Rabu, 04 Desember 2019

INTERNET OF THINGS “DOOR SECURITY”


Disusun Oleh :

1. Hani Nafisah Amaliya‎                            ‎‎‎(19051204070)
2. Muhammad Nadir Raihan                   ‎‎(19051204084)
3. Panji Adhipramana Sariyono              ‎‎(19051204091)
4. Muhammad Fakhri Ali As - Shuffi     ‎‎(19051204098)
5. Muhammad Rizky                                 ‎‎(19051204102)
6. Rizka Dewi Puspita                               ‎‎(19051204103)


BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

     IoT (Internet of Things) merupakan suatu inovasi yang menggunkan nternet sebgai media komunikasi dengan suatu alat. Yang dalam arti lain bahwa IoT merupakan teknologi dimana suatu alat dengan alat lainnya dapat berkomunikasi melalui jaringan internet. Yang mana saat ini IoT banyak digunakan untuk tata kelola sistem keamanan, perkotaan, Di dalam teknologi IoT ini tidak konuikasi antara benda tau alat, namun juga sebagaipemantau keaadaan suatu makhluk hidup ataupun lokasi. Karena IoT memiliki sensor tertentu yang ditanam di dalamnya dan selalu aktif untuk memantau kondisi. Yang kemudian nantinya akan di teruskan kepada user sebagai pesan tertulis.

     Door Security ini berfungsi untuk memantau keamanan rumah dari maling atau maling dengan cara memasangkan sersor keamanan ini pada jendela dan pintu di segala rumah. Kemudian, dalam perangkat ini juga bisa berkomunikasi dengan kita sebgai user kontrol melalui aplikasi chating telegram. Karena perangkat ini di lengkapi dengan modul yang akan menggubungkan perangkat ke internet pada. Dalam perangkat ini tidak hanya melaporkan kondisi rumah namun juga secara otomatis, namun juga menangani secara otomatis untuk mencegah orang asing yang masuk kerumah kita tanpa sepengetahuan kita. Kemudian perangkat ini juga bisa diokntrol jarak jauh yang akan memberikan nontifikasi melalui aplikasi telengram.


1.2 Tujuan
     Tujuan dari pembuatan projek ini yaitu untuk penugasan akhir di semester 1 dari mata kuliah Sistem Digitas dan Pengantar Teknologi Indormasi, serta tujuan projek ini untuk menambah wawasan kita tentang IoT (Iternet Of Things).

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2.1 Deskripsi Karya
            IoT (“Door Security”) yang kami buat buat ini bisa mengetahui informasi tentang keaman rumah ketika kita sedang tidak ada di rumah atau sedang berada di luar rumah.

2.2 Penelitian Eksperimental ( Alat dan Bahan)                    
  a. Bahan;                                    
No
Bahan

Banyak/pcs
Harga
1.
Buzzer






1 pcs





Rp.2000
2.
Jumper male to male







40 pcs






Rp.15000
3.
LED 5 mm







5 pcs






Rp.3000
 4.
Mini BreadBoard






1 pcs





Rp.16 000
 5.
Magnetic Door Switch






1 pcs
   




    Rp.11000
 6.
Resistor 


    



    

    10 pcs






Rp.1000
 7. 
Node MCU







1 pcs






Rp.40.000

TOTAL

Rp. 88.000


b. Alat :

1. Solder‎                                                              ‎‎ (-)
2. Hp Android‎                                                     ‎‎(-)
3.Aplikasi Telegram‎                                            ‎‎(-)
4. Arduino IDE (Download)‎                               ‎‎(-)
5. Laptop‎                              ‎                               ‎‎(-)
6. Kabel data hp dan kabel data type B to A‎      ‎‎ ‎‎(-)
7. Magnet untuk mempelkan andara pintu‎         ‎‎(-)
Untuk tempat pembelian Arduino, Node MCU, Kabel jumper, sensor MQ2, sensor pintu kami lakukan secra online di aplikasi BukaLapak lebih tepatnya pada lapak CNC STORE JOGJA. Kemudian untuk alat beberapa orang dari kelompok kami ada yang memiliki alat-alat sendiri.



BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1    Analisis Bahan



1.       Database

     Database digunakan untuk menyimpan aliran data yang masuk dan keluar ke dalam sistem. Karena IoT ini berbasis aplikasi chat Telegram. Jadi database ini berfunngsi sebagai tempat penyimpanan, pengambilan perntah, pengambilan informasi oleh sistem dan user pengawas.



2.       Modul ESP8266

     Modul ESP8266 ini merupakan modul chip WiFi dan AP sekaligus. Namun disini kami hanya memfungsikannya sebagai WiFi receiver. Dan dalam modul ini kami manfaatkan sebgai komunkasi dengan databse melalui koneksi internet pada jaringan WiFi.


3.       Sensor Open Door
      Merupakan sensor yang bekerja dengan sistem saklar dan magnetic. Cara kerjanya dengan menempelkan alat pada pintu atau jendela. Alat ini memiliki dua sisi yaitu sisi saklar sendiri dan sisi pemicu yang berupa magnet. Saat sisi magnet berpisah karena pergeseran pintu atau jendela, maka sensor ini akan mengubah kondisi dan memicu sinyal ke sistem.\

3.2 Analisis Karya

1.       Sebagai pemantau pintu rumah
       Yang dimaksud sebagai pemantau pintu rumah sendiri yaitu apabila ada orang tidak dikenal yang mencoba membuka pintu rumah maka sensor akan mengirim sinyal analog ke smart phone kita, kita akan mendapatkan suatu pemberitahuan di smart phone kita jika kondisi pintu rumah kita dalam keadaan berbeda dari apa yang kita tahu.

3.3 Methode Pembuatan


1. Mengumpulkan Referensi

      Pada tahap ini kami mengumpulkan informasi dan referensi tentang IoT karena kami sebelumnya belum mngerti bagaimana cara membuat dan cara kerja IoT. Adapun sumber yang kami dapatkan yaitu channel Youtube Dwi Arsana dan bebrapa akun Github. Kami mempelajari bagaimana cara memprogram NodeMCU agar dapat berperan sebgai bot telegram untuk mengirimkan dan membaca pesan kita. dan beberapa blog terpercaya lain seperti https://arduino.cc sebagai pedoman teori.



2. Memprogram Mikrokontroller

       Tahap memprogram mikrokontroller ini adalah tahap merealisasikan perintah kita ke dalam otak rangkaian. Pada tahap ini, kami memprogram mikrokontroller menggunkan software Arduino IDE dengan bahasa C++. Adapun syntax programnya yaitu :


Code Program Untuk NodeMCU
#include <UniversalTelegramBot.h>
#include <ESP8266WiFi.h>
#include <SoftwareSerial.h>
#include <WiFiClientSecure.h>
// Initialize Wifi connection to the router
char ssid[] = "A10.id";     // your network SSID (name)
char password[] = "a10portable"; // your network key

// Initialize Telegram BOT
#define BOTtoken "947243982:AAFjewe_y3Z_a3Ui_KuLpUSq5McODQOCGlk"  // your Bot Token (Get from Botfather)
#define idchat "1038709062" //idbot
WiFiClientSecure client;
UniversalTelegramBot bot(BOTtoken, client);

int cek;

int sensor_3=3;
int nilaisw;
int bz=15;

int Bot_mtbs = 10; //mean time between scan messages
long Bot_lasttime;   //last time messages' scan has been done
bool Start = false;

void handleNewMessages(int numNewMessages) {
  Serial.println("handleNewMessages");
  Serial.println(String(numNewMessages));

  for (int i=0; i<numNewMessages; i++) {
    String chat_id = String(bot.messages[i].chat_id);
    String text = bot.messages[i].text;
   
    String from_name = bot.messages[i].from_name;
    if (from_name == "") from_name = "Guest";
   
    if(text=="Ok"){
      cek=12;
       String welcome = "Terima kasih atas perhatiannya";
      bot.sendMessage(chat_id, welcome);
      Serial.println("Pesan telah direima");
    }
    if(text=="Cek"){
      cek=0;
       String welcome = "Kami akan mengeceknya lagi";
      bot.sendMessage(chat_id, welcome);
      Serial.println("Pesan telah direima");}
    }
 }

 

void setup() {
  Serial.begin(115200);
  pinMode(bz,OUTPUT);

pinMode(sensor_3,INPUT_PULLUP);
  // Set WiFi to station mode and disconnect from an AP if it was Previously
  // connected
  WiFi.mode(WIFI_STA);
 
  //WiFi.disconnect();
  //delay(100);

  // attempt to connect to Wifi network:
  Serial.print("Connecting Wifi: ");
  Serial.println(ssid);
  WiFi.begin(ssid, password);

  while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
    Serial.print(".");
    delay(100);
  }

  Serial.println("");
  Serial.println("WiFi connected");
  Serial.print("IP address: ");
  Serial.println(WiFi.localIP());
}

void loop() {
  if(cek==12){
    nilaisw=LOW;
    }
    else{
      nilaisw=digitalRead(sensor_3);
    }
if(nilaisw==HIGH){
  digitalWrite(bz,HIGH);
  delay(100);
  digitalWrite(bz,LOW);
  delay(100);
  digitalWrite(bz,LOW);
  delay(100);
  Serial.println("Sensor pembaca aktif");
  String welcome="Pintu rumah anda telah dibuka\n";
  welcome=+"Mohon segera cek kondisi rumah anda";
  bot.sendMessage(idchat, welcome);
}

   
  if (millis() > Bot_lasttime + Bot_mtbs)  {
    int numNewMessages = bot.getUpdates(bot.last_message_received + 1);

     while(numNewMessages) {
      Serial.println("got response");
      handleNewMessages(numNewMessages);
      numNewMessages = bot.getUpdates(bot.last_message_received + 1);
    }


    Bot_lasttime = millis();
  }
}



3. Perakitan Sistem dan Sensor        
     Tahap berikutnya adalah tahap perakitan rangakain dengan sensor dan otak rangkaian ke dalam satu papan project. Dalam tahap ini sensor sensor akan digabungkan dengan rangkaian modul NodeMCU sesuai dengan pin yang sudah di setel di program tadi. Semua sensor akan digabungkan pada modul NodeMCU. Karena dalam sistem ini NodeMCU berfungsi sebagai otak utama rangkaian yang memproses segala macam informasi dari luar dan mengirimkan informasi kepada user control. berikut rangkaiannya:




4. Tahap Uji Coba
            Tahap ini adalah tahap akhir dalam pembuatan IoT. Di tahap ini kami melakukan pengecekan fungsi fungsi yang sudah kami masukkan dalam program. Tahapan ini bertujuan untuk mencari kesalahan dan kekurangan dari sistem yang sudah dibuat. Melalui beberapa tahap test tiap fungsi. Mulai dari tahap mengirim perintah leawat chat, pengecekan action dari perintah kita, mengetest informasi yang dikirim oleh sistem melalui aplikasi chating, sampai pengecekan terhadap keakuratan sensor dan sinyal dari modul otak utama. dengan cara mengirim kan nontifikasi melalui telegram.

Cara membuat BOT pada telegram

      Telegram memulai ketikan kita memberikan kata "CEK"Telegram akan menyepam dengan nontifikasi untuk  memberitahu kita tentang sesuatu yang terjadi dan akan berhenti ketika kita memberikan "OK"  

Hasil Yang akan Tampak ketika di RUN

BAB IV 
PENUTUP

4.1 Kesimpulan

     IoT ini merupakan suatu alat yang terdiri dari modul WiFi atau Modul SIM Card yang berfungsi untuk menghubungkan atau bisa juga diartikan sebagai suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer.
     IoT yang kelompok kami buat adalah IoT Door Security dengan Fungsi utama sebagai pemantau pintu rumah dari orang asing yang masuk diluar kondisi yang kita ketahui.
     Cara kerjanya pun sangat mudah IoT ini tersambung dengan smart phone kita, sehingga kita dapat secara langsung memantau dan mengetahui kondisi rumah kita dari mana pun. Peroject IoT Door Security ini bekerja mengumpulkan data berupa perubahan suatu kondisi di alat tersebut oleh sensor magnetic yang menempel di pintu. Lalu setalah sensor membaca perubahan kondisi, barulah nanti akan diterjemahkan oleh sensor menjadi sinyal analog yang berupa perubahan tegangan listrik tertentu sesuai dengan kondisi yang ditangkap sensor. Setelah itu barulah microcontroller akan membaca pesan yang disampaikan oleh sensor.


LAMPIRAN



Foto Tampak Depan

Foto ketika alat menyala

Foto tampak dari atas

Foto tampak dari belakang


Foto Tampak dari samping


Foto Kelompok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar