Sabtu, 06 Juni 2026

Setting Jaringan, Koneksi, dan Web Server dengan Linux Ubuntu

         Setting Jaringan, Koneksi, dan Web Server dengan Linux Ubuntu

 

Disusun oleh:

 

                                    Hazqi Syauqie Athalah Susanto. (25051204010)

                                    Deardo Saragih  (25051204057)

                                    Mohammad Shidqi Fajduani (25051204126)

                                    Martino Rahardyan Ahmad (25051204226)


 

BAB I
PENDAHULUAN

 

Proses penataan jaringan (networking setup) pada Ubuntu Linux melibatkan konfigurasi alamat IP (baik secara statis maupun dinamis melalui DHCP), pengaturan gateway, dan DNS (Domain Name System). Setelah konfigurasi selesai, pengujian koneksi (connectivity testing) menggunakan utilitas seperti ping dan traceroute sangat penting untuk memastikan bahwa perangkat dapat berkomunikasi dengan jaringan lokal maupun internet global tanpa hambatan.

 

Dalam pengoperasian server, konfigurasi jaringan menjadi hal utama agar komputer dapat saling terhubung dan bertukar data. Selain itu, koneksi jaringan yang baik memungkinkan server memberikan layanan kepada pengguna melalui internet maupun jaringan lokal. Salah satu layanan yang umum digunakan adalah web server.

 

Web server berfungsi untuk menampilkan halaman website kepada pengguna melalui browser. Pada Ubuntu, web server dapat dibuat menggunakan Apache2 yang mudah dikonfigurasi dan banyak digunakan dalam pengembangan website. Oleh karena itu, praktikum ini dilakukan untuk memahami proses setting jaringan, pengujian koneksi, serta instalasi dan konfigurasi web server pada Ubuntu.

 

1.2 Tujuan Praktikum

 

1.       Memahami Konsep Jaringan Virtual: Mampu mengatur dan menghubungkan mesin virtual (Guest OS) dengan komputer fisik (Host OS) menggunakan mode jaringan Bridged Adapter agar berada di dalam satu jaringan lokal.

2.       Mengonfigurasi Web Server: Mampu menginstal, menyalakan, dan memodifikasi layanan web server dasar (Apache2) pada sistem operasi berbasis Linux (Ubuntu).

3.       Menguji Konektivitas Sistem: Mampu memvalidasi komunikasi jaringan antara client (Windows) dan server (Ubuntu) melalui pengecekan IP Address dan pengujian akses via web browser.

4.       Menerapkan Kendali Jarak Jauh (Opsional/Pengayaan): Mampu melakukan remote access dan mengendalikan server Linux melalui Command Prompt di Windows menggunakan protokol SSH


BAB II
LANDASAN TEORI

 

 

2.1 Teori Dasar

 

2.1 Mesin Virtual (Virtual Machine) dan VirtualBox

Mesin virtual adalah sebuah lingkungan perangkat lunak (sistem operasi) yang berjalan di dalam sistem operasi lain, yang berfungsi layaknya sebuah komputer fisik mandiri. Dalam praktikum ini, perangkat lunak yang digunakan adalah Oracle VM VirtualBox. Virtualisasi memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai sistem operasi (seperti Linux) di atas sistem operasi utama (seperti Windows) tanpa harus mengubah konfigurasi perangkat keras fisik.

 

2.2 Mode Jaringan Bridged Adapter

Pada virtualisasi jaringan, mode Bridged Adapter berfungsi menghubungkan mesin virtual langsung ke jaringan fisik yang sama dengan komputer host (komputer utama). Dengan mode ini, router atau switch fisik akan menganggap mesin virtual sebagai perangkat keras keras yang berdiri sendiri di dalam jaringan, sehingga mesin virtual akan mendapatkan IP Address unik dari router (via DHCP) yang berada dalam satu subnet dengan komputer host.

 

2.3 Alamat IP (IP Address) dan Ping

IP Address (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner yang menjadi identitas numerik unik bagi setiap perangkat yang terhubung dalam jaringan komputer. Untuk menguji konektivitas dan jangkauan antar perangkat yang memiliki IP Address, digunakan utilitas bernama Ping (Packet Internet Groper). Ping bekerja dengan mengirimkan paket data ICMP (Internet Control Message Protocol) Echo Request ke alamat tujuan dan menunggu balasan berupa Echo Reply.

 

2.4 Web Server dan Apache2

Web Server adalah perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien (biasanya melalui web browser) dan mengirimkan kembali hasil permintaan tersebut dalam bentuk halaman web, umumnya berupa dokumen HTML. Apache HTTP Server (Apache2) merupakan salah satu perangkat lunak web server open-source yang paling banyak digunakan. Apache beroperasi pada model Client-Server, di mana ia secara bawaan mendengarkan lalu lintas data pada Port 80 (untuk HTTP) untuk melayani permintaan dokumen dari klien.

 

2.5 SSH (Secure Shell)

SSH adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk mengamankan komunikasi data antara dua komputer. Protokol ini umumnya dimanfaatkan untuk melakukan login atau eksekusi perintah pada mesin server secara jarak jauh (remote access) dengan tingkat keamanan yang tinggi karena seluruh transmisi data dienkripsi.

 

2.6 Ngrok dan Konsep Tunnelling

 Tunnelling adalah teknik membungkus paket data dari satu protokol jaringan ke dalam protokol lain agar bisa melewati jaringan publik secara aman. Ngrok adalah layanan reverse proxy yang memanfaatkan teknik tunnelling untuk membuat jalur aman (secure tunnel) dari internet publik langsung menuju localhost atau server lokal yang berada di belakang NAT (Network Address Translation) atau firewall. Hal ini memungkinkan web server lokal dapat diakses secara global tanpa memerlukan konfigurasi Port Forwarding pada router.

 

BAB III
ANALISIS DAN HASIL

3.1 Analisis Hasil Cek Ip


3.2  Buka CMD, gunakan perintah ssh username@ip_a tadi, lalu masukkan password ubuntu agar bisa mengoperasikan terminal Ubuntu melalui CMD


3.3 Cek ping menggunakan perintah google.com

 

3.4 cek status apache2 menggunakan perintah sudo systemcl status apache2

 

3.5 Cek authtoken ngrok, tinggal copas perintah yang di tab your authtoken dari website dashboard.ngrok.com

 

3.6 gunakan perintah ngrok http 80

 

3.7 Selama CMD masih menyala, maka website dapat diakses dari manapun.


 

BAB VI
KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

 

Konfigurasi jaringan pada Linux Ubuntu dapat dilakukan secara manual menggunakan Netplan dengan mengatur IP Address, gateway, dan DNS. Pengujian koneksi jaringan dapat dilakukan menggunakan perintah ping untuk memastikan perangkat telah terhubung ke jaringan maupun internet. Instalasi dan konfigurasi web server Apache pada Linux Ubuntu dapat dilakukan dengan mudah melalui terminal menggunakan perintah CLI. Web server Apache berhasil dijalankan dan dapat diakses melalui browser menggunakan alamat IP server. Penggunaan Linux Ubuntu sebagai sistem operasi server memberikan kemudahan dalam administrasi jaringan dan pengelolaan layanan web server.


DAFTAR PUSTAKA

 

Canonical. (2026). Ubuntu Server. Ubuntu. https://ubuntu.com/download.

 

Oracle. (2026). Oracle VM VirtualBox. Oracle Virtualization Technologies.https://www.oracle.com/virtualization/technologies/vm/downloads/virtualbox-downloads.html

 

Stallings, W. (2018). Data and Computer Communications (10th ed.). Pearson.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar