Senin, 08 Desember 2025

LAPORAN PRAKTIKUM LOGIC GATE OR

LAPORAN PRAKTIKUM LOGIC GATE OR


Disusun oleh:

                Ahmad Zhaura Akbar Geyska Hamsyah (25051204237)

                Maylinda Ajeng Pangesti         (25051204223)

                M. Ersandi Pandya Manggala         (25051204210)

                Muhammad Akmal Nabil         (25051204224)

 

BAB I

PENDAHULUAN

    1.1  Latar Belakang

    Dalam dunia Arsitektur dan Organisasi Komputer, gerbang logika adalah dasar dari semua proses yang terjadi di dalam komputer. Mulai dari proses hitung-menghitung di ALU sampai cara komputer menentukan keputusan sederhana, semuanya dibangun dari gerbang-gerbang logika. Salah satu gerbang yang paling sering digunakan adalah gerbang logika OR, yaitu gerbang yang akan menghasilkan output 1 kalau salah satu atau kedua inputnya bernilai 1.

        Lewat praktikum ini, mahasiswa diajak untuk melihat bagaimana gerbang OR bekerja secara langsung, bukan hanya lewat teori di kelas. Dengan mencoba sendiri rangkaiannya baik melalui simulasi maupun perangkat fisik mahasiswa bisa memahami hubungan input-output, membaca tabel kebenaran, dan melihat bagaimana gerbang OR bisa dipakai sebagai bagian dari rangkaian yang lebih besar.

        Selain itu, praktikum ini membantu mahasiswa menghubungkan teori logika Boolean dengan penerapannya di dunia nyata. Dengan memahami cara kerja gerbang sederhana seperti OR, mahasiswa akan lebih mudah memahami bagaimana komputer menjalankan operasi yang lebih rumit di dalam sistem digitalnya.


    1.2  Tujuan Praktikum

1.     Mengetahui bagaimana cara kerja gerbang logika.

2.     Melatih kemampuan membaca dan merangkai rangkaian digital sederhana.

3.     Memahami kenapa gerbang OR penting dalam arsitektur computer.

                   4. Melatih keterampilan merangkai komponen dasar (Arduino, IC, sensor, servo).

BAB II

TINJAUAN PUSAKA 

2.1 Dasar Teori

Gerbang OR memiliki paling sedikit 2 jalur  input.  Artinya  inputnya bisa lebih  dari  dua,  misalnya  empat  atau  delapan.  Yang  jelas  adalah  semua gerbang  logika  selalu    mempunyai  hanya  satu    output.  Gerbang  OR  akan memberikan sinyal keluaran tinggi jika salah satu atau semua sinyal masukan bernilai tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang OR hanya memiliki sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah. Aturan ini dapat dirangkum dalam bentuk tabel kebenaran sebagai berikut:

A

B

A OR B

0

0

0

0

1

1

1

0

1

1

1

1

Dalam logika Boolean, operasi OR biasanya dituliskan dengan simbol “+”, sehingga persamaannya menjadi:

[Y = A + B]

Simbol ini bukan penjumlahan matematika, tetapi menunjukkan bahwa output akan aktif selama ada minimal satu input yang aktif.

Dalam konteks arsitektur komputer, gerbang OR digunakan di berbagai bagian, misalnya dalam rangkaian kontrol, pengecekan kondisi tertentu, unit logika pada ALU, serta beberapa mekanisme seperti interrupt dan sinyal pemilihan (selector). Meskipun terlihat sederhana, fungsi gerbang OR sangat penting karena menjadi dasar untuk membentuk rangkaian kombinasi yang lebih kompleks.

Secara fisik, gerbang OR dapat diperoleh dalam bentuk IC seperti seri 7432. Sedangkan pada simulasi digital, gerbang ini biasanya sudah tersedia sebagai komponen siap pakai yang memudahkan mahasiswa untuk memahami hubungan input dan output tanpa harus merangkai secara manual.

2.2 Komponen  


Gambar 1. Papan arduino


Gambar 2. Sensor Ultrasonik HC-SR04


Gambar 3. Motor servo (servo SG90)

Gambar 4. Kabel jumper


Gambar 5. Breadboard


Gambar 6. Kabel power

Gambar 7. IC 7432

BAB III

PEMBAHASAN

 

3.1 Alat dan Bahan

1.     Solder

2.     Stik Es Krim

3.     Lem

4.     Gunting

5.     Penggaris

3.2 Langkah-Langkah

1.    Menyiapkan alat dan bahan, yaitu Arduino, servo motor, kabel jumper, dan sumber daya 5V.

2.    Menghubungkan kabel servo, yaitu kabel daya ke 5V, kabel ground ke GND, dan kabel sinyal ke salah satu pin digital Arduino.

3.     Membuka Arduino IDE sebagai software untuk memprogram Arduino.

4.     Memasukkan library Servo yang sudah tersedia di Arduino IDE.

5.     Menuliskan program untuk mengatur sudut pergerakan servo.

6.     Meng-upload program ke Arduino melalui kabel USB.

7.     Melakukan pengujian, memastikan servo bergerak sesuai program.

8.     Melakukan perbaikan jika diperlukan, seperti mengecek kabel atau sumber daya.

BAB IV

PENUTUP

1.1  Kesimpulan

Gerbang OR terdiri dari satu, dua atau lebih masukan dengan satu keluaran atau output. Apabila semua masukan bernilai high (1) maka keluaran atau outpunya bernilai high juga (1). Jika salah satu masukan input bernilai low (0) maka keluaran atau outputnya bernilai high (1). Dan jika semua masukan atau inputnya diberi nilai low (0) maka keluaran atau outputnya akan bernilai low (low). Karena kaidah or adalah kebalikannya dari AND dimana jika input yang diberikan salah satunya high (1) maka hasilnya akan high (1) untuk gerbang logika OR. Gerbang akan tertutup jika output bernilai nol, dan terbuka jika output bernilai satu. Jika salah satu input terpasang, gerbang logika OR tetap menghasilkan output "1" (lampu menyala).

                    LAMPIRAN

                             Gambar 8. Tampilan pengujian alat ketika ada objek yang menghalangi sensor                             ultrasonik

 Gambar 9. Tampilan pengujian alat ketika tidak ada objek yang menghalangi sensor ultrasonic

DAFTAR PUSTAKA 















Tidak ada komentar:

Posting Komentar