Sabtu, 30 Mei 2026

REMASTERING UNTUK KEPERLUAN KHUSUS, MEMBUAT DISTRO BARU

 

Dibuat oleh:

1.     Qaris Firasya Al Hannan                                      25051204079

2.     Ibrahim Soffa                                                        25051204085

3.     Bayu Fitrah Sulaiman                                           25051204214

4.     Muhammad Athala Asshiddiq                              25051204227

 

 

 

 

 BAB I

PENDAHULUAN


1.1.          Latar Belakang

Dalam studi Sistem Operasi, pemahaman mengenai bagaimana sistem operasi mengelola sumber daya jaringan dan mengeksekusi layanan (services) merupakan kompetensi yang sangat penting. Salah satu penerapan nyatanya adalah pembangunan arsitektur client-server, di mana sebuah sistem bertindak sebagai penyedia layanan (server) dan sistem lain bertindak sebagai peminta layanan (client).

Praktikum ini menggunakan lingkungan virtualisasi (Virtual Machine) dengan sistem operasi Kali Linux untuk menyimulasikan server fisik. Penggunaan virtualisasi memungkinkan isolasi lingkungan jaringan yang aman untuk melakukan pengujian tanpa mengganggu konfigurasi sistem operasi utama (Host OS). Melalui Command Line Interface (CLI), konfigurasi jaringan dapat diidentifikasi dan dikelola secara langsung, yang kemudian dilanjutkan dengan penyebaran (deployment) layanan web server sederhana menggunakan modul bawaan Python. Eksperimen ini menjembatani teori jaringan lokal dan fungsi dasar sistem operasi dalam menangani lalu lintas data antar platform yang berbeda.


1.2.          Tujuan

1. Memahami instruksi CLI dasar pada Linux, khususnya untuk navigasi direktori dan manajemen sistem. 

2. Mengidentifikasi dan menganalisis konfigurasi antarmuka jaringan (Network Interface) beserta penugasan alamat IP (IP Address) pada mesin virtual.  

3. Mampu mengimplementasikan dan menjalankan layanan web server lokal secara mandiri menggunakan modul HTTP Server dari Python. 

4. Melakukan pengujian konektivitas cross-platform antara Guest OS (Kali Linux) dan Host OS (Windows) untuk memvalidasi arsitektur jaringan client-server.

  

BAB II

TEORI DASAR


2.1 Virtualisasi dan Sistem Operasi Guest

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan pembuatan versi virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, seperti sistem operasi, server, perangkat penyimpanan, atau sumber daya jaringan. Dalam konteks praktikum ini, Hypervisor (seperti VirtualBox) digunakan untuk menjalankan Kali Linux sebagai Guest OS di atas Windows 11 sebagai Host OS. Lingkungan virtual ini memiliki kartu jaringan virtualnya sendiri yang memungkinkannya berkomunikasi dengan mesin fisik melalui konfigurasi jaringan tertentu (misalnya NAT, Bridged, atau Host-Only).



2.2 Antarmuka Jaringan dan Alamat IP

Setiap perangkat yang terhubung ke dalam jaringan komputer membutuhkan identitas unik yang disebut Internet Protocol (IP) Address. Pada sistem operasi berbasis Linux, identifikasi antarmuka jaringan dapat dilakukan melalui utilitas baris perintah seperti ip a. Antarmuka standar seperti eth0 (Ethernet) digunakan untuk koneksi jaringan lokal, sedangkan lo (Loopback) digunakan untuk diagnosa internal komputer itu sendiri.


2.3 Protokol HTTP dan Modul Python HTTP Server

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol tingkat aplikasi yang digunakan untuk distribusi sistem informasi kolaboratif. Server web adalah perangkat lunak yang merespons permintaan HTTP dari klien (biasanya web browser). Bahasa pemrograman Python menyediakan modul bawaan http.server yang memungkinkan pengguna dengan cepat mengubah direktori yang sedang aktif di terminal menjadi layanan web lokal tanpa perlu melakukan instalasi perangkat lunak server web kompleks seperti Apache atau Nginx. Modul ini secara default merespons permintaan dengan menampilkan file index.html jika tersedia, atau menampilkan daftar direktori (directory listing).



BAB III

PROSEDUR PRAKTIKUM

  

3.1. Perangkat Keras dan Perangkat Lunak

● Perangkat Keras:                                PC/Laptop Host yang terhubung ke jaringan lokal.

● Sistem Operasi Utama (Host OS):     Windows 11 (sebagai Web Client).

● Perangkat Lunak Virtualisasi:            Oracle VM VirtualBox.

● Sistem Operasi Virtual (Guest OS):   Kali Linux 2026.1 (sebagai Web Server).

● Dependencies:                                    Python 3 dan Web Browser (Google Chrome/Firefox).




3.2. Langkah-Langkah

1.     Buka aplikasi terminal pada Kali Linux.

2.     Ketikkan perintah ip a untuk mengecek antarmuka jaringan. Catat antarmuka eth0 dan IP Address yang tertera (dalam hal ini 192.168.0.108). IP ini akan digunakan sebagai alamat tujuan server.

3.     Buat direktori baru khusus untuk praktikum dengan perintah mkdir (misalkan, dalam hal ini perintahnya: mkdir Test).

4.     Gunakan perintah ls untuk memverifikasi bahwa direktori telah berhasil dibuat.

5.     Masuk ke dalam direktori tersebut menggunakan perintah: cd Test

6.     Buat halaman web statis sederhana dengan memasukkan string HTML ke dalam sebuah file teks. Gunakan perintah echo (misalkan, dalam hal ini:

echo ”<h1>Seting jaringan, koneksi, dan web server berhasil :Dk</h1>" > index.html)

7.     Jalankan server HTTP lokal di dalam direktori tersebut menggunakan perintah: python3 -m http.server 8080

8.     Terminal akan memblokir input baru dan menampilkan pesan bahwa server sedang melayani (Serving HTTP) pada port 8080.

9.     Beralih ke Host OS (Windows 11), buka aplikasi Web Browser.

10.  Pada bilah alamat (address bar), ketikkan...

”http://” + ’IP address mesin virtual’ + ”:” + ”nomor port” + ”/”

(dalam hal ini http://192.168.0.108:8080/) lalu tekan Enter untuk mengakses server)

11.  Praktikum berhasil jika tampil ketikan dari perintah echo

(dalam hal ini: Seting jaringan, koneksi, dan web server berhasil!)




3.3 Hasil Pengujian Konektivitas

 

·       Sisi Client (Windows Host): Web browser berhasil render elemen HTML (Header 1) dan menampilkan teks " Seting jaringan, koneksi, dan web server berhasil!". Tidak ada pesan error/Time Out atau Connection Refused, membuktikan bahwa jalur jaringan (routing) dari Host OS ke Guest OS berjalan dengan lancar.

·       Sisi Server (Kali Linux Terminal): Terminal mencatat log permintaan akses masuk (request ;og) dari client. Tercatat log: 192.168.0.101 - - [...] "GET / HTTP/1.1" 200 -.

o   192.168.0.101 adalah alamat IP dari Host OS yang bertindak sebagai klien.

o   GET / HTTP/1.1 menunjukkan metode permintaan protokol HTTP untuk mengambil data di root directory (/).

o   Kode 200 adalah HTTP Status Code yang berarti "OK" atau permintaan telah berhasil diproses oleh server tanpa kesalahan.input:



3.5. Dokumentasi Hasil



Figur 3-1. Praktikum menggunakan guest OS Kali Linux


┌──(kalikali)-[~]

└─$ ip a

1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> mtu 65536 qdisc noqueue state UNKNOWN group default qlen 1000

    link/loopback 00:00:00:00:00:00 brd 00:00:00:00:00:00

    inet 127.0.0.1/8 scope host lo

       valid_lft forever preferred_lft forever

    inet6 ::1/128 scope host noprefixroute

       valid_lft forever preferred_lft forever

2: eth0: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc fq_codel state UP group default qlen 1000

    link/ether 08:00:27:d3:31:f0 brd ff:ff:ff:ff:ff:ff

    inet 192.168.0.108/24 brd 192.168.0.255 scope global dynamic noprefixroute eth0

       valid_lft 7131sec preferred_lft 7131sec

    inet6 fe80::3297:87da:b3b3:45b1/64 scope link noprefixroute

       valid_lft forever preferred_lft forever

                                                                                                                                                                                                                                           

┌──(kalikali)-[~]

└─$ mkdir Test     

                                                                                                                                                                                                                                           

┌──(kalikali)-[~]

└─$ ls

Desktop  Documents  Downloads  Music  Pictures  Public  Templates  Test  Videos

                                                                                                                                                                                                                                           

┌──(kalikali)-[~]

└─$ cd Test     

                                                                                                                                                                                                                                           

┌──(kalikali)-[~/Test]

└─$ echo "<h1>Seting jaringan, koneksi, dan web server berhasil :D</h1>" > index.html

                                                                                                                                                                                                                                           

┌──(kalikali)-[~/Test]

└─$ python3 -m http.server 8080

Serving HTTP on 0.0.0.0 port 8080 (http://0.0.0.0:8080/) ...

192.168.0.101 - - [23/May/2026 00:14:40] "GET / HTTP/1.1" 200 -

 

Figur 3-2. Salinan dari seluruh teks pada layar terminal





Figur 3-9. Server web berhasil merespons permintaan HTTP dari klien






BAB IV

PENUTUP

  

4.1  Kesimpulan

Praktikum ini berhasil membuktikan konsep dasar komunikasi jaringan lokal dan administrasi server. Dari percobaan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

1.     Mesin virtual dapat beroperasi secara penuh sebagai entitas node independen di dalam jaringan lokal dengan alamat IP dinamis/statis (192.168.0.108) yang dapat dijangkau oleh sistem fisik.

2.     Lingkungan Command Line Interface (CLI) Linux sangat efisien dalam mengeksekusi instruksi manajemen sistem, terbukti dari pembuatan direktori dan manipulasi file teks yang dapat dilakukan hanya dengan hitungan baris perintah dasar (mkdir, echo).

3.     Modul http.server pada Python merupakan solusi instan yang sangat andal untuk melakukan deployment server web sementara (ad-hoc) guna memverifikasi transmisi data protokol HTTP, dibuktikan dengan tercetaknya kode status 200 saat Host OS berhasil mengambil halaman HTML yang telah dikonfigurasi.






DAFTAR PUSTAKA

 

Silberschatz, A., Galvin, P. B., & Gagne, G. (2018). Operating System Concepts (10th ed.). Wiley.


Kurose, J. F., & Ross, K. W. (2017). Computer Networking: A Top-Down Approach (7th ed.). Pearson.

Python Software Foundation. (2026). http.server — HTTP servers. Python 3 Documentation.










  

 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar