Minggu, 02 Mei 2021

JARINGAN KOMPUTER : RANCANG BANGUN JARINGAN KOMPUTER PADA PERUSAHAAN SEMU MENGGUNAKAN SOFTWARE CISCO PACKET TRACER

Mata Kuliah :

Jaringan Komputer

DOSEN PENGAMPU :

Aditya Prapanca , S.T., M.Kom.

OLEH : KELOMPOK 7

Ahmad Figo Alfarqi (19050974017)

Yazid Zimam Fakhri (19050974029)

Wahyu Nurhariadi (19050974037)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat. Tanpa kita sadari kebutuhan akan teknologi informasi sangatlah penting dan mendesak. Salah satu kebutuhan tersebut yakti kebutuhan akan penyebaran informasi. Pada sebuah perusahaan maupun organisasi, kebutuhan akan penggunaan alat-alat atau perangkat yang mendukung produktivitas sangatlah dibutuhkan. Kebutuhan akan alat-alat dan perangkat ini haruslah ditunjang dengan semaksimal dan se-efisien mungkin. Salah satu caranya yaitu dengan menghubungkan setiap terminal pada setiap perangkat dengan konektifitas jaringan yang disebut dengan jaringan LAN atau Local Area Network. LAN sendiri menggunakan kabel atau fiber optik sebagai media transmisi penyampaian datanya. Pada kasus ini, penulis membuat suatu rancang bangun jaringan komputer yang memanfaatkan software aplikasi Cisco Packet Tracer. Rancang bangun jaringan komputer yang dihasilkan yaitu suatu rancangan jaringan komputer yang terdiri atas perangkat-perangkat dan skema jaringan pada suatu perusahaan semu yang memiliki gedung dengan 2 lantai.

 

B. TUJUAN

Tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu sebagai berikut :

1.     Membuat suatu rancang bangun jaringan komputer pada perusahaan semu sebagai usaha meningkatkan pengetahuan dalam hal merancang dan membuat suatu jaringan komputer.

2.     Mengetahui apa saja hardware maupun software yang dibutuhkan dalam membuat rancang bangun suatu jaringan komputer.

3.     Memberikan wawasan kepada para pembaca mengenai kebutuhan, cara setting maupun skema perancangan suatu jaringan komputer.

 

C. PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang pembuatan makalah ini, dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut :

1.     Bagaimana cara membuat suatu rancang bangun jaringan komputer pada suatu perusahaan atau organisasi?

2.     Apa kebutuhan software dan hardware yang diperlukan dalam merancang bangun suatu jaringan komputer?

3.     Bagaimana cara merancang bangun jaringan komputer dengan menggunakan software tanpa harus menggunakan perangkat aslinya?

 

D. BATASAN MASALAH

Disebabkan oleh besarnya lingkup suatu jaringan komputer, maka penulis membatasi jaringan komputer yang penulis buat yaitu pada ukuran Local Area Network (LAN) pada suatu perusahaan yang memiliki gedung dengan 2 lantai.


 


BAB II

PEMBAHASAN

A.    KETENTUAN JARINGAN

Pada suatu perusahaan akan dibangun desain jaringan dengan ketentuan sebagai berikut:

1.   Lantai 1 terdapat 2 laptop, 4 komputer dan 2 printer.

2.   Lantai 2 terdapat 6 komputer dan 2 printer.

Dari ketentuan diatas, hal hal yang perlu diperhatikan dalam merancang jaringannya adalah

1.   IP masing-masing komputer sehingga efisien dan aman

2.   Blok IP

3.   Hardware yang dignakan

B.    KEBUTUHAN HARDWARE

Melihat dari ketentuan jaringan yang dirancang diatas maka kebutuhan hardware yang diperlukan adalah sebagai berikut:

1.   10 PC

2.   4 Printer

3.   2 Laptop

4.   1 Wireless Router

5.   2 Swicth

6.   1 Router

7.   Kabel UTP

8.   Kabel Fiber Optic

9.   Kabel Serial

C.    DESAIN DAN SKEMA SUBNETTING

a.   Setting Jaringan dan Subnetting

Untuk melakukan pembagian jaringan dengan baik maka alamat IP di setiap lantainya harus ditentukan terlebih dahulu.

·     Lantai 1

Pada lantai 1 terdapat 2 laptop, 4 komputer dan 2 printer, untuk ip laptop akan menggunakan ip otomatis, jadi kita tinggal setting ip komputer dan printer. Berikut adalah jaringan yang digunakan pada lantai 1:

-      Default Gateway/IP Router  : 192.168.25.1

-      IP Komputer dan Printer      : 192.168.25.3-192.168.25.10

-      Subnetmask                          : 255.255.255.0

-      DNS                                      : 192.168.24.2

 

·     Lantai 2

Pada lantai 2 terdapat 6 komputer dan 2 printer. Berikut adalah jaringan yang digunakan pada lantai 1:

-      Default Gateway/IP Router  : 192.168.26.1

-      IP Komputer dan Printer      : 192.168.26.3-192.168.25.12

-      Subnetmask                          : 255.255.255.0

-      DNS                                      : 192.168.24.2

b.   Merancang jaringan tiap ruang

·     Rancangan lantai 1

 



·     Rancangan lantai 2





c.    Setting ip komputer

Setelah subnetting dan pembagian ip selesai, setting ip tiap computer berdasarkan subnetting yang telah dibuat sebelumnya. Dan coba lakukan pengujian koneksi dalam satu ruang. Untuk setting ip komputer pertama tekan komputer yang akan di setting, kemudian tekan menu desktop, tekan menu ip configurasi dan setting ip sesuai yang telah kita tentukan.

 


d.   Setting ip printer 

Sama seperti setting ip pada komputer, tetapi setelah menekan printer kita tekan menu config kemudian seting dan Default Gateway dan DNS server.



Setelah itu tekan FastEthernet0 dan masukkan IP dan Subnet Masknya sesuai yang telah kita tentukan



e.    Setting ip Server

Sama seperti setting ip pada komputer, tetapi setelah menekan printer kita tekan menu config kemudian seting dan Default Gateway dan DNS server yang merupakan ip dari server itu sendiri.



Setelah itu tekan FastEthernet0 dan masukkan IP dan Subnet Masknya sesuai yang telah kita tentukan



f.    Setting IP Router

Agar semua perangkat jaringan dapat terhubung perlu dilakukan pengaturan router. Untuk menghubungkan router dengan switch menggunakan kabel fiber optic atau juga bisa menggunakan kabel straight. Setting Ip router berdasarkan kabel yang terhubung ke router. Untuk setting ip router yang terhubung ke jaringan yang sama (switch) menggunakan ip yang akan dijadikan default gateway di dalam jaringan tersebut.

Pertama konfigurasi Router dengan Could, cari di port mana Cloud yang terhubung ke Router dengan meletakkan mouse di kabel yang menghubungkan Cloud dengan Router hinga keluar nama port.



Setelah mengetahui di Router dan Cloud terhubung di port Se2/0, tekan Router kemudian tekan menu cli dan tulis en, conf t untuk masuk ke menu kofigurasi, kemudian masukkan nama port dengan menulis int S2/0, tambahkan ip Cloud dengan menulis ip add 10.10.10.10 255.0.0.0, terakhir ketik no sh, lihat warna indikator telah berubah menjadi hijau yang menandakan kedua perangkat sudah terhubung. Ketik ex untuk keluar dari port.

 



kemudian konfigurasi Router dengan Server, cari di port mana Server yang terhubung ke Router dengan meletakkan mouse di kabel yang menghubungkan Server dengan Router hinga keluar nama port.



Setelah mengetahui di Router dan Server terhubung di port Fa1/0, masuk ke menu cli untuk melanjutkan kofigurasi, kemudian masukkan nama port dengan menulis int Fa1/0, tambahkan ip Server dengan menulis ip add 192.168.24.2 255.255.255.0, terakhir ketik no sh, lihat warna indikator telah berubah menjadi hijau yang menandakan kedua perangkat sudah terhubung. Ketik ex untuk keluar dari port.



kemudian konfigurasi Router dengan Swicth lantai 1, cari di port mana Swicth yang terhubung ke Router dengan meletakkan mouse di kabel yang menghubungkan Swicth dengan Router hinga keluar nama port.



Setelah mengetahui di Router dan Server terhubung di port Fa0/0, masuk ke menu cli untuk melanjutkan kofigurasi, kemudian masukkan nama port dengan menulis int Fa0/0, tambahkan ip Server dengan menulis ip add 192.168.25.1 255.255.255.0, terakhir ketik no sh, lihat warna indikator telah berubah menjadi hijau yang menandakan kedua perangkat sudah terhubung. Ketik ex untuk keluar dari port.

 



kemudian konfigurasi Router dengan Swicth lantai 2, cari di port mana Swicth yang terhubung ke Router dengan meletakkan mouse di kabel yang menghubungkan Swicth dengan Router hinga keluar nama port.

 



Setelah mengetahui di Router dan Server terhubung di port Fa4/0, masuk ke menu cli untuk melanjutkan kofigurasi, kemudian masukkan nama port dengan menulis int Fa4/0, tambahkan ip Server dengan menulis ip add 192.168.26.1 255.255.255.0, terakhir ketik no sh, lihat warna indikator telah berubah menjadi hijau yang menandakan kedua perangkat sudah terhubung. Ketik ex untuk keluar dari port.

 



Setelah melakukan konfigurasi maka indikator pada kabel akan berwarna hijau. Dan lakukan pengujian koneksi pada setiap perangkatnya.



g.   Setting Wireless Router

Pertama tekan Wireless Router kemudian tekan menu GUI lalu tekan menu wireless, kemudian masukkan nama jaringan atau network name sesusai keinginan.


 

Kemaduan tekan menu setup dan rubah internet connection type menjadi static ip serta masukkan IP, subnet mask, default gateway, dan DNS sesusai yang telah kita tentukan.



Mengkonesikan laptop

Untuk mengkoneksikan laptop kita tekan laptop kemudian tekan desktop dan menu connect, tunggu hingga wireless networknya muncul, kemudian pilih wifi kantor dan tekan connect untuk mengkoneksikan laptop dan wifi kantor.



BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Dari pembahasan yang telah penulis uraikan di atas, dapat penulis simpulkan dalam merancang sebuah jaringan dapat menggunakan software aplikasi Cisco Packet Tracer sebelum diimplementasikan ke perangkat aslinya. Diperlukan pengkajian terlebih dahulu mengenai kebutuhan software dan hardware pada suatu jaringan dan juga cara mengkonfigurasikan Ip address maupun skema subnetting pada setiap perangkat.

B. SARAN

Penulis menyadari bahwa makalah ini memiliki banyak kekurangan, oleh karena itu penulis berharap kepada para pembaca agar dapat memberikan kritik maupun saran yang bersifat membangun agar penulis dapat mengembangkan dan memperbaiki kesalahan yang penulis buat untuk laporan maupun makalah selanjutnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar