Kamis, 11 Desember 2025

ARDUINO UNO PADA SENSOR PARKIR ALARM MOBIL

 

Disusun oleh :

Excel Maulana Ramadhan              (25051204033)

Alfia Rahmatika                              (25051204035)

Muhammad Ali Ibrahim                  (25051204107)

Devina Rahma Cahyono                  (25051204246)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

    Saat ini, banyak pengendara mengalami kesulitan saat parkir, terutama ketika ruang parkir sempit atau terlihat objek di belakang kendaraan tidak jelas hal ini berisiko menimbulkan benturan, kerusakan, atau celaka. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, diperlukan sistem bantu parkir yang mampu mendeteksi jarak antara mobil dan objek di sekitarnya secara otomatis sehingga pengemudi mendapat peringatan sebelum terjadi tabrakan. Sistem berbasis mikrokontroler dan sensor telah menjadi solusi praktis dalam hal ini. Dengan menggunakan Arduino (misalnya Arduino Uno) dan sensor jarak (misalnya sensor ultrasonik), dapat dibangun prototipe alat “sensor parkir + alarm” yang memberikan peringatan (suara / visual) saat jarak dengan objek belakang mobil mendekati batas aman sehingga memudahkan pengemudi dalam melakukan parkir dengan aman. Oleh karena itu, melalui praktikum ini diharapkan mahasiswa memahami cara kerja sistem elektronik dan mikrokontroler dalam aplikasinya pada kendaraan, serta penerapan desain alat bantu parkir yang dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.

PENGAPLIKASIAN ARDUINO PALANG PINTU OTOMATIS BERBASIS ARDUINO DAN MOTOR SERVO

 

Disusun Oleh:

Aldi Abdurrahmna Nafis             (25051204108)

Muhammad Rizqy Yusuf            (25051204182)

Ahmad Ilham Muzakky             (25051204120)

Zahra Nessa Airienne                 (25051204162)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

    Perkembangan teknologi di bidang elektronika dan otomasi semakin pesat,
khususnya dalam penerapan sistem kendali otomatis yang mempermudah
aktivitas manusia. Salah satu penerapan teknologi tersebut adalah pada sistem
palang pintu otomatis yang banyak digunakan di area parkir, perlintasan
kereta api, maupun akses masuk gedung. 

    Pada sistem konvensional, palang pintu masih banyak dioperasikan secara
manual sehingga membutuhkan tenaga manusia, waktu yang relatif lebih
lama, serta memiliki risiko kesalahan dalam pengoperasian. Selain itu, sistem
manual juga kurang efisien dalam pengontrolan keluar masuk kendaraan,
terutama pada kondisi lalu lintas yang padat. 

    Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan suatu sistem otomatis
yang mampu bekerja secara cepat, akurat, dan efisien. Arduino sebagai
mikrokontroler yang bersifat open-source dan mudah diprogram dapat
dimanfaatkan sebagai pusat kendali sistem. Sementara itu, motor servo
digunakan sebagai penggerak palang pintu karena mampu bergerak dengan
sudut yang presisi. 

    Oleh karena itu, dibuatlah project Palang Pintu Otomatis Berbasis Arduino
dan Motor Servo sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan
kemudahan dalam sistem akses keluar masuk kendaraan. Project ini
diharapkan dapat menjadi media pembelajaran dalam penerapan
mikrokontroler serta memberikan manfaat nyata dalam bidang otomasi.
 

IMPLEMENTASI SISTEM INPUT-OUTPUT (I/O) PADA ARSITEKTUR MIKROKONTROLER ESP32 : STUDI KASUS TEMPAT SAMPAH OTOMATIS


 Disusun oleh:

Muhammad Taqiy Ananta Fauzan       (25051204166)

Ferdinand Rizky Putra Maulana          (25051204217)

Mochammad Hafiz Zamrizad              (25051204231)

Auralia Ludmilla Dita                           (25051204232)


BAB I
PENDAHULUAN

 1.1 Latar Belakang

Banyak orang malas membuang sampah di tempat sampah yang memiliki penutup karena harus menyentuh penutupnya untuk bisa membuang sampah ke dalam tempatnya. Dengan memegang penutup tempat sampah, kita dapat terpapar bakteri yang ada pada tempat sampah. Oleh karena itu, beberapa orang lebih memilih membuang sampah di tempat sampah yang tidak ada penutup nya atau membuang sampah dengan di lempar untuk menghindari bakteri.

    Tempat sampah yang bersih dan juga memiliki sentuhan teknologi akan membuat orang tertarik untuk membuang sampah dengan mencoba teknologi pada tempah sampah. Oleh karena itu, kami membuat tempat sampah yang memiliki penutup yang bisa terbuka menggunakan sensor. Dengan menggunakan sensor orang bisa membuang sampah di tempatnya secara higienis.  

PENGGUNAAN ARDUINO SEBAGAI SISTEM DETEKSI KETINGGIAN AIR (FLOOD DETECTOR)

 

Disusun Oleh:

Heaven Arvian Marcello Devin                      (25051204032)

Ravelino Hermanto                                           (25051204151)

Naufal Fayyadhani Ramadhan Akbar           (25051204181)

Ahmad Aditya Ardiansyah                              (25051204203)



BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

    Indonesia merupakan negara dengan curah hujan tinggi yang menyebabkan
bencana banjir menjadi salah satu masalah lingkungan yang sering terjadi. Banyak
daerah mengalami kenaikan permukaan air secara tiba-tiba akibat drainase buruk,
intensitas hujan tinggi, dan meluapnya sungai. Oleh karena itu, diperlukan sistem
pendeteksian dini yang mampu memantau ketinggian air secara real-time.

    Pada era modern, teknologi mikrokontroler seperti Arduino memberikan kemudahan
dalam pembuatan alat monitoring sederhana tetapi fungsional. Sensor Ultrasonik
HC-SR04 dapat mengukur jarak permukaan air tanpa bersentuhan langsung,
sehingga lebih aman dan cocok digunakan pada area rawan banjir.

    Melalui praktikum simulasi ini, mahasiswa mempelajari bagaimana sebuah
mikrokontroler bekerja berdasarkan konsep arsitektur komputer
(Input–Proses–Output). Proyek ini menampilkan bagaimana data jarak diproses
menjadi informasi level air, ditampilkan pada LCD, dan memberikan peringatan
menggunakan LED dan buzzer. 

Rabu, 10 Desember 2025

LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA MENGENAI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN IC LOGIC Kelompok 2 TiB

 

LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA MENGENAI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN IC LOGIC



Disusun Oleh Kelompok 2:

Ibrahem Raja Jaudan (25051204113)

Fakhrian Yusfi Safirta(25051204188

Jeuricho Bimo Nathaniel(25051204098)

Mohammad Reyhan Herwansa(25051204235)



BAB I: Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

1.2 Gerbang logika merupakan dasar dari sistem digital yang digunakan pada berbagai perangkat elektronik. Sistem digital bekerja menggunakan logika biner yang hanya mengenal dua kondisi, yaitu LOW (0) dan HIGH (1).

Salah satu jenis gerbang logika yang paling penting adalah gerbang logika AND. Gerbang logika AND menghasilkan output bernilai 1 hanya jika semua input bernilai 1. Jika salah satu input bernilai 0, maka output akan bernilai 0. Karakteristik ini menjadikan gerbang AND banyak digunakan dalam sistem yang membutuhkan kondisi tertentu. Melalui praktikum ini, mahasiswa mempelajari cara kerja gerbang AND dengan merangkai rangkaian elektronik sederhana menggunakan IC gerbang logika, LED, resistor, dan breadboard. Tujuannya adalah agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat melihat hasil kerja rangkaian secara langsung.

1.2 Rumusan Masalah

 * Bagaimana prinsip kerja gerbang logika AND?

 * Bagaimana cara merangkai IC gerbang AND pada breadboard?

 * Bagaimana hubungan antara input dan output pada rangkaian AND?

 * Apa fungsi masing-masing komponen dalam rangkaian gerbang AND?

1.3 Tujuan Praktikum

 * Memahami prinsip kerja gerbang logika AND.

 * Mengetahui fungsi IC gerbang AND dalam rangkaian digital.

 * Mampu merangkai rangkaian gerbang AND dengan benar.

 * Mengamati hasil output rangkaian melalui indikator LED.

Perancangan dan Implementasi Gerbang Logika NAND Menggunakan IC 7400: Pengujian Output LED pada Breadboard

 

Perancangan dan Implementasi Gerbang Logika NAND Menggunakan IC 7400:
Pengujian Output LED pada Breadboard

KELOMPOK 9:

Axel Damarsatya Suwondo (Ketua) 25051204173

Septian Candra Ramadhan 25051204014

Hazqi Syauqie Atallah Susanto 25051204010

Muhammad Fakhri Abdullah 25051204124


 

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Gerbang logika adalah blok utama dalam elektronika digital. Semua sistem komputasi modern seperti CPU, memori, kalkulator, hingga perangkat elektronik sehari-hari tersusun dari kombinasi banyak gerbang logika. Salah satu gerbang logika paling dasar dan terpenting adalah gerbang NAND.

Gerbang NAND memiliki sifat universal, artinya hanya dengan NAND saja kita bisa membentuk gerbang OR, NOT, XOR, dan lainnya. Karena itu, memahami NAND merupakan fondasi penting sebelum masuk ke materi flip-flop, register, atau rangkaian digital kompleks.

Praktikum ini dilakukan menggunakan breadboard, LED, resistor, dan sumber daya tanpa mikrokontroler. Tujuan praktikum bukan hanya mendapatkan hasil menyala/mati LED, tetapi memahami alur logika, penyusunan fisik rangkaian, tabel kebenaran, dan cara menguji input agar bisa direplikasi oleh pembaca lain.

Laporan Praktikum Gerbang Logika Sederhana Menggunakan Logic Gate NOT

 

Laporan Praktikum Gerbang Logika Sederhana Menggunakan Logic Gate NOT

Disusun Oleh:

Siti Salva Eka Gita 25051204009
Vitobratta Omar Zeta 25051204015
Deardo Saragih 25051204057
Talitha Zahra Anabela Putri 25051204064


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Seluruh sistem komputer modern bekerja menggunakan rangkaian digital yang beroperasi berdasarkan prinsip logika biner. Dalam proses perhitungan, pengolahan data, hingga eksekusi instruksi, komputer mengandalkan berbagai operasi logika untuk memproses informasi yang diterimanya. Rangkaian digital tersebut dibangun dari sekumpulan gerbang logika yang masing-masing memiliki fungsi spesifik dalam memanipulasi sinyal biner berupa logika 0 dan 1. Keberadaan gerbang logika menjadi dasar dari seluruh sistem komputasi, mulai dari perangkat keras sederhana hingga arsitektur komputer yang sangat kompleks.

Salah satu gerbang logika dasar yang mudah dipahami dan memiliki fungsi penting adalah gerbang logika NOT. Gerbang ini bekerja sebagai inverter atau pembalik logika, yaitu menghasilkan keluaran yang selalu berlawanan dengan kondisi input. Jika input bernilai logika 1 maka output menjadi 0, dan sebaliknya. Karena kemampuannya tersebut, gerbang NOT sering digunakan dalam berbagai rangkaian digital yang membutuhkan operasi pembalikan sinyal. Implementasi gerbang NOT secara fisik dapat ditemukan pada komponen elektronika seperti IC 7404, yang berisi enam inverter dalam satu chip.

Dalam arsitektur komputer, gerbang NOT memiliki peran signifikan dalam operasi logika CPU, pengendalian sinyal, serta proses pengolahan data pada berbagai unit komputasi. Penerapan yang tepat dari gerbang NOT dapat memengaruhi efisiensi, keandalan, serta performa sistem digital secara menyeluruh.

Gerbang logika sendiri merupakan bagian dari chip elektronika yang berisi ribuan hingga jutaan komponen, seperti transistor, resistor, dan kapasitor. Di dalam chip, gerbang logika menghubungkan serta memproses sinyal antar komponen tersebut. Walaupun jumlah gerbang logika dalam suatu chip bisa mencapai jutaan, setiap gerbang memiliki fungsi logika tertentu yang berperan dalam membentuk operasi digital yang lebih kompleks.

Oleh karena itu, mempelajari dan memahami cara kerja gerbang logika NOT menjadi langkah penting untuk memahami sistem komputer dan rangkaian digital secara keseluruhan.

Selasa, 09 Desember 2025

PRATIKUM IMPLEMENTASI MENGENAI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN LOGIC GATE AND

 

PRATIKUM IMPLEMENTASI MENGENAI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN LOGIC GATE AND

 

 

DI SUSUN OLEH :

 

1.   RAFLY OKTAVIAN RAMADHANI               (25051204092)

2.   NURUL ISLAMIYAH                                     (25051204191)

3.   WILSUN AWAKAY SILABAN                      (25051204023)

4.   MUHAMMAD BINTANG FIRDAUZ              (25051204100)

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

 

            Perkembangan teknologi digital saat ini sangat pesat dan berperan penting dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam perangkat elektronik dan sistem komputer. Di dalam sistem digital, informasi diolah dalam bentuk bilangan biner yang hanya mengenal dua keadaan, yaitu logika tinggi (1) dan logika rendah (0). Untuk mengolah sinyal biner tersebut, dibutuhkan rangkaian logika yang dapat melakukan operasi logika tertentu. Salah satu rangkaian dasar yang sangat penting dalam elektronika digital adalah gerbang logika AND.

Gerbang logika AND merupakan bagian dari rangkaian logika kombinasi yang menghasilkan output bernilai 1 hanya jika seluruh input bernilai 1. Gerbang ini sering digunakan dalam sistem kontrol, rangkaian keamanan, serta berbagai aplikasi digital lainnya yang membutuhkan kondisi tertentu terpenuhi secara bersamaan agar keluaran dapat aktif. Oleh karena itu, memahami karakteristik dan prinsip kerja gerbang logika AND menjadi dasar penting dalam mempelajari elektronika digital.

1.2 Rumusan Masalah

1)     Bagaimana prinsip kerja dan implementasi dari rangkaian gerbang logika AND kedalam rangkaian sederhana   ?

2)     Bagaimana hubungan output dan input dalam gerbang logika AND ?

3)     Apa saja komponennya ?  

 

1.3 Tujuan Laporan

Berikut beberapa tujuan dari praktikum yang dilakukan, yaitu :

1)     Mampu memahami cara kerja dasar gerbang logika AND dan dapat diimplemntasikan kedalam rangkaian digital sederhana

2)     Mengetahui hubungan antara output dan input pada gerbang logika AND

3)     Memahami setiap komponen yang digunakan 

 

1.4 Manfaat Penulisan

Berikut manfaat dari penulisan laporan praktikum, yaitu :

1)     Membantu mahasiswa mempelajari dasar dari gerbang logika dan dapat dimplementasikan secara nyata mengenai gerbang logika AND yang telah diajarkan di mata kuliah

 

 

 

 

LAPORAN PRAKTIKUM SRAM 2 BIT DENGAN JK-FLIP FLOP MENGGUNAKAN INPUT 0-3 DESIMAL

 

LAPORAN PRAKTIKUM SRAM 2 BIT DENGAN JK-FLIP FLOP MENGGUNAKAN INPUT 0-3 DESIMAL

 

 

 

  

 

 

 

DISUSUN OLEH KELOMPOK 9

 

 

1.     Ahmad Ainul Yakin

25051204221

2. Jermy Obriel Udju

25051204236

3. Hafiz Ahmad Yusuf

25051204138

4. Herlangga Fitdia Saputra

22051204156

 

 


LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND (LOGICAL CONJUNCTION)


LAPORAN PRAKTIKUM SEDERHANA GERBANG LOGIKA AND (LOGICAL CONJUNCTION)

 

DISUSUN OLEH KELOMPOK 3:

        Nabila Nazwa Salsabila

25051204024

        Moch Syaifulloh Yusuf

25051204054

        Nur Ikhwanul Hakim

25051204189

        Reza Shoka Setiawan

25051204207

 

 

 

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

 

Perkembangan teknologi digital saat ini berlangsung sangat cepat dan sudah menjadi bagian penting dalam hampir seluruh aktivitas manusia. Mulai dari peralatan rumah tangga pintar, sistem komunikasi, komputer, hingga perangkat kontrol industri, semuanya memanfaatkan teknologi digital untuk bekerja secara lebih efektif. Di balik seluruh teknologi tersebut, terdapat suatu sistem yang mengolah data biner (0 dan 1) menggunakan komponen dasar yang disebut gerbang logika. Gerbang logika inilah yang menjadi fondasi dalam pembentukan rangkaian digital sebelum berkembang ke sistem yang lebih kompleks seperti mikroprosesor, mikrokontroler, hingga rangkaian logika terprogram.

 

Salah satu gerbang logika dasar yang sering digunakan adalah gerbang logika AND. Gerbang ini hanya akan menghasilkan keluaran bernilai benar (1) ketika semua inputnya bernilai benar (1). Meskipun prinsip kerjanya terlihat sederhana, namun gerbang AND memiliki peranan yang sangat penting dalam rangkaian kontrol dan proses pengambilan keputusan di berbagai sistem digital. Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori mengenai gerbang logika AND, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam percobaan. Dengan demikian, pemahaman terhadap konsep dasar ini dapat menjadi bekal dalam merancang dan menganalisis rangkaian digital pada tingkat yang lebih lanjut.

 

 

 

 

 

1.2  Rumusan Masalah

 

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:

1.     Bagaimana prinsip kerja gerbang logika AND?

2.     Bagaimana hubungan antara input dan output pada gerbang logika AND?

 

 

1.3  Tujuan Praktikum

 

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah:

1.     Mengetahui dan memahami prinsip kerja gerbang logika AND.

2.     Membuktikan kebenaran tabel logika gerbang AND melalui percobaan secara langsung.

 

PRAKTIKUM GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN BREADBOARD

 

PRAKTIKUM GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN BREADBOARD


Disusun oleh :

M. FATAH MUSHILY            (018)

M. FARUQ ABDULLAH       (022)

FANDI ACHMAD                  (161)

ENGGIE SOFIA LIKA          (208)

 



PENDAHULUAN

Gerbang logika (logic gate) merupakan komponen dasar dalam sistem elektronika digital yang berfungsi memproses sinyal biner berdasarkan prinsip aljabar Boolean. Setiap gerbang logika menerima satu atau lebih sinyal input dan menghasilkan satu output sesuai dengan fungsi logikanya. Sinyal digital direpresentasikan dalam dua level tegangan, yaitu HIGH (1) dan LOW (0), sehingga memudahkan sistem untuk melakukan operasi perhitungan logika seperti AND, OR, NOT, dan variasi lanjutannya. Perkembangan teknologi digital modern, termasuk komputer, smartphone, perangkat IoT, sistem komunikasi, dan berbagai perangkat otomatisasi industri, tidak dapat dipisahkan dari keberadaan gerbang logika sebagai fondasi pembentuk sirkuit digital.

Konsep aljabar Boolean yang ditemukan oleh George Boole pada abad ke-19 menjadi landasan teoritis dari sistem digital yang digunakan saat ini. Hubungan antara teori logika dan implementasinya pada rangkaian elektronik memungkinkan mesin melakukan operasi pengambilan keputusan secara otomatis melalui pengolahan logika biner. Dalam dunia pendidikan teknik informatika dan elektro, pemahaman tentang gerbang logika menjadi sangat penting sebagai langkah awal sebelum mempelajari topik lanjutan seperti flip-flop, counter, register, memory, multiplexer, mikroprosesor, dan arsitektur komputer.

Pada praktikum ini, dilakukan perancangan dan pengujian rangkaian digital sederhana menggunakan breadboard, kabel jumper, LED indikator, serta IC gerbang logika dasar, yaitu SN74S08N (AND), SN74LS32N (OR), dan SN74LS04N (NOT). Breadboard dipilih karena memudahkan proses perakitan rangkaian tanpa proses penyolderan, sehingga memudahkan pembuatan, modifikasi, maupun troubleshooting jika terjadi kesalahan sambungan. LED digunakan sebagai indikator output untuk memvisualisasikan perubahan logika berdasarkan kondisi input.

Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami cara kerja dasar tiap gerbang logika dengan membandingkan antara kondisi input dan output terhadap tabel kebenaran (truth table). Selain itu, kegiatan praktikum ini juga memberikan pengalaman langsung tentang manajemen rangkaian digital, mulai dari proses perancangan, pemasangan komponen, pengujian, hingga analisa kesalahan yang mungkin terjadi di lapangan. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari secara konseptual dengan implementasi nyata pada hardware.

Secara keseluruhan, praktikum ini tidak hanya bertujuan untuk menguji fungsi dasar gerbang logika, tetapi juga melatih keterampilan praktis dalam merangkai sistem digital, mengenal karakteristik komponen fisik, memahami alur arus pada breadboard, serta menumbuhkan kemampuan pemecahan masalah terhadap rangkaian yang tidak bekerja sesuai hasil seharusnya. Pemahaman ini akan menjadi bekal penting untuk pembelajaran lebih kompleks pada bidang teknologi digital di masa depan.

Rumusan Masalah

  1. Bagaimana prinsip kerja dasar gerbang logika AND, OR, dan NOT berdasarkan teori aljabar Boolean?
  2. Bagaimana hubungan antara kondisi input dan output pada gerbang logika AND, OR, dan NOT dapat divalidasi secara praktis menggunakan breadboard dan komponen elektronik?
  3. Apakah hasil pengamatan rangkaian gerbang logika yang dirakit sesuai dengan tabel kebenaran (truth table) teori logika digital?

Tujuan Praktikum

1.     Memahami prinsip kerja dasar gerbang logika AND, OR, dan NOT berdasarkan teori aljabar Boolean.

2.     Menganalisa hubungan antara kondisi input dan output melalui tabel kebenaran (truth table).

3.     Memverifikasi hasil percobaan secara praktis untuk membuktikan fungsi kerja dari masing-masing gerbang logika.

PEMBUATAN SENSOR KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN ESP32

LAPORAN PRAKTIKUM

MONITORING KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN ESP32 DAN BLYNK


Disusun Oleh:

Febriana Regina Artanti             (25051204148)
Fadhil Muhammad Lubis           (25051204220)
Kevin Ahmadinejed                   (25051204055)
Excell Valleryo Ariansyah         (25051204205)




BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) semakin pesat dan memberikan kontribusi dalam berbagai sektor seperti industri, transportasi, pertanian, dan lain-lain. Dalam pengaplikasikannya, dibutuhkan perangkat mikrokontroler yang mampu mengolah data dan terhubung dengan jaringan internet. ESP32 merupakan salah satu mikrokontroler yang banyak digunakan karena sudah dilengkapi fitur Wi-Fi dan bluetooth, serta memiliki performa pemrosesan yang baik, dan dapat dioprasikan dengan biaya yang relatif terjangkau.

Dalam pembelajaran, penggunaan perangkat keras tidak selalu memungkinkan karena keterbatasan alat dan efesiensi waktu. Oleh karena itu, simulasi menjadi alternatif yang tepat untuk memahami perancangan rangkaian dan pemrograman mikrokontroler sebelum pengujian perangkat nyata. Wokwi adalah simulasi elektronik online yang memungkinkan pengguna untuk merancang, menguji, serta memrogram berbagai komponen elektonika dan mendukung pemrograman ESP32 secara langsung melalui web atau browser.

Dengan pememanfaatkan simulasi ESP32 pada web wokwi, mahasiswa dapat memahami atau mengetahui konsep dasar sistem IoT, pemrograman mikrokontroler, serta cara mengintegrasikan sensor secara praktis dan aman. Selain itu pengaplikasian pada projek nyata juga akan mudah.

Senin, 08 Desember 2025

PRAKTIKUM SEDERHANA MENGENAI GERBANG LOGIKA MENGGUNAKAN LOGIC GATE AND

 

PRAKTIKUM SEDERHANA MENGENAI GERBANG LOGIKA
MENGGUNAKAN LOGIC GATE AND

DI SUSUN OLEH:


1.AL-WAIS ALQARNI

(25051204013)

2.HABIBI

(25051204058)

3.NICOLAS TIAR BANJARNAHOR

(25051204056)

4.MUHAMMAD SHIDQI FADJUANI 

(25051204126)



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Praktikum ini bertujuan mengenalkan implementasi nyata gerbang logika AND menggunakan komponen elektronik sederhana tanpa bantuan mikrokontroler. Gerbang AND merupakan salah satu gerbang logika dasar yang sangat penting dalam perancangan rangkaian digital dan menjadi fondasi dari sistem yang lebih kompleks seperti rangkaian kombinasi, sistem kendali, hingga perangkat IoT.

Pada praktikum ini, rangkaian gerbang AND diwujudkan dengan IC AND yang dipasang pada breadboard, menggunakan LED sebagai indikator output, serta baterai 9 V sebagai sumber tegangan. Input logika diberikan secara manual dengan memindahkan kabel jumper langsung ke kutub baterai (positif/negatif) dan rel pada breadboard, sehingga praktikan dapat memahami hubungan langsung antara logika 0/1 dengan level tegangan pada rangkaian. Laporan ini ditulis cukup rinci agar pembaca blog yang tidak memiliki konektor baterai maupun push button tetap dapat meniru percobaan dan memperoleh hasil yang sama.