Selasa, 09 Desember 2025

LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND (LOGICAL CONJUNCTION)


LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND (LOGICAL CONJUNCTION)

 

DISUSUN OLEH KELOMPOK 3:

        Nabila Nazwa Salsabila

25051204024

        Moch Syaifulloh Yusuf

25051204054

        Nur Ikhwanul Hakim

25051204189

        Reza Shoka Setiawan

25051204207

 

 

 

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

 

Perkembangan teknologi digital saat ini berlangsung sangat cepat dan sudah menjadi bagian penting dalam hampir seluruh aktivitas manusia. Mulai dari peralatan rumah tangga pintar, sistem komunikasi, komputer, hingga perangkat kontrol industri, semuanya memanfaatkan teknologi digital untuk bekerja secara lebih efektif. Di balik seluruh teknologi tersebut, terdapat suatu sistem yang mengolah data biner (0 dan 1) menggunakan komponen dasar yang disebut gerbang logika. Gerbang logika inilah yang menjadi fondasi dalam pembentukan rangkaian digital sebelum berkembang ke sistem yang lebih kompleks seperti mikroprosesor, mikrokontroler, hingga rangkaian logika terprogram.

 

Salah satu gerbang logika dasar yang sering digunakan adalah gerbang logika AND. Gerbang ini hanya akan menghasilkan keluaran bernilai benar (1) ketika semua inputnya bernilai benar (1). Meskipun prinsip kerjanya terlihat sederhana, namun gerbang AND memiliki peranan yang sangat penting dalam rangkaian kontrol dan proses pengambilan keputusan di berbagai sistem digital. Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori mengenai gerbang logika AND, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam percobaan. Dengan demikian, pemahaman terhadap konsep dasar ini dapat menjadi bekal dalam merancang dan menganalisis rangkaian digital pada tingkat yang lebih lanjut.

 

 

 

 

 

1.2  Rumusan Masalah

 

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:

1.     Bagaimana prinsip kerja gerbang logika AND?

2.     Bagaimana hubungan antara input dan output pada gerbang logika AND?

 

 

1.3  Tujuan Praktikum

 

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah:

1.     Mengetahui dan memahami prinsip kerja gerbang logika AND.

2.     Membuktikan kebenaran tabel logika gerbang AND melalui percobaan secara langsung.

 


 

BAB II
LANDASAN TEORI

 

2.1  Pengertian Gerbang Logika

 

Gerbang logika merupakan komponen utama dalam sistem digital yang bertugas memproses sinyal logika berdasarkan aturan pada aljabar Boolean. Dalam teknologi digital, sinyal hanya memiliki dua kondisi, yaitu 0 (LOW) dan 1 (HIGH) yang menggambarkan keadaan mati atau aktif pada suatu rangkaian. Meskipun terlihat sederhana, gerbang logika menjadi fondasi bagi terbentuknya rangkaian digital yang lebih kompleks seperti komputer, sistem kontrol industri, otomasi, hingga perangkat robotika yang kita kenal saat ini.

Salah satu gerbang yang memiliki peranan penting adalah gerbang logika AND. Gerbang ini akan menghasilkan output bernilai 1 hanya apabila seluruh input yang masuk juga bernilai 1. Jika ada salah satu input saja yang bernilai 0, maka output akan tetap 0. Dalam aljabar Boolean, operasi AND dituliskan menggunakan simbol titik (∙) dengan bentuk persamaan Y = A ∙ B. Secara visual dalam diagram rangkaian, gerbang AND biasanya digambarkan seperti setengah lingkaran dengan dua atau lebih masukan menuju satu keluaran.

Dalam praktiknya, gerbang AND dapat dibuat menggunakan komponen elektronika seperti dioda, transistor, hingga IC (Integrated Circuit). Salah satu IC yang sering digunakan dalam pembelajaran logika digital adalah IC 7408, yang berisi empat gerbang AND dalam satu chip. Gerbang ini juga memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi dunia nyata, misalnya pada sistem keamanan, kendali otomatis, maupun rangkaian pemrosesan sinyal yang membutuhkan keputusan berdasarkan terpenuhinya beberapa kondisi sekaligus.

Dengan memahami cara kerja dan penerapan gerbang logika AND, mahasiswa akan memiliki dasar yang kuat untuk melanjutkan ke materi yang lebih kompleks seperti rangkaian kombinasi dan sekuensial, termasuk flip-flop, counter, hingga sistem logika terprogram. Pengetahuan ini sangat penting dalam pengembangan berbagai teknologi digital modern.

 


 

BAB III
PEMBAHASAN

 

3.1  Alat dan Bahan







·       Breadboad à Papan Tancap

·       Kabel set atau kabel Jumper (male to male)

·       Kabel power atau Kabel buaya capit

·       Gerbang logika

·       LED + Resistor

·       Saklar atau Kabel set

 

 

3.2  Langkah Kerja

 

·       Hubungkan pin VCC (pin 14) pada IC 7408 ke sumber +5V di breadboard agar IC mendapatkan daya.

·       Hubungkan pin GND (pin 7) IC ke jalur ground pada breadboard sebagai referensi tegangan.

·       Pasang dua saklar sebagai input A dan B yang akan mengontrol sinyal masuk ke gerbang AND.

·       Hubungkan salah satu kaki saklar ke jalur +5V, kemudian sambungkan kaki saklar lainnya ke pin input gerbang AND, misalnya:

Input A → pin 1

Input B → pin 2

·       Pasang LED sebagai indikator output di pin output AND, misalnya pin 3, kemudian:

Output (pin 3) → Resistor → LED → Ground
(agar LED terlindungi dari arus berlebih)

·       Gunakan kabel jumper dengan rapi untuk menghindari kabel bersilangan yang dapat menyebabkan short.

·       Periksa kembali semua sambungan untuk memastikan tidak ada kabel longgar atau posisi pin IC salah.

·       Setelah semua benar, uji saklar A dan B:

LED menyala hanya jika A = 1 dan B = 1

 

 

 

 

 

 

 

 

3.3  Hasil Pengamatan

 

Selama kegiatan praktikum, kami melakukan pengujian dengan mengubah posisi saklar pada input A dan B ke kondisi ON (1) atau OFF (0). Setiap perubahan kombinasi input kemudian diamati melalui LED sebagai indikator output untuk melihat apakah LED menyala atau tetap mati. Hasil pengamatan lengkapnya disajikan pada tabel berikut.

 

No

Kondisi Input

Keterangan Pengamatan Pada LED

Analisis Logika

1

A = 0 (saklar tidak ditekan) B = 0 (saklar tidak ditekan)

LED tidak menyala, tidak ada cahaya pada LED

Karena tidak ada input yang aktif, maka 0 AND 0 = 0

2

A = 0 (saklar tidak ditekan) B = 1 (saklar ditekan)

LED tetap tidak menyala meskipun salah satu input ON

Hanya satu input aktif, maka 0 AND 1 = 0

3

A = 1 (saklar ditekan) B = 0 (saklar tidak ditekan)

LED tidak menyala atau hanya terlihat sangat redup (tetap dianggap OFF)

Karena satu input masih 0, maka 1 AND 0 = 0

4

A = 1 (saklar ditekan) B = 1 (saklar ditekan)

LED menyala terang, menunjukkan output HIGH

Kedua input aktif, maka 1 AND 1 = 1

 

Berikut detail observasi selama percobaan:

 

·        Tegangan suplai tetap stabil pada 5V, sehingga cahaya LED terlihat konsisten tanpa kedipan atau perubahan intensitas selama pengujian.

·        Pada salah satu percobaan, LED tidak merespon ketika input kurang terhubung dengan baik, sehingga kami menyadari bahwa ketelitian dalam pemasangan kabel pada breadboard sangat berpengaruh terhadap hasil rangkaian.

·        LED terlihat menyala paling terang ketika kedua saklar berada pada posisi ON, menunjukkan bahwa sinyal logika HIGH diterima dengan baik oleh IC AND dan output bekerja sesuai karakteristik teorinya.


 

 


Dari seluruh kombinasi input yang dicoba:

·       Sebanyak tiga kondisi menghasilkan LED dalam keadaan mati.

·       Hanya satu kombinasi yang membuat LED menyala, yaitu ketika kedua input sama-sama bernilai 1 (ON).

·       Hal ini memperlihatkan bahwa output pada gerbang AND benar-benar bergantung pada keadaan kedua inputnya dan output hanya akan aktif jika A dan B sama-sama bernilai HIGH.

 


 

BAB IV
PENUTUP

 

4.1  Kesimpulan

 

     Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gerbang logika AND hanya menghasilkan output HIGH jika kedua input berada pada kondisi HIGH. Hal ini terlihat ketika LED menyala terang saat saklar A dan saklar B sama-sama ditekan. Sebaliknya, jika salah satu atau kedua input berada pada kondisi LOW, maka LED tetap mati dan tidak memberikan respon output.

 

Dari hasil tersebut, dapat dipastikan bahwa rangkaian bekerja sesuai dengan tabel kebenaran gerbang logika AND, di mana output hanya aktif apabila seluruh input terpenuhi secara bersamaan. Selain itu, praktikum ini juga memberikan pemahaman bahwa penataan kabel dan sambungan rangkaian yang rapi dan tepat sangat penting untuk memperoleh hasil yang akurat serta memastikan seluruh komponen dapat berfungsi dengan baik dalam sistem logika digital.



4.2  Saran

 

·       Pastikan semua sambungan kabel pada breadboard terpasang dengan benar sebelum pengujian.

·       Gunakan multimeter untuk memastikan tegangan input dan output sesuai agar hasil lebih akurat.

·       Susunan rangkaian sebaiknya dibuat lebih rapi agar memudahkan pengecekan dan mengurangi risiko kesalahan koneksi.

 

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 AND gate. Wikipedia, https://en.wikipedia.org/wiki/AND_gate

 

 “Gerbang Logika: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya.” Kumparan.com, artikel tentang gerbang logika dasar, https://kumparan.com/how-to-tekno/gerbang-logika-pengertian-fungsi-dan-jenis-jenisnya-1xZbCOk86Gn

 

Elektronika Digital – Gerbang Logika Dasar, sumber materi open-source, menjelaskan definisi, simbol, dan tabel kebenaran gerbang logika termasuk AND. https://123dok.com/id/docs/abcdefghijklmnopqrstuvwxyz.10746074

 

Modul Pembelajaran Elektronika Digital, bagian pembahasan gerbang logika AND dan IC terkait (misalnya IC 7408). https://fliphtml5.com/egwxb/gtjg/Modul_Pembelajaran_Elektronika_Digital_

 

 Logika dan Teknik Digital, publikasi yang membahas teori gerbang logika secara umum termasuk jenis-jenis dasar dan aplikasi logika dalam rangkaian digital. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/560843-logika-dan-teknik-digital-959972b1.pdf

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar