PERBANDINGAN LAYANAN CLOUD COMPUTING CLOUD KILAT DAN GOOGLE CLOUD
MATA KULIAH
CLOUD COMPUTING
Aditya Prapanca, Dosen Teknik Informatika UNESA
Haus Ilmu Agama? Silahkan kunjungi: Tausiyah
Bahan Kuliah: Buka
Catatan: Buka
PERBANDINGAN LAYANAN CLOUD COMPUTING MICROSOFT AZURE DAN INDONESIA CLOUD
MATA KULIAH
CLOUD COMPUTING
Oleh :
Yanu Ade Safikri 18051204021
Muhammad Rifqi A. 18051204034
RINGKASAN MATERI KELOMPOK
MATA KULIAH LITERASI DIGITAL
PENDIDIKAN SAINS A 2020
Kelompok 1
Nama Anggota : 1. Shofia Zulfa Laily (20030654064)
2. Dewi
Nur Aifah (20030654068)
Judul Video / Topik : Video Pembelajaran IPA Proses Reaksi Fotosintesis
Ringkasan :
Video kelompok 1 menjelaskan tentang proses terjadinya Fotosintesis. Jadi
fotosintesis merupakan proses pembuatan energi yang diperlukan oleh tumbuhan
yang bantu dengan cahaya matahari,CO2,O2, dan unsur hara. Proses terjadinya
fotosintesis ini terjadi secara dua tahap yaitu tahap pada reaksi terang dan
tahap pada reaksi gelap.(1) tahap pada reaksi terang pada tahap ini terjadi
secara 2 kejadian yaitu pada tahap siklik dan nonsiklik. Pada tahap siklik
hasil fotosintesis yang dihasilkan adalah berupa ATP dari ADP yang melibatkan
potosistem P 700 sedangkan pada tahap reaksi terang non siklik menghasilkan
ATP, NADPH, dan O2 yang melibatkan 2 potosistem yaitu P 700 dan P 680. (2.)
Tahap pada reaksi gelap, terdapat 4 tahap yakni fiksasi (pengikatan) , reduksi,
regenerasi, dan sintesa. Pada reaksi gelap, yang akan terjadi adalah pengikatan
karbondioksida (CO2) di stroma (bagian dalam kloroplas). CO2 ketika ditangkap
akan diikat oleh RuBP. dari pengikatan CO2 terbentuklah senyawa yang disebut
Phospho Gliserat Acid (PGA). PGA dengan mendapatkan H+ dari NADPH dan energi
dari pembongkaran ATP, kemudian terbentuklah senyawa PGAL (Phospo Gliser
Aldehide). PGAL digunakan untuk membentuk glukosa dalam sintesa dan PGAL juga
membentuk RuBP kembali supaya bisa mengikat CO2 kembali yang dikenal dengan
regenerasi.
Link Video Youtube :
https://youtu.be/JU3MFuYDhQA
Link Instrumen Evaluasi : https://docs.google.com/forms/d/14OrJunHiBROfyHBt4ISgLA3XZBgFCyQssvRtzNVGuYk/edit?usp=sharing
RINGKASAN VIDEO KONTEN
LITERASI DIGITAL
MATA KULIAH LITERASI DIGITAL
PENDIDIKAN SAINS B 2020
KELOMPOK 1
Nama Anggota : 1. Milla Rahma A. (20030654047)
2. Lutfia Rahma Iman Islamiani (20030654048)
Judul
Video/Topik : Gerak Pada Tumbuhan
Ringkasan :
Pada
video tersebut membahas mengenai macam-macam gerak pada tumbuhan yaitu gerak
endonom, gerak esionom, dan gerak higroskopis.
Link Video Youtube : https://youtu.be/XuOYjOSfTPA
KELOMPOK 2
Nama Anggota : 1. Anisa Kartika Wicaksiwi (20030654035)
2. Salsabila Aprillyanti Pramesti (20030654041)
Judul Video / Topik : Ekosistem
Ringkasan :
Ekosistem merupakan suatu hubungan timbal balik antara
mahluk hidup dengan lingkungan. Maka dari itu peran kedua komponen haru
seimbang. Jika salah satu komponen terganggu, maka kehidupan tidak akan
berjalan seperti seharusnya.
Link Video Youtube : https://youtu.be/I8xUXGxmNKo
Link Instrumen Evaluasi : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc9q1JNpxvVNiV-MijprDbJzdD8EmBD7mJj7D3GoIsiNBak_g/viewform
Ringkasan Materi Jaringan Komputer PTI 18
Keamanan Jaringan: Brute Force Attack With Python Code
Oleh:
M Fakhruddin Budihardjo
18050974010
S1 Pendidikan Teknologi Informasi
Kasus : Brute Force Attack ke Dokumen yang Diproteksi Password
Ringkasan :
- Pengertian brute force attack
- Software yang digunakan
- Bahasa yang digunakan
Link YouTube: https://youtu.be/IPI27gwtTK0
PGP (Pretty Good Privacy)
Hefty Magda Lestari
18050974034
S1 Pendidikan Teknologi Informasi 2018
Tutorial Youtube :
https://youtu.be/QQmFPupZrUA
BAB I
Pendahuluan
A. Pendahuluan
Teknologi informasi kini sudah banyak digunakan karena kemudahan
didalamnya. Banyaknya penggunaan tersebut menyebabkan keamanannya menjadi
kurang. Karena semakin banyak pengguna maka semakin banyak pula yang ingin menyerang
sistem didalamnya. Datangnya serangan tidak bisa dihindari akan tetapi bisa
disiasati. Maka kemampuan untuk menyiasati hal tersebut harus ditingkatkan.
Seperti halnya laporan ini dibuat dengan tujuan untuk mengasah kemampuan dalam
hal enkripsi dan deskripsi pada email yang disebut dengan PGP (Pretty Good
Privacy).
PGP (Pretty Good Privacy) adalah program
yang dulu dipopulerkan pada 1990-an untuk mengenkripsi surat elektronik. Perusahaan
yang didirikan oleh program itu penulis, Phil Zimmerman dan merek dagang produk
enkripsi yang ditawarkan oleh Network Associates, sebuah perusahaan AS yang
memasarkan perangkat lunak keamanan komputer dan layanan konsultasi. PGP
mengimplementasikan Infrastruktur Kunci Publik (PKI). Sistem PKI membutuhkan
lebih sedikit kunci (100 pasangan kunci untuk komunitas yang terdiri dari 100
orang), dan juga dapat digunakan untuk digital yang tidak dapat ditembus tanda
tangan. Kekurangannya adalah sistem PKI lebih rumit.
Program PGP (sebagian) didasarkan pada
data RSA algoritma enkripsi ditemukan pada tahun 1977 oleh profesor MIT Ronald
Rivest, Adi Shamir, dan Len Adleman. Berbeda dengan algoritma enkripsi simetris
dari waktu, yang menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi dan dekripsi,
algoritma RSA asimetris. Bahwa adalah, RSA menggunakan satu kunci untuk
enkripsi dan kunci kedua untuk dekripsi. Untuk keamanan optimal, kedua kunci
harus didasarkan pada bilangan prima yang panjangnya ratusan digit.
Honeypot IDS KFSensor
oleh:
Erlangga Syahputera
18050974025
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Manajemen Jaringan
Manajemen Jaringan adalah keahlian untuk memonitoring, mengatur jaringan komputer serta mengontrol komponen sistem. Manajemen Jaringan mencoba menggunakan sumber daya komputer dan jaringan untuk mengatur dan mengelola sistem serta jaringan yang dimilikinya.
NMAP Port Scanning
oleh:
Erlangga Syahputera
18050974025
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Keamanan Jaringan
Keamanan jaringan mencakup kebijakan dan praktik yang
dibuat untuk mencegah dan memantau akses yang tidak sah, penyalahgunaan,
modifikasi, atau penolakan jaringan dan sumber daya komputer yang dapat diakses
pada jaringan.
Keamanan jaringan melibatkan otorisasi akses ke data
di jaringan, yang dikontrol oleh administrator jaringan. Pemilihan atau
tetapkan kepada ID pengguna dan kata sandi atau informasi otentikasi lainnya
sehingga mereka dapat mengakses informasi dan program dalam otoritas mereka.
Keamanan jaringan mencakup berbagai jaringan komputer, termasuk jaringan
komputer publik dan swasta, jaringan komputer ini digunakan untuk pekerjaan
sehari-hari, misalnya seperti transaksi dan komunikasi antara perusahaan, kegiatan
di instansi pemerintah, dan kegiatan perorangan individu.
Jaringan dapat bersifat pribadi, misalnya seperti di
dalam perusahaan, atau dapat juga berupa jaringan lain yang terbuka untuk akses
publik. Keamanan dunia maya melibatkan organisasi, perusahaan, dan jenis
lembaga lainnya yang terkait.
oleh:
Inka Falya Matin
18050974028
S1 Pend. Teknologi Informasi
BAB I
Pendahuluan
A. A. Pendahuluan
Dewasa ini, dunia teknologi dalam segala
bidang dan aspek kehidupan telah banyak mengalami perkembangan. Dalam laju
perkembangan itu, kita sebagai pengguna teknologi dituntut untuk lebih bijak
dan waspada terhadap teknologi. Dikarenakan semakin banyak pula informasi yang digunakan
sebagai penyalahgunaan oleh pelaku tindak kejahatan.
Komputer yang pada awal masa kejayaannya
hanya digunakan sebagai alat pemroses data dan sebagai media informasi dan
komunikasi pun sekarang ini juga digunakan oleh oknum tertentu sebagai media
untuk melakukan tindak kejahatan. Seperti peretasan situs-situs penting,
pencurian data, dan lain sebagainya. Berbagai serangan tersebut merupakan
ancaman bagi para pengguna komputer khususnya bagi pemilik organisasi. Beberapa
cara akan dilakukan penyerang untuk mengganggu jalannya sistem komputer,
seperti membanjiri lalu lintas jaringan sehingga server tidak dapat menjalankan
fungsinya dengan benar. Salah satu jenis dari penyerangan tersebut adalah DNS
Poisoning atau juga dikenal dengan DNS Cache Poisoning. Pada penyerangan ini,
server akan menyediakan informasi yang salah sehingga mengarahkan pengguna pada
alamat yang tidak sesuai dengan tujuan/permintaan client.
DNS Poisoning akan menyerang setiap client
dengan cara ‘meracuni’ DNS client. Apabila suatu komputer telah terkena
serangan DNS Poisoing, maka client akan menerima informasi palsu yang diberikan
oleh server dan kemudian akan disimpan ke dalam cache. Sedangkan server
akan menerima informasi yang tekah diinputkan client ke dalam situs palsu yang
dibuat seolah tampak seperti situs asli yang dituju. Tujuan dari DNS Poisoning
adalah untuk mengalihkan traffic jaringan komputer dari tujuan yang
sebenarnya.
B. B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari serangan DNS Poisoning?
2. Software apa saja yang dibutuhkan
dalam melakukan serangan DNS Poisoning?
3. Bagaimana cara melakukan serangan DNS
Poisoning?
C. C. Tujuan
Tujuan
dari praktik simulasi ini antara lain adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui pengertian dari serangan
keamanan jaringan DNS Poisoning
2. Mengetahui software yang digunakan dalam
proses penyerangan DNS Poisoning
3. Memahami tahapan proses penyerangan DNS Poisoning
ARP Spoofing
Hefty Magda Lestari
18050974034
S1 Pendidikan Teknologi Informasi 2018
Tutorial Youtube:
https://youtu.be/C9_CBJj2Pzo
BAB I
Pendahuluan
Dunia teknologi informasi sekarang menjadi aspek penting di hampir semua aspek. Karena dengan teknologi informasi dapat mempermudah pekerjaan manusia. Akan tetapi semakin banyak yang menggunakan teknologi informasi maka semakin banyak pula resiko yang ada, terutama resiko keamanan. Keamanan menjadi poin utama dalam penggunaan perkembangan teknologi. Karena didalam tekologi informasi yang berjalan adalah sistem.
Sistem dapat dengan mudah mendapatkan serangan dari luar. Kemudahan itu didapatkan dari alat, metode dan sumber informasi yang banyak beredar. Semakin banyak pengguna maka kemungkinan untuk medapatkan serangan lebih besar. Penyebab dari serangan tersebut bermacam jenisnya. Mulai dari menimbulkan kerusakan data, pengambilan data, mengasah kemampuan hacker yang telah dipelajari. Melakukan penyerangan juga membutuhkan keahlian yang harus dipraktekkan. Akan tetapi jika sudah ahli jangan sampai disalahgunakan ke hal-hal yang tidak baik.
SIMULASI DDOS ATTACK JENIS PING OF DEATH DAN SYN FLOODING
Oleh :
Erlina Intan Pratiwi
18050974014/ PTI 18
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak
membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu penggunaan
teknologi yang sering digunakan saat ini, terutama saat pandemic seperti ini
adalah penyebar luasan infromasi secara cepat dan efisien dengan menggunakan
jaringan computer. Setiap jaringan computer dapat menghubungkan semua perangkat
jaringan computer agar dapat diakses oleh penggunanya.
Semakin besar sebuah jaringan computer, terdapat masalah yang dapat menganggu komunikasi data dalam jaringan computer. Salah satu yang sering didapati adalah penyerangan server oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu diperlukan pemahaman setiap IT Networking tentang sebuah serangan merugikan di jaringan komputernya. Dengan laporan ini, penulis ingin menyampaikan tentang salah satu jenis penyerangan jaringan computer sebagai informasi dan edukasi pemahaman salah satu jenis penyerangan jaringan computer yakni DDOS ( Distributed Denial of Service).
oleh :
muhammad fakhruddin budihardjo
18050974010
S1 Pend. Teknologi Informasi
Universitas Negeri Surabaya
BAB
I
Pendahuluan
A. Pendahuluan
Di zaman yang serba digital, seringkali mendengar
berita tentang kebocoran data. Entah itu dari pihak pribadi, bahkan hingga
pemerintah. keamanan data adalah hal yang penting. Data memuat berbagai
informasi dari pemiliknya. Informasi ini bisa diolah dan diperjualbelikan.
Sehingga sangat merugikan apabila data tersebut bisa sampai ditangan orang yang
tidak bertanggung jawab.
Berkaitan dengan keamanan data, ada salah satu metode
yang cukup baik untuk mengamankan data. Yaitu dengan cara enkripsi.