Setting Jaringan, Koneksi, dan Web Server dengan Linux Ubuntu
Disusun
oleh:
Hazqi Syauqie Athalah Susanto. (25051204010)
Deardo Saragih (25051204057)
Mohammad Shidqi Fajduani (25051204126)
Martino Rahardyan Ahmad (25051204226)
BAB IPENDAHULUAN
Proses penataan jaringan (networking setup) pada Ubuntu Linux melibatkan konfigurasi alamat IP (baik secara statis maupun dinamis melalui DHCP), pengaturan gateway, dan DNS (Domain Name System). Setelah konfigurasi selesai, pengujian koneksi (connectivity testing) menggunakan utilitas seperti ping dan traceroute sangat penting untuk memastikan bahwa perangkat dapat berkomunikasi dengan jaringan lokal maupun internet global tanpa hambatan.
Dalam pengoperasian server, konfigurasi
jaringan menjadi hal utama agar komputer dapat saling terhubung dan bertukar
data. Selain itu, koneksi jaringan yang baik memungkinkan server memberikan
layanan kepada pengguna melalui internet maupun jaringan lokal. Salah satu
layanan yang umum digunakan adalah web server.
Web server berfungsi untuk menampilkan halaman
website kepada pengguna melalui browser. Pada Ubuntu, web server dapat dibuat
menggunakan Apache2 yang mudah dikonfigurasi dan banyak digunakan dalam
pengembangan website. Oleh karena itu, praktikum ini dilakukan untuk memahami
proses setting jaringan, pengujian koneksi, serta instalasi dan konfigurasi web
server pada Ubuntu.
1.2 Tujuan Praktikum
1.
Memahami Konsep Jaringan Virtual:
Mampu mengatur dan menghubungkan mesin virtual (Guest OS) dengan
komputer fisik (Host OS) menggunakan mode jaringan Bridged Adapter
agar berada di dalam satu jaringan lokal.
2.
Mengonfigurasi Web Server: Mampu
menginstal, menyalakan, dan memodifikasi layanan web server dasar (Apache2)
pada sistem operasi berbasis Linux (Ubuntu).
3.
Menguji Konektivitas Sistem: Mampu
memvalidasi komunikasi jaringan antara client (Windows) dan server
(Ubuntu) melalui pengecekan IP Address dan pengujian akses via web browser.
4.
Menerapkan Kendali Jarak Jauh
(Opsional/Pengayaan): Mampu melakukan remote access dan mengendalikan
server Linux melalui Command Prompt di Windows menggunakan protokol SSH
BAB IILANDASAN TEORI
2.1 Teori Dasar
2.1
Mesin Virtual (Virtual Machine) dan VirtualBox
Mesin
virtual adalah sebuah lingkungan perangkat lunak (sistem operasi) yang berjalan
di dalam sistem operasi lain, yang berfungsi layaknya sebuah komputer fisik
mandiri. Dalam praktikum ini, perangkat lunak yang digunakan adalah Oracle VM
VirtualBox. Virtualisasi memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai
sistem operasi (seperti Linux) di atas sistem operasi utama (seperti Windows)
tanpa harus mengubah konfigurasi perangkat keras fisik.
2.2
Mode Jaringan Bridged Adapter
Pada
virtualisasi jaringan, mode Bridged Adapter berfungsi menghubungkan mesin
virtual langsung ke jaringan fisik yang sama dengan komputer host (komputer
utama). Dengan mode ini, router atau switch fisik akan menganggap mesin virtual
sebagai perangkat keras keras yang berdiri sendiri di dalam jaringan, sehingga
mesin virtual akan mendapatkan IP Address unik dari router (via DHCP) yang
berada dalam satu subnet dengan komputer host.
2.3
Alamat IP (IP Address) dan Ping
IP
Address (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner yang menjadi
identitas numerik unik bagi setiap perangkat yang terhubung dalam jaringan
komputer. Untuk menguji konektivitas dan jangkauan antar perangkat yang
memiliki IP Address, digunakan utilitas bernama Ping (Packet Internet Groper).
Ping bekerja dengan mengirimkan paket data ICMP (Internet Control Message
Protocol) Echo Request ke alamat tujuan dan menunggu balasan berupa Echo Reply.
2.4
Web Server dan Apache2
Web
Server adalah perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau
HTTPS dari klien (biasanya melalui web browser) dan mengirimkan kembali hasil
permintaan tersebut dalam bentuk halaman web, umumnya berupa dokumen HTML.
Apache HTTP Server (Apache2) merupakan salah satu perangkat lunak web server
open-source yang paling banyak digunakan. Apache beroperasi pada model
Client-Server, di mana ia secara bawaan mendengarkan lalu lintas data pada Port
80 (untuk HTTP) untuk melayani permintaan dokumen dari klien.
2.5
SSH (Secure Shell)
SSH
adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk mengamankan
komunikasi data antara dua komputer. Protokol ini umumnya dimanfaatkan untuk
melakukan login atau eksekusi perintah pada mesin server secara jarak jauh
(remote access) dengan tingkat keamanan yang tinggi karena seluruh transmisi
data dienkripsi.
2.6
Ngrok dan Konsep Tunnelling
Tunnelling adalah teknik membungkus paket data
dari satu protokol jaringan ke dalam protokol lain agar bisa melewati jaringan
publik secara aman. Ngrok adalah layanan reverse proxy yang memanfaatkan teknik
tunnelling untuk membuat jalur aman (secure tunnel) dari internet publik
langsung menuju localhost atau server lokal yang berada di belakang NAT
(Network Address Translation) atau firewall. Hal ini memungkinkan web server
lokal dapat diakses secara global tanpa memerlukan konfigurasi Port Forwarding
pada router.
BAB IIIANALISIS DAN HASIL
3.1 Analisis Hasil Cek Ip
3.2 Buka CMD, gunakan perintah ssh username@ip_a
tadi, lalu masukkan password ubuntu agar bisa mengoperasikan terminal Ubuntu
melalui CMD
3.3 Cek ping
menggunakan perintah google.com
3.4 cek status
apache2 menggunakan perintah sudo systemcl status apache2
3.5 Cek authtoken
ngrok, tinggal copas perintah yang di tab your authtoken dari website
dashboard.ngrok.com
3.6 gunakan
perintah ngrok http 80
3.7 Selama CMD
masih menyala, maka website dapat diakses dari manapun.
BAB VIKESIMPULAN
4.1 Kesimpulan
Konfigurasi jaringan pada Linux Ubuntu dapat
dilakukan secara manual menggunakan Netplan dengan mengatur IP Address,
gateway, dan DNS. Pengujian koneksi jaringan dapat dilakukan menggunakan
perintah ping untuk memastikan perangkat telah terhubung ke jaringan maupun
internet. Instalasi dan konfigurasi web server Apache pada Linux Ubuntu dapat
dilakukan dengan mudah melalui terminal menggunakan perintah CLI. Web server
Apache berhasil dijalankan dan dapat diakses melalui browser menggunakan alamat
IP server. Penggunaan Linux Ubuntu sebagai sistem operasi server memberikan
kemudahan dalam administrasi jaringan dan pengelolaan layanan web server.
DAFTAR PUSTAKA
Canonical. (2026).
Ubuntu Server. Ubuntu. https://ubuntu.com/download.
Oracle. (2026). Oracle VM VirtualBox.
Oracle Virtualization
Technologies.https://www.oracle.com/virtualization/technologies/vm/downloads/virtualbox-downloads.html
Stallings, W. (2018). Data and
Computer Communications (10th ed.). Pearson.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar