Minggu, 24 Mei 2020

Jaringan Komputer : Pengenalan Jaringan Komputer Ad-Hoc (wi-fi), IP Private, dan Transfer File.


    BAB I

    PENDAHULUAN 

1.1    Latar Belakang

 

         Adanya teknologi yang semakin canggih membuat beberapa aktivitas menjadi lebih mudah. Dahulu sedikit sulit untuk berbagi file antar komputer atau laptop, masih dibutuhkan disk untuk memindahkan data tersebut. Kini sudah tidak lagi, munculnya jaringan teknologi seperti Ad-Hoc memungkinkan sharing file maupun komunikasi akan jadi lebih mudah.

 

          Pada dasarnya, jaringan Ad-Hoc adalah koneksi jaringan sementara yang dibuat untuk tujuan tertentu (seperti mentransfer data dari satu komputer ke komputer lain). Ad-Hoc termasuk ke dalam satu dari sekian banyak jenis WLAN (Wireless Local Area Network) yang berisi sekumpulan node agar bisa berkomunikasi atau berbagi antara satu dengan yang lain.


        Node dalam Ad-Hoc ini bersifat dinamis. Node ini mudah berubah juga multifungsi, di antaranya sebagai penerima dan pengirim informasi atau data, penunjang node lain, serta sebagai pendukung jaringan. Dengan menggunakan Ad-Hoc, maka tidak perlu lagi menggunakan node perantara contohnya access point.


          1.2    Alat dan Bahan

                     1.  2 buah laptop atau lebih dalam satu kelompok.


1.3    Tujuan Praktikum

 

1. Mengerti dan memahami tentang alamat IP Private yang dapat digunakan secara bebas.

2. Mengerti dan memahami tentang jaringan komputer Ad-Hoc (wi-fi), IP Private dan Transfer File.


1.4    Manfaat Praktikum

 

1. Memberikan pengetahuan tentang alamat IP Private yang dapat digunakan secara bebas.

2. Memberikan pengetahuan tentang jaringan komputer ad-hoc (wi-fi), IP Private dan Transfer File.


    BAB II

    PEMBAHASAN 

2.1        Landasan Teori

                 Praktikum ini membahas tentang jaringan komputer Ad-Hoc (wi-fi), IP Private, dan Transfer File, yang saling memiliki peran masing-masing dalam proses pengerjaan praktikum jaringan komputer ini. Mungkin yang mengenal tentang pembahasan praktikum ini, dan mungkin juga ada yang belum mengenal atau masih asing tentang pembahasan praktikum ini. Berikut adalah penjelasan tentang ;

a.  Jaringan Ad-hoc adalah Jaringan Ad-Hoc adalah salah satu jenis jaringan komputer berbasis wireless yang menghubungkan dua atau lebih perangkat untuk bisa saling berkomunikasi. Namun pada prakteknya, jaringan Ad-Hoc sering dipakai untuk menghubungkan 2 perangkat seperti laptop untuk memindahkan data. Jaringan Ad Hoc terdiri dari sekumpulan node-node yang terhubung satu sama lain secara langsung tanpa melibatkan perantara seperti access pointNode-node pada jaringan Ad-Hoc memiliki sifat dinamis. 

     Oleh sebab itu jaringan Ad-Hoc tidak hanya mampu mengirim dan menerima informasi saja, namun sekaligus dapat mendukung jaringan tersebut untuk dimanfaatkan sebagai router.

b.  IP Private adalah Disebut IP address private karena IP ini hanya dikenali dan bisa diakses dari jaringan local saja dan tidak bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung tanpa bantuan router yang mempunyai fitur NAT. IP private digunakan untuk jaringan lokal agar sesama komputer dapat saling berkomunikasi, misalnya digunakan di jaringan sekolah, kantor, toko, warnet dan sebagainya. Perangkat yang terhubung ke jaringan lokal seperti printer, komputer, laptop, smartdevice menggunakan biasanya akan mendapatkan IP address private. Agar IP private dapat terhubung ke internet maka diperlukan router yang mempunyai kemampuan untuk melakukan NAT (Network Address Translation) agar semua device dengan IP private dapat terkoneksi ke internet dengan menggunakan IP public yang terkoneksi langsung ke Internet). Meskipun sudah terkoneksi ke internet, IP private tetap tidak bisa diakses langsung dari jaringan internet.

c.  Transfer File adalah cara untuk melakukan transfer file atau pemindahan data antara dua perangkat atau lebih.

2.2        Prosedur atau Langkah Kerja

1. Buatlah Wi-Fi pada komputer 1 dengan Ad-Hoc dengan nomor IP 172.16.1.2.

2. Sedangkan pada komputer 2 lakukan connecting pada komputer 1 tersebut, kemudian atur nomor IP 172.16.2.3.

3. Setelah terkoneksi kedua komputer cobalah untuk test ICMP dengan cara "ping (IP yang ingin di cek)" dalam cmd (Command Prompt).

4. Setelah antar komputer terhubung, komputer 2 membuka dokumen komputer 1 pada network kemudian cari dengan nama user komputer lawan, misalkan \\alladzi-pc atau \\172.16.1.2 (IP Komputer 1).

5. Setelah itu lakukan file sharing dengan data yang akan disharing.

6. Amati ukuran file, speed saat melakukan share file, dan hitung lamanya file tersebut pada saat file dicopy.

2.3        Hasilnya

A. Membuat gambar rangkaian yang dikerjakan, gambar dengan baik dan jelas menggunakan program komputer (bebas).

1.   
Inilah gambar rangkaian kerja (menggunakan cisco packet tracer).

Gambar 1.1 : Gambaran Rangkaian Kerja atau Topologi

B. Membuat Wi-Fi pada komputer 1 dengan ad-hoc dengan nomor IP 172.16.1.2.

1. 
Buka Command Prompt (administrator).

Gambar 2.1 : Proses Membuka CMD

2.  Ketik “netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=“nama hotspot” (prak.1 kel.7 mib) key=password (kelompok7)” lalu Enter.

Gambar 2.2 : Perintah untuk Membuat Ad-Hoc (Wi-Fi) 

3.  Untuk memulai, ketik “netsh wlan start hostednetwork” lalu Enter (pastikan ada tulisan “the hosted nestwork started”). 

Gambar 2.3 : Perintah untuk Menjalankan Ad-Hoc (Wi-Fi)

4.    Untuk mengecek, ketik “netsh wlan show hostednetwork” lalu Enter.

Gambar 2.4.1 : Perintah untuk Status Ad-Hoc
(Wi-Fi) dan Belum Ada yang Tersambung

Gambar 2.4.2 : Perintah untuk Status Ad-Hoc (Wi-Fi) dan Sudah Ada yang Tersambung

 

5. Buka network connections, dengan cara tekan win+R lalu Ketik “ncpa.cpl” dan Enter.

Gambar 2.5.1 : Proses Membuka Network Connections

Gambar 2.5.2 : Tampilan Network Connections

6. Buka Wi-Fi yang dibuat, lalu atur IP.

7. Klik kanan, pilih Properties, cari TCP / IPv4, pilih Use the following IP Address dan Atur IP nya.

Gambar 2.7.1 : Proses Mengatur IP

Gambar 2.7.2 : Proses Mengatur IP

Gambar 2.7.3 : Proses dan Tampilan Saat Mengatur IP

C. Komputer 2 melakukan connecting pada komputer 1, kermudian atur IP 172.16.2.3.

1.    

Buka Wi-Fi lalu Connect ke hotspot yang telah dibuat.

Gambar 3.1.1 : Proses Mencari Wi-Fi yang Telah Dibuat

Gambar 3.1.2 : Proses Menyambungkan Wi-Fi yang Telah Dibuat

Gambar 3.1.3 : Tampilan Wi-Fi yang Telah Tersambung

2.    
Buka win + R lalu ketik ncpa.cpl dan Enter.

Gambar 3.2.1 : Proses Membuka Network Connections

Gambar 3.2.2 : Tampilan Network Connections

3. Buka Wi-Fi, lalu atur IP, Klik kanan, pilih Properties, cari TCP / IPv4, pilih Use the following IP Address, dan Atur IP nya.

Gambar 3.3.1 : Proses Mengatur IP

Gambar 3.3.2 : Proses Mengatur IP

Gambar 3.3.3 : Proses dan Tampilan Saat Mengatur IP


D. Test ICMP (capture hasilnya).

-       Berikut ini adalah hasil Test ICMP komputer 1 dan komputer 2 via cmd

-       Komputer 1

1.    Tekan win + R lalu ketik cmd dan Enter.

Gambar 4.1 : Proses Membuka CMD


2. Cek IP komputer 2 dengan cara ketik “ping 172.16.2.3” lalu Enter (pastikan terdapat tulisan “Reply from ….”).

Gambar 4.2 : Perintah untuk Melakukan PING (Mengecek Koneksi)


-       
Komputer 2

1.    Tekan win + R lalu ketik cmd dan Enter.

Gambar 4.3 : Proses Membuka CMD

2.  



Cek IP komputer 1 dengan cara ketik “ping 172.16.1.2” lalu Enter (pastikan terdapat tulisan “Reply from ….”).

Gambar 4.4 : Perintah untuk Melakukan PING (Mengecek Koneksi)

E.   Browse network lawan untuk mengetahui file-filenya (capture hasilnya).

-   Berikut ini adalah komputer 2 membuka dan mengakses sharing file dari komputer 1

-       Komputer 2

1.    Buka win + R lalu ketik (\\iptujuan) / \\172.16.1.2 dan Enter.

Gambar 5.1 : Proses Mengakses Data yang Telah di Sharing

2.    Lalu file dari komputer 1 (yang telah dishare) akan terbuka.


Gambar 5.2 : Kumpulan Folder yang Telah di Sharing

3.    Lalu masuk ke file yang telah di share (UCC).

Gambar 5.3 : Isi dari Folder UCC (folder yang telah disharing)

F.  Coba copy file antar komputer, hitung kecepatan transfer rata-rata(gunakan 3 file besar yang berbeda).

    Setelah komputer 2 membuka dokumen komputer 1, Langkah selanjutnya adalah melakukan sharing file.

-       Pilih file yang akan dishare pada dokumen komputer 1

-       File 1 (wordpress.rar ukuran 9,6 MB)

Gambar 6.1 : Proses Memilih File 1 yang Akan di Share (wordpress.rar)


  File 1 (wordpress.rar ukuran 9,6 MB) dipindah ke komputer 2 (document) dengan kecepatan kurang lebih 7.12 Mb/s.

Gambar 6.2 : Proses Transfer File 1 (wordpress.rar)

-       File 2 (xampp.exe ukuran 121,3 MB)


Gambar 6.3 : Proses Memilih File 2 yang Akan di Share (xampp.exe)

  File 2 (xampp.exe ukuran 121,3 MB) dipindah ke komputer 2 (document) dengan kecepatan sekitar 6.85 Mb/s.

Gambar 6.4 : Proses Transfer File 2 (xampp.exe)

-    File 3 (AtomSetup.exe ukuran 168,5 MB)

Gambar 6.5 : Proses Memilih File 3 yang Akan di Share (AtomSetup.exe)

 File 3 (AtomSetup.exe ukuran 168,5 MB) dipindah ke komputer 2 (document) dengan kecepatan sekitar 6.41 Mb/s

Gambar 6.6 : Proses Transfer File 3 (AtomSetup.exe)

2.4        Jawaban Pertanyaan

-  Pertanyaan

    Bisakah anggota komputer lainnya bergabung menggunakan DHCP ?

 

-  Jawaban

    Jika melihat dari topologi kami dan langkah kerja kami, jawabannya adalah tidak bisa. Mengapa demikian ? karena disini kami (anggota kelompok 7) menggunakan komputer atau laptop berbasis windows. Dan windows tidak memiliki fitur DHCP Server dan hanya memiliki fitur DHCP Client. Oleh karena itu, anggota komputer yang lain tidak dapat bergabung dengan menggunakan DHCP, melainkan harus menggunakan IP Static (sesuai dengan IP Server). Untuk itu jika ingin dapat menggunakan DHCP, harus diberi alat tambahan seperti access point dan router yang memiliki fitur DHCP Server. Atau bisa juga menggunakan OS Linux yang juga memiliki fitur DHCP Server.


BAB III

PENUTUP

3.1        Kesimpulan


                      Kesimpulan disini adalah Jaringan ad-hoc merupakan jaringan wireless sederhana dimana komunikasi terjadi antara dua PC atau lebih pada area tertentu. Pada saat konfigurasi IP pada PC server dan PC client harus sama. yairu satu kelas. Hal ini juga berlaku pada penggunaan konfigurasi IP Otomatis (DHCP) yang apabila salah satu dari PC menggunakan IP yang dikonfigurasi dan yang lainnya menggunakan IP otomatis (DHCP) maka tidak dapat melakukan sharing data. Pada saat sharing data apabila pengguna ingin mengambil data disarankan untuk menyimpan data pada harddisk. Karena jika sistem dimatikan, maka semua data yang berada di folder share akan terhapus.



Mata Kuliah                : Jaringan Komputer

Dosen Pengampu      Bpk. Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.

Disusun Oleh              

                                        Kelompok 7 Prodi D4 Manajemen Informatika 2019 B

          1. Chea Anggi Syahrain H.        (19051397066)
          2. Arizfi Agustina                        (19051397069)
          3. Muhammad Ladzi Safroni    (19051397074)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar