Senin, 05 Oktober 2026

LAPORAN PRAKTIKUM MINGGU KE-4: Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban
Disusun Oleh:
Risqi Prasdika24051204008
Rahmat Ari Setyarto24051204010
Carmelio Sivandra A.24051204116
Rifqi Syawal24051204198
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pemantauan variabel lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan status sakelar secara real-time melalui antarmuka web. Mikrokontroler ESP32 memiliki modul Wi-Fi terintegrasi yang mampu bertindak sebagai Access Point maupun Station sekaligus menjalankan layanan Web Server .

Dalam alur pengembangan perangkat lunak IoT, penggunaan simulator seperti Wokwi sangat membantu efisiensi prototyping. Namun, untuk mengakses Web Server ESP32 secara lokal dari browser komputer tanpa biaya subscription (Wokwi Club) maupun dependensi cloud proxy , diperlukan metode kompilasi mandiri menggunakan Arduino CLI serta integrasi jaringan menggunakan Wokwi IoT Gateway lokal di lingkungan Visual Studio Code (VS Code).

1.2 Rumusan Masalah
  1. Bagaimana cara mengonfigurasi dan mengompilasi proyek ESP32 dari nol menggunakan Arduino CLI di Windows?
  2. Bagaimana cara mengintegrasikan Wokwi Simulator di VS Code dengan Wokwi IoT Gateway lokal agar Web Server ESP32 dapat diakses melalui http://localhost:9080/ ?
  3. Bagaimana cara menampilkan data suhu, kelembapan, dan status pushbutton secara otomatis ( real-time AJAX ) pada antarmuka web dan LCD 16x2 I2C?

IMPLEMENTASI SISTEM SERVER WEB ASYNCHRONOUS DAN KONTROL KEAMANAN BERBASIS PASSKEY / CLASSIC BLUETOOTH MENGGUNAKAN ESP32

 

LAPORAN PRAKTIKUM INTERNET OF THINGS

MENGENAL ESP32 DAN MODE WIFI - BLUETOOTH

IMPLEMENTASI SISTEM SERVER WEB ASYNCHRONOUS DAN KONTROL

KEAMANAN BERBASIS PASSKEY / CLASSIC BLUETOOTH MENGGUNAKAN

ESP32


Disusun oleh:

Ramdani Mulyadi                   24051204137
Naufal Alif Prasetya               24051204126
Syauqi Ihsan Ramadhan         24051204110
Luthfi Fadli Zainuddin           24051204200





BAB I
PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang 

 Perkembangan teknologi  Internet of Things  IoT menuntut  integrasi antara  konektivitas nirkabel multi-protokol dengan efisiensi pemrosesan waktu nyata 

( real-time processing             ) . Mikrokontroler ESP32 yang  dikembangkan oleh Espressif Systems menjadi platform populer dalam aplikasi sistem terbenam (             embedded system        )   karena mengintegrasikan modul Wi-Fi 802.11 b/g/n) dan Bluetooth Classic dan BLE  dalam satu chip System-on-Chip SoC dual-core. 

 Pada sebagian besar aplikasi kontrol industri dan otomasi rumah, keamanan akses  merupakan prasyarat utama. Penggunaan server web berbasis ESP32 sering kali  mengalami kendala  latency  atau  blocking  ketika menangani  permintaan HTTP secara  bersamaan dengan pemrosesan kontrol keamanan nirkabel. Oleh karena itu,  pendekatan arsitektur asynchronous diperlukan agar mikrokontroler mampu  menangani antarmuka web, penyimpanan data lokal, dan komunikasi Bluetooth Serial tanpa terjadi hambatan eksekusi (   non-blocking   ) . 

 Praktikum Modul IV ini berfokus pada implementasi gabungan antara mode Wi-Fi  Station STA untuk menyajikan Server Web Asynchronous, interaksi file system FAT32  menggunakan modul SD Card via komunikasi SPI, serta mekanisme validasi keamanan  berbasis Passkey melalui Bluetooth Classic Serial. 

 1.2 Rumusan Masalah 

 Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam praktikum ini adalah: 

  1. Bagaimana mengonfigurasi dan mengoperasikan mode Wi-Fi dan Bluetooth  Classic secara simultan pada mikrokontroler ESP32? 
  2. Bagaimana mengimplementasikan server web  asynchronous  yang menyajikan  berkas HTML dari kartu SD  Card ? 
  3. Bagaimana merancang mekanisme autentikasi keamanan menggunakan  perintah  Passkey  via Bluetooth Serial untuk mengontrol  status relay/LED secara aman? 

4.   Bagaimana memastikan seluruh siklus eksekusi program berjalan secara  non-blocking  menggunakan teknik penanganan waktu  millis()  ?  

SIMULASI SISTEM DALAM MENGENDALIKAN LED DENGAN BLYNK IOT ESP32 DI SIMULATOR WOKWI
Disusun Oleh Kelompok 5:
Farel Rizky Aliansi24051204016
Moch Septian Yudis24051204024
Denny Kusuma Putra24051204027
Brian Fawwaz Atmajaya24051204230
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologiInternet of Things(IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam pemantauan dan pengontrolan perangkat elektronik secara jarak jauh (remote control). IoT memungkinkan berbagai perangkat fisik terhubung ke jaringan internet, bertukar data, serta mengeksekusi perintah secara nirkabel tanpa batasan jarak. Salah satu penerapan dasar IoT yang paling populer adalah pengontrolan output digital, seperti lampu LED, yang menjadi fondasi bagi otomasi rumah (smart home) dan sistem kontrol industri.

Dalam implementasi IoT, mikrokontrolerESP32menjadi pilihan utama karena telah dilengkapi dengan modul Wi-Fi dan Bluetooth terintegrasi, performa komputasi yang tinggi, serta pin masukan/keluaran (GPIO) yang fleksibel. Namun, dalam proses pembelajaran dan pengembangan awal (prototyping), penggunaan perangkat keras fisik sering kali terkendala oleh keterbatasan komponen, risiko kerusakan alat akibat kesalahanwiring, maupun keterbatasan ruang praktikum. Oleh karena itu, penggunaan platform simulasi berbasis web sepertiWokwimenjadi solusi yang efisien, aman, dan akurat untuk merancang serta menguji skema rangkaian elektronik secara virtual.

Untuk menjembatani komunikasi antara pengguna dan mikrokontroler, diperlukan platform IoT Cloud yang andal sepertiBlynk IoT. Blynk menyediakan infrastruktur komunikasi data dua arah menggunakan mekanismeVirtual Pinserta antarmuka kontrol berupaWeb DashboarddanMobile App. Melalui praktikum ini, dilakukan integrasi antara simulator Wokwi, mikrokontroler ESP32, dan Blynk IoT Cloud untuk mengendalikan dua unit LED (LED Merah pada GPIO 18 dan LED Biru pada GPIO 19) secarareal-time. Praktikum ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai arsitektur komunikasi IoT, pemrograman C++ berbasisevent-driven, serta pengelolaan konektivitas jaringan pada sistem tertanam.

1.2 Rumusan Masalah
  1. Bagaimana cara merancang dan merangkai komponen ESP32, resistor 220, serta LED Merah dan Biru pada platform simulator Wokwi?
  2. Bagaimana cara mengonfigurasi Template, Datastream (Virtual Pin V0 dan V1), serta Web Dashboard pada platform Blynk IoT Cloud?
  3. Bagaimana menyusun program C++ menggunakan library BlynkSimpleEsp32.h agar ESP32 dapat terhubung ke Blynk Cloud dan merespons perintah kontrol dari Virtual Pin?
  4. Bagaimana hasil pengujian dan tingkat responsivitas komunikasi data antara dashboard Blynk IoT dan simulator Wokwi dalam mengendalikan status nyala/mati LED secara real-time?
SISTEM KENDALI LAMPU LED JARAK JAUH BERBASIS ESP32 DAN BLYNK

Disusun Oleh:
Muhamad Fauzan24051204013
Julian Esa Mahendra. P24051204018
Rahman Abror Zati24051204019
Firmas Ferdiansya24051204032

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoTmemungkinkan berbagai perangkat elektronik dikendalikan dari jarak jauh melalui jaringan internet. Salah satu penerapan paling sederhana adalah pengendalian lampu, yang menjadi dasar dari konsep smart home. Dengan sistem ini, pengguna dapat menyalakan dan mematikan lampu dari mana saja hanya melalui aplikasi atau dashboard di perangkat mereka, tanpa harus berada di dekat saklar.

Mikrokontroler ESP32 memiliki modul WiFi bawaan sehingga dapat terhubung langsung ke internet tanpa modul tambahan. Dengan memanfaatkan platform Blynk IoT sebagai dashboard kendali, ESP32 dapat menerima perintah dari pengguna dan mengubahnya menjadi aksi pada pin output, misalnya menyalakan LED. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis membuat simulasi "Sistem Kendali Lampu LED Jarak Jauh Berbasis ESP32 dan Blynk IoT" menggunakan platform simulasi Wokwi.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam laporan ini adalah:

  1. Bagaimana cara menghubungkan ESP32 ke platform BLYNK IoT?
  2. Bagaimana cara mengendalikan dua buah LED dari jarak jauh melalui widget Switch pada dashboard Blynk?
  3. Bagaimana cara mengkompilasi program ESP32 di Arduino IDE dan menjalankannya pada simulator Wokwi
LAPORAN PRAKTIKUM PENGATURAN WEB DASHBOARD BLYNK CLOUD UNTUK MONITORING INTENSITAS CAHAYA (LDR) BERBASIS ESP32 PADA SIMULATOR WOKWI
Disusun Oleh:
Amira Najihah Fadri Putri24051204002
Mareta Surya Tananjaya24051204006
Novasya Aulia Putri Hidayat24051204028
Sulthania Auliya Afandi24051204034
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Internet of Things (IoT) memungkinkan perangkat elektronik saling terhubung dan mengirimkan data melalui jaringan internet sehingga kondisi suatu lingkungan dapat dipantau dari jarak jauh. Salah satu contoh penerapan yang sederhana adalah pemantauan intensitas cahaya menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR). Sensor ini menghasilkan perubahan nilai tegangan sesuai dengan terang atau gelapnya cahaya di sekitarnya, yang kemudian dibaca oleh mikrokontroler.

Agar data sensor dapat dipantau dengan mudah, diperlukan sebuah platform yang mampu menampilkannya dalam bentuk visual. Blynk Cloud menyediakan web dashboard yang dapat dirancang sesuai kebutuhan menggunakan berbagai widget, seperti Gauge dan Chart, sehingga nilai sensor dapat ditampilkan secara real-time. Data dari mikrokontroler ESP32 dihubungkan ke dashboard tersebut melalui Datastream berupa Virtual Pin.

Laporan ini disusun untuk menjelaskan gambaran tampilan web dashboard Blynk serta langkah-langkah pengaturannya dari awal, mulai dari pembuatan template, datastream, desain dashboard, hingga pengambilan kunci akses, sehingga data dari simulator Wokwi dapat masuk dan ditampilkan pada Blynk Cloud.

1.2 Rumusan Masalah
1.Bagaimana bentuk tampilan web dashboard Blynk yang sesuai untuk proyek deteksi cahaya (LDR)?
2.Bagaimana langkah-langkah membuat template, datastream, dan mendesain web dashboard pada Blynk Cloud?
3.Bagaimana mengambil kunci akses (Template ID, Template Name, dan Auth Token) agar simulator Wokwi dapat terhubung ke Blynk?

IMPLEMENTASI ESP32 WEB SERVER DENGAN SISTEM PASSKEY BERBASIS ACCESS POINT DAN MICROSD MENGGUNAKAN WOKWI

 LAPORAN PRAKTIKUM

IMPLEMENTASI ESP32 WEB SERVER DENGAN SISTEM PASSKEY
BERBASIS ACCESS POINT DAN MICROSD MENGGUNAKAN WOKWI


Disusun oleh :

Muhammad Naufal Zakcky Dzikrillah               24051204106

Mahdi Ghani Afriza                                             24051204119

Muhammad Risqi Gemilang                               24051204181

Gerizt Geovany Saragih Sumbayak                   24051204117




BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan mikrokontroler telah memungkinkan perangkat elektronik untuk tidak hanya bekerja berdasarkan program yang tersimpan di dalam mikrokontroler, tetapi juga dapat berkomunikasi dengan perangkat lain melalui jaringan. Salah satu mikrokontroler yang mendukung kemampuan tersebut adalah ESP32. ESP32 memiliki fitur komunikasi nirkabel seperti Wi-Fi dan Bluetooth sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai aplikasi berbasis Internet of Things (IoT).

Pada penerapannya, ESP32 dapat digunakan sebagai Access Point (AP) sehingga perangkat lain dapat terhubung langsung ke jaringan yang dibuat oleh ESP32. Selain itu, ESP32 juga dapat digunakan untuk menjalankan Web Server yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem melalui halaman web. Konsep tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat sistem autentikasi sederhana menggunakan kombinasi key dan password.

Pada Modul 4, salah satu praktik yang dilakukan adalah WebServer–Passkey dengan ESP32 dalam mode Access Point. Sistem tersebut menggunakan halaman web sebagai antarmuka pengguna dan media penyimpanan untuk menyimpan pasangan key dan password. Input yang diberikan pengguna kemudian dibandingkan dengan data yang tersimpan untuk menentukan apakah akses diterima atau ditolak.

Berdasarkan konsep tersebut, pada tugas ini dibuat simulasi sistem ESP32 Web Server dengan Passkey menggunakan platform Wokwi. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama, MicroSD sebagai media penyimpanan data key dan password, serta buzzer sebagai indikator ketika proses autentikasi berhasil. Melalui simulasi ini, dapat dipelajari penerapan komunikasi Wi-Fi, Web Server, pembacaan data dari MicroSD, serta pengendalian output berdasarkan hasil validasi.

1.2 Rumusan Masalah

• Bagaimana membuat ESP32 bekerja sebagai Access Point?

• Bagaimana membuat Web Server sederhana menggunakan ESP32?

• Bagaimana menyimpan dan membaca data key dan password menggunakan MicroSD?

• Bagaimana melakukan validasi key dan password yang dimasukkan pengguna?

• Bagaimana menggunakan buzzer sebagai indikator ketika autentikasi berhasil?

IMPLEMENTASI SMART DOOR LOCK BERBASIS ESP32 ACCESS POINT, WEB SERVER, DAN MICROSD DENGAN PEMBATASAN PERCOBAAN LOGIN MENGGUNAKAN WOKWI

 LAPORAN PRAKTIKUM

IMPLEMENTASI SMART DOOR LOCK BERBASIS ESP32 ACCESS POINT, WEB SERVER, DAN MICROSD DENGAN PEMBATASAN PERCOBAAN LOGIN MENGGUNAKAN WOKWI

Disusun oleh:

Ahmad Aura Syahrul Muharrom

24051204203

Jeehan Kamila Muzaky

24051204122

Yudhi D Bakkara

24051204174

Miuvanida Klandistin

24051204208





BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Internet of Things (IoT) membuat perangkat elektronik tidak hanya menjalankan program secara mandiri, tetapi juga dapat diakses dan dikendalikan dari perangkat lain melalui jaringan nirkabel. ESP32 adalah salah satu mikrokontroler yang banyak digunakan untuk keperluan tersebut karena telah dilengkapi Wi-Fi dan Bluetooth, memiliki prosesor dual-core, serta menyediakan banyak pin GPIO untuk menghubungkan sensor dan aktuator.

Pada Wi-Fi, ESP32 dapat bekerja sebagai Station (terhubung ke router yang sudah ada) maupun sebagai Access Point (membuat jaringan sendiri). Mode Access Point cocok untuk sistem lokal yang tidak memerlukan internet, misalnya kunci pintu yang dikendalikan dari ponsel yang terhubung langsung ke perangkat. Pada mode ini ESP32 juga dapat menjalankan Web Server sehingga pengguna cukup membuka browser untuk berinteraksi dengan sistem.

Modul 4 membahas praktik WebServer–Passkey, yaitu ESP32 pada mode Access Point yang membaca pasangan key dan password dari file pada SD Card, kemudian mencocokkannya dengan input pengguna melalui halaman web. Berdasarkan konsep tersebut, pada tugas ini dikembangkan sebuah simulasi Smart Door Lock. Pasangan kode dan sandi disimpan pada MicroSD, pintu digambarkan oleh motor servo, LED hijau dan merah menjadi indikator status, dan buzzer memberi isyarat suara. Sebagai pengembangan, sistem membatasi percobaan login: setelah tiga kali salah berturut-turut, sistem diblokir sementara agar tidak dapat ditebak dengan cara mencoba berulang kali. Simulasi dijalankan pada platform Wokwi.

1.2 Rumusan Masalah

•  Bagaimana membuat ESP32 bekerja sebagai Access Point dan Web Server?

•  Bagaimana membaca data kode dan sandi dari file pada MicroSD?

•  Bagaimana memvalidasi input pengguna dan menggerakkan servo sebagai simulasi kunci pintu?

•  Bagaimana membuat penguncian ulang otomatis dan pembatasan percobaan login tanpa menghentikan kerja Web Server?

•  Bagaimana menampilkan status sistem menggunakan LED dan buzzer?

SISTEM KEAMANAN PINTAR BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN SIMULATOR WOKWI

 LAPORAN PRAKTIKUM 

SISTEM KEAMANAN PINTAR BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN SIMULATOR WOKWI

 



Disusun Oleh:

Alen Anang Saputri                                              24051204133

Detha Gracio Anggara Palimbunga                   24051204219

Larasati Dwi Ariyanti Putri                                 24051204118

Pratindo Tri Akta                                                  24051204189





BAB I

PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan perangkat elektronik untuk menerima data dari sensor, mengolah data, dan memberikan respons secara otomatis. Penerapan IoT dapat ditemukan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah sistem keamanan yang dapat membantu mendeteksi kondisi tertentu dan memberikan peringatan kepada pengguna.

Pada praktikum ini dibuat sebuah sistem keamanan berbasis ESP32. ESP32 digunakan sebagai pusat pengendali yang menerima input dari sensor LDR (Light Dependent Resistor). Sensor LDR digunakan untuk membaca perubahan intensitas cahaya di lingkungan sekitar. Nilai yang diperoleh dari sensor kemudian dibandingkan dengan nilai batas atau threshold yang telah ditentukan pada program.

Apabila nilai LDR melewati batas yang ditentukan, ESP32 akan menganggap kondisi tersebut sebagai adanya akses yang tidak diizinkan. Sistem kemudian memberikan beberapa respons, yaitu mengaktifkan relay, LED, dan buzzer, serta menggerakkan servo. Kondisi tersebut juga ditampilkan pada LCD I2C dalam bentuk pesan peringatan.

Sebaliknya, apabila nilai LDR berada pada kondisi yang dianggap aman, sistem akan mematikan indikator peringatan, mengatur kembali posisi servo, dan menampilkan status "All Secure" pada LCD. Dengan demikian, sistem dapat memberikan respons secara otomatis berdasarkan hasil pembacaan sensor.

Praktikum ini dilakukan untuk memahami bagaimana ESP32, sensor, aktuator, dan perangkat output dapat diintegrasikan menjadi satu sistem IoT sederhana. Selain itu, praktikum ini juga memberikan pengalaman dalam membuat program untuk membaca sensor dan mengendalikan perangkat elektronik berdasarkan kondisi yang telah ditentukan.

1.2  Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam praktikum ini adalah: 

  1. Bagaimana cara menggunakan ESP32 sebagai pusat pengendali pada sistem keamanan berbasis IoT?

  2. Bagaimana cara menghubungkan dan membaca nilai sensor LDR menggunakan ESP32?

  3. Bagaimana cara menentukan kondisi aman dan kondisi akses tidak diizinkan berdasarkan nilai threshold sensor LDR?

  4. Bagaimana cara mengendalikan servo, relay, LED, dan buzzer berdasarkan hasil pembacaan sensor?

  5. Bagaimana cara menampilkan informasi kondisi sistem menggunakan LCD I2C?

  6. Bagaimana cara mengintegrasikan seluruh komponen tersebut sehingga dapat bekerja sebagai satu sistem keamanan otomatis?

IMPLEMENTASI ESP32 WEB SERVER DENGAN SISTEM PASSKEY BERBASIS ACCESS POINT DAN MICROSD MENGGUNAKAN WOKWI

 



LAPORAN PRAKTIKUM

IMPLEMENTASI ESP32 WEB SERVER DENGAN SISTEM PASSKEY
BERBASIS ACCESS POINT DAN MICROSD MENGGUNAKAN WOKWI


Disusun oleh :

Fandy Fernanda Yapari                    24051204227

Tri Rianto Utomo                              24051204104

Rochmad Balya Imron Khan           24051204279

Sulthan Hamdani Sahvirdan           24051204129




BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan mikrokontroler telah memungkinkan perangkat elektronik untuk tidak hanya bekerja berdasarkan program yang tersimpan di dalam mikrokontroler, tetapi juga dapat berkomunikasi dengan perangkat lain melalui jaringan. Salah satu mikrokontroler yang mendukung kemampuan tersebut adalah ESP32. ESP32 memiliki fitur komunikasi nirkabel seperti Wi-Fi dan Bluetooth sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai aplikasi berbasis Internet of Things (IoT).

Pada penerapannya, ESP32 dapat digunakan sebagai Access Point (AP) sehingga perangkat lain dapat terhubung langsung ke jaringan yang dibuat oleh ESP32. Selain itu, ESP32 juga dapat digunakan untuk menjalankan Web Server yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem melalui halaman web. Konsep tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat sistem autentikasi sederhana menggunakan kombinasi key dan password.

Pada Modul 4, salah satu praktik yang dilakukan adalah WebServer–Passkey dengan ESP32 dalam mode Access Point. Sistem tersebut menggunakan halaman web sebagai antarmuka pengguna dan media penyimpanan untuk menyimpan pasangan key dan password. Input yang diberikan pengguna kemudian dapat dibandingkan dengan data yang tersimpan untuk menentukan apakah akses diterima atau ditolak.

Berdasarkan konsep tersebut, pada tugas ini dibuat simulasi sistem ESP32 Web Server dengan Passkey menggunakan platform Wokwi. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama, MicroSD sebagai media penyimpanan data key dan password, serta buzzer sebagai indikator ketika proses autentikasi berhasil. Melalui simulasi ini, dapat dipelajari penerapan komunikasi Wi-Fi, Web Server, pembacaan data dari MicroSD, serta pengendalian output berdasarkan hasil validasi data.

1.2 Rumusan Masalah

• Bagaimana membuat ESP32 bekerja sebagai Access Point?

• Bagaimana membuat Web Server sederhana menggunakan ESP32?

• Bagaimana menyimpan dan membaca data key dan password menggunakan MicroSD?

• Bagaimana melakukan validasi key dan password yang dimasukkan pengguna?

• Bagaimana menggunakan buzzer sebagai indikator ketika autentikasi berhasil?

SMART DOOR LOCK BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN KEYPAD, LCD I2C, SERVO, DAN BUZZER PADA WOKWI

  

LAPORAN PRAKTIKUM INTERNET OF THINGS (IOT)

SMART DOOR LOCK BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN KEYPAD, LCD I2C, SERVO, DAN BUZZER PADA WOKWI



Disusun Oleh:


Revalina Natasya Sinaga 

24051204123

Muchammad Ainur Rizal

24051204127

M. Mazidannur Jibril Murtadlo

24051204130

Akhmad Furqon Al Farid

24051204134



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong pemanfaatan mikrokontroler untuk membangun sistem elektronik yang dapat bekerja secara otomatis dan saling terhubung. Salah satu penerapannya adalah sistem keamanan pintu digital atau smart door lock. Sistem ini menggunakan kode PIN sebagai metode autentikasi sehingga akses pintu dapat dikendalikan tanpa menggunakan kunci konvensional.

Pada praktikum ini dibuat simulasi Smart Door Lock menggunakan mikrokontroler ESP32 pada platform Wokwi. Sistem dilengkapi keypad 4x4 sebagai media input PIN, LCD 16x2 berbasis komunikasi I2C untuk menampilkan instruksi dan status akses, servo motor sebagai simulasi mekanisme kunci, serta buzzer sebagai indikator suara. PIN yang digunakan pada program adalah “1234”.

Ketika pengguna memasukkan PIN dan menekan tombol pagar (#), ESP32 akan memeriksa kesesuaian PIN. Jika PIN benar, LCD menampilkan pesan akses diterima dan servo bergerak ke posisi 90 derajat selama beberapa detik sebelum kembali ke posisi awal. Jika PIN salah, LCD menampilkan akses ditolak dan buzzer memberikan bunyi peringatan. Tombol bintang (*) digunakan untuk menghapus satu digit terakhir.

Pembuatan simulasi ini bertujuan menerapkan penggunaan ESP32 sebagai pengendali, komunikasi I2C pada LCD, pembacaan input digital melalui keypad, serta pengendalian aktuator dan buzzer. Walaupun modul praktikum membahas konektivitas WiFi dan Bluetooth ESP32, proyek ini berfokus pada pengendalian perangkat melalui input lokal dan belum menggunakan komunikasi nirkabel.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Bagaimana ESP32 membaca masukan PIN dari keypad 4x4?

  2. Bagaimana menampilkan instruksi, PIN tersamarkan, dan status akses pada LCD I2C?

  3. Bagaimana menerapkan proses verifikasi PIN untuk menentukan akses diterima atau ditolak?

  4. Bagaimana mengendalikan servo motor sebagai simulasi mekanisme kunci pintu?

  5. Bagaimana menggunakan buzzer sebagai indikator saat tombol ditekan, PIN benar, dan PIN salah?

PENGAPLIKASIAN ESP UNTUK MONITORING SUHU KE DALAM LOCAL WEB

Disusun Oleh:

Muhamad Rizaldhani Darmawan24051204004
Novanda Ega Arenta24051204030
Muhammad Fiqih Mu'azaidin24051204031
I Made Nandana Devadatta Giri24051204090
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang

Suhu merupakan salah satu parameter lingkungan yang sangat penting untuk dipantau dalam berbagai sektor, seperti perindustrian, perkantoran, server, hingga lingkup rumah tangga. Pada kenyataannya, pemantauan suhu secara manual seringkali tidak efisien dan kurang akurat apabila data dibutuhkan secara terus-menerus.

Perkembangan teknologi membuka peluang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sistem otomatisasi dan monitoring jarak jauh berbasis mikrokontroler. Salah satu penerapannya adalah sistem monitoring suhu yang memanfaatkan sensor suhu untuk membaca kondisi secara real-time, kemudian memprosesnya menggunakan mikrokontroler berfasilitas Wi-Fi dari keluarga ESP (seperti ESP8266 atau ESP32) untuk menampilkannya pada sebuah antarmuka halaman web lokal (Local Web).

Berdasarkan latar belakang tersebut, kelompok kami merancang dan melakukan pengujian sistem monitoring suhu berbasis web lokal menggunakan mikrokontroler ESP. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi yang praktis untuk memantau suhu ruangan secara nirkabel melalui peramban (browser) di perangkat apapun tanpa memerlukan pengkabelan yang rumit.

1.2.  Rumusan Masalah

  1. Bagaimana merancang sistem monitoring suhu menggunakan mikrokontroler ESP dan sensor suhu?
  2. Bagaimana cara kerja sensor suhu dalam membaca kondisi lingkungan dan mengirimkan data tersebut ke mikrokontroler?
  3. Bagaimana mikrokontroler ESP dapat dikonfigurasi sebagai Web Server lokal untuk menampilkan data suhu secara real-time?
  4. Bagaimana hasil pengujian antarmuka Local Web saat diakses melalui perangkat dalam satu jaringan?

LAPORAN PRAKTIKUM DEMO TUGAS 4: IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING SUHU, KELEMBAPAN, DAN NILAI ANALOG BERBASIS ARDUINO UNO DAN ESP32 WEB SERVER

Disusun Oleh (Kelompok 1 TIA):

Muhammad Naufal Aziz24051204001
Muhammad Rifqi Al Hafidh24051204009
Ig. Krisna Wijaya Prihandono24051204032
Ahmad Syihan Arijuddin24051204035
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mengubah paradigma pemantauan parameter lingkungan secara drastis dari sistem terisolasi menjadi sistem terintegrasi berbasis jaringan nirkabel dan antarmuka web. Pemantauan variabel suhu dan kelembapan udara secara real-time memiliki peran yang sangat krusial di berbagai sektor industri, seperti otomatisasi rumah pintar (smart home), sistem pertanian presisi, laboratorium steril, dan pusat data (data center).

Dalam implementasinya, platform mikrokontroler seperti Arduino Uno dan ESP32 menawarkan pendekatan arsitektur yang berbeda. Arduino Uno dikenal sebagai platform mikrokontroler 8-bit berdaya rendah yang sangat andal untuk akuisisi sinyal fisik melalui Pin I/O dan Analog-to-Digital Converter (ADC). Namun, karena tidak memiliki modul jaringan onboard, Arduino Uno memerlukan perantara (middleware) berupa komputer/laptop yang menjalankan skrip Python Flask dan komunikasi USB Serial (PySerial) untuk menyajikan data sensor ke jaringan web lokal.

Di sisi lain, ESP32 hadir sebagai System-on-Chip (SoC) 32-bit yang dilengkapi dengan modul Wi-Fi dan Bluetooth terintegrasi. Dengan memori Flash dan RAM yang jauh lebih besar, ESP32 sanggup bertindak secara independen sebagai Embedded HTTP Web Server tanpa bergantung pada komputer host. Melalui dua pendekatan arsitektur ini, praktikum Demo Tugas 4 dirancang untuk mengimplementasikan dan membandingkan secara komprehensif sistem pemantauan lingkungan berbasis sensor DHT11, baik menggunakan skema jembatan USB Serial-Flask pada Arduino Uno maupun skema Embedded Web Server mandiri pada ESP32.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam praktikum ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana merancang dan mengimplementasikan sistem akuisisi data suhu, kelembapan (DHT11), dan nilai analog (pin A0) berbasis Arduino Uno melalui komunikasi USB Serial menuju backend Python Flask?

2. Bagaimana merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring lingkungan berbasis ESP32 sebagai Embedded Web Server mandiri dengan konektivitas Wi-Fi Station (STA)?

3. Bagaimana struktur transmisi data JSON dan mekanisme polling HTTP pada frontend HTML/CSS/JavaScript untuk memperbarui antarmuka web secara real-time?

4. Bagaimana perbandingan performa, fleksibilitas jaringan, dan kelebihan/keterbatasan antara arsitektur sistem berbasis Arduino Uno-Flask dan ESP32 Standalone Web Server?