Senin, 25 Mei 2026

Manajemen File dan Direktori Menggunakan JSLinux

 

Manajemen File dan Direktori menggunakan JSLinux

  

Anggota Kelompok :

Christian Aldo Prabowo         25051204061

Nazanin Nadhifah                   25051204091

Muhammad Dava Azriel         25051204123

Nabila Azizah Herlizanda       25051204171

 

A. Pendahuluan

Praktikum ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada konsep dasar manajemen file dan direktori dalam sistem operasi berbasis Linux. Kegiatan dilakukan menggunakan JSLinux, sebuah emulator Linux berbasis web yang dapat diakses langsung melalui browser tanpa memerlukan instalasi tambahan.

 

Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan perintah-perintah dasar terminal Linux untuk membuat direktori, membuat file teks, mengisi konten file, berpindah antar direktori, serta memindahkan file dari satu folder ke folder lain.


 

Tujuan Praktikum

       Memahami cara kerja perintah dasar terminal pada sistem operasi Linux.

       Mampu membuat dan mengelola folder/direktori menggunakan perintah mkdir.

       Mampu membuat file teks baru menggunakan perintah touch.

       Mampu menulis dan menampilkan isi file teks menggunakan perintah echo dan cat.

       Mampu memindahkan file antar direktori menggunakan perintah mv.

 

Alat dan Bahan

       Komputer/laptop dengan koneksi internet aktif.

       Browser modern (Google Chrome, Mozilla Firefox, atau sejenisnya).

       Akses ke JSLinux di https://bellard.org/jslinux/

 

B. Langkah-Langkah Praktikum

1

Membuka JSLinux

 

JSLinux adalah emulator Linux yang berjalan di dalam browser. Kita akan menggunakan distribusi Alpine Linux dalam mode Console (berbasis teks).

 

1.    Buka browser dan akses: https://bellard.org/jslinux/

2.    Pada halaman utama, pilih opsi Alpine Linux (Console).

3.    Tunggu beberapa saat hingga terminal siap dan menampilkan prompt login.

 

  Pastikan tanda prompt '#' atau '$' sudah muncul di layar terminal sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

 

2

Membuat Folder praktikumSO

 

Direktori (folder) adalah tempat penyimpanan file dalam sistem Linux. Perintah mkdir (make directory) digunakan untuk membuat direktori baru. Setelah direktori dibuat, perintah cd (change directory) digunakan untuk masuk ke dalamnya.

 

mkdir praktikumSO

cd praktikumSO

 

mkdir praktikumSO

Membuat folder baru bernama praktikumSO di direktori saat ini.

cd praktikumSO

Berpindah (masuk) ke dalam folder praktikumSO.

 

3

Membuat File Teks

 

Perintah touch digunakan untuk membuat file kosong baru. File yang dibuat tidak memiliki isi apapun, tetapi sudah terdaftar di dalam sistem. Setelah membuat file, gunakan perintah ls untuk memverifikasi bahwa file sudah berhasil dibuat.

 

touch kelompok9.txt

 

Verifikasi keberadaan file dengan perintah berikut:

 

ls

 

Output Terminal:

kelompok9.txt

 

4

Mengisi Konten File

 

Perintah echo digunakan untuk mencetak teks ke layar atau menuliskan teks ke dalam sebuah file. Simbol '>' (redirect operator) mengarahkan output dari echo langsung ke dalam file, sehingga teks tersebut tersimpan di dalam file. Perintah cat digunakan untuk membaca dan menampilkan isi file ke layar terminal.

 

Tulis teks ke dalam file kelompok9.txt:

 

echo "praktikum sistem operasi kelompok 9" > kelompok9.txt

 

Tampilkan isi file untuk memastikan penulisan berhasil:

 

cat kelompok9.txt

 

Output Terminal:

praktikum sistem operasi kelompok 9

 

echo "..." > file

Menulis teks ke dalam file. Tanda '>' akan menimpa (overwrite) isi file yang lama.

cat file.txt

Membaca dan menampilkan seluruh isi file ke layar terminal.

 

5

Kembali ke Direktori Induk

 

Setelah bekerja di dalam folder praktikumSO, kita perlu kembali ke direktori satu tingkat di atasnya (direktori induk/parent directory). Perintah 'cd ..' digunakan untuk tujuan ini. Dua titik (..) dalam sistem Linux selalu merujuk pada direktori induk dari direktori saat ini.

 

cd ..

 

  Setelah menjalankan 'cd ..', posisi Anda sekarang kembali ke direktori sebelum masuk ke praktikumSO.

 

6

Membuat Folder Baru

 

Selanjutnya kita akan membuat folder kedua bernama NewFolder di direktori yang sama dengan praktikumSO. Folder ini akan menjadi tujuan pemindahan file di langkah selanjutnya. Gunakan perintah ls untuk memverifikasi kedua folder sudah ada.

 

mkdir NewFolder

 

Verifikasi kedua folder dengan perintah berikut:

 

ls

 

Output Terminal:

NewFolder   praktikumSO

 

7

Memindahkan File ke Folder Baru

 

Perintah mv (move) digunakan untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi lain. Format penulisannya adalah: mv [sumber] [tujuan]. Dalam perintah ini, kita memindahkan file kelompok9.txt yang berada di dalam folder praktikumSO ke dalam folder NewFolder.

 

mv praktikumSO/kelompok9.txt NewFolder/

 

Bagian Perintah

Keterangan

praktikumSO/kelompok9.txt

Lokasi asal file (folder praktikumSO).

NewFolder/

Lokasi tujuan pemindahan (folder NewFolder).

 

8

Verifikasi Hasil Akhir

 

Langkah terakhir adalah memastikan bahwa file kelompok9.txt sudah berhasil berpindah ke dalam folder NewFolder. Gunakan perintah ls NewFolder untuk menampilkan isi dari folder tersebut.

 

ls NewFolder

 

Output Terminal:

kelompok9.txt

 

  Jika file kelompok9.txt muncul di dalam NewFolder, maka seluruh langkah praktikum telah berhasil diselesaikan dengan benar.

 

C. Ringkasan Perintah yang Digunakan

Berikut adalah rangkuman seluruh perintah Linux yang digunakan dalam praktikum ini beserta fungsinya:

 

Perintah

Fungsi

mkdir [nama]

Membuat direktori (folder) baru dengan nama yang ditentukan.

cd [nama]

Berpindah masuk ke direktori yang ditentukan.

cd ..

Kembali ke direktori induk (satu tingkat ke atas).

touch [nama.txt]

Membuat file kosong baru dengan nama yang ditentukan.

ls

Menampilkan daftar file dan folder di direktori saat ini.

echo "teks" > file

Menulis teks ke dalam file (menimpa isi lama jika ada).

cat [nama.txt]

Menampilkan isi file ke layar terminal.

mv [sumber] [tujuan]

Memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi lain.

 

D. Kesimpulan

Melalui praktikum ini, mahasiswa telah berhasil mempraktikkan operasi dasar manajemen file dan direktori pada sistem operasi Linux menggunakan emulator JSLinux. Kegiatan ini mencakup pembuatan direktori baru, navigasi antar direktori, pembuatan dan pengisian file teks, serta pemindahan file antar folder.

 

Kemampuan mengoperasikan terminal Linux merupakan fondasi penting dalam memahami cara kerja sistem operasi. Perintah-perintah yang dipelajari (mkdir, cd, touch, echo, cat, ls, mv) adalah perintah-perintah yang sangat sering digunakan dalam pengelolaan sistem dan pengembangan perangkat lunak di lingkungan Linux.





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar