LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND (LOGICAL
CONJUNCTION)
DISUSUN
OLEH KELOMPOK 3:
|
Nabila Nazwa Salsabila |
25051204024 |
|
Moch Syaifulloh Yusuf |
25051204054 |
|
Nur Ikhwanul Hakim |
25051204189 |
|
Reza Shoka Setiawan |
25051204207 |
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan
teknologi digital saat ini berlangsung sangat cepat dan sudah menjadi bagian
penting dalam hampir seluruh aktivitas manusia. Mulai dari peralatan rumah tangga
pintar, sistem komunikasi, komputer, hingga perangkat kontrol industri,
semuanya memanfaatkan teknologi digital untuk bekerja secara lebih efektif. Di
balik seluruh teknologi tersebut, terdapat suatu sistem yang mengolah data
biner (0 dan 1) menggunakan komponen dasar yang disebut gerbang logika. Gerbang
logika inilah yang menjadi fondasi dalam pembentukan rangkaian digital sebelum
berkembang ke sistem yang lebih kompleks seperti mikroprosesor, mikrokontroler,
hingga rangkaian logika terprogram.
Salah satu gerbang
logika dasar yang sering digunakan adalah gerbang logika AND. Gerbang ini hanya
akan menghasilkan keluaran bernilai benar (1) ketika semua inputnya bernilai
benar (1). Meskipun prinsip kerjanya terlihat sederhana, namun gerbang AND memiliki
peranan yang sangat penting dalam rangkaian kontrol dan proses pengambilan
keputusan di berbagai sistem digital. Melalui praktikum ini, mahasiswa
diharapkan tidak hanya memahami teori mengenai gerbang logika AND, tetapi juga
mampu menerapkannya secara langsung dalam percobaan. Dengan demikian, pemahaman
terhadap konsep dasar ini dapat menjadi bekal dalam merancang dan menganalisis
rangkaian digital pada tingkat yang lebih lanjut.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar
belakang tersebut, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana
prinsip kerja gerbang logika AND?
2. Bagaimana
hubungan antara input dan output pada gerbang logika AND?
1.3 Tujuan
Praktikum
Adapun tujuan dari praktikum ini
adalah:
1. Mengetahui
dan memahami prinsip kerja gerbang logika AND.
2. Membuktikan
kebenaran tabel logika gerbang AND melalui percobaan secara langsung.
BAB
II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Gerbang Logika
Gerbang
logika merupakan komponen utama dalam sistem digital yang bertugas memproses
sinyal logika berdasarkan aturan pada aljabar Boolean. Dalam teknologi digital,
sinyal hanya memiliki dua kondisi, yaitu 0 (LOW) dan 1 (HIGH) yang
menggambarkan keadaan mati atau aktif pada suatu rangkaian. Meskipun terlihat
sederhana, gerbang logika menjadi fondasi bagi terbentuknya rangkaian digital
yang lebih kompleks seperti komputer, sistem kontrol industri, otomasi, hingga
perangkat robotika yang kita kenal saat ini.
Salah
satu gerbang yang memiliki peranan penting adalah gerbang logika AND. Gerbang
ini akan menghasilkan output bernilai 1 hanya apabila seluruh input yang masuk
juga bernilai 1. Jika ada salah satu input saja yang bernilai 0, maka output
akan tetap 0. Dalam aljabar Boolean, operasi AND dituliskan menggunakan simbol
titik (∙) dengan bentuk persamaan Y = A ∙ B. Secara visual dalam diagram
rangkaian, gerbang AND biasanya digambarkan seperti setengah lingkaran dengan
dua atau lebih masukan menuju satu keluaran.
Dalam
praktiknya, gerbang AND dapat dibuat menggunakan komponen elektronika seperti
dioda, transistor, hingga IC (Integrated Circuit). Salah satu IC yang sering
digunakan dalam pembelajaran logika digital adalah IC 7408, yang berisi empat
gerbang AND dalam satu chip. Gerbang ini juga memiliki peran penting dalam
berbagai aplikasi dunia nyata, misalnya pada sistem keamanan, kendali otomatis,
maupun rangkaian pemrosesan sinyal yang membutuhkan keputusan berdasarkan
terpenuhinya beberapa kondisi sekaligus.
Dengan
memahami cara kerja dan penerapan gerbang logika AND, mahasiswa akan memiliki
dasar yang kuat untuk melanjutkan ke materi yang lebih kompleks seperti
rangkaian kombinasi dan sekuensial, termasuk flip-flop, counter, hingga sistem
logika terprogram. Pengetahuan ini sangat penting dalam pengembangan berbagai
teknologi digital modern.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Alat dan Bahan
·
Breadboad à Papan Tancap
·
Kabel set atau
kabel Jumper (male to male)
·
Kabel power atau
Kabel buaya capit
·
Gerbang logika
·
LED + Resistor
·
Saklar atau Kabel
set
3.2 Langkah Kerja
·
Hubungkan pin VCC (pin
14) pada IC 7408 ke sumber +5V di breadboard agar IC mendapatkan daya.
·
Hubungkan pin GND (pin 7)
IC ke jalur ground pada breadboard sebagai referensi tegangan.
·
Pasang dua saklar sebagai
input A dan B yang akan mengontrol sinyal masuk ke gerbang AND.
·
Hubungkan salah satu kaki
saklar ke jalur +5V, kemudian sambungkan kaki saklar lainnya ke pin input
gerbang AND, misalnya:
Input A → pin 1
Input B → pin 2
·
Pasang LED sebagai
indikator output di pin output AND, misalnya pin 3, kemudian:
Output (pin 3) → Resistor → LED → Ground
(agar LED terlindungi dari arus berlebih)
·
Gunakan kabel jumper
dengan rapi untuk menghindari kabel bersilangan yang dapat menyebabkan short.
·
Periksa kembali semua
sambungan untuk memastikan tidak ada kabel longgar atau posisi pin IC salah.
·
Setelah semua benar, uji
saklar A dan B:
LED menyala hanya jika A = 1 dan B =
1
3.3 Hasil
Pengamatan
Selama kegiatan
praktikum, kami melakukan pengujian dengan mengubah posisi saklar pada input A
dan B ke kondisi ON (1) atau OFF (0). Setiap perubahan kombinasi
input kemudian diamati melalui LED sebagai indikator output untuk
melihat apakah LED menyala atau tetap mati. Hasil pengamatan lengkapnya
disajikan pada tabel berikut.
|
No |
Kondisi Input |
Keterangan Pengamatan
Pada LED |
Analisis Logika |
|
1 |
A = 0 (saklar tidak
ditekan) B = 0 (saklar tidak ditekan) |
LED tidak menyala,
tidak ada cahaya pada LED |
Karena tidak ada input
yang aktif, maka 0 AND 0 = 0 |
|
2 |
A = 0 (saklar tidak
ditekan) B = 1 (saklar ditekan) |
LED tetap tidak menyala
meskipun salah satu input ON |
Hanya satu input aktif,
maka 0 AND 1 = 0 |
|
3 |
A = 1 (saklar ditekan)
B = 0 (saklar tidak ditekan) |
LED tidak menyala atau
hanya terlihat sangat redup (tetap dianggap OFF) |
Karena satu input masih
0, maka 1 AND 0 = 0 |
|
4 |
A = 1 (saklar ditekan)
B = 1 (saklar ditekan) |
LED menyala terang,
menunjukkan output HIGH |
Kedua input aktif, maka
1 AND 1 = 1 |
Berikut
detail observasi selama percobaan:
·
Tegangan suplai tetap
stabil pada 5V, sehingga cahaya LED terlihat konsisten tanpa kedipan atau
perubahan intensitas selama pengujian.
·
Pada salah satu
percobaan, LED tidak merespon ketika input kurang terhubung dengan baik,
sehingga kami menyadari bahwa ketelitian dalam pemasangan kabel pada breadboard
sangat berpengaruh terhadap hasil rangkaian.
· LED terlihat menyala paling terang ketika kedua saklar berada pada posisi ON, menunjukkan bahwa sinyal logika HIGH diterima dengan baik oleh IC AND dan output bekerja sesuai karakteristik teorinya.
Dari seluruh kombinasi input yang dicoba:
· Sebanyak
tiga kondisi menghasilkan LED dalam keadaan mati.
· Hanya
satu kombinasi yang membuat LED menyala, yaitu ketika kedua input sama-sama
bernilai 1 (ON).
· Hal
ini memperlihatkan bahwa output pada gerbang AND benar-benar bergantung pada
keadaan kedua inputnya dan output hanya akan aktif jika A dan B sama-sama
bernilai HIGH.
BAB
IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan
hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gerbang logika
AND hanya menghasilkan output HIGH jika kedua input berada pada kondisi HIGH.
Hal ini terlihat ketika LED menyala terang saat saklar A dan saklar B sama-sama
ditekan. Sebaliknya, jika salah satu atau kedua input berada pada kondisi LOW,
maka LED tetap mati dan tidak memberikan respon output.
Dari hasil
tersebut, dapat dipastikan bahwa rangkaian bekerja sesuai dengan tabel
kebenaran gerbang logika AND, di mana output hanya aktif apabila seluruh input
terpenuhi secara bersamaan. Selain itu, praktikum ini juga memberikan pemahaman
bahwa penataan kabel dan sambungan rangkaian yang rapi dan tepat sangat penting
untuk memperoleh hasil yang akurat serta memastikan seluruh komponen dapat
berfungsi dengan baik dalam sistem logika digital.
4.2 Saran
·
Pastikan semua sambungan kabel pada breadboard
terpasang dengan benar sebelum pengujian.
·
Gunakan multimeter untuk memastikan tegangan input
dan output sesuai agar hasil lebih akurat.
·
Susunan rangkaian sebaiknya dibuat lebih rapi agar
memudahkan pengecekan dan mengurangi risiko kesalahan koneksi.
DAFTAR
PUSTAKA
AND gate. Wikipedia,
https://en.wikipedia.org/wiki/AND_gate
“Gerbang
Logika: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya.” Kumparan.com, artikel
tentang gerbang logika dasar, https://kumparan.com/how-to-tekno/gerbang-logika-pengertian-fungsi-dan-jenis-jenisnya-1xZbCOk86Gn
Elektronika Digital – Gerbang Logika Dasar,
sumber materi open-source, menjelaskan definisi, simbol, dan tabel kebenaran
gerbang logika termasuk AND. https://123dok.com/id/docs/abcdefghijklmnopqrstuvwxyz.10746074
Modul Pembelajaran Elektronika Digital,
bagian pembahasan gerbang logika AND dan IC terkait (misalnya IC 7408). https://fliphtml5.com/egwxb/gtjg/Modul_Pembelajaran_Elektronika_Digital_
Logika dan
Teknik Digital, publikasi yang membahas teori gerbang logika secara umum
termasuk jenis-jenis dasar dan aplikasi logika dalam rangkaian digital. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/560843-logika-dan-teknik-digital-959972b1.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar