Selasa, 02 Juni 2026

PRAKTIKUM SETTING JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER

PRAKTIKUM SETTING JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER 


Disusun Oleh: 

                                                        Bintang Rajendra Diva            25051204130 

                                                        Pandji Laras                               25051204131

                                                        Ibrahim Al Albany                    25051204132

                                                        Zico Pramana Putra                 25051204133


BAB I 

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 

Perkembangan teknologi jaringan komputer menjadi bagian penting dalam men dukung pertukaran data dan komunikasi antar perangkat. Pemahaman mengenai konfig urasi jaringan, pengujian koneksi, dan implementasi web server merupakan dasar penting  dalam dunia teknologi informasi. Melalui praktikum ini, mahasiswa mempelajari  bagaimana membangun koneksi jaringan, menguji komunikasi antar perangkat, serta  menjalankan layanan web server secara langsung. Kegiatan praktikum membantu maha siswa memahami penerapan teori ke dalam lingkungan nyata sehingga dapat meningkat kan keterampilan teknis dalam administrasi jaringan. 

1.2 Rumusan Masalah 

  1. Bagaimana cara melakukan konfigurasi jaringan pada sistem? 
  2. Bagaimana cara menguji koneksi jaringan antar perangkat? 
  3. Bagaimana cara menjalankan dan menguji web server? 

1.3 Tujuan Praktikum
  1. Memahami konsep dasar Command Line Interface pada Linux.
  2. Mampu menggunakan perintah dasar Linux untuk navigasi direktori.
  3. Mampu melakukan manajemen file dan folder menggunakan CLI.
1.4 Manfaat Praktikum
Praktikum ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman terhadap penggunaan Linux berbasis teks serta melatih kemampuan dalam mengelola file dan direktori secara efisien.


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Dasar Teori 

Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang saling terhubung untuk  bertukar data.Konfigurasi jaringan meliputi pengaturan alamat IP, subnet mask, gateway,  dan DNS. Pengujian koneksi dapat dilakukan menggunakan perintah ping untuk memas tikan komunikasi antar perangkat berjalan baik. Web server adalah perangkat lunak yang  melayani permintaan halaman web dari client, seperti Apache atau Nginx. 

2.2 Komponen Praktikum 

  • Sistem operasi (Linux/Ubuntu). 
  • Terminal/Command Line. 
  • Perangkat jaringan (LAN/Wi-Fi). 
  • Software web server (Apache/Nginx). 
  • Browser untuk pengujian.

BAB III

PEMBAHASAN


3.1 Alat dan Bahan 

  • Laptop/PC. 
  • Sistem operasi Ubuntu/Linux. 
  • Koneksi jaringan. 
  • Paket web server. 

3.2 Langkah-Langkah 

  1. Reset kondisi menggunakan perintah cd /var/www/html lalu sudo rm * 
  2. Cek apache sudah terinstal atau beum menggunakan perintah apache2 -v 
  3. Jalankan servis apache menggunakan perintah sudo service apache2 start 
  4. Cek status apache menggunakan perintah sudo service apache2 status 
  5. Cek ip addres menggunakan perintah ip addr show eth0 
  6. Cek koneksi jaringan menggunakan perintah pin -c4 google.com 
  7. Masuk ke folder menggunakan perintah cd/var/www/html 
  8. Ubah nano menggunakan perintah sudo nano index.html 
  9. Masukkan kode html 
  10. Dapatkan ip dari perintah cek ip addres untuk mengakses web server dari browser 11. Akses web server melalui browser menggunakan localhost atau alamat IP. 

3.3 Hasil Praktikum 

Pada praktikum ini dilakukan konfigurasi jaringan, pengujian koneksi, instalasi web serv er, menjalankan layanan web server, serta pengujian akses web server melalui browser. Berikut  hasil yang diperoleh dari setiap langkah praktikum: 

1. Reset kondisi menggunakan perintah cd /var/www/html lalu sudo rm

Pada tahap ini dilakukan proses persiapan direktori web server dengan masuk ke  folder /var/www/html, yaitu direktori utama penyimpanan file website pada Apache.  Setelah masuk ke direktori tersebut, dilakukan penghapusan file lama menggunakan  perintah sudo rm * agar folder berada dalam kondisi kosong dan siap digunakan untuk  praktikum pembuatan web server sederhana.

2. Cek apache sudah terinstal atau beum menggunakan perintah apache2 -v

Perintah apache2 -v digunakan untuk memastikan bahwa Apache web server telah terinstal pada sistem operasi Ubuntu/Linux. Dari hasil yang ditampilkan dapat diketahui versi Apache yang digunakan sehingga pengguna dapat memastikan bahwa layanan web server tersedia dan siap dijalankan.

3. Jalankan servis apache menggunakan perintah sudo service apache2 start
Pada langkah ini dilakukan proses menjalankan layanan Apache menggunakan perintah sudo service apache2 start. Perintah tersebut berfungsi untuk mengaktifkan web server sehingga sistem dapat mulai melayani permintaan akses halaman web dari browser pengguna.

4. Cek status apache menggunakan perintah sudo service apache2 status 
Perintah sudo service apache2 status digunakan untuk memeriksa kondisi layanan Apache setelah dijalankan. Hasil yang muncul menunjukkan bahwa status Apache berada pada kondisi aktif (running), sehingga dapat disimpulkan bahwa web server telah berjalan dengan normal tanpa kendala.

5. Cek ip addres menggunakan perintah ip addr show eth0 
Pada tahap ini dilakukan pengecekan alamat IP jaringan menggunakan perintah ip addr show eth0. Informasi alamat IP diperlukan untuk mengetahui identitas perangkat dalam jaringan serta digunakan untuk mengakses web server melalui browser menggunakan alamat IP tersebut.

6. Cek koneksi jaringan menggunakan perintah ping -c4 google.com 
Pengujian koneksi jaringan dilakukan menggunakan perintah ping -c4  google.com. Perintah ini digunakan untuk memastikan perangkat telah terhubung dengan  internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa paket data berhasil dikirim dan diterima  dengan baik tanpa kehilangan data (packet loss), sehingga koneksi jaringan dapat dinya 
takan berjalan normal. 

7. Masuk ke folder menggunakan perintah cd/var/www/html 
Perintah cd /var/www/html digunakan untuk masuk ke direktori utama Apache tempat file website disimpan. Direktori ini menjadi lokasi utama dalam proses pembuatan dan pengelolaan halaman web yang akan ditampilkan melalui browser.

8. Ubah nano menggunakan perintah sudo nano index.html
Pada langkah ini digunakan perintah sudo nano index.html untuk membuat  sekaligus mengedit file halaman utama website. Editor nano digunakan karena sederhana  dan mudah digunakan dalam melakukan penulisan maupun perubahan kode HTML  secara langsung melalui terminal Linux.
Tampilan pada editor nano menunjukkan proses pengeditan file index.html. Pada tahap ini pengguna mulai memasukkan kode HTML yang nantinya akan digunakan se bagai tampilan halaman web pada browser.

9. Masukkan kode html  

<!DOCTYPE html> 

<html> 

<body> 

 <h1 style="color: blue;">PRAKTIKUM NOMOR 2 BERHASIL</h1> 

 <p>Nama: Zicoo</p> 

 <p>Status: Web Server Aktif di Ubuntu WSL</p> 

</body> 

</html>

Kode HTML dibuat untuk menampilkan halaman web sederhana yang berisi judul  dan informasi identitas praktikum. Struktur HTML tersebut menjadi dasar tampilan web site yang nantinya diproses dan ditampilkan oleh Apache web server.
 
Tahap ini menunjukkan bahwa kode HTML telah berhasil dimasukkan ke dalam file index.html. Setelah proses penyimpanan selesai, file tersebut dapat diakses melalui  browser menggunakan localhost maupun alamat IP server. 

10. Dapatkan ip dari perintah cek ip addres untuk mengakses web server dari browser

Alamat IP yang diperoleh dari hasil konfigurasi jaringan digunakan sebagai ala mat akses web server dalam jaringan. Dengan mengetahui alamat IP tersebut, halaman website dapat dibuka melalui browser dari perangkat yang terhubung pada jaringan yang sama.

11. Akses web server melalui browser menggunakan localhost atau alamat ip
Hasil akhir praktikum menunjukkan bahwa halaman web berhasil ditampilkan  melalui browser menggunakan Apache web server. Tampilan halaman yang muncul  membuktikan bahwa konfigurasi jaringan, instalasi Apache, dan pembuatan file HTML  telah berhasil dilakukan dengan baik.


BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan 

Praktikum ini memberikan pemahaman mengenai konfigurasi jaringan, pengujian  koneksi, dan implementasi web server. Melalui praktik langsung, mahasiswa dapat me mahami alur kerja jaringan dan layanan web secara lebih mendalam. 

4.2 Saran 

Sebaiknya praktikum dilakukan secara bertahap dan teliti agar meminimalkan  kesalahan konfigurasi. Mahasiswa juga disarankan mempelajari dokumentasi resmi  terkait jaringan dan web server untuk memperluas pemahaman.


DAFTAR PUSTAKA

Ubuntu Server. (2024). Ubuntu Server Documentation. Canonical Ltd. Diakses dari  dokumentasi resmi Ubuntu. 

Apache HTTP Server. (2024). Apache HTTP Server Documentation. Apache Software  Foundation. Diakses dari dokumentasi resmi Apache. 

Computer Networking: A Top-Down Approach. James F. Kurose, & Keith W. Ross.  (2021). Computer Networking: A Top-Down Approach (8th ed.). Pearson. 

Data and Computer Communications. William Stallings. (2017). Data and Computer  Communications (10th ed.). Pearson. 

Internet Engineering Task Force (IETF). (2024). TCP/IP Protocol Documentation. RFC  Editor.



LAMPIRAN




Tidak ada komentar:

Posting Komentar