Jumat, 29 Mei 2026

LAPORAN PRAKTIKUM PENGGUNAAN COMMAND LINE INTERFACE (CLI) PADA LINUX UBUNTU



Disusun oleh:

Nafiah Aurora Balqis (25051204140)

Putri Natasya Mumpuni (25051204146)

Febriana Regina Artanti (25051204148)

Michelle Cein Aurelia (25051204206)













BAB I 

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan sistem operasi dari tahun ke tahun semakin pesat. Linux adalah salah satu sistem operasi sumber terbuka yang populer dan banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan dan server hingga pengembangan perangkat lunak. Salah satu cara utama untuk berinteraksi dengannya adalah melalui Command Line Interface (CLI), yang lebih dikenal sebagai terminal.

Melalui CLI, pengguna dapat langsung menjalankan perintah untuk mengelola file, direktori, user, dan bahkan konfigurasi sistem secara keseluruhan. Dibandingkan dengan Graphical User Interface (GUI), CLI dianggap jauh lebih cepat dan efisien untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Karena alasan ini, memiliki pemahaman dasar tentang CLI merupakan keterampilan penting bagi siapa pun yang ingin memaksimalkan penggunaan Linux.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa yang dimaksud dengan Command Line Interface (CLI)?

  2. Apa saja perintah-perintah dasar dalam mengoperasikan Linux Ubuntu melalui CLI?

  3. Bagaimana cara menggunakan CLI dalam melakukan tugas - tugas sederhana yang berkaitan dengan manajemen file dan proses?

1.3 Tujuan

  1. Memahami fungsi Command Line Interface (CLI) pada Linux Ubuntu.

  2. Mengenal perintah dasar Linux.

  3. Mengoperasikan terminal Linux Ubuntu menggunakan perintah CLI.

  4. Mengelola file dan direktori melalui terminal.

1.4 Manfaat Penulisan

  1. Memperdalam pemahaman pengguna tentang cara mengoperasikan sistem Ubuntu Linux secara optimal.

  2. Mengembangkan keterampilan dalam menggunakan terminal untuk menjalankan berbagai perintah CLI secara akurat.

  3. Membantu pengguna mengelola file dan direktori secara efisien melalui baris perintah CLI.




BAB II 

LANDASAN TEORI


2.1 Pengertian Linux dan Distro Ubuntu

Linux adalah salah satu dari sistem operasi komputer open-source, artinya pengguna bebas menggunakannya dan memodifikasinya sesuai kebutuhan dan tersedia dengan harga terjangkau atau bahkan gratis. 

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang paling terkenal dan paling banyak digunakan. Ubuntu menawarkan antarmuka pengguna yang sederhana, didukung oleh komunitas yang besar dan aktif, serta menyediakan dokumentasi yang lengkap. Oleh karena itu, bagi pengguna yang belum mahir menggunakan Linux, distro Ubuntu merupakan pilihan yang tepat.


2.2 Pengertian Command Line Interface (CLI) 

Command Line Interface (CLI) adalah antarmuka berbasis teks yang memungkinkan pengguna berinteraksi secara langsung dengan sistem operasi dengan mengetikkan perintah melalui keyboard. CLI biasanya diakses melalui terminal, prompt perintah, atau shell. CLI memungkinkan pengguna menyelesaikan berbagai tugas mulai dari mengelola file, menjalankan program, hingga mengonfigurasi sistem secara langsung.


2.3 Fungsi CLI pada Linux

  1. Menyederhanakan pengelolaan sistem operasi secara keseluruhan.

  2. Memungkinkan perintah dijalankan dengan lebih cepat.

  3. Membantu kelancaran proses administrasi server dan jaringan.


2.4 Perintah Dasar Linux

  1. Navigasi Folder


Perintah

Fungsi

pwd

Lihat lokasi folder saat ini

ls

Lihat isi folder

ls -l

Detail isi folder

ls -a

Tampilkan file tersembunyi

cd nama_folder

Masuk ke folder

cd ..

Naik satu folder 

cd ~

Ke home direktori

Tabel 2.1 Navigasi Folder


  1. Manajemen File & Folder


Perintah

Fungsi

mkdir nama_folder

Buat folder baru

rmdir nama_folder

Hapus folder kosong

rm nama_file

Hapus file

rm -r nama_folder

Hapus folder + isi

cp file1 file2

Copy file

mv file1 file2

Pindah / rename file

touch nama_file

Buat file kosong

        Tabel 2.2 Manajemen File dan Folder


  1. Melihat & Edit File


Perintah

Fungsi

cat file.txt

Tampilkan isi file

less file.txt

Baca file per halaman

head file.txt

Lihat bagian atas

tail file.txt

Lihat bagian bawah

nano file.txt

Edit file (mudah)

vim file.txt

Edit file (advanced)

            Tabel 2.3 Lihat dan Edit File


  1. Monitoring Sistem


Perintah

Fungsi

top 

Lihat proses real-time 

df -h 

Cek kapasitas disk 

free -h

Cek RAM 

            Tabel 2.4 Monitoring Sistem




























BAB III

PEMBAHASAN


3.1 Alat dan Bahan

Berikut ini adalah alat dan bahan yang digunakan untuk praktikum ini:

  1. Laptop

Dengan spesifikasi:

  • RAM minimal 2 GB

  • Penyimpanan minimal 20 GB

  1. Flashdisk kosong (disarankan flashdisk kosong karena seluruh data di dalamnya akan diformat atau dihapus).

  2. File ISO Ubuntu

  3. Rufus


3.2 Langkah - langkah Praktikum

3.2.1 Proses Instalasi Ubuntu dan Rufus

Berikut langkah - langkah instalasi Linux menggunakan flashdisk sebagai media bootable:

  1. Download Ubuntu melalui website resmi (url: https://ubuntu.com/download/desktop)

Gambar 3.1 Tampilan Unduh di Website Ubuntu


Pilih “Download Intel or AMD 64-bit architecture (5,9GB)” lalu tunggu sampai selesai terunduh.





  1. Download Rufus melalui website (url: https://rufus.ie/en/)

Gambar 3.2 Tampilan Unduh di Website Rufus


Pilih “rufus-4.14.exe Standard (1,9MB)” lalu tunggu sampai selesai terunduh.


  1. Siapkan Flashdisk kosong, dengan penyimpanan flashdisk minimal 8 GB. 


3.2.2 Proses Membuat Bootable USB dengan Rufus

  1. Hubungkan flashdisk ke laptop.

  2. Buka Rufus yang telah terunduh.

  3. Pengaturan di Rufus:

  • Device: pilih flashdisk yang dijadikan bootable

  • Boot selection: klik SELECT, cari file Ubuntu ISO

  • Partition scheme: sesuaikan dengan device, disini saya memakai GPT

  • Target system: otomatis menyesuaikan setelah memilih Partition scheme.

  • File system: pilih FAT32(default)

  • Cluster size: biarkan default.

Gambar 3.3 Tampilan Pengaturan di Rufus


  1. Mulai proses dengan menekan menu START


3.2.3 Proses Membuka Ubuntu

  1. Restart Laptop.

  2. Masuk ke dalam menu BIOS/UEFI dengan cara menekan tombol F12 (berbeda sesuai dengan jenis laptopnya)

  3. Pilih boot menggunakan flashdisk dan komputer akan mulai memuat Ubuntu

  4. Kemudian saat sudah masuk ke menu awal pilih Install Ubuntu

Gambar 3.4 Tampilan Awal Linux Ubuntu

  1. Atur bahasa, keyboard, dan zona waktu.

  2. Buat username dan password pengguna.

  3. Tunggu hingga proses instalasi Ubuntu selesai.

  4. Langkah terakhir, restart perangkat dan masuk ke sistem Ubuntu.


3.2.4 Praktikum Menjalankan Perintah Sederhana di Terminal

  1. Buka Terminal Ubuntu

  2. Jalankan perintah “pwd” untuk melihat lokasi folder saat ini, “ls” untuk melihat isi folder, “ls -l” untuk melihat detail isi folder dan “ls -a” untuk menampilkan file tersembunyi.

Gambar 3.5 Tampilan Terminal Menampilkan Isi Folder


  1. Jalankan perintah “cd nama_folder” untuk masuk ke dalam folder, “cd ..” untuk naik satu folder, dan “cd ~” untuk kembali ke home directory.

Gambar 3.6 Tampilan Terminal Navigasi Folder

  1. Jalankan perintah “mkdir nama_folder” untuk membuat folder baru.

Gambar 3.7 Tampilan Terminal Membuat Folder Baru



  1. Jalankan perintah “rmdir nama_folder” untuk menghapus folder kosong, “rm -r nama_folder” untuk menghapus folder bersama isinya, dan “rm nama_file” untuk menghapus file.

Gambar 3.8 Tampilan Terminal Hapus Folder dan File







  1. Jalankan perintah “touch nama_file” untuk membuat file baru, “cp file1 file2” untuk menyalin file, dan “mv file1 file2” untuk mengganti nama file.

Gambar 3.9 Tampilan Terminal Manajemen File



  1. Jalankan perintah “df -h” untuk cek kapasitas disk dan “free -h” untuk cek RAM.

Gambar 3.10 Tampilan Terminal Melihat Penyimpanan





  1. Jalankan perintah “top” untuk melihat proses secara real-time

Gambar 3.11 Tampilan Proses secara real-time di Terminal



  1. Jalankan perintah “ps” untuk melihat proses aktif dan “ps aux” untuk melihat detail semua proses.

Gambar 3.12 Tampilan Proses Aktif dan Detail Semua Prosesnya




3.3 Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Command Line Interface (CLI) di Ubuntu memungkinkan pengguna untuk mengelola sistem Linux dengan lebih cepat dan efisien. Penggunaan perintah-perintah dasar dalam praktikum ini menunjukkan bahwa setiap perintah memainkan peran penting dalam mengelola direktori, file, dan sistem secara keseluruhan.

Melalui praktikum ini, pengguna dapat memahami bagaimana CLI bekerja dalam menjalankan berbagai perintah pada sistem operasi Linux. Yang dimana pemahaman ini menjadi landasan penting untuk mempelajari Linux secara lebih mendalam terutama dalam bidang operasi sistem dan operasi tingkat lanjut.






BAB IV 

PENUTUP


4.1 Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, penggunaan Command Line Interface  (CLI) pada Ubuntu memberikan pemahaman yang jelas tentang cara mengoperasikan sistem Linux melalui terminal. Praktikum ini menunjukkan bahwa berbagai tugas mulai dari navigasi direktori, pembuatan berkas, dan pengelolaan data hingga penghapusan berkas dapat dilakukan dengan mudah menggunakan perintah CLI.

Tidak hanya itu, praktikum ini juga membantu pengguna menyadari bahwa terminal merupakan komponen penting dari sistem operasi Linux, berkat kemampuannya dalam mendukung pengelolaan sistem yang efektif dan terstruktur. Dengan menguasai perintah CLI dasar, pengguna memiliki landasan pengetahuan yang kuat untuk menjelajahi administrasi sistem Linux pada tingkat yang lebih tinggi.





DAFTAR PUSTAKA


Dewaweb. (n.d.). Mengenal CLI adalah: Pengertian, fungsi, dan contohnya. https://blog.dewaweb.com/mengenal-cli-adalah/  


Shotts, William. (2019). The Linux Command Line (Edisi ke-3 ). No Starch Press.


Mack, Kelly, et al. (2020).  Accessibility of Command Line Interfaces. https://doi.org/10.1145/3411764.3445544 


Rijani Komputer. (2025, 2 November). Cara install Linux Ubuntu. YouTube. https://youtu.be/xd44JcClmnM?si=13VuiSan8WgC-YZT 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar