Jumat, 06 Desember 2019

IoT GERBANG



Disusun oleh :
1. Moh Hamdan ( 19051204004 )
2. Baiq Ellin Alvandra ( 19051204012 )
3. Fenerio Theodorich B. ( 19051204036 )
4. M Dhaniansyah C ( 19051204043 )
5. Priyamitha Ayu S ( 19051204044 )
6. Anak Agung Aryasatya D ( 19051204050 )
7. Antariksa Kusuma Putra (19051204052 )

BAB 1 : PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


IoT Gerbang merupakan sketsa kecil dari penggunaan pintu gerbang otomatis dengan internet. IoT dikendaliakan langsung oleh remote atau joystick dengan menggunakan modul NodeMCU. Beberapa penelitian sudah dilakukan pada perangkat RC, diantaranya pada metode pengontolnya yang menggunakan modul Bluetooth dan wireless.


Pada penelitian ini, IoT memanfaatkan teknologi berbasis Internet of things (IoT), dimana remote control menggunakan aplikasi joystick yang diinstall pada smartphone yang terhubung ke jaringan seluler, untuk dapat mengendalikan sebuah mobil RC yang didalamnya terdapat sebuah NodeMCU, dengan menggunakan Blynk data dari aplikasi joystick dikirim ke cloud terlebih dahulu, dan NodeMCU pada perangkat gerbang melakukan singkronisasi data, jadi data yang berasal dari aplikasi joystick tidak langsung dikirim ke perangkat gerbang, akan tetapi disimpan terlebih dahulu di Blynk menggunakan fitur Blynk realtime database, penggunaan metode IoT bertujuan utuk membuat aplikasi joystick pada smartphone dapat berkomunikasi menggunakan internet melalui jaringan seluler sebagai media transmisinya.

INTERNET OF THINK : BLUETOOTH SMART POWER PLUG

Anggota Kelompok :
1.     Khoiru Miftakhul Falah                      (19051204006)
2.     Farra Wahyunanda Arsyta                  (19051204016)
3.     Cindy Viona Dzul Qurnayn                (19051204039)
4.     Yuwike Ayuningtyas                          (19051204009)
5.     Hilmi Almuhtade Billah                     (19051204033)
6.     Erang Budi Aji Saputra                      (19051204025)



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
   Saat ini teknologi berkembang dengan pesat sehingga menyebabkan semua hal saat ini bergantung dengan kecanggihan teknologi. Selain lebih praktis hal tersebut juga dapat mempermudah hidup manusia. Dalam mata kuliah system digital dan pengantar teknologi informasi yang kami pelajari telah disepakati bahwa ujian akhir semester kami diganti dengan membuat laporan tentang Internet of Think. Berdasarkan hal tersebut kelompok kami menentukan bahwa yang akan kita angkat dalam laporan ini yaitu produk Smart Power Plug. Alasan kami memilih smart power plug ini adalah karena pengalaman kami pribadi saat kami meninggalkan rumah maka kami khawatir karena belum mematikan listrik rumah dan timbul rasa khawatir yang berlebihan. Sehingga dengan device ini memungkinkan kita untuk mengontrol listrik rumah kita.

IoT Smart Home




DISUSUN OLEH      :
1.    Herlina Syafhita Maharani ( 19051204005)
2.    Moch.Firda Dhita L           (19051204017)
3.    Wanhasib al aslamy           (19051204027)
4.    Maharani Nirmala D           (19051204032)
5.    Prima Lukito Wardana        (19051204041)
6.    M. Rico Salahuddin             (19051204053)






BAB I
PENDAHULUAN

      A.    Latar Belakang
Internet of Things adalah suatu sistem di mana semua alat-alat bisa terhubung menjadi dapat saling berkomunikasi. Ini memungkinkan pengguna mengontrol semua alat-alat di rumahnya dari jarak jauh hanya dengan menggunakan perangkat genggam yang terhubung dengan internet. Jangkauan dari internet ini sangat luas, sehingga ini bisa dimafaatkan dalam kontrol barang elektronik jarak jauh. Kebutuhan manusia akan mengontrol benda benda di sekitarnya tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sangatlah penting. Dimasa depan, mengontrol segala sesuatu menjadi sangatlah mudah dengan adanya sistem internet of things ini.

INTERNET OF THINGS “WEATHER MONITORING”



Disusun Oleh :
1. Abdullah Azizi Akbar                     (19051204071)
2. Udkhul Rogodan Chalata D           (19051204072)
3. M. Arif Rahman Hakim                  (19051204085)
4. Ingwer Ludwig B N                        (19051204104)
5. Haifa’ Syadza ‘Adilah                    (19051204106)



BAB I
PENDAHULUAN

      1.1  Latar Belakang

     Internet of Things adalah suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Internet of Things lebih sering disebut dengan singkatannya yaitu IoT. IoT ini sudah berkembang pesat mulai dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan juga Internet. IoT ini juga kerap diidentifikasikan dengan RFID sebagai metode komunikasi. Walaupun begitu, IoT juga bisa mencakup teknologi-teknologi sensor lainnya, semacam teknologi nirkabel maupun kode QR yang sering kita temukan di sekitar kita.

Salah satu bentuk pengembangan dari teknologi IoT ini adalah monitoring cuaca. Alat ini berfungsi sebagai pemantau cuaca. Dalam kasus ini, alat ini tidak hanya menampilkan temperatur cuaca saja, namun juga tekanan udara, kelembaban udara, dan deteksi hujan. Kelebihan dari alat ini yaitu informasi bisa didapatkan dari jarak jauh melalui browser.

Kamis, 05 Desember 2019

Internet of Things Water Level Detector



Mata Kuliah: Sistem Digital
Dosen Pengampu: Aditya Prapanca

Disusun Oleh :
1. Edwin Irfan Nuha Al Hadad         (19051204075)
2. Wahyu Dwi Prakoso                     (19051204077)
3. Irin Lutfitasari                               (19051204086)
4. Taufik Rahmad Hidayat                (19051204110)
5. Mohammad Mirza                         (19051204093)



ABSTRAK

PROJECT IOT PENDETEKSI KETINGGIAN AIR UNTUK BERBAGAI MACAM KEBUTUHAN  (KAJIAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL  UNTUK SISTEM INFORMASI CEPAT )

Penulisan laporan ini memiliki tujuan untuk memberikan penjelasan tentang project IoT yang telah kami buat yaitu IoT ‘Water’s High Level Detector’, serta pembahasan tentang pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana informasi cepat. Latar belakang pembuatan project IoT  ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi di era modern ini. Selain itu kami juga ingin membantu setiap orang yang sibuk akan pekerjaannya setiap hari, khususnya para ibu rumah tangga yang selalu melakukan banyak pekerjaan bersamaan untuk efiensi waktu. Iot ini bila dikembangkan juga berguna untuk mengetahui ketinggian air suatu wilayah misalnya sumur, sungai, dan danau.
Iot water’s high level detector ini sangat efisien untuk digunakan karena mampu dibawa kemana-mana, jarak aktifnya sekitar kurang lebih 30 meter. Oleh karena itu, kita bisa menghemat konsumsi air setiap hari. Untuk rumah yang memliki aliran air yang kecil, IoT ini bisa cukup diandalkan. Pasalnya rumah – rumah tersebut biasanya menyalakan pompa air semalaman untuk memenuhi bak mandi mereka. Hal tersebut jelas membuang – buang air yang keluar saat bak mandi telah penuh. Cara kerja alat ini yaitu menangkap  Penampung – penampung air yang telah terpasang IoT ini mampu mendeteksi kapan air tersebut akan penuh terisi. Saat air telah penuh, alat tersebut akan mengirimkan message kepada user melalui aplikasi telegram. User juga bisa memberikan perintah yang tepat melalui aplikasi tersebut.



INTERNET OF THINGS SMART HOME “MY HOME ON MY HAND”

Mata Kuliah : Sistem Digital dan Pengantar Teknologi Informasi
Dosen Pengampu : Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.

Disusun oleh :
1.      Thomi Aditya Alhakim                                (057)
2.      Siti Halimatus Sadiyah                                (065)
3.      Mochamad Abhiegail Argo Pangestu          (066)
4.      Rama Anggoro Sakti                                   (081)
5.      Rizka Ayuningtyas                                      (097)
6.      Roy Saiful Annaz                                        (100)
    

ABSTRAK
Dengan perkembangan teknologi semakin pesat pada saat ini memungkinkan bagi kita sebagai manusia untuk memanfaatkan dengan bijak. Salah satunya memungkinkan bagi kita untuk membuat sebuah alat sebagai asisten untuk mengerjakan suatu pekerjaan manusia. IoT kepanjangan dari Internet of Thing merupakan salah satu bentuk perkembangan teknologi yang begitu pesat. Bagaimana tidak, IoT menyediakan suatu gebrakan yang hebat bagi kehidupan. Dengan adanya IoT berbagai permasalahan hidup mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali sudah mulai terampunkan.
Salah satunya seperti project Smart Home ini. Project Smart Home ini merupakan suatu alat IoT yang sangat berguna dalam rangka menghemat energi khususnya energi listrik. Project Smart Home bisa disebut juga dengan pengendali rumah jarak jauh. Pengguna dapat mengendalikan seisi rumah hanya dengan memberikan perintah ke bot (Telegram bot) dan secara otomatis alat akan merespon dan menjalankan perintah yang diberikan.

IoT Notifikasi Lampu dengan Sensor Cahaya

Disusun Oleh:
1.     Muhammad Zaky Rahmadany                            (19051204058)
2.     Ichwan Syifa’ul Qulud                                        (19051204060)
3.     Tsabitah Dzikra Tamimi                                      (19051204061)
4.     Bilaldi Alim Ghunadi                                          (19051204079)
5.     Putri Nur Fadhilah                                               (19051204090)
6.     Ahmad Saihu Firmansyah                                   (19051204096)

BAB I PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Internet merupakan dunia baru yang penuh pesona saat pertama kali muncul dan pertama kali dikenalkan, internet terus memikat untuk di ekplorasi lebih lanjut, digali dan di kembangkan oleh para ahli teknologi. Seiring dengan semakin berkembangnya infrastruktur internet, bahkan bukan hanya smartphone dan komputer saja yang dapat terkoneksi dengan internet. Namun berbagai macam benda nyata akan terkoneksi dengan internet. Sebagai contoh dapat berupa peralatan elektronik, peralatan yang digunakan manusia, dan termasuk benda nyata apa saja yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif. Di dunia bidang “IT”, konsep ini telah dikenal dengan istilah “Internet of Things” atau yang disebut dengan singkatan IoT. Internet of Things (IoT) merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus menerus. Internet of Things (IoT) mengacu pada benda yang diidentifikasi secara unik sebagai repservasi virtual dalam struktur berbasis internet. Internet of Things (IoT) sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan komunikasi dengan sensor dan koneksi sebagai pengembangan layanan. Dalam hal tersebut dapat disimpulkan bahwa IoT mengacu dan memanfaatkan pada suatu benda yang nantinya benda tersebut akan dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lain melalui sebuah jaringan internet. Salah satu dari penerapan IoT adalah pada kendali lampu.

Rabu, 04 Desember 2019

INTERNET OF THINGS “DOOR SECURITY”


Disusun Oleh :

1. Hani Nafisah Amaliya‎                            ‎‎‎(19051204070)
2. Muhammad Nadir Raihan                   ‎‎(19051204084)
3. Panji Adhipramana Sariyono              ‎‎(19051204091)
4. Muhammad Fakhri Ali As - Shuffi     ‎‎(19051204098)
5. Muhammad Rizky                                 ‎‎(19051204102)
6. Rizka Dewi Puspita                               ‎‎(19051204103)


BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

     IoT (Internet of Things) merupakan suatu inovasi yang menggunkan nternet sebgai media komunikasi dengan suatu alat. Yang dalam arti lain bahwa IoT merupakan teknologi dimana suatu alat dengan alat lainnya dapat berkomunikasi melalui jaringan internet. Yang mana saat ini IoT banyak digunakan untuk tata kelola sistem keamanan, perkotaan, Di dalam teknologi IoT ini tidak konuikasi antara benda tau alat, namun juga sebagaipemantau keaadaan suatu makhluk hidup ataupun lokasi. Karena IoT memiliki sensor tertentu yang ditanam di dalamnya dan selalu aktif untuk memantau kondisi. Yang kemudian nantinya akan di teruskan kepada user sebagai pesan tertulis.

     Door Security ini berfungsi untuk memantau keamanan rumah dari maling atau maling dengan cara memasangkan sersor keamanan ini pada jendela dan pintu di segala rumah. Kemudian, dalam perangkat ini juga bisa berkomunikasi dengan kita sebgai user kontrol melalui aplikasi chating telegram. Karena perangkat ini di lengkapi dengan modul yang akan menggubungkan perangkat ke internet pada. Dalam perangkat ini tidak hanya melaporkan kondisi rumah namun juga secara otomatis, namun juga menangani secara otomatis untuk mencegah orang asing yang masuk kerumah kita tanpa sepengetahuan kita. Kemudian perangkat ini juga bisa diokntrol jarak jauh yang akan memberikan nontifikasi melalui aplikasi telengram.

PEMANFAATAN INTERNET OF THINGS DALAM KENDALI LAMPU MELALUI TELEGRAM

Disusun oleh :
1.Siti Rosalina 19051204073
2.Randu Gantara Wisnu19051204074
3.Farhan Muhammad Al Aziz19051204088
4.Muhammad Andika Putra Yanutama19051204105
5.Dedy Yusuf19051204107
6.Trimberth A. Senandi19051204109

ABSTRAK
        Semakin pesatnya kemajuan teknologi smartphone saat ini terutama smartphone android, sebagai alat komunikasi dan telepon cerdas telah mengalami banyak perkembangan yakni sebagai remote control yang dapat mengendalikan perangkat elektronik. Remote control secara tidak langsung dapat mengurangi tugas user dalam menangani sebuah kontrol peralatan elektronik. Tugas ini bertujuan untuk mengendalikan lampu berbasis Internet of Things (IOT) menggunakan smartphone android. Dengan alat ini diharapkan mampu memudahkan user untuk menyalakan dan mematikan lampu dari jarak jauh. User hanya diminta untuk mengirimkan perintah menyalakan dan mematikan lampu dengan memanfaatkan aplikasi Telegram. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan sistem dapat bekerja jika jaringan internet dalam kondisi yang baik.

Kata Kunci : Remote Control, Smartphone, Android, Internet of Things (IOT), Telegram, jaringan internet.

IoT(Internet of Things) : LAMPU NIRKABEL


Anggota Kelompok : 
  1.      Zaemita Wahidatul F.       (19051204015)
2.      Fardeen Atallah Kabir   (19051204022)
3.      Firda Siska Audina        (19051204031)
4.      Seriusman Waruwu       (19051204034)
5.      Bara Laily Mubarok      (19051204045)
6.   M. Ibnu Umar  R         (19051204048)
7.      Reggy Samius                (19051204047)
                                        


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Internet of Things adalah suatu sistem di mana semua alat-alat bisa terhubung menjadi dapat saling berkomunikasi. Ini memungkinkan pengguna mengontrol semua alat-alat di rumahnya dari jarak jauh hanya dengan menggunakan perangkat genggam yang terhubung dengan internet. Jangkauan dari internet ini sangat luas, sehingga ini bisa dimafaatkan dalam kontrol barang elektronik jarak jauh. Kebutuhan manusia akan mengontrol benda benda di sekitarnya tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sangatlah penting. Dimasa depan, mengontrol segala sesuatu menjadi sangatlah mudah dengan adanya sistem internet of things ini.

Minggu, 01 Desember 2019

Catatan IoT


Pesan Nadiem ke Dosen: Jangan Buang-Buang Waktu di Kelas



Mendikbud Nadiem Makarim memberikan pidato saat Upacara Peringatan HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional 2019 di Kemendikbud, Jakarta, Senin (25/11/2019). Upacara diikuti oleh guru, siswa-siswi dan mahasiswa dan Nadiem Makarim memimpin selaku pembina upacara. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Liputan6.com, Jakarta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta dosen mengubah pola pembelajaran. Harapannya bahkan bisa menjadi dosen penggerak.

"Dosen mengurui, dosen memberikan ceramah, Dosen memiliki informasi dan memberikannya kepada mahasiswa, berubah menjadi dosen yang memfasilitasi pembelajarnya kepada mahasiswa," ucap dia di Universitas Indonesia, Rabu (4/12/2019).

Nadiem menjelaskan, ciri dosen penggerak itu hampir sama kayak guru penggerak. Dosen penggerak kalau melihat anaknya punya kapabilitas melampauinya, dia merasa bangga bukan terancam.

Nadiem melanjutkan, Dosen penggerak akan lebih banyak belajar dan menanyakan pertanyaan dari mahasiswanya daripada dia memberikan ceramah mengenai ilmunya.

Dosen penggerak akan mencari ilmu baru secara otomatis dan akan mencari orang-orang lain untuk meningkatkan pembelajarannya kelasnya.

"Dosen penggerak akan merekam ceramahnya sebelumnya, dia nggak akan buang-buang waktu di kelas sehingga di kelas dia diskusi atau belajar kelompok," ujar dia.

Dosen pengggerak akan mengerjakan berbagai macam projek di luar tapi melibatkan mahasiswanya agar mereka mendapat pengalaman yang berbeda.

Nadiem meyakini tidak semua setuju dengan hal ini. Tapi kalau dilakukan maka Perguruan Tinggi ...