Jumat, 08 Mei 2020

PRAKTIKUM 1 (Pengenalan Jaringan Komputer Ad-Hoc (wi-fi), IP Private, dan Transfer File)


BAB 1

 PENDAHULUAN





A.) Pengertian 📄

Apa itu Ad-Hoc ?


    Secara latin, Ad Hoc memiliki arti “bertujuan untuk”.  Frase ini sering digunakan untuk menggambarkan solusi yang sedang dikembangkan untuk tujuan tertentu. Pada jaringan komputer, 
ad hoc mengacu pada koneksi jaringan yang dibuat untuk satu tujuan dan tidak memerlukan router.

    Misalnya, saat Anda ingin berbagi file ke laptop teman, maka Anda bisa mengggunakan jaringan 
Ad hoc wireless. Jika Anda perlu berbagi file dengan lebih dari satu perangkat, Anda dapat mengatur jaringan ad hoc mutli-hop tanpa router, yang dapat mentransfer data melalui beberapa node.

    Pada dasarnya, jaringan ad hoc adalah koneksi jaringan sementara yang dibuat untuk tujuan tertentu (seperti mentransfer data dari satu komputer ke komputer lain).  Ad hoc termasuk ke dalam satu dari sekian banyak jenis WLAN (Wireless  Local Area Network) yang berisi sekumpulan node agar bisa berkomunikasi atau berbagi antara satu dengan yang lain.

    Node dalam ad hoc ini bersifat dinamis. Node ini mudah berubah juga multifungsi, di antaranya sebagai penerima dan pengirim informasi atau data, penunjang node lain, serta sebagai pendukung jaringan. Dengan menggunakan Ad Hoc, maka tidak perlu lagi menggunakan node perantara contohnya access point.



B.) Dasar Teori 📑

    Dalam WLAN terdapat 2 jenis jaringan yang biasa digunakan, di antaranya adalah Ad Hoc. Ad Hoc ialah jaringan Wireless tanpa menggunakan Access Point dan hanya menggunakan Wifi Adapter atau Wifi internal pada laptop. Ad Hoc sering digunakan untuk sharing file via Wifi jika tidak terdapat kabel untuk media jaringan

    Arti Ad Hoc sendiri adalah “hanya untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu”. Sehingga bila tujuan telah tercapai maka jaringan ini dapat dihilangkan atau tidak digunakan lagi. Dalam pengertian lain, jaringan Ad Hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada yang bersifat independen.

    Jaringan Ad Hoc adalah jaringan wireless multihop yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad hoc disebut juga dengan spontaneous network atau disebut MANET (Mobile Ad hoc NETwork).

Gambar 0.jaringan wireless


Jaringan ad hoc dapat diaplikasikan pada berbagai situasi ataupun kondisi apapun, misalnya:
  1. Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
  2. Sisi komersil, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music. Upaya ini bisa dilakukan dalam area tidak ada infrastruktur yang mendukung, rusak ataupun terbatas, sehingga diperlukan jaringan komunikasi bersifat sementara.
  3. Jaringan Ad Hoc adalah jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau ruang kuliah yang menunjukkan ilustrasi jaringan ad hoc yang diaplikasikan pada ruang kuliah.
  4. Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10m, MANET (Mobile Ad hoc Network) secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah. Jaringan ad hoc dapat juga dikembangkan lebih jauh untuk akses internet atau jaringan lain seperti pada Wireless LAN (WLAN), GPRS, UMTS ataupun WPAN (Wireless Personal Area Network).



BAB II

METEDOLOGI PENELITIAN




B.) Alat dan Bahan 💼
  • 2 buah latop atau lebih dalam satu kelompok

C.) Tujuan 📊
  1. Menentukan alamat IP Private yang dapat di gunkan secara bebas
  2. Mengenalkan jaringan komputer  ad hoc (wifi), IP private dan transfer file
D.) Prosedur dan Langkah kerja 📝
  • Buatlah Wi-Fi pada komputer 1 dengan ad-hoc dengan nomor IP 172.16.1.3.
  • Sedangkan pada komputer 2 lakukan connecting pada komputer 1 tersebut, kemudian atur nomor IP 172.16.2.4.
  • Setelah terkoneksi kedua komputer cobalah untuk test ICMP dengan cara "ping (IP yang ingin di cek)" dalam cmd (Command Prompt).
  • Setelah antar komputer terhubung, komputer 2 membuka dokumen komputer 1 pada network kemudian cari dengan nama user komputer lawan, misalkan \\ASUS-pc atau \\172.16.1.23 (IP Komputer 1).
  • Setelah itu lakukan file sharing dengan data yang akan disharing.
  • Amati ukuran file, speed saat melakukan share file, dan hitung lamanya file tersebut pada saat file dicopy.

E.) Topologi 💻

Gambar 1. Topologi 

    Topologi ad hoc merupakan jaringan wireless sederhana dimana komunikasi yang terjadi antara dua atau lebih komputer dilakukan secara langsung tanpa melalui perantara berupa wireless access point (wireless router). Topologi ad hoc juga dapat dikatakan sebagai koneksi peer-to-peer atau computer-to-computer karena koneksi jaringan dilakukan langsung antar komputer. pada Gambar 1 nantinya pada sisi client  akan mengkoneksikan ke host untuk dan dilakukan tes dengan mentransferkan beberapa file. 


Gambar 2.Hosted network support
PENTING !!!

Sebelum memulai praktikum, 
terlebih dahulu  untuk mengecek 
apakah driver pada sistem operasi 
tersebut support hostednetwork atau tidak, untuk melihat apakah support atau tidak gunakan command “netsh wlan show drivers”, dan jika hostednetwork  masih belum support maka seharusnya dilakukan downgrade terlebih dahulu ke versi yang lebih lawas pada driver terebut. bisa dilihat pada Gambar 2 terlihat tanda merah bahwa hostednetwork support  maka praktikum bisa dilakukan. 










  • Membuat Wi-Fi pada komputer 1 (host) dengan ad-hoc dengan nomor IP 172.16.1.3.
    • Buka Command Prompt ( Run administrator), dengan cara :
      • Klik Windows, lalu tulis cmd, pilih yang administrator

    Gambar 3.klik windows

Gambar 4.cmd run administrator

    • Ketik “netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=“nama hotspot” (coba-hospot) key=password (12345678)” lalu tekan  Enter, pastikan ada pesan setelah menekan Enter dan pastikan sama dengan Gambar 5 berikut. (Kalian bisa menggunakan ssid dan key  sesuai keinginan)
Gambar 5.membuat hospot

 
    • Untuk memulai, ketik “netsh wlan start hostednetwork” lalu Enter (pastikan ada tulisan “the hosted nestwork started”)
Gambar 6.hosted network started




    • Untuk setting IP, klik kolom pencarian → Control panel → Network and internet → Network and sharing center → Change adapter settings , maka akan muncul gambar sebagai berikut :
Gambar 7.change adapter settings 

Gambar 8.Network and Connection 

    • Buka wifi yang sudah di buat/ pilih yang bertuliskan Local Area Connection lalu kllik kanan pilih properties → Internet protocol version 4 (TCP/IPv4) [klik 2 kali pada bagian ini] → ubah IP nya seperti yang di kehendaki , contohnya pada kasus ini yaitu 172.16.1.3. urutannya bisa dilihat pada gambar berikut :

Gambar 9.Local area properties



Gambar 10.Local area properties (TCP/IPv4)



Gambar 11.set IP private (Host)


  • Membuat Wi-Fi pada komputer 2 (client) dengan ad-hoc dengan nomor IP 172.16.2.4 serta mengkoneksikannya ke host
    • untuk cara membuat hospot pada komputer 2 (client ), caranya sama seperti pada setting ip pada komputer 1 (host) carnya yaitu :
      • Buka wifi yang sudah di buat/ pilih yang bertuliskan Local Area Connection lalu kllik kanan pilih properties → Internet protocol version 4 (TCP/IPv4) [klik 2 kali pada bagian ini] → ubah IP nya seperti yang di kehendaki , contohnya pada kasus ini yaitu 172.16.2.4. urutannya bisa dilihat pada gambar berikut :



Gambar 12.Local area properties



Gambar 13.Local area properties (TCP/IPv4)



Gambar 14.set IP private (Client)

    • setelah itu kita akan mengkoneksikannya ke komputer 1 (host) terlebih dahulu dengan wifi yang sudah kita buat tadi dengan cara memasukkan password ke wifi yang sudah kita buat tadi :


Gambar 15.mengkoneksikan ke host


      • Sekarang tinggal cek dengan ping pada computer 2, tetapi terkadang ada masalah yang umum dialami Ketika ping yaitu “request timeout”. Jika terjadi masalah seperti itu, solusinya yaitu mematikan firewallnya , contohnya seperti berikut: 
        • “masuk Control Panel → System and Security → Windows Defender Firewall” setelah itu klik “Turn windows defender on or off” lalu pilih “Turn off windows defender”

    Gambar 16.mematikan Firewall

    Gambar 17.firewall no-aktif


      • Setelah itu kita bisa saling mengecek ping dari computer satu dengan yang lain.
    Gambar 18.ping client


    Gambar 19.ping host



      • Berikut ini adalah komputer 2 (client) cara untuk membuka dan mengakses sharing file dari komputer 1 (host) ,Caranya yaitu Pada komputer 2, buka win + R → ketik (\\iptujuan) / \\172.16.1.3 → Enter / OK


    Gambar 20.Konek IP


      • Jika sudah masuk, untuk kasus laptop ini harus mengunakan password administrator dari masing-masing computer tersebut, contohnya seperti berikut :

    Gambar 21.memasukkan password

    Jika sudah bisa masuk maka kita tinggal transfer file yang di inginkan  



      • Serta jangan lupa untuk menghidupkan file sharing terlebih dahulu agar file yang ingin kita bagikan bisa terkirim tanpa kendala. caranya yaitu masuk ke Control Panel → Network and Sharing Center → Advanced sharing settings → Turn on file and printer sharing.
    Gambar 22.Turn on file sharing




    BAB III

    HASIL




      • Dari komputer 1 (host), kita akan mengirim file dengan ukuran yang berbeda. untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut:
     
    Gambar 23.ukuran file


      • Untuk menyimpan file tersebut, juga sudah di siapkan sebuah folder di computer 2, untuk file yang pertama / 1dengan ukuran kurang lebih 25 MB mendapatkan kecepatan sekitar 3 MB/s

    Gambar 24.file 1


      • Untuk file yang kedua / 2 dengan ukuran kurang lebih 95 MB mendapatkan kecepatan sekitar 6 MB/s

    Gambar 25.file 2



      • Untuk file yang ketiga / 3 dengan ukuran kurang lebih 1 GB mendapatkan kecepatan sekitar 6 MB/s

    Gambar 26.file 3



    BAB IV

    PENUTUP


      • Pertanyaan ❔ 

    Bisakah anggota komputer lainnya bergabung menggunakan DHCP ?

        tidak bisa. Mengapa? Karena kami menggunakan komputer / laptop berbasis windows.Dan windows tidak memiliki dhcp server dan hanya memiliki dhcp client. Oleh karena itu anggota komputer lainnya tidak dapat bergabung menggunakan dhcp, melainkan dengan ip static. Mungkin akan berbeda  kasusnya jika menggunkan sistem operasi Linux/ MacOs.

      • Kesimpulan 📜
        Jaringan Ad Hoc banyak dipakai karena memiliki beberapa kelebihan. Jaringan Ad Hoc dianggap praktis karena tidak membutuhkan kabel dalam proses transmisi. Biaya yang dibutuhkan juga relatif kecil karena hanya menggunakan perangkat wireless di laptop. Selain itu mudah digunakan dalam file sharing dan konfigurasi. Sayangnya jumlah jaringan yang bisa terhubung terbatas. Ditambah lagi proses perpindahan data terbilang cukup lama. 



    Mata Kuliah                : Jaringan Komputer

    Dosen Pengampu       : Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.

    Di susun oleh              RIFQA A. ALIYYA SALSABILA (19051397042)

                                              VIKA FANDILA CAHYANI (19051397062)

                                              MUHAMMAD ALIF HIDAYATULLAH (19051397065)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar