PRAKTIKUM SETUP WEB SERVER NGINX DI UBUNTU
Disusun Oleh:
ACHMAD KRISNA NURVIAN ANANDA (25051204134)
MUHAMMAD ABIYYU ABRAR HILMI (25051204202)
MOCH. AFRIANSYAH PRASETYA (25051204211)
REYNALDY DWI ARYANDITO (25051204216)
AKMAL SANDY PRAYOGA (25051204239)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi menuntut setiap individu, khususnya di bidang IT, untuk memiliki pemahaman yang baik tentang sistem operasi. Linux merupakan salah satu sistem operasi open-source yang banyak digunakan di berbagai bidang seperti server, pengembangan perangkat lunak, dan keamanan siber.
Salah satu keunggulan Linux adalah penggunaan Command Line Interface (CLI) yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan sistem melalui perintah teks. Meskipun terlihat kompleks bagi pemula, penguasaan perintah dasar Linux sangat penting untuk meningkatkan efisiensi kerja dan pemahaman sistem secara mendalam.
Selain itu, kemampuan mengelola web server seperti Nginx di atas sistem operasi Ubuntu berbasis Linux juga menjadi kompetensi penting bagi profesional IT. Nginx adalah salah satu web server paling populer yang dikenal karena kinerja tinggi, efisiensi sumber daya, dan kemampuan menangani banyak koneksi secara bersamaan.
Oleh karena itu, praktikum ini dilakukan untuk mempelajari dan memahami perintah dasar Linux serta penggunaan CLI secara sistematis, sekaligus mengimplementasikan setup web server Nginx di server Ubuntu sebagai bentuk penerapan nyata dari materi sistem operasi.
1.2 Rumusan Masalah
- Apa itu Linux dan Command Line Interface (CLI)?
- Apa saja perintah dasar Linux yang sering digunakan?
- Bagaimana cara menggunakan perintah CLI dalam pengelolaan file dan direktori?
- Bagaimana cara melakukan setup web server Nginx di server Ubuntu?
- Bagaimana penerapan perintah dasar Linux dalam kehidupan nyata atau dunia kerja?
1.3 Tujuan Praktikum
- Memahami konsep dasar sistem operasi Linux.
- Mengetahui fungsi dan penggunaan Command Line Interface (CLI).
- Menguasai perintah dasar Linux seperti manajemen file dan direktori.
- Mampu menginstalasi dan mengkonfigurasi web server Nginx di Ubuntu.
- Meningkatkan keterampilan teknis dalam penggunaan Linux untuk kebutuhan akademik maupun profesional.
1.4 Batasan Praktikum
- Fokus pada perintah dasar Linux dan setup web server Nginx.
- Tidak membahas konfigurasi sistem tingkat lanjut secara mendalam.
- Menggunakan distribusi Linux Ubuntu Server sebagai lingkungan praktikum.
- Pembahasan terbatas pada penggunaan CLI, tidak mencakup GUI (Graphical User Interface).
- Setup Nginx dibatasi pada konfigurasi dasar untuk menjalankan web server.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sistem Operasi Linux
Linux adalah sistem operasi berbasis kernel yang dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Linux bersifat open-source, artinya kode sumber (source code)-nya tersedia untuk umum, dapat dimodifikasi, dan didistribusikan ulang secara bebas. Linux banyak digunakan sebagai sistem operasi server, embedded system, hingga komputer desktop.
Beberapa distribusi (distro) Linux yang populer antara lain Ubuntu, Debian, Fedora, CentOS, dan Arch Linux. Dalam praktikum ini digunakan Ubuntu Server karena stabil, memiliki dukungan komunitas yang luas, dan sangat umum digunakan di lingkungan server produksi.
2.2 Command Line Interface (CLI)
Command Line Interface (CLI) merupakan antarmuka berbasis teks yang digunakan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi atau aplikasi melalui perintah tertentu. CLI memungkinkan pengguna menjalankan berbagai proses seperti manajemen file, instalasi program, hingga pengelolaan sistem secara lebih cepat dan efisien dibandingkan antarmuka grafis (GUI).
CLI bekerja dengan cara menerima input berupa perintah teks yang kemudian diproses oleh sistem untuk menghasilkan output sesuai instruksi pengguna. Pada Linux, CLI dijalankan melalui Terminal atau shell seperti bash (Bourne Again Shell) yang merupakan shell paling umum digunakan.
Dalam pengembangan perangkat lunak modern, CLI juga sering dimanfaatkan untuk menjalankan framework, mengelola package, dan melakukan deployment aplikasi. Penggunaan CLI dinilai efektif karena mampu meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses eksekusi perintah dalam lingkungan pengembangan.
2.3 Web Server
Web server adalah perangkat lunak yang bertanggung jawab menerima permintaan (request) dari klien (browser) melalui protokol HTTP/HTTPS, kemudian mengirimkan
respons berupa halaman web atau data. Web server berjalan di sisi server dan menjadi tulang punggung dari layanan web.
2.4 Nginx
Nginx (dibaca: engine-x) adalah web server open-source yang juga berfungsi sebagai reverse proxy, load balancer, dan HTTP cache. Nginx dikembangkan oleh Igor Sysoev dan pertama kali dirilis pada tahun 2004. Nginx dikenal dengan kemampuannya menangani banyak koneksi secara bersamaan dengan penggunaan memori yang rendah.
Nginx menggunakan arsitektur event-driven dan asynchronous sehingga lebih efisien dibandingkan Apache dalam menangani traffic tinggi. Nginx sangat cocok digunakan sebagai web server untuk aplikasi modern, API server, maupun sebagai reverse proxy di depan aplikasi backend.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian Linux
Linux adalah sistem operasi berbasis open-source yang dikembangkan dari kernel Linux. Sistem ini banyak digunakan karena stabil, aman, dan fleksibel. Linux mendukung berbagai arsitektur perangkat keras dan tersedia dalam berbagai distribusi yang disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan personal hingga server enterprise.
3.2 Pengertian CLI (Command Line Interface)
CLI adalah antarmuka berbasis teks yang digunakan untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui perintah-perintah tertentu. Pada Linux, shell bash (Bourne Again Shell) adalah interpreter perintah yang paling umum digunakan. Setiap perintah yang dimasukkan pengguna akan diproses oleh shell kemudian diteruskan ke kernel sistem operasi.
3.3 Langkah - langkah
3.1.1 Update Repository dan Instalasi Nginx
Langkah pertama sebelum menginstalasi Nginx adalah memperbarui daftar paket (repository) agar mendapatkan versi terbaru yang tersedia.
$ sudo apt update
Hit:1 http://archive.ubuntu.com/ubuntu jammy InRelease
Get:2 http://archive.ubuntu.com/ubuntu jammy-updates InRelease [119 kB]
...
Fetched 4,582 kB in 5s (916 kB/s) Reading package lists... Done
$ sudo apt install nginx -y Reading package lists... Done Building dependency tree... Done
The following NEW packages will be installed: nginx nginx-common nginx-core
...
Setting up nginx (1.18.0-6ubuntu14) ...
Processing triggers for systemd (249.11-0ubuntu3) ...
3.1.2 Menjalankan dan Mengecek Status Nginx
Setelah instalasi selesai, Nginx perlu dijalankan dan dicek statusnya menggunakan systemctl.
$ sudo systemctl start nginx
$ sudo systemctl enable nginx
Synchronizing state of nginx.service with SysV service script with
/usr/lib/systemd/systemd-sysv-install.
Executing: /usr/lib/systemd/systemd-sysv-install enable nginx
$ sudo systemctl status nginx
● nginx.service - A high performance web server and a reverse proxy server
Loaded: loaded (/usr/lib/systemd/system/nginx.service; enabled; preset: enabled)
Active: active (running) since Sat 2026-05-16 06:39:37 UTC; 1 week 5 days ago
Docs: man:nginx(8) Main PID: 330206 (nginx)
Tasks: 3 (limit: 1035) Memory: 3.5M (peak: 6.1M)
CPU: 1.248s
CGroup: /system.slice/nginx.service
├─330206 "nginx: master process /usr/sbin/nginx -g daemon on; master_process on;"
├─330209 "nginx: worker process"
└─330210 "nginx: worker process"
May 16 06:39:37 sistemoperasi systemd[1]: Starting nginx.service - A high performance web server and a reverse proxy server...
May 16 06:39:37 sistemoperasi systemd[1]: Started nginx.service - A high performance web server and a reverse proxy server.
3.1.3 Konfigurasi Firewall (UFW)
Pada Ubuntu, firewall UFW (Uncomplicated Firewall) perlu dikonfigurasi untuk mengizinkan traffic HTTP dan HTTPS ke server.
3.1.4 Verifikasi Web Server Melalui Browser
Setelah Nginx berjalan dan firewall dikonfigurasi, server dapat diakses melalui browser menggunakan alamat IP publik VPS. Karena menggunakan VPS (Virtual Private Server), server tidak dapat diakses melalui localhost, melainkan harus menggunakan IP publik yang diberikan oleh penyedia VPS. IP publik VPS dapat dicek menggunakan perintah berikut.
# Cek IP Publik VPS
$ curl ifconfig.me 20.17.98.5
# Akses melalui browser menggunakan IP publik VPS: # http://20.17.98.5
# Atau gunakan curl dari terminal:
$ curl -I 20.17.98.5 HTTP/1.1 200 OK
Server: nginx/1.24.0 (Ubuntu) Date: Fri, 29 May 2026 02:07:37 GMT
Content-Type: text/html Content-Length: 2107
Last-Modified: Thu, 28 May 2026 07:35:07 GMT Connection: keep-alive
ETag: "6a17f02b-83b" Accept-Ranges: bytes
3.1.5 Konfigurasi Virtual Host (Server Block)
Virtual host atau server block pada Nginx memungkinkan satu server menjalankan beberapa website sekaligus. Berikut langkah membuat server block baru untuk domain/IP tertentu.
# Buat direktori untuk website
$ sudo mkdir -p /var/www/kelompok8/html
$ sudo chown -R $USER:$USER /var/www/kelompok8/html
$ sudo chmod -R 755 /var/www/kelompok8
# Buat halaman HTML sederhana
$ nano /var/www/kelompok8/html/index.html
<!DOCTYPE html>
<html>
<head><title>Kelompok 8 - Praktikum Nginx</title></head>
<body>
<h1>Berhasil! Web Server Nginx Kelompok 8</h1>
<p>Praktikum Sistem Operasi - Setup Web Server Nginx</p>
</body>
</html>
# Buat konfigurasi server block
$ sudo nano /etc/nginx/sites-available/kelompok8
server {
listen 80;
server_name kelompok8.local;
root /var/www/kelompok8/html; index index.html;
location / {
try_files $uri $uri/ =404;
}
}
# Aktifkan server block
$ sudo ln -s
/etc/nginx/sites-available/kelompok8/etc/nginx/sites-enabled/
$ sudo nginx -t
nginx: the configuration file /etc/nginx/nginx.conf syntax is ok nginx: configuration file /etc/nginx/nginx.conf test is successful
$ sudo systemctl reload nginx
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
- Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
- Penguasaan perintah dasar Linux melalui Command Line Interface (CLI) merupakan keterampilan yang sangat penting bagi pengguna di bidang teknologi informasi. Dengan memahami berbagai perintah dasar seperti navigasi direktori, manajemen file, dan monitoring sistem, pengguna dapat mengelola sistem secara lebih efektif dan efisien.
- Linux CLI memberikan fleksibilitas dan kekuatan yang tidak dimiliki antarmuka grafis (GUI), terutama dalam lingkungan server di mana efisiensi sumber daya menjadi prioritas utama.
- Nginx terbukti menjadi web server yang mudah diinstalasi dan dikonfigurasi di Ubuntu. Dengan menggunakan perintah apt, systemctl, dan konfigurasi server block, web server dapat berjalan dengan baik dalam waktu singkat.
- Integrasi antara penguasaan CLI dan pengelolaan web server Nginx merupakan kompetensi dasar yang sangat relevan untuk karier di bidang system administration, DevOps, dan pengembangan web modern.
4.2 Saran
Berdasarkan pelaksanaan praktikum ini, beberapa saran yang dapat diberikan antara
lain:
- Diharapkan pengguna dapat terus berlatih menggunakan Command Line Interface (CLI) agar semakin terbiasa menjalankan perintah di Linux, memahami fungsinya, dan mampu menyelesaikan tugas dengan lebih efektif serta efisien.
- Perlu dilanjutkan dengan mempelajari konfigurasi Nginx yang lebih lanjut seperti SSL/TLS (HTTPS), load balancing, dan reverse proxy untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan server produksi.
- Praktikum dapat dikembangkan dengan menggunakan virtual machine atau cloud server seperti AWS, Google Cloud, atau DigitalOcean untuk pengalaman yang lebih mendekati lingkungan kerja nyata.
- Pembuatan shell script untuk otomatisasi tugas-tugas rutin server sangat disarankan sebagai kelanjutan dari penguasaan perintah dasar CLI yang telah dipelajari.
DAFTAR PUSTAKA
Canonical Ltd. (2024). Ubuntu Server Guide. https://ubuntu.com/server/docs Nixon, R. (2021). Learning PHP, MySQL & JavaScript: With jQuery, CSS & HTML5 (6th ed.). O'Reilly Media.
Nginx, Inc. (2024). Nginx Documentation. https://nginx.org/en/docs/ Shotts, W. (2019). The Linux Command Line: A Complete Introduction (2nd ed.). No Starch Press.
The Linux Documentation Project. (2023). Linux System Administrator's Guide. https://tldp.org/LDP/sag/html/
W3Schools. (2024). Linux Tutorial. https://www.w3schools.com/linux/
LAMPIRAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar