14 Tampilan Halaman OS Ubuntu.


3.3 Konfigurasi Koneksi Jaringan pada Ubuntu

Setelah Ubuntu berhasil diinstal, masuk ke jaringan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Langkah pertama yaknik menguji koneksi jaringan, untuk mengetahui apakah ubuntu sudah terhubung dengan jaringan wifi atau hotspot yang disambungkan oleh window atau belum, caranya yakni dengan mengetik ping google.com atau ping 8.8.8.8 

Gambar 3.15 Return ping google.com.

Jika output nya sudah return seperti ini maka tandanya ubuntu sudah terhubung dengan jaringan.

  1. Langkah kedua lakukan pengecekan pada interface dan IP address untuk melihat alamat IP, interface jaringan dan gateway dengan menggunakan command ip a/ip addr show dan ip route.

Gambar 3.16 Output IP Addres.

Gambar 3.17 Output route.

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa IP Addreses yakni 10.38.220.1/24 dan gateway 10.38.220.209.

  1. Kemudian lihat file netplan untuk mengetahui di directory mana file tersebut disimpan dengan mengetik ls /etc/netplan pada bash ubuntu.

Gambar 3.18 Directory file netplan.

  1. Setelah itu edit konfigurasi netplan dengan mengetik command sudo nano /etc/netplan/01-network-manager-all.yaml, kemudian edit konfigurasi didalam GNU nano 8.7.1, setelah selesai mengedit, tekan ctrl+0 untuk menyimpan, enter, dan ctrl+x untuk keluar. Edit bagian digit terakhir ip sesuai yang diingin kan, disini kelompok kami mengubah IP dari 10.38.220.1/24 menjadi 10.38.220.50/24.

Contoh konfigurasi:

Gambar 3.19 Contoh file edit konfigurasi.

  1. Yang terakhir di bash ketik command line berikut ini sudo netplan try atau sudo netplan apply untuk menerapkan konfigurasi yang telah diedit.

3.4 Instalasi dan Konfigurasi Web Server Apache2

Untuk selanjutnya yaitu melakukan instalasi apache2 dan konfigurasu web server apache2: 

  1. Langkah pertama update repository Ubuntu dengan mengetik sudo apt update, kemudian enter.

  2. Lakukan instalasi Apache2 dengan mengetik sudo apt install apache2 -y

  3. Setelah itu jalankan Apache2 yang sudah terinstal dengan menggunakan sudo systemctl start apache2.

  4. Cek status Apache2 terlebih dahulu. Ketik sudo systemctl status apache2, jika ada tulisan active(running) maka apache telah menyala. 

  5. Kemudian coba ketik https://(alamat ip yang sudah diedit) kecuali yang setelah tanda slash menggunakan browser apapun didalam komputer. Disini kelompok kami memakai https://10.38.220.50.

  6. Jika muncul tampilan halaman web apache seperti ini maka praktikum sudah berhasil.

Gambar 3.20 Tampilan web server apache2.

  1. Terakhir, untuk mengedit halaman apache2 memakai command sudo nano /var/www/html/index.html. kemudian isi misalnya : <h1>Web Server Ubuntu Berhasil</h1>

3.5 Tabel Command Linux yang Digunakan

Command

Kegunaan

ip a atau ip addr show

Menampilkan informasi network interface seperti alamat IP, status jaringan, dan nama adapter jaringan.

ip route

Melihat tabel routing jaringan, termasuk default gateway yang digunakan komputer untuk akses internet.

sudo nano /etc/netplan/01-network-manager-all.yaml

Membuka file konfigurasi jaringan Netplan menggunakan editor Nano untuk mengatur IP address, gateway, DNS, dan network adapter.

ls /etc/netplan

Melihat daftar file konfigurasi Netplan yang ada di folder /etc/netplan.

ping google.com

Menguji koneksi jaringan/internet dengan mengirim paket data ke server Google.

sudo netplan apply

Menerapkan konfigurasi jaringan Netplan yang sudah disimpan tanpa restart sistem.

sudo netplan try

Mencoba konfigurasi jaringan sementara sebelum diterapkan permanen. Jika terjadi error, konfigurasi bisa otomatis kembali seperti semula.

sudo apt update

Memperbarui daftar package/repository Ubuntu agar sistem mengetahui versi software terbaru yang tersedia.

sudo apt install apache2 -y

Menginstal web server Apache HTTP Server secara otomatis tanpa konfirmasi tambahan karena opsi -y.

sudo apt install apache2

Menginstal Apache tetapi sistem akan meminta konfirmasi terlebih dahulu sebelum proses instalasi.

ip a

Digunakan kembali untuk mengecek apakah alamat IP dan interface jaringan sudah aktif setelah konfigurasi dilakukan

sudo nano /var/www/html/index.html

Membuka dan mengedit file halaman utama website pada Apache untuk mengubah tampilan web server.

sudo systemctl status apache2

Mengecek status layanan Apache HTTP Server apakah sedang aktif (running), mati (inactive), atau mengalami error. Command ini juga menampilkan informasi proses dan log singkat Apache

sudo systemctl start apache2

Menjalankan atau mengaktifkan layanan Apache web server jika sebelumnya belum berjalan. Setelah dijalankan, web server dapat mulai menerima request dari browser

Tabel 3.1 Command line yang digunakan.

Untuk systemctl sendiri ada beberapa jenis fungsi yang dapat dijalankan dalam linux.

start

Menjalankan service

stop

Menghentikan service

restart

Merestart atau menyalakan ulang service

status

Melihat status service apakah active atau inactive saat running

enable

Otomatis berjalan saat booting

disable

Menonaktifkan auto start saat boot

Tabel 3.2 Beberapa fungsi systemctl.

3.6 Hubungan Koneksi Jaringan dengan Web Server

  1. Jaringan digunakan agar perangkat klien dan server dapat saling terhubung. 

  2. IP Address digunakan sebagai alamat server. 

  3. Apache2 berjalan sebagai web server pada Ubuntu. 

  4. Browser client mengakses web server melalui alamat IP server menggunakan jaringan. 

  5. Jika jaringan tidak terkoneksi, maka web server tidak dapat diakses.





BAB IV

KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa koneksi antara jaringan komputer dan web server dapat berjalan dengan baik setelah dijalankan menggunakan prosedur dan program yang dijabarkan secara runtut. Praktikum ini membantu mahasiswa memahami konsep dasar jaringan dan web server, serta cara kerja IP addres yang bertugas menghubungkan server sesuai permintaan klien melalui jaringan. Praktikum ini juga mengajarkan cara menginstalasi system operasi ubuntu dan server apache2 sebagai pondasi untuk system operasi yang lebih kompleks lagi kedepannya.


















DAFTAR PUSTAKA

Marvel, Raymond, A., Arva, S., & Robbi, H. F. (2025, October 1). Konfigurasi Web Server pada Ubuntu: Konfigurasi dan Administrasi Sistem Jaringan. Medium.

Canonical Group Ltd. (2026, March 26). Mengonfigurasi jaringan. Ubuntu Server Documentation.

Glass, E. (2020, October 27). Cara menginstal server web Apache pada Ubuntu 20.04. DigitalOcean Community Tutorials.


LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

KONEKSI JARINGAN DAN WEB SERVER PADA UBUNTU

Nama Kelompok :

Nafiah Aurora Balqis

25051204140

Puri Natasyah Mumpuni

25051204146

 Febriana Regina Artanti

25051204148

Michelle Cein Aurelia

25051204206

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring berkembangnya teknologi jaringan dan internet, membuat sistem operasi Linux khususnya Ubuntu banyak digunakan sebagai server karena bersifat stabil open source,  dan memiliki tingkat keamanan yang baik. Dalam sebuah sistem server, koneksi jaringan sangat penting agar perangkat dapat saling terhubung dan bertukar data melalui jaringan lokal maupun internet.

Pada sistem Ubuntu, konfigurasi jaringan digunakan untuk mengatur komunikasi antar perangkat dengan menentukanbeberapa hal seperti  alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS. Dengan konfigurasi jaringan yang tepat, komputer server dapat diakses oleh perangkat lain untuk berbagai kebutuhan layanan jaringan.

Layanan yang sering digunakan pada Ubuntu adalah web server. Web server berfungsi untuk menerima permintaan dari client melalui browser selain itu juga menampilkan halaman website yang diminta. Ubuntu mendukung berbagai layanan web server seperti Apache HTTP Server maupun Nginx yang banyak digunakan dalam pengembangan website dan sistem informasi.

1.2 Tujuan

Praktikum ini memiliki beberapa tujuan yakni agar :

  1. Mahasiwa mengetahui beberapa perintah dasar linux.
  2. Mahasiswa mengetahui konsep dasar jaringan dan web server.
  3. Mahasiswa mengenal dan mengimplementasikan koneksi jaringan dan web server.

 1.3 Manfaat

Adapun manfaat penulisan dari laporan praktikum ini adalah untuk membantu mahasiswa memahami cara kerja dan implementasi koneksi antara jaringan dan web server melalui linux khususnya ubuntu pada mata kuliah system informasi.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.2 Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang saling terhubung untuk bertukar data dan berbagi sumber daya. Dalam jaringan komputer terdapat beberapa komponen penting seperti alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS yang digunakan agar komunikasi antar perangkat dapat berjalan dengan baik.

2.3 Alamat IP dan Routing

IP Address merupakan alamat unik yang dimiliki setiap perangkat dalam jaringan. Alamat IP digunakan agar perangkat dapat saling mengenali dan berkomunikasi. Sedangkan routing merupakan proses menentukan jalur pengiriman data dari satu jaringan ke jaringan lain melalui gateway atau router.

2.4 Netplan

Netplan adalah utilitas konfigurasi jaringan pada Ubuntu yang digunakan untuk mengatur network interface melalui file konfigurasi berekstensi YAML. Dengan Netplan, pengguna dapat melakukan konfigurasi IP static maupun DHCP secara lebih mudah.

2.5 Web Server

Web server adalah perangkat yang berfungsi menerima request dari klien melalui browser kemudian mengirimkan halaman website yang diminta. Web server memungkinkan suatu website bisa diakses melalui jaringan lokal maupun internet, seperti IP atau local host.

2.8 Pengertian Koneksi Jaringan dan Web Server

Pengertian dari koneksi jaringan dan web server sendiri adalah hubugan antara Jaringan (network) dengan web server. Web server bertugas untuk menerima permintaan atau request dari klien melalui koneksi jaringan dari beberapa komponen penting seperti ip addres dan mask gateaway antar perangkat agar dapat berjalan dengan baik. Dalam kasus ini kelompok kami menggunakan web server dari apache2.

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Sistem Operasi dan Web Server yang Digunakan

3.1.1 Linux Ubuntu

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux berbasis open source yang banyak digunakan sebagai sistem operasi server maupun desktop. Ubuntu memiliki kelebihan seperti stabil, aman, ringan, serta didukung komunitas yang luas sehingga sering digunakan dalam pembelajaran jaringan komputer dan administrasi server.

3.1.2 Apache HTTP Server

Apache HTTP Server merupakan salah satu web server yang paling banyak digunakan. Apache memiliki fungsi untuk menjalankan layanan website pada server serta mendukung berbagai konfigurasi dan pengembangan web. Pada Ubuntu, Apache dapat diinstal menggunakan package manager apt.

3.1.3 Systemd dan Systemctl

systemd adalah system manager pada Linux yang digunakan untuk mengatur service atau layanan sistem. Sedangkan systemctl merupakan command line yang digunakan untuk mengontrol service seperti menjalankan, menghentikan, restart, dan mengecek status layanan, termasuk layanan Apache web server.

3.2 Instalasi Ubuntu Pada Virtual Box

3.2.1 Mengunduh Ubuntu

Melakukan pengunduhan pada ubuntu melalui situs resmi ubuntu dengan menggunakan kata kunci get ubuntu download.


  Gambar 3.1 tampilan google dengan kata kunci ubuntu download.

Gambar 3.2 Tampilan saat masuk kedalam web.

Gambar 3.3 Download Intel or AMD 64-bit architecture (5,9GB).

Gambar 3.4 Memproses pengunduhan.

Gambar 3.5 File masuk kedalam file explorer secara otomatis setelah terunduh.

3.2.2 Membuat Virtual Machine Pada Virtual Box

Gambar 3.6 Tampilan ubuntu pada Virtual box setelah di instalasi.

Langkah langkah instalasi ubuntu pada virtual box :

  1. Jika belum memiliki virtual box, silahkan download vitual box melalui https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads.
  2. Setelah virtual box terunduh dan di instalasi di windows, kemudian buka oracle virtual box, klik new.
  3. Setelah klik new, akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Isi vm name dengan Nama Ubuntu, OS Linux, OS Distribution Ubuntu, OS Version Ubuntu (64-bit).

Gambar 3.7 Tampilan Virtual Machine.

  1. Kemudian tekan tombol finish.

3.2.3 Konfigurasi VirtualBox dan Instalasi Ubuntu

  1. Untuk yang pertama lakukan setting untuk ubuntu pada virtual box, yang pertama klik setting pada pojok kiri atas.

Gambar 3.8 General Setting Ubuntu.

  1. Untuk pengaturan general sendiri tetap seperti pengaturan diatas yang sebelumnya, jadi otomatis muncul dengan sendirinya saat menambahkan file untuk ubuntunya.

Gambar 3.9 System Setting Ubuntu.

  1. Selanjutnya untuk setting pada bagian system, base memori diatur di 4096 MB.
  2. kemudian checklis floppy, optical, dan hard disk. Semakin besar base memori yang diatur akan semakin cepat saat masuk kedalam ubuntunya.

Gambar 3.10 Display Setting Ubuntu.

  1. Setelah itu untuk pengaturan display, di video memori set jadi full hingga 128 MB agar saat loadinggraphics nya tidak error, dan untuk graphics controller pilih VBoxSVGA atau VBoxVGA.

Gambar 3.11 Storage Setting Ubuntu.

  1. Di storage untuk controller ide tambahkan file iso ubuntu yang sudah diunduh.

Gambar 3.12 Network Setting Ubuntu.

  1. Dan yang terakhir untuk network di attached to, pilih Bridged Adapter. Setelah semua sdah diatur setelah itu tekan tombol ok.
  2. Nyalakan Ubuntu dengan menekan tombol start yang berada pada pojok kiri atas.

Gambar 3.13 Ikon menu pada ubuntu.

Tampilan halaman depan Ubuntu akan seperti ini kalau sudah menyala.

Gambar 3.14 Tampilan Halaman OS Ubuntu.

3.3 Konfigurasi Koneksi Jaringan pada Ubuntu

Setelah Ubuntu berhasil diinstal, masuk ke jaringan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Langkah pertama yaknik menguji koneksi jaringan, untuk mengetahui apakah ubuntu sudah terhubung dengan jaringan wifi atau hotspot yang disambungkan oleh window atau belum, caranya yakni dengan mengetik ping google.com atau ping 8.8.8.8

Gambar 3.15 Return ping google.com.

Jika output nya sudah return seperti ini maka tandanya ubuntu sudah terhubung dengan jaringan.

  1. Langkah kedua lakukan pengecekan pada interface dan IP address untuk melihat alamat IP, interface jaringan dan gateway dengan menggunakan command ip a/ip addr show dan ip route.

Gambar 3.16 Output IP Addres.

Gambar 3.17 Output route.

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa IP Addreses yakni 10.38.220.1/24 dan gateway 10.38.220.209.

  1. Kemudian lihat file netplan untuk mengetahui di directory mana file tersebut disimpan dengan mengetik ls /etc/netplan pada bash ubuntu.

Gambar 3.18 Directory file netplan.

  1. Setelah itu edit konfigurasi netplan dengan mengetik command sudo nano /etc/netplan/01-network-manager-all.yaml, kemudian edit konfigurasi didalam GNU nano 8.7.1, setelah selesai mengedit, tekan ctrl+0 untuk menyimpan, enter, dan ctrl+x untuk keluar. Edit bagian digit terakhir ip sesuai yang diingin kan, disini kelompok kami mengubah IP dari 10.38.220.1/24 menjadi 10.38.220.50/24.

Contoh konfigurasi:

Gambar 3.19 Contoh file edit konfigurasi.

  1. Yang terakhir di bash ketik command line berikut ini sudo netplan try atau sudo netplan apply untuk menerapkan konfigurasi yang telah diedit.

3.4 Instalasi dan Konfigurasi Web Server Apache2

Untuk selanjutnya yaitu melakukan instalasi apache2 dan konfigurasu web server apache2:

  1. Langkah pertama update repository Ubuntu dengan mengetik sudo apt update, kemudian enter.
  2. Lakukan instalasi Apache2 dengan mengetik sudo apt install apache2 -y
  3. Setelah itu jalankan Apache2 yang sudah terinstal dengan menggunakan sudo systemctl start apache2.
  4. Cek status Apache2 terlebih dahulu. Ketik sudo systemctl status apache2, jika ada tulisan active(running) maka apache telah menyala.
  5. Kemudian coba ketik https://(alamat ip yang sudah diedit) kecuali yang setelah tanda slash menggunakan browser apapun didalam komputer. Disini kelompok kami memakai https://10.38.220.50.
  6. Jika muncul tampilan halaman web apache seperti ini maka praktikum sudah berhasil.

Gambar 3.20 Tampilan web server apache2.

  1. Terakhir, untuk mengedit halaman apache2 memakai command sudo nano /var/www/html/index.html. kemudian isi misalnya : <h1>Web Server Ubuntu Berhasil</h1>

3.5 Tabel Command Linux yang Digunakan

Command

Kegunaan

ip a atau ip addr show

Menampilkan informasi network interface seperti alamat IP, status jaringan, dan nama adapter jaringan.

ip route

Melihat tabel routing jaringan, termasuk default gateway yang digunakan komputer untuk akses internet.

sudo nano /etc/netplan/01-network-manager-all.yaml

Membuka file konfigurasi jaringan Netplan menggunakan editor Nano untuk mengatur IP address, gateway, DNS, dan network adapter.

ls /etc/netplan

Melihat daftar file konfigurasi Netplan yang ada di folder /etc/netplan.

ping google.com

Menguji koneksi jaringan/internet dengan mengirim paket data ke server Google.

sudo netplan apply

Menerapkan konfigurasi jaringan Netplan yang sudah disimpan tanpa restart sistem.

sudo netplan try

Mencoba konfigurasi jaringan sementara sebelum diterapkan permanen. Jika terjadi error, konfigurasi bisa otomatis kembali seperti semula.

sudo apt update

Memperbarui daftar package/repository Ubuntu agar sistem mengetahui versi software terbaru yang tersedia.

sudo apt install apache2 -y

Menginstal web server Apache HTTP Server secara otomatis tanpa konfirmasi tambahan karena opsi -y.

sudo apt install apache2

Menginstal Apache tetapi sistem akan meminta konfirmasi terlebih dahulu sebelum proses instalasi.

ip a

Digunakan kembali untuk mengecek apakah alamat IP dan interface jaringan sudah aktif setelah konfigurasi dilakukan

sudo nano /var/www/html/index.html

Membuka dan mengedit file halaman utama website pada Apache untuk mengubah tampilan web server.

sudo systemctl status apache2

Mengecek status layanan Apache HTTP Server apakah sedang aktif (running), mati (inactive), atau mengalami error. Command ini juga menampilkan informasi proses dan log singkat Apache

sudo systemctl start apache2

Menjalankan atau mengaktifkan layanan Apache web server jika sebelumnya belum berjalan. Setelah dijalankan, web server dapat mulai menerima request dari browser

Tabel 3.1 Command line yang digunakan.

Untuk systemctl sendiri ada beberapa jenis fungsi yang dapat dijalankan dalam linux.

start

Menjalankan service

stop

Menghentikan service

restart

Merestart atau menyalakan ulang service

status

Melihat status service apakah active atau inactive saat running

enable

Otomatis berjalan saat booting

disable

Menonaktifkan auto start saat boot

Tabel 3.2 Beberapa fungsi systemctl.

3.6 Hubungan Koneksi Jaringan dengan Web Server

  1. Jaringan digunakan agar perangkat klien dan server dapat saling terhubung.
  2. IP Address digunakan sebagai alamat server.
  3. Apache2 berjalan sebagai web server pada Ubuntu.
  4. Browser client mengakses web server melalui alamat IP server menggunakan jaringan.
  5. Jika jaringan tidak terkoneksi, maka web server tidak dapat diakses.

BAB IV

KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa koneksi antara jaringan komputer dan web server dapat berjalan dengan baik setelah dijalankan menggunakan prosedur dan program yang dijabarkan secara runtut. Praktikum ini membantu mahasiswa memahami konsep dasar jaringan dan web server, serta cara kerja IP addres yang bertugas menghubungkan server sesuai permintaan klien melalui jaringan. Praktikum ini juga mengajarkan cara menginstalasi system operasi ubuntu dan server apache2 sebagai pondasi untuk system operasi yang lebih kompleks lagi kedepannya.

DAFTAR PUSTAKA

Marvel, Raymond, A., Arva, S., & Robbi, H. F. (2025, October 1). Konfigurasi Web Server pada Ubuntu: Konfigurasi dan Administrasi Sistem Jaringan. Medium.

Canonical Group Ltd. (2026, March 26). Mengonfigurasi jaringan. Ubuntu Server Documentation.

Glass, E. (2020, October 27). Cara menginstal server web Apache pada Ubuntu 20.04. DigitalOcean Community Tutorials.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar