Jumat, 29 Mei 2026

PENGGUNAAN COMMAND LINE INTERFACE (CLI) PADA UBUNTU SERVER MENGGUNAKAN ORACLE VM VIRTUALBOX

                                                                         



                                                                      DISUSUN OLEH: 

RISKI ANUGRAH FIRMANSYAH          (25051204040)

LINTAR HANDY WIBOWO                 (25051204045)

MOCHAMMAD ARVA JOSI SETIAWAN  (25051210445)




BAB I: PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi komputer dan sistem informasi saat ini berkembang dengan sangat pesat, terutama pada bidang sistem operasi dan pengelolaan server. Salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dalam pengembangan jaringan dan server adalah Linux. Linux menjadi salah satu sistem operasi yang banyak digunakan karena bersifat open source, stabil, aman, dan ringan untuk dijalankan pada berbagai kebutuhan sistem komputer maupun server.

Dalam penggunaannya, Linux memiliki cara kerja yang berbeda dengan sistem operasi berbasis grafis seperti Windows. Linux banyak menggunakan Command Line Interface (CLI) atau antarmuka berbasis teks untuk menjalankan berbagai fungsi sistem. Melalui CLI, pengguna dapat melakukan pengelolaan file, direktori, jaringan, serta menjalankan administrasi sistem secara lebih fleksibel dan efisien.

Pada praktikum ini, sistem operasi Linux dijalankan menggunakan Oracle VM VirtualBox sebagai media virtualisasi. Penggunaan VirtualBox memungkinkan pengguna menjalankan Ubuntu Server tanpa harus menginstalnya secara langsung pada komputer utama. Dengan demikian, proses pembelajaran Linux dapat dilakukan dengan lebih aman dan mudah tanpa memengaruhi sistem operasi host.

Melalui praktikum ini diharapkan pengguna dapat memahami dasar penggunaan Command Line Interface (CLI) pada Linux serta mengenal berbagai perintah dasar yang digunakan dalam pengoperasian sistem operasi Linux berbasis terminal.

  1. RUMUSAN MASALAH

  1. Apa itu Linux dan sejarah pengembangan Linux?

  2. Apa saja perintah-perintah dasar dalam sistem operasi Linux?

  3. Apa Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Linux?


  1. TUJUAN LAPORAN

  1. Agar pembaca mengetahui pengertian sistem operasi Linux dan sejarah pengembanganya

  2. Agar pembaca dapat memahami perintah-perintah dasar dalam sistem operasi Linux

  3. Agar pembaca dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem operasi Linux.

  1. MANFAAT PENULISAN

  1. Membantu pembaca untuk mengetahui pengertian sistem operasi Linux dan sejarah pengembangannya

  2. Membantu pembaca untuk dapat memahami perintah-perintah dasar Linux 

  3. Sebagai acuan pembelajaran untuk dapat memahami tentang Sistem Operasi Linux

BAB II: PEMBAHASAN

  1.  PENGERTIAN LINUX

Linux adalah salah satu sistem operasi (Operating System) berbasis open source yang dapat digunakan secara bebas oleh pengguna. Linux dikembangkan berdasarkan sistem operasi Unix dan banyak digunakan untuk kebutuhan server, jaringan, pengembangan perangkat lunak, hingga administrasi sistem komputer.

Sebagai sistem operasi open source, Linux memungkinkan pengguna untuk melihat, mempelajari, mengembangkan, serta memodifikasi source code sesuai kebutuhan. Linux juga dikenal memiliki tingkat keamanan yang baik, stabil, ringan, serta mampu berjalan pada spesifikasi perangkat keras yang rendah.

Dalam praktikum ini, Linux yang digunakan adalah Ubuntu Server, yaitu salah satu distribusi Linux yang dirancang untuk kebutuhan server dan administrasi jaringan.

Gambar 2.1.1  Linus Ubuntu

  1.  SEJARAH PENGEMBANGAN

Linux pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Helsinki, Finlandia. Linux awalnya dikembangkan sebagai kernel sistem operasi berbasis Unix yang bersifat bebas dan dapat dikembangkan oleh siapa saja.

Sebelum Linux dikembangkan, Richard Stallman terlebih dahulu menciptakan proyek GNU (GNU’s Not Unix) sebagai sistem operasi bebas (free software). Namun, proyek GNU belum memiliki kernel, sehingga saat kernel Linux dikembangkan oleh Linus Torvalds, keduanya kemudian digabung menjadi GNU/Linux.

Seiring perkembangan teknologi, Linux mulai banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan seperti server, cloud computing, perangkat jaringan, smartphone Android, hingga sistem keamanan.


Berikut perkembangan Linux:

1983 : Richard Stallman memulai proyek GNU 

1991 : Linus Torvalds merilis Linux Kernel versi 0.01 

1996 : Linux Kernel versi 2.0 dirilis 

Sekarang : Linux berkembang menjadi berbagai distro seperti Ubuntu, Debian, Fedora, dan Kali Linux


  1.  KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX

Sebagai sebuah sistem operasi yang termasuk gratis dan juga open source, maka sudah pasti linux memiliki banyak sekali kelebihan. Apa saja kelebihan dari sistem operasi linux? Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux:

  1. Jauh lebih murah dibandingkan sistem operasi lain

Tentu saja, sistem operasi Linux jauh lebih murah dengan sistem operasi lainnya Linux dapat diperoleh secara gratis, dan juga beberapa dapat diperoleh dengan biaya yang sangat murah.

  1. Memilki tingkat keamanan yang cukup baik

Tingkat kemanan dan juga security yang dimiliki oleh sistem operasi linux merupakan tingkat keamanan yang tergolong baik dan tidak kalah dengan sistem operasi lainnya.  Bahkan banyak user yang mengklaim bahwa linux memiliki sistem keamanan terbaik apabila dibandingkan dengan sistem operasi populer lainnya.

  1. Mudah untuk dilakukan modifikasi terhadap source code

Bagi para programmer dan juga ahli komputer, penggunaan Linux sangatlah menarik, karena source code dari linux merupakan jenis source code yang open source dan juga menggunakan bahasa C. Hal ini akan lebih memudahkan untuk dilakukan modifikasi pada sistem operasi linux.

  1. Spesifikasi hardware yang tidak terlalu besar

Yang paling penting dari sistem operasi Linux ini adalah spesifikasi hardware yang dibutuhkan sangat rendah. Anda tidak perlu khawatir dengan spek komputer anda yang rendah, karena sistem operasi linux ini dapat berjalan pada komputer dengan spesifikasi yang rendah sekalipun.

  1. Penggunaan software linux akan mencegah user dari pembajakan hak cipta

Saat ini, pembajakan pada sistem operasi, terutama sistem operas Windows sangat marak terjadi. Karena itu, bagi user yang menggunakan sistem operasi linux, user tersebut dapat mendukung penghargaan terhadap hak cipta. Dengan cara tidak menggunakan produkproduk bajakan.


Meskipun memiliki banyak kelebihan, namun demikian nyatanya linux masih memiliki beberapa kelemahan. Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari sistem operasi linux:

  1. Saat terjadi masalah pada OS Linux, sulit mengatasinya

Tidak banyak teknisi yang memahami sistem operasi linux. Hal ini dikarenakan memang jarang user yang menggunakan sistem operasi Linux, sehingga dukungan terhadap trouble shooting secara fisik agak sulit. Yang bisa dilakukan hanyalah mengandalkan forum-forum linux yang banyak ditemukan di Internet

  1. Dukungan software populer yang kurang

Software populer, seperti games dan juga aplikasi-aplikasi popler masih banyak yang belum mendukung sistem operasi Linux. Hal ini menyebabkan akan sulit untuk menyesuaikan diri dengan menggunakan aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi Linux. Terutama jika menggunakan software gratis, seperti software gratis untuk edit video yang kebanyakan hanya fit pada os windows

  1. Kalah bersaing dengan sistem operasi lainnya, sehingga terlihat inferior

Kelemahan linux yang paling banyak, yaitu kalah bersaing dengan sistem operasi lain seperti Windows dan juga Mac OS. Meskipun bersifat opensource, dan juga murah, hal ini ternyata tidak membuat linux menjadi sangat populer seperti sistem operasi lainnya






  1.  SOFTWARE YANG DIGUNAKAN

Software yang digunakan selama praktikum ini adalah:

  1. Oracle VM VirtualBox

Oracle VM VirtualBox merupakan perangkat lunak virtualisasi (hypervisor) yang digunakan untuk membuat dan menjalankan sistem operasi virtual di dalam komputer utama. Pada praktikum ini, VirtualBox digunakan untuk menjalankan Ubuntu Server tanpa harus menginstalnya langsung pada komputer host.

  1. Ubuntu Server

Ubuntu Server digunakan sebagai sistem operasi Linux untuk menjalankan berbagai perintah dasar berbasis terminal atau Command Line Interface (CLI).

  1. Terminal Linux (CLI)

Terminal Linux digunakan sebagai media untuk menjalankan berbagai perintah dasar Linux, seperti pengelolaan file, direktori, dan pengujian jaringan.


  1. Langkah – Langkah Penyiapan

No

Kegiatan

Langkah / Tata Cara

Hasil

1

Instalasi Oracle VM VirtualBox

Mengunduh dan menginstal aplikasi Oracle VM VirtualBox pada komputer host

VirtualBox berhasil terinstal

2

Membuat Virtual Machine

Membuka VirtualBox lalu klik New, kemudian mengisi nama VM Ubuntu Server, memilih Type: Linux dan Version: Ubuntu (64-bit)

Virtual Machine berhasil dibuat

3

Memasukkan File ISO Ubuntu

Memilih file ISO Ubuntu Server sebagai media instalasi sistem operasi Linux

File ISO berhasil dimasukkan

4

Mengatur RAM dan Processor

Menentukan kapasitas RAM dan CPU Virtual Machine sesuai kebutuhan praktikum

Spesifikasi Virtual Machine berhasil diatur

5

Membuat Virtual Hard Disk

Membuat penyimpanan virtual dengan format VDI dan menentukan kapasitas penyimpanan

Virtual Hard Disk berhasil dibuat

6

Konfigurasi Jaringan

Membuka menu Settings → Network, kemudian memilih mode Bridged Adapter

Ubuntu Server memperoleh jaringan

7

Menjalankan Virtual Machine

Menekan tombol Start untuk menjalankan Ubuntu Server

Ubuntu Server berhasil booting

8

Instalasi Ubuntu Server

Melakukan proses instalasi Ubuntu seperti pengaturan bahasa, user, password, dan penyimpanan

Ubuntu Server berhasil diinstal

9

Login ke Ubuntu Server

Memasukkan username dan password yang telah dibuat saat instalasi

Berhasil masuk ke terminal Linux

10

Membuka Command Line Interface (CLI)

Menggunakan terminal Ubuntu Server sebagai media menjalankan command Linux

CLI siap digunakan

11

Melihat Direktori Aktif

Menjalankan command pwd untuk melihat lokasi direktori saat ini

Direktori aktif berhasil ditampilkan

12

Menampilkan Isi Direktori

Menjalankan command ls untuk melihat isi folder

Isi direktori berhasil ditampilkan

13

Berpindah Direktori

Menjalankan command cd nama_folder untuk berpindah folder

Berhasil masuk ke direktori lain

14

Membuat Folder Baru

Menjalankan command mkdir nama_folder

Folder baru berhasil dibuat

15

Membuat File Baru

Menjalankan command touch nama_file

File baru berhasil dibuat

16

Menampilkan Isi File

Menjalankan command cat nama_file

Isi file berhasil ditampilkan

17

Mengedit File

Menjalankan command nano nama_file

File berhasil diedit

18

Menyalin File

Menjalankan command cp file_asal file_tujuan

File berhasil disalin

19

Memindahkan / Mengubah Nama File

Menjalankan command mv file_lama file_baru

File berhasil dipindahkan/diubah nama

20

Menghapus File atau Folder

Menjalankan command rm nama_file atau rm -r nama_folder

File/folder berhasil dihapus

21

Melihat Alamat IP

Menjalankan command ip a

Informasi IP berhasil ditampilkan

22

Menguji Koneksi Jaringan

Menjalankan command ping google.com

Koneksi jaringan berhasil diuji

23

Pengujian CLI Linux

Melakukan percobaan seluruh command dasar Linux

Command Linux berhasil dijalankan dengan baik

Tabel 2.5.1 langkah-langkah penyiapan


  1.  PERINTAH DASAR LINUX

Linux merupakan sistem operasi yang berbasiskan pada text (Text Base) dalam sistem kerjanya. Jika ingin melakukan sesuatu terhadap komputer user bisa mengetikkan perintahperintah yang kemudian dieksekusi oleh komputer" sehingga mode teks terus melekat dengan Linux sampai saat ini, walaupun sekarang tampilan GUI Linux sudah semakin bagus namun. GUI membutuhkan lebih banyak memori karena mengandung banyak komponen grafis seperti gambar, ikon, dan lain-lain. Maka dari pada itu diperlukan perintah untuk dalam 

manajemen komputer yang biasa disebut Command Line. Adapun perintah Command Line tersebut diantaranya :

No

Command

Fungsi

Syntax

1

ls

Menampilkan daftar file dan folder dalam direktori

$ ls

2

cd

Berpindah direktori

$ cd nama_direktori

3

pwd

Menampilkan lokasi direktori saat ini

$ pwd

4

cp

Menyalin file atau folder

$ cp file_asal file_tujuan

5

mv

Memindahkan atau mengganti nama file/folder

$ mv file_lama file_baru

6

rm

Menghapus file atau folder

$ rm nama_file

7

mkdir

Membuat folder/direktori baru

$ mkdir nama_folder

8

rmdir

Menghapus direktori kosong

$ rmdir nama_folder

9

touch

Membuat file baru kosong

$ touch nama_file

10

cat

Menampilkan isi file

$ cat nama_file

11

chmod

Mengubah izin akses file/folder

$ chmod 777 nama_file

12

chown

Mengubah pemilik file/folder

$ chown user nama_file

13

echo

Menampilkan teks atau isi ke terminal

$ echo "teks"

14

grep

Mencari kata atau pola dalam file

$ grep "kata" nama_file

15

find

Mencari file atau folder

$ find nama_file

16

tar

Mengarsipkan atau mengekstrak file

$ tar -cvf arsip.tar folder

17

top

Menampilkan proses yang sedang berjalan

$ top

18

kill

Menghentikan proses tertentu

$ kill PID

19

sudo

Menjalankan perintah sebagai administrator

$ sudo perintah

20

apt

Mengelola instalasi paket/aplikasi

$ sudo apt install nama_paket

21

ps

Menampilkan proses yang sedang berjalan

$ ps

22

df

Menampilkan penggunaan kapasitas disk

$ df -h

23

du

Menampilkan ukuran penggunaan penyimpanan file/folder

$ du -sh nama_folder

24

ifconfig

Menampilkan konfigurasi jaringan

$ ifconfig

25

ssh

Mengakses server atau komputer lain secara remote

$ ssh user@ip_address

26

scp

Menyalin file secara aman antar komputer

$ scp file user@ip:folder_tujuan

27

wget

Mengunduh file dari internet

$ wget link_file

2.6.1 Tabel Commad Linux 

BAB III: PENUTUP

  1. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan, penggunaan Command Line Interface (CLI) pada Ubuntu Server menggunakan Oracle VM VirtualBox berhasil dijalankan dengan baik. Berbagai perintah dasar Linux dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan file, direktori, sistem, serta pengujian jaringan melalui terminal Linux.

Penggunaan CLI membantu pengguna memahami cara kerja Linux berbasis teks yang lebih ringan dan fleksibel dibandingkan antarmuka grafis (GUI). Selain itu, penggunaan Oracle VM VirtualBox mempermudah proses pembelajaran Linux tanpa harus melakukan instalasi langsung pada komputer utama.

Melalui praktikum ini, pengguna dapat memahami dasar administrasi Linux menggunakan terminal, sehingga dapat menjadi bekal awal dalam mempelajari sistem operasi Linux dan pengelolaan server berbasis Ubuntu.



DAFTAR PUSTAKA


Dimas Surya Rahmadani, Tamsir Ariyadi, Eka Novitasari, & Dwi Pertiwiningsih. (2025). ANALISIS KINERJA WEB SERVER BERBASIS LINUX UBUNTU 22.04. Jurnal Tera5(1), 35–44


Tidak ada komentar:

Posting Komentar