Selasa, 18 Mei 2021

JARINGAN KOMPUTER : LAPORAN JARINGAN KOMPUTER SIMULASI JARINGAN LAB PADA SEKOLAH

 

LAPORAN JARINGAN KOMPUTER

SIMULASI JARINGAN LAB PADA SEKOLAH

           Dosen Pengampu:

Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.

 

Dipersiapkan oleh: 

Kelompok 9

   1. Fiyo Agatha Putra ( 19050974064)

2. Reynaldi Dirmansyah Putra (19050974065)

3. Dimas Dwi Putra (19050974066)


BAB I

PENDAHULUAN

I.              LATAR BELAKANG

Saat ini hampir setiap saat muncul berbagai informasi dan inovasi terbaru dalam segala bidang, terutama pada bidang teknologi informasi. Perkembangan pada teknologi informasi saat ini telah mencakup berbagi aspek dalam kehidupan masyarakat. Penerapan teknologi dalam kehidupan sangat bermanfaat untuk menigkatkan hasil kerja maupun untuk mencapai tujuan pengguna teknologi.

Salah satu penerapan teknolgi tersebut adalah jaringan komputer. Dengan adanya jaringan yang digunakan, hal tersebut akan mempermudah komunikasi data antar komputer yang ada. Jaringan komputer yang ada pada lab sekolah merupakan salah satu jaringan dalam lingkup kecil.

Dalam membangun sebuah jaringan komputer membutuhkan teknik dan kemampuan. Aplikasi Cisco Packet Tracer merupakan salah satu aplikasi yang dibutuhkan untuk mensimulasikan jaringan komputer. Dengan adanya aplikasi ini akan sangat membantu dalam perancangan jaringan komputer sebelum diterapkan pada jaringan yang sesungguhnya. Oleh karena itu dalam studi kasus “Pembuatan 3 lab komputer (dengan jaringan berbeda) pada sekolah, kemudian menghubungkan 3 jaringan tersebut ke dalam ruangan server dan bisa mengakses router ip public agar bisa diakses. 1 lab berisi 10 PC dan menghitung subnetting pada setiap PC.”

II.              RUMUSAN MASALAH

Berikut rumusan masalah dari laporan ini antara lain:

1.  Apa saja alat dan bahan untuk mensimulasikan studi kasus jaringan komputer diatas menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer?

2.   Bagaimana cara pengisian IP pada setiap PC dan juga perhitungan subnetting pada lab komputer sekolah?

3.    Bagaimana cara mensimulasikan jaringan pada ruangan server supaya bisa mengakses                     router IP public pada lab komputer sekolah?

III.           TUJUAN

Berikut tujuan laporan yang harus dicapai mahasiswa:

1.     Mengetahui alat dan bahan yang diperlukan dalam mensimulasikan studi kasus jaringan komputer menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer.

2.        Mengetahui cara pengisian IP pada setiap PC dan juga perhitungan subnetting pada PC.

3.   Mengetahui cara mensimulasikan jaringan pada ruangan server supaya bisa mengakses router IP public pada lab sekolah.


BAB II

PEMBAHASAN


 I.              ALAT DAN BAHAN SIMULASI JARINGAN

Sebelum direalisasikan pada sebuah lab komputer sekolah, jaringan komputer tersebut dapat disimulasikan pada sebuah aplikasi Cisco Packet Tracer. Sebelum melakukan simulasi jaringan dibutuhkan perencanaan jaringan dengan menyiapkan alat dan bahan sesuai dengan studi kasus.

Untuk studi kasus yang dibahas dalam laporan ini simulasi yang akan dilakukan membutuhkan beberapa alat dan bahan sebagai berikut:

1.      Laptop untuk mengoperasikan aplikasi Cisco Packet Tracer dalam simulasi jaringan yang akan dilakukan.

2.      Software Cisco Packet Tracer

Dalam simulasi jaringan di aplikasi Cisco Packet Tracer alat yang perlu dipersiapkan untuk membuat model simulasi sesuai dengan studi kasus adalah sebagai berikut:

No

Nama Alat

Jumlah

Keterangan

1.

PC-PT

31

Setiap lab memiliki 10 PC-PT dan satu PC-PT untuk ruangan server

2.

Switch 2960

4

Untuk menghubungkan antara PC-PT dengan router pada lab, dan juga pada terdapat pada ruangan server

3.

Router-PT

3

Untuk menghubungkan antar lab dan juga pada ruangan server

II.              PENGISIAN IP ADDRESS DAN PERHITUNGAN SUBNETTING

Simulasi yang dilakukan dalam laporan ini menggunakan aplikasi simulasi jaringan Cisco Packet Tracer. Dalam kasus ini simulasi yang akan dilakukan yaitu tentang cara pengisian IP pada setiap PC dan juga perhitungan subnetting pada PC.

   ·         Cara pengisian IP pada setiap PC

       1.  Siapkan 30 PC-PT, 3 Switch 2960, 1 Router-PT.

2. Setelah itu menghubungkan PC dengan switch menggunakan kabel copper straight-through dan hubungkan switch tersebut dengan router menggunakan kabel copper straight-through. Karena pada setelan default Router-PT hanya dapat menghubungkan ke 2 switch maka kita tambahkan terlebih dahulu konektor yang menghubungkan antara router dan switch. Caranya adalah sebagai berikut : 

   Perhatikan Gambar diatas, pertama klik router kemudian pergi ke Physical lalu kita off kan terlebih dahulu router (sesuai dengan gambar no 1). Kemudian kita pilih PT-ROUTER-NM-1CFE (seperti gambar no 2), setelah itu kita drag (seperti gambar no 3) ke pada slot yang kosong (seperti gambar no 4). Jika semuanya sudah terhubung akan seperti gambar dibawah.


3. Setelah semua dihubungkan, selanjutnya kita setting IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway nya. Pada studi kasus kita diharuskan membuat 3 lab dengan jaringan berbeda pada masing-masing lab komputer. cara setting IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway adalah dengan mengklik pada PC kemudian pilih tab Desktop, kemudian pilih IP Configuration. Berikut adalah salah satu contoh pengisian salah satu PC pada salah satu lab komputer.

    Langkah selanjutnya adalah mengisikan IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway ke setiap PC yang ada. Pada setiap lab nantinya akan berbeda-beda berikut adalah daftar pengisian IP Address, Subnet Mask, dan Default Gatewaynya:

·         Lab 1 (Switch 0)

IP Address : 192.168.100.2 sampai 192.168.100.11 (PC 1 sampai PC 10)

Subnet Mask : 255.255.255.192

Default Gateway : 192.168.100.1

·         Lab 2 (Switch 1)

IP Address : 192.168.110.66 sampai 192.168.110.75 (PC 11 sampai PC 20)

Subnet Mask : 255.255.255.192

Default Gateway : 192.168.110.65

·         Lab 3 (Switch 2)

IP Address : 192.168.120.130 sampai 192.168.120.139 (PC 21 sampai PC 30)

Subnet Mask : 255.255.255.192

Default Gateway : 192.168.120.129

 4.  Setelah itu kita setting pada bagian router untuk menghubungkan koneksi antara Router, Switch, dan PC. Pertama kita klik router kemudian kita pilih config. 

Pada gambar diatas perhatikan pada bagian Interface, kita setting pada FastEthernet/0, FastEthernet1/0, FastEthernet6/0. FastEthernet tersebut merupakan port yang menghubungkan antara switch dan router. Berikut adalah cara pengisian IP Configuration pada masing-masing FastEthernet:

 

·         FastEthernet0/0

1. Centang pilihan On

2. IP Address : 192.168.100.1

3. Subnet Mask : 255.255.255.192

·         FastEthernet1/0

1. Centang pilihan On

2. IP Address : 192.168.110.65

3. Subnet Mask : 255.255.255.192

·         FastEthernet6/0

1. Centang pilihan On

2. IP Address : 192.168.120.129

3. Subnet Mask : 255.255.255.192

Jika sudah kita setting maka semua akan terhubung seperti gambar dibawah.



      ·         Cara Perhitungan Subnetting pada setiap PC

      Pada saat mengisikan Subnet Mask di setiap PC tidak lah kita asal mengisinya, ada beberapa cara yang harus diperhatikan. Berikut adalah cara perhitungan Subnetting:

Pertama kita memilih Tabel CIDR A B C di Indonesia banyak yang menggunakan tabel CIDR C


Karena casenya membutuhkan PC berjumlah 30 maka pilih host yang melebihi jumlah PCnya. Maka hostnya 62

Rincian Perhitungan

IP yang ditunjuk: 192.12.12.1/ 26

IP : 192.12.12.1

Prefiks : /26

Biner : 11111111.11111111.11111111.11000000

Subnet Mask : 255.255.255.192

Jumlah Subnet : 2^x = 2^2 = 4

Jumlah Host per Subnet : 2^y = 2^6 = 64 - 2 = 62

Blok Subnet = 256 - 192 = 64

Blok keseluruhan = 0, 64, 128, 192

SUBNET

RENTANG HOST

BROADCAST

FIRST HOST

(Default Gateway)

LAST HOST

192.168.1

192.168.1.1

192.168.1.62

192.168.1.63

192.168.1.64

192.168.1.65

192.168.1.126

192.168.1.127

192.168.1.128

192.168.1.129

192.168.1.190

192.168.1.191

192.168.1.192

192.168.1.193

192.168.1.254

192.168.1.255


III. Simulasi Jaringan Pada Ruangan Server

Studi kasus selanjutnya yang akan disimulasikan yaitu tentang cara mengakses suatu ruangan server yang ada di lab tersebut untuk bisa berkomunikasi atau terhubung dengan seluruh komputer yang ada di ruangan lab. Studi kasus tersebut dapat disimulasikan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer seperti simulasi jaringan subnetting sebelumnya. Berikut langkah-langkah untuk studi kasus tersebut:

1. Siapkan 1 pc, 1 switch, 2 router kemudian hubungkan masing-masing komponen dengan             kabel Copper Straigh-Through, kecuali untuk router dengan router dihubungkan dengan               kabel Copper Cross-Over



       2.   Setelah itu mengatur IP address untuk router public dengan cara klik pada router01>pilihtab                    CLI>ketikkan seperti pada gambar berikut ini:

    3.     Kemudian mengatur IP address untuk router privat dengan cara klik pada router02>pilih tabel                 CLI>ketikkan seperti pada gambar berikut ini:

     4.      Lakukan konfigurasi IP untuk PC yang terhubung dengan cara klik PC>pilih tab desktop>pilih               menu IP configuration kemudian isi IP address, subnet mask dan default gateway seperti berikut:

 

5.      Berikut adalah contoh gambar jika semua telah terisi dengan benar.

BAB III

PENUTUP

I.            KESIMPULAN

Cisco Packet Tracer memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan desain jaringan komputer yang kompleks dan besar. Simulasi jaringan sangat penting dilakukan sebelum mengaplikasikannya secara langsung. Hal tersebut dapat mengetahui arsitektur sistem jaringan komputer dan juga dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengetahui kerusakan jaringan komputer secara efisien serta dapat dilakukan pencegahan sebelum direalisasikan. Tujuan dibuatnya aplikasi ini adalah untuk memberikan kemudahan pada para pengguna untuk memahami prinsip dan cara kerja jaringan komputer.



 

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar