LAPORAN PRAKTIKUM SMART TRASH MONITOR BERBASIS ESP32 DENGAN INTEGRASI THINGSBOARD CLOUD, MQTT, DAN NOTIFIKASI ALARM
Disusun Oleh:
| Mochamad Haikal | (24051204177) |
| Syamil Bani Hafidz | (24051204197) |
| Muhammad Najwan | (24051204202) |
| Muhammad Risky Wira | (24051204186) |
| Calvin Satriansyah | (24051204184) |
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan berbagai perangkat elektronik saling terhubung untuk melakukan pemantauan dan pengiriman data secara otomatis. Salah satu penerapannya adalah sistem monitoring tempat sampah yang dapat membantu pengguna mengetahui kondisi dan tingkat keterisian tempat sampah tanpa harus memeriksanya secara langsung. Dalam praktikum ini, ESP32 digunakan sebagai pusat kendali karena mampu memproses data sensor dan memiliki konektivitas Wi-Fi untuk mendukung komunikasi dengan perangkat maupun platform IoT.
Proyek Smart Trash Monitor dirancang menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur jarak antara sensor dan permukaan sampah. Hasil pengukuran tersebut diproses oleh ESP32 untuk menentukan kondisi tempat sampah, yaitu KOSONG, TERISI SEDANG, atau PENUH. Setiap kondisi ditunjukkan melalui LED hijau, kuning, dan merah. Selain itu, sistem menggunakan microSD sebagai media penyimpanan data hasil monitoring dan web server lokal untuk menampilkan informasi kondisi tempat sampah serta riwayat pembacaan sensor melalui browser.
Pada praktikum ini, sistem juga diintegrasikan dengan ThingsBoard Cloud menggunakan protokol MQTT agar data hasil pembacaan sensor dapat dikirimkan dan dipantau melalui platform IoT. Data telemetri yang dikirimkan mencakup jarak, status tempat sampah, dan tingkat keterisian. Selanjutnya, ThingsBoard digunakan untuk membuat dashboard sebagai media pemantauan, Rule Chain untuk memproses data, serta alarm yang aktif ketika tingkat keterisian mencapai 100%. Konfigurasi notifikasi email juga dilakukan untuk mendukung pemberitahuan kepada pengguna ketika kondisi tempat sampah penuh.
Seluruh rangkaian dan program sistem diuji menggunakan Wokwi sebagai simulator. Melalui praktikum ini, mahasiswa dapat memahami penerapan IoT mulai dari pembacaan sensor, pengolahan data, penggunaan indikator LED, hingga integrasi dengan ThingsBoard Cloud. Dengan demikian, proyek Smart Trash Monitor diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran dalam merancang sistem monitoring yang menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan IoT.