Senin, 05 April 2021

IoT : SMART DUSTBIN DENGAN PEMANFAATAN ARDUINO


IoT : Smart Dustbin dengan Pemanfaatan Arduino

Mata Kuliah : Arsitektur dan Organisasi Komputer
Dosen Pengampu  : Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.

Disusun Oleh :

1.     Pungky Rosalya Putri                   (20051204002)

2.     Rahma Amalia                               (20051204042)

3.     Virna Hari Nur Azalia                  (20051204048)

4.     Sari Amalia Nur Wahyu Ningsih (20051204086)


Link youtube video pembuatan project : https://youtu.be/ZP08AzEKz2k

Teknik Informatika 2020 B

 


BAB I
PENDAHULUAN 

1.1.        Latar Belakang

Setiap hari manusia menghasilkan sampah, baik sampah rumah tangga ataupun sampah industri yang mempunyai berbagai macam-macam bentuk dan jenisnya. Kebanyakan tempat sampah yang ada sekarang ini masih menggunakan cara sederhana yaitu dengan cara membuka dan menutup tempat sampah secara manual. Permasalahan ini dapat menyebabkan tangan akan sangat rawan terkena bakteri pada tempat sampah tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan diatas, dalam kebersihan lingkungan dan kesadaran kebanyakan orang dalam membuang sampah dengan penanganan yang tepat, maka pada tugas akhir ini, kami akan membuat alat yang bisa digunakan untuk otomatisasi buka tutup pada tempat sampah menggunakan sensor ultrasonik yang kemudian diolah kedalam mikrokontroler arduino.


Penelitian yang berjudul “Smart Dustbin dengan Pemanfaatan Arduino”. Penelitian yang akan dilakukan tersebut bertujuan untuk memodifikasi tong sampah dengan fitur otomatis dan membuat orang tidak perlu repot membuka dan menutup tutup tong sampah Karena project ini memanfaaatkan kegunaan sensor dan Arduino sehingga tutup tong sampah akan secara otomatis terbuka ketika mendeteksi gerakan langkah atau tindakan (melalui sensor yang terpasang pada tempat sampah).


1.2       Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah dipaparkan, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1.                Bagaimana mengaplikasikan sensor ultrasonik pada penutup tempat sampah sehingga dapat membuka dan menutup secara otomatis jika ada orang yang membuang sampah terdeteksi.

2.                Bagaimana cara kerja rancang bangun buka tutup tempat sampah otomatis berbasis Arduino?

3.                Bagaimana pemanfaatanya alat ini untuk membantu petugas kebersihan?

 

1.3       Tujuan

Tujuan dari penelitian ini adalah :

1.     Untuk mengaplikasikan sensor ultrasonik pada penutup tempat sampah agar dapat membuka dan menutup secara otomatis jika ada orang yang membuang sampah terdeteksi.

2.     Mengetahui cara kerja Rancang Bangun Buka Tutup Tempat Sampah Otomatis Berbasis Arduino.

3.     Membiasakan SDM indonesia untuk memanfaatkan teknologi di era revolusi 4.0.


 

BAB II

PEMBAHASAN

A.    Alat dan Bahan

1.     Lampu LED

Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan  cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata




2.     Mini Gear Servo

Motor servo adalah sebuah perangkat atau aktuator putar (motor) yang dirancang dengan sistem kontrol umpan balik loop tertutup (servo), sehingga dapat di set-up atau di atur untuk menentukan dan memastikan posisi sudut dari poros output motor. motor servo merupakan perangkat yang terdiri dari motor DC, serangkaian gear, rangkaian kontrol dan potensiometer. Serangkaian gear yang melekat pada poros motor DC akan memperlambat putaran poros dan meningkatkan torsi motor servo, sedangkan potensiometer dengan perubahan resistansinya saat motor berputar berfungsi sebagai penentu batas posisi putaran poros motor servo.


3.     DC 9V Battery Button Power Plug for Arduino


Baterai sembilan volt, atau baterai 9 volt, adalah ukuran baterai umum yang diperkenalkan untuk radio transistor awal. Ini memiliki bentuk prisma persegi panjang dengan tepi membulat dan konektor snap terpolarisasi di bagian atas.






4.     DC 9V Battery Button Power Plug for Arduino


digunakan untuk mempermudah menghubungkan baterai 9v ke rangkaian microcontroller arduino.






5.     Arduino Uno R3

Arduino Uno R3 adalah papan pengembangan mikrokontroler yang berbasis chip ATmega328P. Arduino Uno memiliki 14 digital pin input / output (atau biasa ditulis I/O, dimana 14 pin diantaranya dapat digunakan sebagai output PWM antara lain pin 0 sampai 13), 6 pin input analog, menggunakan crystal 16 MHz antara lain pin A0 sampai A5, koneksi USB, jack listrik, header ICSP dan tombol reset. Hal tersebut adalah semua yang diperlukan untuk mendukung sebuah rangkaian mikrokontroler



6.     Ultrasonic Sensor

Sensor ultrasonik HC-SR04 adalah seri dari sensor jarak dengan gelombang ultrasonik, dimana didalam sensor terdapat dua bagian yaitu transmitter yang berfungsi sebagai pemancar gelombang dan receiver yang berfungsi sebagai penerima gelombang. Sensor ultrasonik HC-SR04 ini bisa digunakan untuk mengukur jarak benda dari 2cm – 400 cm dengan akurasi 3mm.




7.     Kabel Jumper Male to Famale

Kabel jumper male to female adalah kabel yang kedua ujungnya berbeda, satu menggunakan pin konektor male dan satunya lagi female. Fungsi dari jumper male to male yaitu menghubungkan antara dua komponen yang ujungnya menggunakan pin konektor female.





8.     Kabel USB

Digunakan untuk koneksi arduino ke laptop








9.     Lem Tembak / Hot Glue Gun


Untuk memasang sensor ultrasonic ke tempat sampah yang sebelumnya sudah dilubangi terlebih dahulu

 





10.  Double Side Tipe


digunakan untuk merekatkan arduino dan battery 9V ke dalam tempat sampah.






11.  Spidol


 







12.  Tempat Sampah / Dustbin


 







B.    Proses Perakitan Alat

1.     Siapkan Arduino Uno R3


      





     Dan juga sensor unltrasonic

     

 





2.  Sambungkan kabel berwarna orange ke vcc 5v pada sensor ultrasonic

         
     






3.  Sambungkan kabel orange dari vcc ke 5v pada arduino

         
     

 





4.  Sambungkan kabel merah ke trig to9 pada sensor ultrasonic


 

 



 

5.  Sambungkan juga kabel merah ke trig to 9 pada arduino

         
     

 





6.  Sambungkan kabel biru ke echo to 8 pada sensor ultrasonic


 






7.  Sambungkan kabel biru dari echo ke angka 8 pada sensor 

         
     

 





8.     Sambungkan kabel hijau ke gnd to gnd pada sensor

         
     

 





9.     Sambungkan kabel hijau ke gnd to gnd pada arduino

           
      

 





10.  Pasang LED ke to 13 pada arduno

          
     

 





11.  Pastikan sambungan kabel sudah benar seperti pada gambar ini

           
     

 





12.  Buatlah ultrasonic LED code

           
     

 





13.  Hubungkan rakitan arduino dan sensor ke leptop dengan kabel USB

          
     

 





14.  Sambungkan kabel orange dengan wire to 7

           
     

 






15.  Kemudian sambungkan lagi kabel tersebut wire to 7 pada arduino

          
     

 





16.  Sambungan kabel merah ke wire to 5V

          
     

 





17.  Sambungkan kabel merah ke wire to 5V pada arduino

         









18.  Sambungkan kabel coklat ke wire to gnd

          

     

 






19.  Sambungkan kabel coklat ke wire to gnd pada arduino

         
    

 





20.  Menggambar pola di tutup tempat sampah sesuai bentuk sensor

           
     

 





21.  Kemudian lubangi tutup tempat sampah tersebut sesuai pola

           
     

 





22.  Beri lem pada sensor tersebut

           
     

 





23.  Kemudian rekatkan sensor pada tutup tempat sampah

           
     

 






24.  Beri lem mini gear servo

           
     

 





25.  Kemudian tempelkan pada salah satu tuutp tempat sampah

         
     

 





26.  Tempelkan 9V battery power plug pada 9V battery

         
     

 





            27.  Kemudian sambungkan sisi lainnya ke arduino

          
 







28.  Pasang arduino pada sisi tempat sampah setelah diberi double tipe

          
     

 





29.  Pasang juga 9V battery disamping arduino

           
     

 






30.  Sambungkan 9V dengan arduino uno

           
     

 





31.  Coba letakkan tanganmu didepan sensor

           
     

 





32.  Hingga tutup tempat sampah terbuka seperti pada gambar

           
     

 








C. Cara Kerja

Smart Dustbin adalah tempat sampah pintar berbasis Arduino Uno dengan menggunakan Ultrasonic Sensor yang dapat membuka tutup tempat sampah secara otomatis. Teknologi ini dapat diterapkan untuk mengembangkan tempat sampah biasa. Cara kerja smart dustbin itu sendiri ketika benda di dekatkan dengan Ultrasonic Sensor, maka sensor akan mengirimkan data ke Arduino Uno. Apabila jarak benda sesuai dengan batas maksimal yang ditentukan, program akan memerintahkan motor Servo untuk bergerak membuka tutup tempat sampah, dan akan membuka selama waktu yang ditentukan pada program arduino, jika waktu  telah habis maka tutup tempat sampah akan menutup kembali.


Dibalik itu semua, Arduino Uno sangat berperan penting dalam pembuatan alat ini. Pada Arduino Uno kita dapat memprogram berbagai macam perintah tergantung pada komponen tambahan yang diberikan. Aduino Uno merupakan board mikrokontroler berbasis ATmega328 (datasheet). Memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack power, ICSP header, dan tombol reset. Untuk mendukung mikrokontroler agar dapat digunakan cukup hanya menghubungkan Board Arduino Uno ke komputer dengan menggunakan kabel USB atau listrik AC ke adaptor DC atau baterai untuk menjalankannya.

D.    Fungsi

1.     Menjadi salah satu inovasi masyarakat peduli lingkungan.

2.     Memudahkan masyarakat dalam membuang sampah.

3.     Meminimalisir adanya penyebaran penyakit, virus, dan bakteri dari tempat sampah.

4.     Memanfaatkan secara maksimal peran arduino.

 

 


 

BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Internet of things adalah sebuah konsep dimana objek mampu mengirimkan data menggunakan jaringan untuk melakukan aktivitas kerja tanpa bantuan dari manusia atau interaksi dengan perangkat komputer.

Contoh penerapan IoT salah satunya pada project yang kami buat ini, yaitu “Smart Dustbin dengan Pemanfaatan Arduino”. Smart Dustbin ini adalah tempat sampah pintar berbasis arduino uno dengan menggunakan Ultrasonic Sensor (HC-SR04) yang dapat membuka tutup tempat sampah secara otomatis. Teknologi ini dapat diterapkan untuk mengembangkan tempat sampah biasa.

Cara kerja smart dustbin itu sendiri ketika benda di dekatkan dengan sensor ultrasonik (HC-SR04), maka sensor akan mengirimkan data ke arduino uno. Apabila jarak benda sesuai dengan batas maksimal yang ditentukan, program akan memerintahkan motor Servo untuk bergerak membuka tutup tempat sampah, dan akan membuka selama waktu yang ditentukan pada program arduino, jika waktu  telah habis maka tutup tempat sampah akan menutup kembali.

 

B.    Saran

Teknologi semakin berkembang dari waktu ke waktu. Adanya teknologi ini pastinya akan memudahkan pekerjaan manusia, sehingga kami berharap project Smart Dustbin ini dapat menjadi saran kepada para pembaca agar bisa menggunakan dan mengembangkan salah satu project IoT berbasis Arduino ini.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Fahmizal.2018.”Smart Dustbin”, https://otomasi.sv.ugm.ac.id/2018/12/18/smart-dustbin/, diakses pada 2 Mei 2021.

Adani, Muhammad Robith.2020.”Mengenal Apa Itu Internet of Things dan Contoh Penerapannya”,https://www.sekawanmedia.co.id/pengertian-internet-of-things/#:~:text=Kesimpulan,atau%20interaksi%20dengan%20perangkat%20komputer.&text=Manfaat%20utama%20dari%20internet%20of,efisiensi%2C%20efektivitas%2C%20dan%20konektivitas., diakses pada 2 Mei 2021.

http://scholar.unand.ac.id/23554/2/BAB_1.PDF

http://eprints.umk.ac.id/10852/2/BAB%201.pdf

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar