Sabtu, 30 Mei 2026

REMASTERING UNTUK KEPERLUAN KHUSUS, MEMBUAT DISTRO BARU

 

Dibuat oleh:

1.     Qaris Firasya Al Hannan                                      25051204079

2.     Ibrahim Soffa                                                        25051204085

3.     Bayu Fitrah Sulaiman                                           25051204214

4.     Muhammad Athala Asshiddiq                              25051204227

 

 

 

REMASTERING UNTUK KEPERLUAN KHUSUS, MEMBUAT DISTRO BARU

 



Disusun oleh:

       1.  Farel Alfarizi (25051204076)

       2.  Nathaniela Honey (25051204112)

       3.  Syafilla Fitri Faradilla (25051204176)

       4.  Alkhalifi Annabil (25051204199)

 

 

PERINTAH DASAR LINUX INSTRUKSI CLI UNTUK NAVIGASI

 

Disusun oleh:

       1.  Farel Alfarizi (25051204076)

       2.  Nathaniela Honey (25051204112)

       3.  Syafilla Fitri Faradilla (25051204176)

       4.  Alkhalifi Annabil (25051204199)

 

 

 

PRAKTIKUM SETTING JARINGAN, KONEKSI DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU

 


Disusun oleh :

 

Viandika Rizky Ismono ( 25051204084 )

Naufal Zidan Nur Zaki Ramadhani ( 25051204104 )

Gabriel Renhard Yanengga ( 25051204249 )

Andrean Nur Wahid ( 25051204250 )

 

 

 

 

Jumat, 29 Mei 2026

PERINTAH DASAR LINUX INSTRUKSI CLI (COMMAND LINE INTERFACE) UNTUK NAVIGASI DAN MENEJEMEN SISTEM


Disusun Oleh:


Muhammad Ali Ibrahim Khalilullah                       (25051204107)

Aldi Abdurrahman Nafis                                           (25051204108) 

Gilang Derossi                                                            (25051204167)

Auralia Ludmilla Dita                                                (25051204232)


I. Pendahuluan

Linux adalah sistem operasi berbasis kernel yang banyak digunakan di dunia server, embedded system, maupun lingkungan pengembangan perangkat lunak. Salah satu kekuatan utama Linux adalah antarmuka baris perintah (Command Line Interface / CLI) yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan sistem operasi melalui terminal.

Praktikum ini bertujuan untuk memperkenalkan perintah-perintah dasar Linux yang mencakup empat aspek utama: navigasi direktori, manajemen file, pengaturan permission dan instalasi paket, serta pemantauan proses dan penggunaan pipe. Dengan menguasai perintah-perintah tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengelola sistem berbasis Linux secara efektif dan efisien.

Konfigurasi Jaringan, Koneksi, dan Web Server Apache pada Linux Ubuntu



Disusun oleh :


Azzarah Andina Rohmatul Izzah        (25051204041)


Naila Ni’ma Maulavia                     (25051204043)


Rivana Adinda Putri               (25051204185)


Sahira Ramadani Fitrania                (25051204243)



BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

 Jaringan komputer merupakan bagian penting dalam teknologi informasi karena digunakan untuk menghubungkan perangkat agar dapat saling bertukar data dan informasi. Dalam penggunaan jaringan, diperlukan konfigurasi koneksi yang baik agar komunikasi antar perangkat dapat berjalan dengan lancar. 

Eksplorasi Perintah Dasar Linux (CLI) dalam Navigasi dan Manajemen Sistem Operasi.



Disusun Oleh: 


Azzarah Andina Rohmatul Izzah        (25051204041)


Naila Ni’ma Maulavia                            (2505204043)


Rivana Adinda Putri                    (25051204185)


Sahira Ramadani Fitrania                 (25051204243)




BAB I  

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi saat ini tidak lepas dari peran sistem operasi sebagai penghubung antara pengguna (user) dan perangkat keras (hardware). Salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dalam skala peladen (server), pengembangan perangkat lunak, hingga keamanan siber adalah Linux. Dalam mengoperasikan Linux, interaksi antara pengguna dan sistem dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan optimal menggunakan Command Line Interface (CLI) dibandingkan dengan antarmuka grafis atau Graphical User Interface (GUI). 

LAPORAN KONFIGURASI DASAR JARINGAN DAN INSTALASI WEB SERVER DI LINUX UBUNTU

 




Disusun Oleh:


                                        Raffles Adaby Ihwan                (25051204090)
                                        M. Ikliluddin Al Wafi                     (25051204135)
                                        Achmad Zidan Firmansyah         (25051204142)
Fiorentino Yoga Wisnu P. (25051204196)



BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi menuntut kemampuan dalam mengelola jaringan komputer dan server. Sistem operasi Linux Ubuntu banyak digunakan sebagai server karena sifatnya yang open source, stabil, dan aman. Salah satu kemampuan penting dalam administrasi server adalah melakukan konfigurasi jaringan serta instalasi web server sebagai media layanan berbasis web.

LAPORAN SETTING JARINGAN, KONEKSI WEB SERVER DI LINUX UBUNTU





Disusun Oleh:


                                        Raffles Adaby Ihwan                (25051204090)
                                        M. Ikliluddin Al Wafi                     (25051204135)
                                        Achmad Zidan Firmansyah         (25051204142)
Fiorentino Yoga Wisnu P. (25051204196)







BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan sistem operasi Linux saat ini semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan, server, maupun industri teknologi informasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perintah dasar Linux menjadi kemampuan penting bagi setiap pengguna komputer, khususnya mahasiswa di bidang teknologi informasi.

KONFIGURASI JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU

KONFIGURASI JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU


Disusun oleh : 

Rihhadatul Aisyikin Mardhiyyah (25051204042)
Azizah Fairuz Dzakiyya         (25051204137)
Shinta Nur Rahma         (25051204136)


BAB I 

 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 

Perkembangan teknologi jaringan komputer dan layanan web server sangat penting dalam dunia teknologi informasi. Sistem operasi Linux, khususnya Ubuntu, banyak digunakan sebagai server karena bersifat open source, stabil, aman, dan memiliki dukungan komunitas yang besar.

“PERINTAH DASAR LINUX INTRUKSI CLI (COMMAND LINE INTERFACE) UNTUK NAVIGASI DAN MANAJEMEN SISTEM MENGGUNAKAN UBUNTU DI VIRTUAL BOX”







DISUSUN OLEH:

1.   M. Agung Nugroho         (25051204164)

2.   Excell Valleryo Ariansyah (25051204205)

3.   Valentinus Satrio Dewanto (25051204165)

 













BAB I
PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

Linux merupakan sistem operasi berbasis Unix yang bersifat open-source dan banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari server, embedded system, hingga perangkat mobile. Salah satu keunggulan utama Linux adalah Command Line Interface (CLI) yang memberikan kontrol penuh terhadap sistem melalui perintah teks.

KONFIGURASI WEB SERVER NGINX PADA LINUX

 






DISUSUN OLEH:

1.   M. Agung Nugroho         (25051204164)

2.   Excell Valleryo Ariansyah (25051204205)

3.   Valentinus Satrio Dewanto (25051204165)

 



















BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Web server merupakan komponen fundamental dalam infrastruktur jaringan modern. NGINX adalah web server open-source berkinerja tinggi yang juga berfungsi sebagai reverse proxy, load balancer, dan HTTP cache. Dikembangkan oleh Igor Sysoev pada tahun 2002 dan dirilis secara publik pada tahun 2004, NGINX dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan C10K, yaitu kemampuan menangani 10.000 koneksi secara bersamaan.

PENGGUNAAN COMMAND LINE INTERFACE (CLI) PADA LINUX UBUNTU

 





Disusun oleh : 

Rihhadatul Aisyikin Mardhiyyah (25051204042)
Azizah Fairuz Dzakiyya          (25051204137)
                                           Shinta Nur Rahma     (25051204136)



BAB I 

 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut efisiensi dan stabilitas tinggi dalam pengelolaan sistem operasi, di mana Linux Ubuntu menjadi salah satu distribusi open-source yang paling dominan digunakan pada infrastruktur server dan cloud computing. Sebagian besar pengguna awam lebih familiar dengan Graphical User Interface (GUI) karena visualisasinya yang instan. Namun, GUI memiliki keterbatasan besar dalam hal konsumsi sumber daya perangkat keras (RAM/CPU) serta keterbatasan akses kontrol, sehingga kurang ideal untuk pengelolaan sistem skala industri atau server yang membutuhkan performa optimal.