PROJEK PERANCANGAN SISTEM PALANG PINTU OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI IMPELEMENTASI INPUT OUTPUT
DISUSUN OLEH:
|
Viandika Rizky I. Achmad Krisna N.A. M. Nayaka Romero A. |
( 25051204084 ) ( 25051204134 ) ( 25051204213 ) |
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di era sekarang, sistem otomatis sudah
banyak dipakai buat ngebantu aktivitas manusia biar lebih cepat, aman, dan
efisien. Salah satu penerapan yang sering ditemuin adalah sistem palang pintu
otomatis, misalnya di parkiran kampus, pintu keluar-masuk komplek, sampai akses
pintu tertentu yang butuh kontrol lebih aman. Dengan sistem otomatis, proses
buka–tutup palang jadi lebih rapi, nggak makan waktu, dan bisa mengurangi
kesalahan kalau dilakukan manual.
Arduino Uno jadi salah satu
mikrokontroler yang cocok dipakai buat ngebangun sistem kayak gini karena
gampang diprogram, banyak modul pendukung, dan harganya juga terjangkau buat
mahasiswa. Di dalam Arduino terdapat fitur input–output yang bisa dipakai buat
nerima sinyal dari sensor dan ngejalanin aktuator, misalnya motor servo untuk
gerakan palang, sensor infrared/ultrasonik buat mendeteksi kendaraan, dan LED
atau buzzer sebagai indikator.
Melalui proyek ini, sistem palang pintu otomatis dirancang sebagai bentuk penerapan mata kuliah Arsitektur Komputer, khususnya dalam mempelajari gimana Arduino memproses input dan kemudian menghasilkan output. Dengan ngebangun proyek ini, diharapkan konsep dasar arsitektur komputer kayak alur data, pengolahan sinyal digital, sampai pengendalian perangkat bisa dipahami secara lebih nyata.
1.2 Rumusan
Masalah
Dari latar belakang di atas, rumusan
masalah yang mau dibahas yaitu:
- Bagaimana cara kerja sistem palang pintu otomatis berbasis Arduino
Uno?
- Bagaimana
proses pengolahan input dan output pada Arduino di proyek palang pintu
otomatis?
- Bagaimana implementasi sensor dan aktuator dalam membentuk sebuah
sistem otomatis yang berfungsi dengan baik?
1.3 Tujuan Laporan
Tujuan dari penyusunan laporan ini
adalah:
- Menjelaskan prinsip kerja sistem palang pintu otomatis menggunakan
Arduino Uno.
- Menerapkan
konsep input–output pada Arduino dalam bentuk proyek nyata.
- Memahami cara kerja sensor dan motor servo sebagai komponen utama
dalam sistem otomatisasi.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Dasar Teori
Sistem palang pintu otomatis merupakan penerapan dari konsep otomasi, sistem kendali, dan mikrokontroler. Teknologi ini memungkinkan proses membuka dan menutup palang dilakukan tanpa campur tangan manusia, melainkan berdasarkan sinyal dari sensor.
2.1.1 Otomasi
Otomasi adalah teknologi yang memungkinkan suatu proses berjalan secara otomatis dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan mekanik. Pada palang pintu otomatis, proses mendeteksi kendaraan dan menggerakkan palang dilakukan secara otomatis berdasarkan input sensor.
2.1.2 Sistem Kendali
Sistem kendali adalah sistem yang mengatur dan mengendalikan operasi suatu perangkat. Terdapat dua jenis sistem kendali:
Kendali terbuka (open loop) — tidak memiliki umpan balik.
Kendali tertutup (closed loop) — menggunakan umpan balik dari sensor.
Palang pintu otomatis menggunakan sistem kendali tertutup, karena sensor memberikan informasi ke mikrokontroler sebelum aktuator bergerak.
2.1.3 Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah perangkat elektronik yang berfungsi sebagai pusat pemrosesan data. Mikrokontroler membaca input dari sensor dan memberikan keluaran kepada aktuator. Arduino Uno merupakan mikrokontroler yang banyak digunakan karena mudah diprogram dan memiliki antarmuka yang sederhana.
2.2 Komponen
2.2.1 Arduino Uno
Arduino Uno adalah sebuah mikrokontroler open-source yang berbasis pada mikrokontroler ATmega328P. Arduino Uno memungkinkan pengguna untuk merancang dan mengembangkan berbagai proyek elektronik dengan mudah. Platform ini menyediakan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk memprogram berbagai fungsi dan interaksi elektronik.
2.2.2 Sensor Ultrasonic HC-SR04
Sensor Ultrasonic HC-SR04 adalah sensor yang digunakan untuk mengukur jarak dari suatu objek dengan menggunakan gelombang ultrasonic dan juga berfungsi sebagai pengirim, penerima dan pengontrol gelombang ultrasonic. Sensor ultrasonik memiliki 4 pin yaitu pin Vcc, Gnd, Trigger, dan Echo. Pin Vcc digunakan sebagai listrik positif dan Gnd sebagai ground. Pin Trigger digunakan untuk trigger keluarnya sinyal dari sensor dan pin Echo untuk menangkap sinyal pantul dari benda.
2.2.3 Motor Servo
Motor Servo adalah suatu perangkat elektromekanis yang berperan sebagai penggerak pada suatu rangkaian yang menggunakan sistem kendali loop tertutup (servo). Servo dapat bergerak pada rentang sudut tertentu, biasanya 0 hingga 180 dan menghasilkan torsi untuk menggerakkan beban seperti palang pintu otomatis.
2.2.4 Kabel Jumper
Kabel Jumper adalah kabel yang berfungsi untuk menghubungkan berbagai jenis komponen elektronik pada papan sirkuit (breadboard).
2.2.5 Breadboard
Breadboard
adalah Konduktor listrik yang dapat dipasangi kabel jumper, sehingga dapat
didistribusikan dari satu komponen ke komponen lainnya.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1
Alat dan Bahan
1. Arduino Uno
2. Sensor Ultrasonik HC-SR04
3. Servo SG90
4. Kabel Jumper
5. Breadboard
6. Mobil Mainan
3.2
Langkah Kerja
3.2.1
Perakitan Komponen
penyambungan
komponen berdasarkan dari sumber ground (+), ground, pin trigger (kirim sinyal), dan pin
Echo(terima sinyal. Sesuaikan Penyambungan dari pin (komponen) kepin (Arduino
uno) berdasarkan dibawah ini
Sensor Ultrasonik HC-SR04:
- VCC > 5V
- GND > GND
- Trig > pin digital 9
- Echo > pin Digital 10
Servo SG90:
- VCC (merah) > 5V
- GND (coklat/hitam) > GND
- Signal (orange/kuning) > pin digital 7 (untuk pin kontrol servo)
3.2.2 Pemrograman
Tulis dan unggah kode program berikut ke Arduino Uno
menggunakan Arduino IDE. Kode ini akan membaca jarak dari sensor ultrasonik dan
mengontrol posisi servo.
|
#include <Servo.h>
const int trigPin = 9; const int echoPin = 10;
const int servoPin = 7; Servo myServo;
long duration; int distanceCm;
const int distanceThreshold = 20;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
myServo.attach(servoPin);
myServo.write(0); // 0 derajat = Palang Tertutup
delay(500); }
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distanceCm = duration * 0.0343 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distanceCm);
Serial.println(" cm");
if (distanceCm <= distanceThreshold && distanceCm > 0) {
myServo.write(90); // Palang Terbuka (90 derajat)
Serial.println("Palang Terbuka!");
} else {
myServo.write(0); // Palang Tertutup (0 derajat)
Serial.println("Palang Tertutup.");
}
delay(500); // Penundaan agar pembacaan tidak terlalu cepat } |
3.2.3
Pengujian Sistem
- Sambungkan Arduino Uno ke
komputer.
- Buka Arduino IDE, verifikasi,
dan unggah kode program.
- Buka Serial Monitor (pastikan
Baud Rate 9600) untuk melihat pembacaan jarak dan status palang pintu.
- Arahkan Sensor Ultrasonik ke
depan.
- Coba letakkan benda (seperti
mobil mainan) di depan sensor pada jarak kurang dari 20 cm.
- Amati pergerakan Servo motor
(palang pintu).
3.3
Hasil
3.3.1
Input Sistem (Sensor Ultrasonik)
- Aksi: Sensor Ultrasonik
mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang suara untuk dipancarkan (Trig) dan diterima kembali (Echo).
- Data: Data yang
dihasilkan adalah nilai jarak objek dalam sentimeter (cm).
- Implementasi: Nilai
jarak ini diumpankan ke Arduino Uno sebagai data input digital/waktu yang
kemudian dikonversi menjadi cm.
3.3.2 Pemrosesan (Arduino Uno)
- Aksi: Arduino Uno
membandingkan nilai jarak yang diterima (distance cm) dengan batas (
distance threshold, yaitu 20cm)
- Logika: If distanceCm < 20cm
> Perintah buka palang, Else > Perintah tutup palang
3.3.3 Output Sistem (Servo SG90)
- Aksi: Berdasarkan hasil
pemrosesan, Arduino mengirimkan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) ke pin
sinyal Servo.
- Implementasi: jika perintah
buka palang , Arduino mengirim sinyal untuk mengatur sudut servo ke 90°,
Jika perintah tutup palang, Arduino mengirim sinyal untuk mengatur sudut
servo ke 0°
- Hasil: Perubahan sudut
servo merepresentasikan pembukaan atau penutupan palang pintu secara
otomatis.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Sistem palang pintu otomatis berbasis Arduino Uno berhasil
diimplementasikan sebagai studi kasus Arsitektur Komputer dan I/O.
1. Cara kerja: Sistem menggunakan
Kendali Tertutup. Sensor Ultrasonik HC-SR04 bertindak sebagai Input untuk
mengukur jarak objek. Arduino Uno memproses data ini: jika jarak < 20cm,
palang dibuka (90°); jika objek menjauh, palang ditutup (0°)
2. I/O Arduino: Arduino mengubah pulsa
waktu dari sensor (Input) menjadi sinyal Pulse Width Modulation (PWM) yang
mengontrol posisi sudut Motor Servo SG90 (Output), membuktikan implementasi
konsep pengolahan sinyal digital menjadi aksi fisik.
3. Fungsi Komponen: Kombinasi Sensor
Ultrasonik (pendeteksi) dan Motor Servo (aktuator) berhasil membentuk sistem
otomasi yang responsif terhadap perubahan lingkungan.
4.2 Saran
Untuk
meningkatkan fungsionalitas dan keamanan sistem, disarankan beberapa
pengembangan sebagai berikut:
- Penambahan Indikator: Integrasi
LED dan Buzzer untuk memberikan indikasi status palang yang lebih jelas
(visual dan audio).
- Kontrol Akses: Menambahkan
modul RFID atau Keypad untuk membatasi akses hanya kepada pengguna yang
terdaftar, tidak hanya berdasarkan deteksi jarak.
- Optimasi Mekanik: Mengganti
atau menguji stabilitas servo secara berkala, serta melakukan optimasi
kode Delay()untuk meningkatkan kecepatan
respons sistem secara keseluruhan.
DAFTAR PUSTAKA
Joana, A. P., Fajriati, F. R., &
Harja, M. B. (2017). Rancang bangun palang pintu otomatis berbasis Arduino
menggunakan sensor ultrasonik dan servo.
https://www.scribd.com/document/376342669/Laporan-Transducer-Palang-Otomatis-Berbasis-Arduino-Menggunakan-Sensor-Ultrasonik-dan-Servo (Diakses tanggal 9 Desember 2025)
Ridho, M. R. (2025, 14 Juli).
Arduino UNO: Pengertian, fungsi dan berbagai contoh proyeknya. Bee Telkom
University. https://bee.telkomuniversity.ac.id/panduan-lengkap-apa-itu-arduino-uno-dan-manfaatnya/ (Diakses tanggal 9 Desember 2025)
Prastyo, E. A. (2022, 31 Oktober).
Pengertian dan cara kerja sensor ultrasonik HC-SR04. Arduino Indonesia. https://www.arduinoindonesia.id/2022/10/pengertian-dan-cara-kerja-sensor-ultrasonik-HC-SR04.html (Diakses tanggal 9 Desember 2025)
neosandeep24. (2025).
ArduinoExperiments: Parking_servoMotor. GitHub. https://github.com/neosandeep24/ArduinoExperiments/tree/main/Parking_servoMotor (Diakses tanggal 9 Desember 2025)
LAMPIRAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar