Jumat, 29 Mei 2026

SETTING JARINGAN ,KONEKSI ,DAN WEB SERVER (LINUX)

 

SETTING JARINGAN ,KONEKSI ,DAN WEB SERVER (LINUX)

Nama Kelompok 7   :

Salsabila Putri Ariska

25051204252

Fikri Khair Rahmansyah

25051204212

Aliya Zalva Rosida

25051204017

Al – Wais Al Qarni

25051204013

 

1. Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat pesat, khususnya dalam bidang jaringan komputer. Jaringan komputer memungkinkan perangkat untuk saling terhubung dan bertukar data dengan cepat dan efisien. Salah satu implementasi penting dalam jaringan adalah penggunaan sistem client-server, dimana server menyediakan layanan dan client mengakses layanan tersebut.

Dalam dunia jaringan, konfigurasi IP Address menjadi hal yang sangat penting agar perangkat dapat saling berkomunikasi. Selain itu, pengujian koneksi menggunakan perintah ping juga diperlukan untuk memastikan bahwa jaringan telah berjalan dengan baik.


Web server merupakan salah satu layanan yang sering digunakan dalam jaringan komputer. Web server berfungsi untuk menyediakan halaman website yang dapat diakses oleh client melalui web browser. Dengan adanya web server, informasi dapat disebarkan dan diakses dengan mudah melalui jaringan.

Oleh karena itu, pada praktikum ini dilakukan konfigurasi jaringan antara server dan client, pengujian koneksi, serta instalasi dan pengujian web server. Praktikum ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dasar mengenai cara kerja jaringan dan layanan web server dalam sistem operasi Linux.

2. Tujuan

Tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut:

  • Memahami cara konfigurasi jaringan pada sistem operasi Linux
  • Mengetahui cara menghubungkan client dan server dalam satu jaringan
  • Memahami penggunaan perintah ping untuk menguji koneksi jaringan
  • Menginstall dan menjalankan web server
  • Mengakses web server melalui browser

 

3. Teori Penunjang

3.1  Jaringan Komputer
          Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya. Dalam praktikum ini digunakan jaringan sederhana dengan model client-server, dimana server menyediakan layanan dan client mengakses layanan tersebut.

3.2 IP Address
          IP Address merupakan alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan. IP Address terdiri dari empat bagian (IPv4) yang dipisahkan oleh tanda titik, contohnya 192.168.10.1. Agar perangkat dapat saling berkomunikasi, IP Address harus berada dalam satu subnet yang sama.

3.3 Subnetting
          Subnetting adalah teknik membagi jaringan menjadi beberapa bagian kecil agar lebih terstruktur. Dalam praktikum ini digunakan satu subnet yang sama agar komunikasi antara client dan server dapat berjalan dengan lancar.

3.4 Perintah Ping
          Ping merupakan perintah yang digunakan untuk menguji konektivitas jaringan antara dua perangkat. Perintah ini bekerja dengan mengirimkan paket data ke alamat tujuan dan menunggu respon. Jika terdapat balasan (reply), maka koneksi dinyatakan berhasil.

3.5 Web Server
          Web server adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk melayani permintaan halaman web dari client. Web server akan menerima request dari browser dan mengirimkan halaman web sebagai respon. Salah satu web server yang umum digunakan adalah Apache.

3.6 Apache Web Server
          Apache adalah salah satu web server yang bersifat open-source dan banyak digunakan. Apache dapat digunakan untuk menampilkan halaman web yang dapat diakses melalui jaringan lokal maupun internet.

3.7 Client-Server
          Model client-server adalah arsitektur jaringan dimana client meminta layanan dan server memberikan layanan. Dalam praktikum ini, client menggunakan web browser untuk mengakses layanan web yang disediakan oleh server.

3.8 Web Browser
          Web browser adalah aplikasi yang digunakan untuk mengakses halaman web. Browser akan mengirimkan permintaan ke web server dan menampilkan hasilnya kepada pengguna. Contoh web browser antara lain Google Chrome, Mozilla Firefox, dan Microsoft Edge.

 

4. Alat dan Bahan



                Aplikasi Virtual Machine (VirtualBox)                    Laptop /PC   
                                                                    
                                                          Sistem Operasi Linux (Ubuntu/Debian)       Koneksi jaringan (Host-Only / Bridged Adapter)                                          

                                                                        Web Browser
 

5. Topologi Jaringan

Topologi yang digunakan adalah topologi client-server dengan bantuan switch sebagai penghubung.

        +---------------------+

        |       SERVER        |

        | IP: 192.168.1.63    |

        | Apache Web Server   |

        +----------+----------+

                   |

                 (Fa0/1)

              +--------+

              | Switch |

              +--------+

                 (Fa0/2)

                   |

        +----------+----------+

        |       CLIENT        |

        | IP: 192.168.1.63    |

        | Web Browser         |

        +---------------------+

 

6. Langkah Kerja

6.1 Konfigurasi IP Address

  1. Buka terminal pada sistem Linux
  2. Cek IP Address:
  1. Atur IP Address:
  • Server&Client: 192.168.1.63

                                                    Gambar 1.1 Hasil pengecekan ip Address            



6.2 Pengujian Koneksi (Ping)

  1. Lakukan pengujian dari client ke server:

Dengam kode : “ping 192.168.1.63”

  1. Jika muncul reply, maka koneksi berhasil


                                                    Gambar 2.1 Hasil pengujian ip Address

 

6.3 Install Web Server (Apache)

  1. Update repository:     


Gambar 3.1 peng-instal an web server menggunakan (sudo apt update)       


   

                                        Gambar 3.2  Hasil dari peng-instal an       web server


  1. Install Apache:


                    Gambar 4.1  Peng-instal an Apache dengan (sudo apt install apache2)           

                                                    Gambar 4.2 Hasil pengecekan ip Address           

 

6.4 Menjalankan Web Server

1. Cek status:                                                                                                   

                            5.1 Pengecekan status apache mengunakan (sudo systemctl status apache2)           


                                            Gambar 5.2 Hasil pengecekan status apache (aktif)

6.5 Akses Web Server

  1. Buka web browser pada client
  2. Masukkan alamat IP server:

“http://192.168.1.63”

  1. Jika muncul halaman default Apache, maka web server berhasil dijalankan

                                                           Gambar 6.1 Hasil Web server html  

                                                Gambar 6.2 Hasil Web server php          

 

7. Hasil dan Pembahasan

Pada praktikum ini dilakukan konfigurasi jaringan sederhana dengan model client-server menggunakan sistem operasi Linux. Praktikum diawali dengan pengaturan IP Address pada masing-masing perangkat, yaitu server dan client. IP Address yang digunakan berada dalam satu subnet, yaitu 192.168.10.1 pada server dan 192.168.10.2 pada client. Penggunaan subnet yang sama bertujuan agar kedua perangkat dapat saling berkomunikasi secara langsung tanpa memerlukan perangkat tambahan seperti router.

Setelah konfigurasi IP Address dilakukan, langkah berikutnya adalah pengujian koneksi menggunakan perintah ping. Pengujian dilakukan dari client menuju server. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya balasan (reply) dari server, yang menandakan bahwa koneksi jaringan telah berhasil terjalin dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa konfigurasi IP Address yang dilakukan sudah benar dan tidak terdapat kesalahan dalam pengaturan jaringan.

Selanjutnya dilakukan instalasi web server Apache pada sisi server. Proses instalasi dilakukan menggunakan package manager pada Linux dengan perintah apt. Setelah proses instalasi selesai, layanan Apache dijalankan menggunakan perintah systemctl. Status layanan kemudian diperiksa untuk memastikan bahwa web server berjalan dengan normal tanpa adanya error.

Tahap berikutnya adalah pengujian web server melalui client. Client mengakses alamat IP server menggunakan web browser. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa halaman default Apache berhasil ditampilkan pada browser client. Hal ini membuktikan bahwa web server telah berjalan dengan baik dan dapat diakses melalui jaringan.

Selain itu, keberhasilan dalam mengakses web server juga menunjukkan bahwa komunikasi antara client dan server tidak hanya terbatas pada pengujian ping, tetapi juga sudah mampu mendukung layanan aplikasi, dalam hal ini layanan web. Ini merupakan indikator bahwa konfigurasi jaringan yang dilakukan sudah berjalan secara optimal.

Namun, dalam pelaksanaan praktikum ini terdapat beberapa potensi kendala yang dapat terjadi, seperti kesalahan dalam konfigurasi IP Address, perbedaan subnet antara client dan server, layanan Apache yang belum dijalankan, serta firewall yang masih aktif sehingga menghambat akses ke web server. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian dalam setiap tahap konfigurasi agar praktikum dapat berjalan dengan lancar.

Secara keseluruhan, praktikum ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai proses konfigurasi jaringan sederhana serta implementasi layanan web server. Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam lingkungan praktikum.

8. Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa konfigurasi jaringan antara client dan server dapat dilakukan dengan mengatur IP Address dalam satu subnet yang sama sehingga kedua perangkat dapat saling terhubung. Pengujian koneksi menggunakan perintah ping menunjukkan bahwa komunikasi jaringan telah berjalan dengan baik.

Selain itu, instalasi dan konfigurasi web server menggunakan Apache pada sistem operasi Linux berhasil dilakukan. Web server yang telah dijalankan dapat diakses oleh client melalui web browser dengan menggunakan IP Address server, yang ditandai dengan munculnya halaman web pada browser.

Praktikum ini memberikan pemahaman mengenai konsep dasar jaringan komputer, khususnya dalam hal konfigurasi jaringan dan implementasi layanan web server. Dengan demikian, praktikan diharapkan mampu memahami dan mengaplikasikan konsep client-server dalam lingkungan jaringan sederhana.

 

9. Daftar Pustaka

Aditya. (2023). Materi Sistem Operasi. Diakses dari: https://bagi2ilmuaditya.blogspot.com/

Koding Klinik. (2023). Tutorial Setting Jaringan dan Web Server Linux. Diakses dari: https://youtu.be/sxp6kOAwsPw

The Apache Software Foundation. (2023). Apache HTTP Server Documentation. Diakses dari: https://httpd.apache.org/

Ubuntu Documentation. (2023). Networking and Server Guide. Diakses dari: https://help.ubuntu.com/

Tanenbaum, A. S. (2011). Computer Networks. Pearson Education.

9. Lampiran

                                    Gambar 9.1 selesai menyelesai kan tugas praktikum 1dan 2

                                 

Gambar 9.2 sedang melakukan atau mengerjakan tugas praktikum, mencoba buat memahami dan sekalian mambuat laprak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar