PRAKTIKUM PENGGUNAAN PERINTAH DASAR LINUX (CLI)
Disusun Oleh:
Bintang Rajendra Diva 25051204130
Pandji Laras 25051204131
Ibrahim Al Albany 25051204132
Zico Pramana Putra 25051204133
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem operasi Linux merupakan salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dalam dunia teknologi informasi, khususnya dalam pengelolaan server dan pengembangan perangkat lunak. Salah satu cara utama untuk berinteraksi dengan Linux adalah melalui Command Line Interface (CLI).
Penggunaan CLI memungkinkan pengguna untuk mengelola sistem secara lebih cepat dan efisien dibandingkan antarmuka grafis. Oleh karena itu, pemahaman terhadap perintah dasar Linux menjadi hal yang penting bagi mahasiswa yang mempelajari sistem operasi.
1.2 Rumusan Masalah
- Apa yang dimaksud dengan Command Line Interface (CLI)?
- Bagaimana cara menggunakan perintah dasar Linux untuk navigasi direktori?
- Bagaimana cara mengelola file dan folder menggunakan perintah Linux?
1.3 Tujuan Praktikum
- Memahami konsep dasar Command Line Interface pada Linux.
- Mampu menggunakan perintah dasar Linux untuk navigasi direktori.
- Mampu melakukan manajemen file dan folder menggunakan CLI.
1.4 Manfaat Praktikum
Praktikum ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman terhadap penggunaan Linux berbasis teks serta melatih kemampuan dalam mengelola file dan direktori secara efisien.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Dasar Teori
Command Line Interface (CLI) adalah antarmuka berbasis teks yang digunakan untuk berinteraksi dengan sistem operasi. Dalam Linux, CLI digunakan untuk menjalankan berbagai perintah yang berkaitan dengan sistem, file, dan direktori. Beberapa perintah dasar yang umum digunakan antara lain pwd (menampilkan direktori aktif), ls (menampilkan isi direktori), cd (berpindah direktori), mkdir (membuat direktori), touch (membuat file), cp (menyalin file), mv (memindahkan atau mengganti nama file), serta rm (menghapus file).
2.2 Komponen Praktikum
Komponen yang digunakan dalam praktikum ini meliputi perangkat keras berupa laptop atau komputer, serta perangkat lunak berupa sistem operasi Windows dan WSL (Windows Subsystem for Linux) yang menjalankan distribusi Ubuntu.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Alat dan Bahan
- Laptop/PC
- Sistem Operasi Windows
- WSL (Windows Subsystem for Linux)
- Ubuntu (melalui WSL)
- Terminal
3.2 Langkah-Langkah
- Menginstal WSL menggunakan perintah "wsl --install" pada PowerShell.
- Membuka aplikasi Ubuntu.
- Cek masuk sebagai apa menggunakan perintah whoami.
- Menjalankan perintah pwd untuk mengetahui direktori aktif.
- Menjalankan perintah ls untuk melihat isi direktori.
- Membuat folder menggunakan perintah mkdir.
- Menggunakan perintah cd untuk berpindah direktori.
- Membuat file menggunakan perintah touch.
- Menulis isi file menggunakan perintah echo.
- Menampilkan isi file menggunakan perintah cat.
- Menyalin file menggunakan perintah cp.
- Memindahkan atau mengganti nama file menggunakan perintah mv.
- Menghapus file menggunakan perintah rm
- Menghapus folder menggunakan perintah rmdir.
- Mengecek riwayat perintah menggunakan perintah history.
- Membersihkan terminal menggunakan perintah clear.
3.3 Hasil Praktikum
1. perintah whoami
Terdapat 2 cara masuk, yang pertama sebagai user biasa seperti gambar diatas Ketika whoami dijalankan keluar zicoo, disini zicoo sebagai user biasa. Yang kedua ada root, untuk masuk sebagai root kita masukkan sudo su lalu user disuruh masukkan kata sandi. Kata sandi ini yang user buat ketika baru install ubuntu, karena setiap user yang baru install ubuntu harus memasukkan nama dan sandi. Untuk keluar dari root masukkan exit, kemudian akan otomatis keluar.
Root di Linux adalah akun administrator tertinggi. Kalau di Windows, mirip seperti Run as Administrator, tapi di Linux root lebih kuat karena punya akses penuh ke seluruh system. Lalu apa perbedaan user biasa dengam root. Perbedaannya terdapat pada hak akses diamana ada beberapa akses yang hanya bisa dijalankan Ketika masuk sebagai root sedangkan kalau user biasa tidak bisa. Pada praktikum ini kita menggunakan user biasa karena user biasa sudah cukup untuk dapat menjalankan semua perintah diatas dan juga demi meminimalisir eror.
2. Perintah pwd
Perintah pwd digunakan menampilkan lokasi direktori aktif saat ini. Bisa dilihat ganbar diatas Ketika dijalankan perintah pwd muncul /home/zicoo ini berarti kita sedang didalam home directory dan milik user biasa(zicoo).
3. Perintah ls
Perintah ls digunakan menampilkan isi direktori. Pada gambar diatas Ketika dijalankan perintah ls muncul file index.html, berarti didalam direktori ada file index.html. perintah ls juga bisa digunakan untuk menampilkan isi folder atau file, caranya dengan ls (namafolder/file).
4. Perintah mkdir


Perintah mkdir digunakan untuk membuat folder. Pada gambar diatas Ketika dijalankan peintah mkdir praktikum_os itu artinya kita membuat folder bernama praktikum_os, lalu ls untuk mengecek fildernya.
Setelah membuat folder, kita juga bisa mengeceknya langsung di file explorer melalui linux > ubuntu > search nama folder di dalam ubuntu.
5. Perintah cd
Perintah cd digunakan untuk berpindah direktori atau masuk ke dalam folder maupun file. Bisa dilihat di gambar yang tadinya zicoo@MSI:~$ setelah kita jalankan cd praktikum_os kini berubah menjadi zicoo@MSI:~/praktikum_os$ yang artinya kita sudah berada didalam folder praktikum_os. Untuk keluar dari folder cukup cd saja.
6. Perintah touch
Perintah touch digunakan untuk membuat file kosong, pada gambar diatas dimasukkan perintah touch Latihan.txt yang berarti kita membuat file latihan.txt di dalam folder praktikum_os dan setelah ls muncul file tersebut. Kita juga bisa cek file tersebut lewat file explorer atau lebih tepatnya di dalam folder praktikum_os yang telah dibuat sebelumnya.
7. Perintah echo
Perintah echo digunakan untuk menulis isi file. Pada gambar diats kita memasukkan perimtah echo “halo linux” > latihan.txt yang artinya kita menulis halo linux, tanda > yang berarti ingin kita tulis Dimana lalu Latihan.txt adalah file yang dituju atau file yang akan digunakan untuk menulis halo linux.
8. Perintah cat
Perintah cat digunakan untuk melihat isi file. Bisa dilihat pada gambar diatas setelah menjalankan perintah cat latihan.txt akan muncul halo linux kata yang sebelumnya telah dibuat. Bisa kita cek juga dari file explorer yaitu didalam file latihan.txt
9. Perintah cp


Perintah cp digunakan untuk menyalin file. Pada gambar diatas kita jalankan perintah cp latihan.txt coba.txt artinya kita salin file latihan.txt ke file baru yaitu coba.txt kemudian ls dan bisa dilihat sekarang kita mempunyai 2 file latihan,txt dan coba.txt. perintah cp ini menyalin file sakaligus isinya. Jadi sekarang isi file latihan.txt dan coba.txt sekarang sama sama halo linux. Kita cek di file explorer di dalam folder praktikum_os sudah terdapat 2 file, lalu cek isi file coba.txt terdapat kata halo linux yang sama dengan latihan.txt artinya penyalinan file berhasil.
10. Perintah mv
Perintah mv bisa digunakan untuk memindahkan file atau merename file
a. Memindahkan file
Sebelum memindahkan file kita buat dulu folder praktikum_linux, untuk memindahkan file, perintahnya adalah mv ~/praktikum_os/coba.txt ~/praktikum_linux/ yang artinya file coba.txt yang berada didalam folder praktikum_os dipindah ke folder praktikum_linux. lalu ls sekarang file coba.txt sudah pindah.
b. Rename file
kita rename file coba.txt dengan perntah mv coba,txt try.txt. ls dan nama filenya pun berubah yang tadinya coba,txt menjadi try.txt.
11. Perintah rm
Perintah rm digunakan untuk menghapus file dengan format: rm (nama file). Seperti pada gambar kita menghapus file try.txt dan latihan.txt lalu ls filenya pun sudah tidak ada, pada file explorer juga tidak ada. 12. Perintah rmdir
Perintah rmdir digunakan untuk menghapus folder dengan format: rmdir (nama folder). Seperti pada gambar kita menghapus folder praktikum_os dan praktikum_linux lalu ls foldernya pun sudah tidak ada, pada file explorer juga tidak ada.
13. Perintah history
Perintah history digunakan untuk menampilkan perintah apa saja yang pernah kita masukkan ataua jalankan di dalam ubuntu ini. Tentunya history pada gambar tersebut masih sangat Panjang akan tetapi saya potong saja agar tidak memakan banyak tempat.
14. Perintah clear
Perintah clear digunakan untuk membersihkan terminal. Setelah di clear program agar dibersihkan dari banyaknya perintah yang baru saja dijalankan dan Kembali seperti awal.
Hasil praktikum menunjukkan bahwa seluruh perintah yang dijalankan dapat berfungsi dengan baik. Pengguna dapat melakukan navigasi direktori, membuat file dan folder, serta melakukan operasi dasar seperti menyalin, memindahkan, dan menghapus file. Hasil ini membuktikan bahwa CLI Linux sangat efektif digunakan untuk pengelolaan sistem.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan perintah dasar Linux melalui CLI sangat penting dalam pengelolaan sistem operasi. Dengan memahami perintah dasar, pengguna dapat melakukan berbagai operasi secara efisien dan terstruktur.
4.2 Saran
Disarankan untuk melakukan latihan secara rutin agar lebih terbiasa menggunakan perintah Linux. Selain itu, perlu eksplorasi lebih lanjut terhadap perintah lanjutan agar kemampuan dalam penggunaan Linux semakin meningkat.
DAFTAR PUSTAKA
The Linux Documentation Project. (2024). Linux Documentation Project. Diakses pada 6
Mei 2026, dari https://tldp.org
Canonical Ltd.. (2024).
Ubuntu Documentation. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://help.ubuntu.com
Microsoft Corporation. (2024).
Windows Subsystem for Linux Documentation. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://learn.microsoft.com/windows/wsl/
The Open
Group. (2018). The Open Group Base
Specifications Issue 7, POSIX.1-2017.
Diakses pada 6
Mei 2026, dari https://pubs.opengroup.org
Linux Command
Line and Shell Scripting
Bible. (2021). Wiley Publishing.
LAMPIRAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar