Senin, 25 Mei 2026

Implementasi dan Manajemen Layanan HTTP Server Menggunakan Apache2 pada Distribusi Ubuntu

 

Implementasi dan Manajemen Layanan HTTP Server Menggunakan Apache2 pada Distribusi Ubuntu

 

  

KELOMPOK 8:

Muhammad Fakhri Abdullah                 25051204124

Axel Damarsatya Suwondo                     25051204173

Muhammad Dava Irfan hakim                25051204010

Muhammad Bahrul Ulum                       25051204124

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Dalam infrastruktur teknologi informasi modern, kemampuan sebuah sistem operasi untuk menyediakan layanan jaringan merupakan hal yang sangat fundamental. Salah satu layanan yang paling krusial adalah Web Server, yang memungkinkan sebuah perangkat komputer mendistribusikan konten digital seperti halaman situs web kepada pengguna lain melalui protokol HTTP atau HTTPS.

Pada lingkungan sistem operasi Linux, Apache HTTP Server merupakan standar industri yang paling banyak digunakan karena faktor stabilitas, performa, serta keamanan konfigurasinya. Bagi seorang mahasiswa IT, pemahaman mengenai proses instalasi, pengelolaan service di latar belakang (background process), hingga manipulasi berkas konfigurasi web server secara langsung melalui baris perintah merupakan kompetensi dasar yang sangat penting. Praktikum ini dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung dalam membangun arsitektur server lokal serta menguji integrasi jaringan internal antara sistem operasi host (Windows) dan sistem guest (WSL Ubuntu).


1.2 Rumusan Masalah

A.    Bagaimana prosedur instalasi dan pengelolaan status layanan (service) Web Server Apache2 pada distribusi Linux Ubuntu?

B.     Bagaimana cara melakukan navigasi dan manajemen berkas pada direktori default penampung halaman web di Linux?

C.     Bagaimana cara melakukan kustomisasi pada berkas index.html dan memverifikasi perubahannya secara langsung melalui web browser menggunakan alamat IP lokal?

1.3 Tujuan Praktikum

A.    Mampu melakukan instalasi paket perangkat lunak pihak ketiga (Apache2) menggunakan manajer paket apt.

B.     Menguasai perintah pengelolaan service (start, status) untuk mengontrol jalannya layanan di latar belakang system operasi.

C.     Mampu melakukan konfigurasi dan penyuntingan berkas dokumen web di dalam direktori sistem /var/www/html.

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Alat dan Bahan

A.    Perangkat Laptop dengan OS Windows.

B.     Ubuntu.

C.     Koneksi Internet.

D.    Web Browser (Google Chrome/Edge).

 

2.2 Dasar Teori

A.    Web Server: Perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP/HTTPS dari klien (web browser) dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman web (dokumen HTML dan aset pendukungnya).

B.     APT (Advanced Package Tool): Sistem manajemen paket pada Debian/Ubuntu untuk instalasi otomatis.

C.     Apache2: Perangkat lunak open-source yang berfungsi menerima permintaan HTTP dari klien (browser) dan mengirimkan kembali konten web yang diminta.

D.    Localhost: Alamat loopback (127.0.0.1) yang merujuk pada perangkat itu sendiri dalam sebuah jaringan.

 

2.3 Langkah Kerja dan Analisis Hasil

1.       Buka terminal Linux Ubuntu

2.       Install Apache

sudo apt install apache2


Gambar 1 Install Apache2


3.       Install Apache

sudo systemctl status apache2

Gambar 2 Status Apache2


4.      Buka tab terminal baru

5.      Masuk ke folder default halaman

cd var/www/html/

Gambar 3 Folder cd var/www/html/

6.      Buka Browser


7.      Jika muncul tampilan web default dari Apache seperti beikut, artinya web server berhasil dibuat

Mengupload: 101152 dari 101152 byte diupload.

Gambar  4 Web Default


8.      Buka file index.html di text editor untuk mengubah tampilan web

Gambar 5 Editor Web

9.      Hasil setelah diedit

Gambar 6 Hasil

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

3.1 Kesimpulan

Praktikum Modul 2 ini telah berhasil mengimplementasikan proses instalasi dan konfigurasi layanan Web Server berbasis Apache2 di lingkungan Ubuntu. Melalui langkah kerja yang terstruktur, terbukti bahwa layanan yang berjalan di dalam lingkungan virtualisasi Linux dapat dihubungkan dengan sukses ke sisi klien pada sistem operasi induk menggunakan alamat jaringan lokal 127.0.0.1. Selain itu, pengubahan dokumen index.html menegaskan bahwa direktori /var/www/html bertindak sebagai pusat pengelolaan data publik yang responsif terhadap setiap perubahan konfigurasi sistem.


DAFTAR PUSTAKA

 

Hariyanto, B. (2014). Sistem Operasi: Edisi Kelima. Bandung: Informatika Bandung.

Nugroho, A., & Kom, M. (2023). Dasar-Dasar Sistem Operasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Sutanta, E. (2015). Komunikasi Data dan Jaringan Komputer. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widiarti, M. R., & Syafa’ah, L. (2021). Panduan Praktikum Sistem Operasi. Malang: UMM Press.


LAMPIRAN

 

Gambar 7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar