PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND DENGAN IC 74LS08
Disusun Oleh:
1. Ibrahim Soffa 25051204085
2. Bayu Fitrah Sulaiman 25051204214
3. Andrean Nur Wahid 25051204250
4. Gabriel Renhard Yanengga 25051204249
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Salah satu gerbang logika fundamental yang
paling banyak digunakan adalah Gerbang AND, karena sifatnya yang mampu
menghasilkan keputusan logis berdasarkan dua atau lebih kondisi yang harus
terpenuhi secara bersamaan.
Pemahaman mengenai cara kerja gerbang logika
tidak cukup hanya melalui teori, tetapi harus diperdalam melalui praktik
langsung menggunakan komponen elektronika dasar. Dalam konteks pembelajaran
Arsitektur dan Organisasi Komputer, kemampuan membaca datasheet IC, memahami
pinout, serta merangkai logika digital adalah kompetensi awal yang wajib
dikuasai sebelum mempelajari blok penyusun CPU yang lebih kompleks.
IC 74LS08 merupakan salah satu komponen dari
keluarga TTL (Transistor-Transistor Logic) yang menyediakan empat gerbang AND
dua input dalam satu paket terintegrasi. Penggunaan IC ini dalam praktikum
memberikan pengalaman langsung untuk memahami bagaimana logika AND
direalisasikan secara fisik melalui transistor dan rangkaian elektronik dalam
skala mikro.
Dengan demikian, praktikum rangkaian Gerbang
Logika AND menggunakan IC 74LS08 ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar
elektronika digital, melatih penerapan metode eksperimen, membaca rangkaian,
melakukan pengukuran sederhana, serta memahami bagaimana logika biner
diwujudkan dalam perangkat keras. Penguasaan konsep dasar ini menjadi fondasi
yang sangat penting sebelum melanjutkan ke materi arsitektur komputer, sistem
digital, maupun perancangan rangkaian terintegrasi yang lebih kompleks.
1.2.
Tujuan
1.
Mengenal
prinsip kerja gerbang logika AND, termasuk hubungan antara kondisi input dan
output berdasarkan tabel kebenaran.
2.
Mempelajari
karakteristik dan konfigurasi pin pada IC 74LS08, serta memahami bagaimana IC
tersebut digunakan sebagai media implementasi gerbang AND.
3.
Melatih
kemampuan merangkai rangkaian digital sederhana menggunakan breadboard, kabel
jumper, LED, dan resistor sebagai indikator keluaran.
4.
Mengamati dan
menganalisis hasil percobaan berdasarkan kombinasi input yang diberikan,
bertujuan membuktikan teori logika digital melalui pengamatan langsung.
BAB II
TEORI DASAR
2.1. Gerbang Logika AND
Gerbang AND sering disebut "gerbang semua
atau tidak". Hanya apabila seluruh input yang ada berada pada kondisi 1
barulah gerbang ini menghasilkan output bernilai 1 (HIGH), tetapi jika salah
satu input saja atau semua input bernilai 0 maka gerbang ini menghasilkan
output bernilai 0 (LOW). Sifat gerbang AND ini digunakan untuk proses
pengambilan keputusan yang logis yang memerlukan syarat ganda untuk terpenuhi.
Figur 2-1. Tabel Gerbang
logika AND.
Figur 2.2. Ekspresi
Boolean: Persamaan Y = A*B.
2.2. IC 74LS08 (AND )
Komponen dari keluarga TTL
(Transistor-Transistor Logic) dalam seri 74LS (Low-power Schottky) ini berisi
empat gerbang AND dua input yang bekerja pada tegangan baterai +5V. Setiap
gerbang bersifat independen, sehingga IC ini dapat digunakan untuk beberapa
rangkaian AND sekaligus dalam satu percobaan.
IC 74LS08 memiliki konfigurasi sebanyak 14
pin, dengan susunan umum sebagai berikut:
- pin 1–2: Input gerbang AND pertama
- pin 3: Output gerbang AND pertama
- pin 4–5: Input gerbang AND kedua
- pin 6: Output gerbang AND kedua
- pin 7: GND
- pin 8–9: Input gerbang AND ketiga
- pin 10: Output gerbang AND ketiga
- pin 11–12: input gerbang AND keempat
- pin 13: Output gerbang AND keempat
- pin 14: VCC (+5V)
Figur 2-3. IC 74LS08
buatan Texas Instruments, DIP
Figur 2-4. Rangkaian IC
74LS08
2.3. LED dan Resistor
Dalam praktikum rangkaian digital, Light
Emitting Diode (LED) sering digunakan sebagai indikator keluaran logika untuk
melihat kondisi HIGH/LOW secara visual.
Karena LED hanya dapat menerima arus dalam jumlah terbatas, maka diperlukan resistor seri untuk membatasi arus agar LED tidak rusak. Resistor pembatas yang digunakan adalah resistor 220 Ω.
Fungsi resistor pada rangkaian:
1. Melindungi LED dari arus berlebih.
2. Menjaga kestabilan tegangan keluaran IC.
3. Memastikan LED menyala dengan intensitas optimal
Figur 2-5. Lampu LED 3 mm
Figur 2-6. Resistor
220 Ω
2.4. Breadboard dan Kabel Jumper
Breadboard adalah papan tempat merangkai
komponen elektronika tanpa perlu menyolder. Bagian dalam breadboard terdiri
dari jalur-jalur konduktor yang telah dihubungkan secara horizontal maupun
vertikal. Jalur bagian tengah digunakan untuk menempatkan kaki IC, sedangkan
bagian samping biasanya digunakan sebagai jalur VCC (positif) dan GND
(negatif).
Kabel jumper digunakan untuk menghubungkan
pin-pin IC, input, output, serta LED pada breadboard.
Figur 2-7. Solderless Breadboard
Figur 2-8. Kabel Jumper male-to-male
2.5. Baterai
Baterai 9 volt merupakan salah satu sumber
daya listrik yang sering digunakan dalam praktikum elektronika karena sifatnya
yang praktis dan mudah digunakan. Dalam percobaan rangkaian gerbang logika AND
menggunakan IC 74LS08, baterai 9 volt dapat dimanfaatkan sebagai sumber
tegangan dengan bantuan rangkaian penurun tegangan atau regulator, sehingga
menghasilkan tegangan kerja yang sesuai dengan spesifikasi IC.
Figur 2-9. Baterai 9 Volt
BAB III
PROSEDUR PRAKTIKUM
3.1. Alat dan Bahan
- IC 74LS08 (Gerbang AND 2 input)
- Solderless Breadboard
- LED 3 mm
- Resistor 220 Ω
- Kabel jumper male-to-male
-
3.2. Langkah-Langkah
1. Pastikan komponen breadboard, IC, LED, resistor, dan kabel tidak dalam kondisi rusak. Kabel jumper perhatikan bagian konduktor tidak terbuka terlalu panjang, untuk mengurangi risiko terjadinya hubungan singkat saat rangkaian diberi tegangan.
2.
Selanjutnya, IC 74LS08 dipasang pada bagian tengah
breadboard secara melintang mengikuti celah pemisah breadboard. Pemasangan ini
bertujuan agar setiap kaki IC berada pada jalur yang berbeda dan tidak saling
terhubung secara internal.
3.
Posisi IC
diperhatikan berdasarkan tanda setengah lingkaran atau titik penanda sebagai
acuan penentuan nomor pin.
4.
Lalu tentukan
dua jalur pada breadboard sebagai jalur tegangan positif (VCC) dan ground
(GND). Jalur ini nantinya akan digunakan sebagai distribusi sumber daya ke IC
dan komponen lain. jalur VCC dan GND sudah disiapkan ditahap ini agar rangkaian
dapat diberi tegangan pada tahap akhir.
5.
Pilih satu
gerbang dari empat gerbang AND yang tersedia di dalam IC 74LS08, untuk
digunakan dalam percobaan. Dua pin ditetapkan sebagai input A dan input B,
serta satu pin sebagai output Y.
6.
Pin input A dan
B masing-masing dihubungkan ke titik kosong pada breadboard yang berfungsi
sebagai terminal input. Hal ini bertujuan agar input dapat dengan mudah
dihubungkan ke jalur VCC atau GND saat pengujian. Pin output Y dihubungkan ke
salah satu ujung resistor 220 ohm.
7.
Susunlah
resistor 220 ohm secara seri dengan LED sebagai pembatas arus. Ujung resistor
yang terhubung ke output Y disambungkan ke kaki anoda, sedangkan kaki katoda
LED dihubungkan ke jalur ground breadboard.
8.
Sebelum ke
tahap selanjutnya, lakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kabel yang
salah jalur, terlepas, atau berpotensi menyebabkan hubungan singkat. Tahap ini
penting untuk mencegah kerusakan komponen saat rangkaian diberi daya.
9.
Setelah
rangkaian terpasang dengan benar, baterai 9 volt dihubungkan ke breadboard
menggunakan dua kabel jumper. Terminal positif baterai dihubungkan ke jalur VCC
breadboard, sedangkan terminal negatif baterai dihubungkan ke jalur ground.
10. Terakhir, menguji kombinasi input logika. Pengujian dilakukan dengan mengatur kondisi input A dan B menggunakan kabel jumper tambahan. Ujung kabel input dihubungkan ke jalur VCC untuk menghasilkan logika 1 (HIGH) atau ke jalur GND untuk menghasilkan logika 0 (LOW).
1 11.
Pengujian
dilakukan dengan empat kombinasi input, yaitu:
·
A = 0 dan B = 0
·
A = 0 dan B = 1
·
A = 1 dan B = 0
·
A = 1 dan B = 1
3.3. Data Pengamatan
Praktikum ini adalah pengujian terhadap salah
satu gerbang AND pada IC 74LS08 dengan memberikan empat kombinasi input logika
yang mungkin. Input logika HIGH direpresentasikan dengan menghubungkan jalur
input ke tegangan positif baterai, sedangkan logika LOW direpresentasikan
dengan menghubungkan input ke ground. Kondisi output diamati menggunakan LED
yang terhubung melalui resistor sebagai indikator visual.
Tabel berikut menunjukkan hasil praktikum
untuk setiap kombinasi input:
Figur 3-6. Tabel hasil
pengamatan
3.4. Dokumentasi Hasil
Figur 3-7. Input 0 dan 0;
lampu tidak menyala
Figur 3-8. Input 1 dan 0; lampu tidak menyala
Figur 3-9. Input 0 dan
1; lampu tidak menyala
Figur 3-10. Input 1 dan 1; lampu menyala
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
1.
Gerbang logika
AND hanya menghasilkan keluaran HIGH apabila kedua input bernilai HIGH. Ketika
salah satu atau kedua input bernilai LOW, keluaran tetap berada pada kondisi
LOW.
2.
Percobaan
menggunakan IC 74LS08, breadboard, LED, resistor, dan sumber daya baterai
berhasil menunjukkan karakteristik dasar gerbang AND secara nyata.
3.
Rangkaian dapat
berfungsi dengan stabil ketika koneksi input-output disusun dengan benar dan
diberikan kondisi logika yang sesuai.
4. Pengamatan melalui LED indikator memberikan visualisasi yang jelas mengenai cara kerja gerbang AND, sehingga percobaan ini efektif dalam memahami konsep logika digital dasar.
DAFTAR PUSTAKA
Darusatwiko, Mochamad Remano. Makalah Gerbang Logika Dasar. Jakarta State Polytechnic, 2024.
"Logic Gates (Gerbang Logika)" oleh Fernando Dwi Yuliantono dkk., Departemen Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya - laporan praktikum gerbang logika beserta rangkaian dan LED indikator.
"Rancang Bangun Modul Percobaan Gerbang
Logika dan Flip-Flop di Laboratorium Elektronika dan Digital, Fakultas Teknik
Elektro Universitas Mataram." Artikel jurnal 2024.
LAMPIRAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar