Jumat, 09 April 2021

Internet Of Things (IoT) Simulasi Pintu Miniatur Gedung Menggeser Secara Otomatis Menggunakan Arduino dan Sensor Ultrasonic.

 

Disusun Oleh :

1.       Nurun Decerachmi Emba    (20050974003)

2.       Ahmad Faza                         (20050974025)

3.       Rizal Aditya Mahendra        (10050974033)

4.       Vina Maulidiya Agustin       (20050974035)

5.       Alda Agustina Sari                (20050974055)

6.       Aulya Firly Hakim                (20050974071)


BAB I

PENDAHULUAN

1.       Latar Belakang

Perkembangan teknologi yang terus berkembang merubah pola hidup manusia. Dapat membuat pekerjaan dan kegiatan menjadi lebih mudah karena dibantu oleh teknologi yang ada disekitar. Salah satu teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia yaitu Internet of Things (IoT). Internet of Things mempunyai konsep menggunakan perangkat yang terhubung dalam jaringan internet untuk mengirimkan data.

Salah satu contoh yang ada dalam makalah ini yaitu menerapkan sensor pada pintu agar dapat menggeser secara otomatis


2.       Rumusan Masalah

Berdasarkkan apa yang kami tulis di latar belakang, kami menemukan beberapa rumusan masalah sebagai berikut:

1.       Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat simulasi tersebut?

2.       Bagaimana Langkah – Langkah merakit komponen tersebut?

 

3.       Tujuan

Project IoT ini memiliki tujuan sebagai penugasan ujian akhir semester kelas PTI 20A. selain itu project IoT ini juga berfungsi sebagai pemahaman praktik dari kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer. Serta sebagai Latihan pemahaman mengenai IoT jika digabungkan dengan kehidupan sehari – hari.

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.      Bahan dan Alat


Nama Bahan dan Alat

Gambar

Fungsi

1.       Arduino Uno

 

 

 



Fungsi : Memudahkan untuk mengendalikan komponen elektronik dengan program seperti LED, motor DC, relay, servo, modul, dan segala jenis sensor.

 

2.       Project Board



Fungsi : Sebagai media untuk menyatukan sambungan arus listrik tanpa harus menyolder.

3.       2 Motor Servo SG90




Fungsi : Digunakan untuk mengendalikan seluruh komponen

4.       Breadboard Power Supply Module

 



Fungsi : Sebagai salah satu komponen pendukung untuk menyatukan arus listrik

5.       Sensor Ultrasonic HC-SR04

 



Fungsi : Digunakan untuk mengukur jarak dari suatu objek

6.       Kabel Jumper Male to Male

 



Fungsi : Untuk menghubunkan dua komponen yang ujungnya menggunakan pin konektor female

7.       Kabel Jumper Male to Female

 




Fungsi : Untuk menghubungkan komponen elektronika selain Arduino ke breadboard maupun ke Arduino sendiri

8.       Kabel printer

 



Fungsi : Untuk menjaga arus transfer data tetap stabil

9.       Sedotan kecil

 




Fungsi : Sedotan disini agar pintu bisa bergeser

10.   Sumpit

 



Fungsi : Sumpit disini berfungsi sama seperti sedotan yaitu untuk membuat pintu bisa bergeser

11.   Lakban



Fungsi : Untuk menempelkan komponen komponen

12.   Double Tip



Fungsi : Untuk menempelkan komponen komponen ke kardus

13.   Kardus



Fungsi : Untuk tempat menempelkan komponen komponen diatas

14.   Kawat



Fungsi : Sebagai tali untuk menarik pintu dari kardus

 

B.      Langkah – Langkah Merakit Komponen

Langkah – Langkah dalam merakit seluruh komponennya adalah sebagai berikut :

1.       Pertama, siapkan Arduino Uno dan Project Board

2.       Programlah terlebih dahulu arduino menggunakan software Arduino IDE. Hubungkan NodeMCU ke komputer/laptop dengan menggunakan kabel USB.

3.       Setting jenis board dan library. Setelah men-setting software Arduino, mulailah mengkoding programnya. Berikut kode yang kami gunakan :

 

#include <Servo.h>

Servo servo1, servo2;

int angle = 10;

// defines pins numbers

const int trigPin = 12;

const int echoPin = 11;

// defines variables

long duration;

int distance;

 

void setup() {

  servo1.attach(8);

  servo1.write(angle);

 

  servo2.attach(9);

  servo2.write(angle);

 

pinMode(trigPin, OUTPUT); // Sets the trigPin as an Output

pinMode(echoPin, INPUT); // Sets the echoPin as an Input

Serial.begin(9600); // Starts the serial communication

}

void loop() {

// Clears the trigPin

digitalWrite(trigPin, LOW);

delayMicroseconds(2);

// Sets the trigPin on HIGH state for 10 micro seconds

digitalWrite(trigPin, HIGH);

delayMicroseconds(10);

digitalWrite(trigPin, LOW);

// Reads the echoPin, returns the sound wave travel time in microseconds

duration = pulseIn(echoPin, HIGH);

// Calculating the distance

distance= duration*0.034/2;

// Prints the distance on the Serial Monitor

Serial.print("Distance: ");

Serial.println(distance);

delay(10);

 

if(distance<10)

{

  servo1.write(0);

  servo2.write(0);

  delay(1000);

  }

  else

  {

    servo1.write(180);

    servo2.write(180);

    }

}

4.       Kemudian pasang Breadboard Power Supply Module pada 5 lubang pertama di Project Board.

5.       Selanjutnya pasang kabel Jumper Male to Male. Satu sisi di pin GND Arduino Uno dan satu sisi di kutub negative 22 pada Project Board.

6.       Selanjutnya pasang kabel Jumper Male to Male. Satu sisi di pin 5V Arduino Uno dan satu sisi di kutub positif 21 pada Project Board.

7.       Selanjutnya hubungkan kabel Jumper Male to Female pada Sensor Ultrasonic.

8.       Setelah terhubung, hubungkan GND sensor pada kutub negative 17 pada Project Board.

9.       Selanjutnya, hubungkan VCC sensor pada kutub positif 17 di Project Board.

10.   Hubungkan TRIC sensor pada pin 12 di Arduino Uno.

11.   Hubungkan ECHO sensor pada 11 di Arduino Uno.

12.   Siapkan Motor Servo SG90 yang pertama, lalu hubungkan kabel warna cokelat dan merah di pin 3,3v pada Breadboard Power Supply Module. Dan hubungkan kabel berwarna kuning di pin 9 pada Arduino Uno.

13.   Untuk Motor Servo SG90 yang kedua, hubungkan kabel warna cokelat dan merah di pin 5V pada Breadboard Power Supply module. Lalu hubungkan kabel warna orange di pin 8 pada Arduino Uno.

14.   Setelah uji coba berhasil, kita rakit pada kardus yang sudah di design seperti bangunna yang memiliki dua pintu geser. Susun dengan rapi.

15.   Jangan lupa untuk menyesuaikan jarak sensor.



 C. Cara kerja

Pintu geser otomatis ini bekerja dengan cara :

1. Sensor ultrasonik akan mendeteksi sebuah objek yang melintas di sekitar sensor.

2. Kemudian sensor tersebut akan mengirim sinyal kepada servo untuk menggerakkan baling-balingnya 180° yang telah di sambungkan pada pintu menggunakan kawat, sedotan, dan sumpit.

3. Servo tersebut akan membuka pintu karena terdapat kawat yang menariknya.

4. Setelah sebuah objek melewati sensor, maka sensor akan mengirimkan sinyal kepada servo, agar kembali ke posisi semula.

5. Servo tersebut akan mendorong kembali kawat yang akan menimbulkan pintu terdorong untuk menutup

  

 D. Foto Proyek Final




Tidak ada komentar:

Posting Komentar