Sistem Keamanan Pintu Menggunakan Sensor
Reed Switch dengan
Notifikasi Telegram
Mata Kuliah
Arsitektur dan Organisasi Komputer
Dosen Pengampu
Aditya Prapanca, S.T., M.Kom.
Disusun Oleh
Kelompok 10
1. Firdaus
Bagus Wicaksono (20051204094)
2. Mohamad Adi Putra Firdaus (20051204014)
3. Daniel Frederico
Soegiharto (20051204104)
4. Rizqi Fadhilah Amin (20051204066)
https://youtu.be/8IQNWqztUFo
UNIVERSITAS
NEGERI SURABAYA
FAKULTAS
TEKNIK
TEKNIK
INFORMATIKA
2020
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 ABSTRAK
Berbagai permasalahan selalu mengancam
keamanan pemilik rumah seperti pencurian. Hal ini menyebabkan diperlukannya sistem
keamanan rumah. Sistem keamanan berfungsi
memberikan informasi yang terjadi di dalam rumah. Internet of Things (IoT)
membuat perangkat dapat berkomunikasi seperti mengirim
dan menerima data. Penelitian ini merancang
sistem pengamanan pintu yang terdiri dari esp8266, LED dan reed sensor. Aplikasi Telegram mampu memberikan informasi
secara realtime kepada pengguna, sehingga dapat
memantau keadaan pintu serta dapat menginformasikan jika ada yang membuka pintu saat sensor aktif. Ketika pintu
terbuka reed sensor akan berlogika 0 dan esp8266
memberikan informasi data sensor yang dikirim ke bot Telegram, kemudian data tersebut diakses dengan aplikasi Telegram
sebagai tampilan user interface. Untuk memudahkan
saat pengguna ada dirumah maka ditambahkan perintah ON/OFF agar sensor dapat
dihidupkan dan dimatikan.
1.2 PENDAHULUAN
Dari aktivitas yang dilakukan seharian, hampir sebagian besar
dilakukan diluar rumah. Hal ini terjadi di setiap kota-kota besar. Oleh karena
itu, untuk jam-jam kerja dapat dipastikan bahwa pasti banyak rumah kosong ditinggal
pergi penghuninya. Terlebih lagi untuk musim liburan lebaran, natal, atau tahun
baru. Rumah kosong tersebut menjadi sasaran empuk para pencuri, terutama rumah
tanpa sistem keamanan yang memadai. Banyak modus yang dilakukan para pencuri
untuk melaksanakan aksinya. Mulai dari mengetuk pintu rumah, pura-pura tanya alamat.
Jika tidak ada jawaban dan yakin rumah itu kosong, mereka akan langsung
membongkar pintu rumah dan menggasak barang berharga. Selain itu ada juga yang
berpura-pura sebagai petugas PLN, teknisi jaringan televisi kabel atau kamera
pemantau (CCTV), penata ulang taman, pengecek kompor gas, dan berbagai modus
lain Seiring meningkatnya tindak kejahatan kriminalitas atau pencurian yang
bisa terjadi dilingkungan sekitar. Contohnya pencurian pada suatu rumah yang
marak di negara kita ini. Para pencuri yang kerap mencuri barang-barang
berharga pemilik rumah dengan membobol paksa pintu pada rumah dan kerap kali
merusak kunci pada pintu.
Dengan adanya sistem pengamanan pintu otomatis
pintu dapat di buka dan di monitoring dari mana saja dengan menggunakan data
internet sebgai koneksi jaringan nya. Dengan sistem internet of thing (IoT)
dapat memantau dan mengendalikan secara realtime pintu rumah. Disamping itu, sistem pengamanan
yang ada sekarang ini masih jarang yang bisa memberikan informasi langsung
kepada pemilik rumah jika ada orang asing yang disinyalir ingin melakukan aksi
pencurian. Kalaupun ada sistem pengamanan seperti itu, tentunya harganya akan
sangat mahal. Oleh karena itu, kami menawarkan suatu sistem pengamanan rumah
berbasis IOT (internet of things) dengan harganya yang jauh lebih murah
dari sistem pengamanan yang ada sekarang.