Selasa, 02 Juni 2026

PRAKTIKUM SKENARIO PENGGUNAAN PERINTAH DASAR LINUX (CLI)

PRAKTIKUM SKENARIO PENGGUNAAN PERINTAH DASAR LINUX (CLI)


Disusun Oleh:

1

M. Zakariyah Adi kusuma

(25051204178)

2

Dimas Giovanni T

(25051204168)

3

Muhammad Hisyam

(25051204169)

4

Shah Aziz Ramadhan Ar-Rasheed

(25051204179)






BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut pemahaman yang lebih mendalam terhadap sistem operasi dan keamanan jaringan. Salah satu sistem operasi yang sering digunakan dalam dunia teknologi adalah Linux, yang dikenal karena sifatnya yang open-source, stabil, dan fleksibel. Dalam penggunaannya, Linux banyak mengandalkan Command Line Interface (CLI) sebagai sarana utama untuk berinteraksi dengan sistem, terutama dalam hal navigasi direktori dan manajemen sistem.

Penguasaan perintah dasar Linux melalui CLI menjadi hal penting bagi mahasiswa maupun praktisi IT, karena memberikan kontrol penuh terhadap sistem serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan file, proses, dan konfigurasi sistem. Selain itu, CLI juga menjadi dasar dalam berbagai bidang lanjutan seperti administrasi sistem, pengembangan perangkat lunak, dan keamanan siber.

Kemampuan CLI memfasilitasi manajemen sumber daya sistem secara real-time, seperti pemantauan proses aktif serta analisis penggunaan kapasitas penyimpanan, yang memberikan gambaran akurat mengenai kondisi kesehatan perangkat keras maupun lunak. Selain itu, pemahaman mengenai instruksi baris perintah mencakup aspek keamanan fundamental melalui pengaturan izin akses file, yang sangat krusial untuk menjaga integritas data dalam lingkungan sistem operasi yang bersifat multi-user. Melalui penguasaan navigasi dan manipulasi file secara tekstual, seorang administrator dapat bekerja dengan kecepatan dan presisi yang lebih tinggi dibandingkan melalui antarmuka grafis.

Berdasarkan hal tersebut, laporan ini dibuat untuk mempelajari dan memahami perintah dasar Linux melalui CLI.

REMASTERING SISTEM OPERASI LINUX: PENGEMBANGAN DISTRO "RESCUE LITE" SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF MEDIA PENYELAMATAN DATA KORUP

 

REMASTERING SISTEM OPERASI LINUX: PENGEMBANGAN DISTRO "RESCUE LITE" SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF MEDIA PENYELAMATAN DATA KORUP

Disusun oleh :

 

Afnan Bagus Kurniawan (25051204078) 

Muhammad Fawwaz Taufiqul Hakim (25051204175) Calvin Azarya Pravita Yuwono (25051204177)

Aliya Shafia (25051204200)




BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

    Sistem operasi Linux memiliki arsitektur yang memungkinkan modifikasi menyeluruh terhadap image instalasi atau live ISO-nya. Proses ini dikenal sebagai remastering, yaitu teknik mengambil distribusi Linux yang sudah ada, memodifikasi isinya sesuai kebutuhan spesifik, lalu mengemas ulang hasilnya menjadi ISO baru yang siap di-boot. Dalam konteks teknisi lapangan dan administrator sistem, ketersediaan distribusi berbasis live yang memuat alat pemulihan data dan diagnostik perangkat merupakan kebutuhan praktis yang nyata.

    Distro generalis seperti Ubuntu atau Lubuntu tidak dirancang khusus untuk pekerjaan pemulihan. Ukurannya cukup besar dan memuat banyak aplikasi yang tidak relevan untuk skenario penyelamatan data atau perbaikan sistem. Sebaliknya, distribusi khusus rescue umumnya tidak menyertakan antarmuka grafis yang ramah, sehingga kurang efisien bagi teknisi yang tidak familiar dengan antarmuka berbasis teks sepenuhnya.

    Praktikum ini menggunakan Lubuntu 24 (berbasis Ubuntu 24.04 LTS) sebagai base ISO karena ringan dan sudah menyertakan desktop environment LXQt. Di atas dasar itu, dilakukan remastering menggunakan Cubic (Custom Ubuntu ISO Creator) untuk menghasilkan distribusi baru bernama Rescue Lite, yaitu live distro yang dirancang khusus untuk tiga fungsi utama: penyelamatan data, pemulihan sistem, dan perbaikan perangkat (termasuk workstation Windows).

Perintah dasar Linux Instruksi CLI (Command Line Interface) untuk Navigasi dan Manajemen Sistem

 

Perintah dasar Linux Instruksi CLI (Command Line Interface) untuk Navigasi dan Manajemen Sistem

Disusun oleh :


Afnan Bagus Kurniawan (25051204078) 

Muhammad Fawwaz Taufiqul Hakim (25051204175) 

Calvin Azarya Pravita Yuwono (25051204177)

Aliya Shafia (25051204200)





BAB I
PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Sistem operasi berbasis Linux memegang peranan yang sangat vital dalam ekosistem teknologi modern, mulai dari pengelolaan infrastruktur server skala besar, layanan cloud computing, sistem tertanam (embedded systems), hingga lingkungan pengembangan perangkat lunak di industri global. Berbeda dengan sistem operasi arus utama yang sangat bergantung pada Antarmuka Grafis (GUI), kekuatan dan fleksibilitas utama Linux justru terletak pada Command Line Interface (CLI). CLI bertindak sebagai mekanisme interaksi berbasis teks yang memungkinkan pengguna mengirimkan instruksi secara langsung ke kernel sistem operasi.

Bagi mahasiswa Teknik Informatika, kecakapan dalam mengoperasikan CLI bukan sekadar pelengkap, melainkan kompetensi teknis dasar (fundamental technical competency) yang wajib dikuasai. Keterampilan ini menjadi fondasi utama dalam bidang administrasi sistem, pengelolaan infrastruktur jaringan, serta manajemen server jarak jauh yang efisien. Tanpa pemahaman yang kuat mengenai terminal, seorang praktisi teknologi akan mengalami keterbatasan ruang gerak saat mengelola arsitektur sistem yang kompleks.

Oleh karena itu, praktikum ini dirancang sebagai jembatan terapan untuk memperkenalkan perintah-perintah dasar CLI pada Linux. Fokus utama pada modul ini adalah melatih sensitivitas praktikan terhadap navigasi sistem berkas, efisiensi manajemen file dan direktori, hingga pemahaman konsep keamanan dasar melalui pengaturan hak akses (file permission). Melalui pendekatan praktis ini, praktikan diharapkan tidak hanya sekadar menghafal sintaks, melainkan mampu menginterpretasikan setiap output terminal secara logis dan analitis. 

Sabtu, 30 Mei 2026

KONFIGURASI JARINGAN LOKAL DAN IMPLEMENTASI WEB SERVER SEDERHANA MENGGUNAKAN PYTHON PADA MESIN VIRTUAL

 

KONFIGURASI JARINGAN LOKAL DAN IMPLEMENTASI WEB SERVER SEDERHANA MENGGUNAKAN PYTHON PADA MESIN VIRTUAL

Dibuat oleh:

1.     Qaris Firasya Al Hannan                                      25051204079

2.     Ibrahim Soffa                                                        25051204085

3.     Bayu Fitrah Sulaiman                                           25051204214

4.     Muhammad Athala Asshiddiq                              25051204227

 

 

 

 BAB I

PENDAHULUAN


1.1.          Latar Belakang

Dalam studi Sistem Operasi, pemahaman mengenai bagaimana sistem operasi mengelola sumber daya jaringan dan mengeksekusi layanan (services) merupakan kompetensi yang sangat penting. Salah satu penerapan nyatanya adalah pembangunan arsitektur client-server, di mana sebuah sistem bertindak sebagai penyedia layanan (server) dan sistem lain bertindak sebagai peminta layanan (client).

Praktikum ini menggunakan lingkungan virtualisasi (Virtual Machine) dengan sistem operasi Kali Linux untuk menyimulasikan server fisik. Penggunaan virtualisasi memungkinkan isolasi lingkungan jaringan yang aman untuk melakukan pengujian tanpa mengganggu konfigurasi sistem operasi utama (Host OS). Melalui Command Line Interface (CLI), konfigurasi jaringan dapat diidentifikasi dan dikelola secara langsung, yang kemudian dilanjutkan dengan penyebaran (deployment) layanan web server sederhana menggunakan modul bawaan Python. Eksperimen ini menjembatani teori jaringan lokal dan fungsi dasar sistem operasi dalam menangani lalu lintas data antar platform yang berbeda.


1.2.          Tujuan

1. Memahami instruksi CLI dasar pada Linux, khususnya untuk navigasi direktori dan manajemen sistem. 

2. Mengidentifikasi dan menganalisis konfigurasi antarmuka jaringan (Network Interface) beserta penugasan alamat IP (IP Address) pada mesin virtual.  

3. Mampu mengimplementasikan dan menjalankan layanan web server lokal secara mandiri menggunakan modul HTTP Server dari Python. 

4. Melakukan pengujian konektivitas cross-platform antara Guest OS (Kali Linux) dan Host OS (Windows) untuk memvalidasi arsitektur jaringan client-server.

  

REMASTERING UNTUK KEPERLUAN KHUSUS, MEMBUAT DISTRO BARU

 


LAPORAN PRAKTIKUM 

REMASTERING UNTUK KEPERLUAN KHUSUS, MEMBUAT DISTRO BARU



Disusun oleh:

       1.  Farel Alfarizi (25051204076)

       2.  Nathaniela Honey (25051204112)

       3.  Syafilla Fitri Faradilla (25051204176)

       4.  Alkhalifi Annabil (25051204199)

 

 



BAB I : PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sistem operasi Linux telah lama menjadi primadona di dunia teknologi karena sifatnya yang open-source. Siapa pun memiliki kebebasan untuk melihat, memodifikasi, dan mendistribusikan ulang kode sumbernya. Saat ini, ada ratusan distribusi (distro) Linux yang beredar, seperti Ubuntu, Debian, atau Kali Linux. Namun, distro-distro standar ini biasanya dirancang untuk kebutuhan umum (general-purpose). Akibatnya, sistem seringkali membawa banyak aplikasi bawaan yang tidak kita butuhkan (bloatware), atau sebaliknya, belum dilengkapi dengan perangkat lunak spesifik yang sangat kita perlukan.

Untuk mengatasi hal tersebut, hadirlah teknik yang disebut Remastering. Remastering adalah proses membongkar sistem operasi yang sudah ada, memodifikasinya sesuai keinginan, dan mengemasnya kembali menjadi sistem operasi yang benar-benar baru. Bayangkan kita sedang meracik ulang sebuah sistem: kita bisa membuang aplikasi yang memberatkan, memasukkan aplikasi khusus (misalnya untuk laboratorium komputer, server, atau kasir), hingga merombak antarmukanya. Melalui praktikum ini, kita tidak lagi hanya bertindak sebagai pengguna pasif, melainkan beralih peran menjadi kreator yang mampu merancang distro Linux secara mandiri dan fungsional.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa saja landasan teori dan komponen yang menyusun sebuah distro Linux?
  2. Bagaimana tahapan dan proses sistematis dalam melakukan remastering Linux dari file ISO mentah menjadi distro baru?
  3. Bagaimana cara memvalidasi dan menguji keberhasilan distro baru yang telah dimodifikasi?

 

PERINTAH DASAR LINUX INSTRUKSI CLI UNTUK NAVIGASI

 

LAPORAN PRATIKUM PERINTAH DASAR LINUX INSTRUKSI CLI UNTUK NAVIGASI



Disusun oleh:

       1.  Farel Alfarizi (25051204076)

       2.  Nathaniela Honey (25051204112)

       3.  Syafilla Fitri Faradilla (25051204176)

       4.  Alkhalifi Annabil (25051204199)

 

 

 


 

BAB I : PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan sistem operasi saat ini bergerak dengan sangat masif, dan Linux hadir sebagai salah satu pionir utama dalam ekosistem open-source. Fleksibilitasnya membuat Linux menjadi tulang punggung dalam berbagai sektor infrastruktur teknologi, mulai dari pengelolaan server skala besar hingga lingkungan pengembangan perangkat lunak. Karena sifat kodenya yang terbuka, komunitas global terus melakukan modifikasi, melahirkan berbagai distribusi (distro) Linux seperti Ubuntu, Debian, Fedora, Linux Mint, hingga Kali Linux yang dioptimalkan untuk kebutuhan spesifik.

Di balik antarmuka visualnya, kekuatan sejati dari arsitektur Linux terletak pada Command Line Interface (CLI). Berbeda dengan Graphical User Interface (GUI) yang membatasi interaksi pengguna pada elemen visual, CLI memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi langsung dengan inti sistem operasi (kernel) melalui instruksi berbasis teks. Pendekatan ini memberikan tingkat presisi dan kendali yang jauh lebih absolut. Menguasai CLI bukan sekadar menghafal perintah, melainkan memahami bagaimana sistem operasi mengelola file system, mengalokasikan penyimpanan, dan mengeksekusi proses administratif secara efisien. Oleh karena itu, praktikum ini dirancang sebagai gerbang awal untuk membedah dan menguasai dasar-dasar instruksi CLI pada lingkungan Linux.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa saja variasi perintah dasar yang beroperasi di dalam Command Line Interface (CLI) Linux?
  2. Bagaimana mekanisme penerapan perintah-perintah tersebut dalam memanipulasi struktur direktori dan mengelola file?
  3. Apa peran, fungsi spesifik, dan dampak dari masing-masing perintah terhadap sistem?

PRAKTIKUM SETTING JARINGAN, KONEKSI DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU

 

PRAKTIKUM SETTING JARINGAN, KONEKSI DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU

Disusun oleh :

 

Viandika Rizky Ismono ( 25051204084 )

Naufal Zidan Nur Zaki Ramadhani ( 25051204104 )

Gabriel Renhard Yanengga ( 25051204249 )

Andrean Nur Wahid ( 25051204250 )

 

 

 

 

 

 BAB 1

Pendahuluan

 

1.1 Latar Belakang

            Perkembangan teknologi jaringan komputer saat ini sangat penting dalam mendukung proses komunikasi dan pertukaran data. Jaringan komputer memungkinkan beberapa perangkat saling terhubung sehingga informasi dapat diakses dengan cepat dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai setting jaringan dan koneksi menjadi hal yang perlu dipelajari, terutama dalam bidang teknologi informasi.

            Selain koneksi jaringan, web server juga merupakan salah satu layanan penting yang digunakan untuk menampilkan halaman website melalui jaringan lokal maupun internet. Dengan mempelajari konfigurasi web server, pengguna dapat memahami cara kerja layanan website serta proses komunikasi data pada jaringan komputer.

            Praktikum setting jaringan, koneksi, dan web server dilakukan agar mahasiswa dapat memahami proses konfigurasi jaringan, pengujian koneksi, serta instalasi dan pengoperasian web server secara langsung. Melalui praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam bidang jaringan komputer dan server.

Jumat, 29 Mei 2026

Konfigurasi Jaringan, Koneksi, dan Web Server Apache pada Linux Ubuntu



Disusun oleh :


Azzarah Andina Rohmatul Izzah        (25051204041)


Naila Ni’ma Maulavia                     (25051204043)


Rivana Adinda Putri               (25051204185)


Sahira Ramadani Fitrania                (25051204243)



BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

 Jaringan komputer merupakan bagian penting dalam teknologi informasi karena digunakan untuk menghubungkan perangkat agar dapat saling bertukar data dan informasi. Dalam penggunaan jaringan, diperlukan konfigurasi koneksi yang baik agar komunikasi antar perangkat dapat berjalan dengan lancar. 

Eksplorasi Perintah Dasar Linux (CLI) dalam Navigasi dan Manajemen Sistem Operasi.



Disusun Oleh: 


Azzarah Andina Rohmatul Izzah        (25051204041)


Naila Ni’ma Maulavia                            (2505204043)


Rivana Adinda Putri                    (25051204185)


Sahira Ramadani Fitrania                 (25051204243)




BAB I  

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi saat ini tidak lepas dari peran sistem operasi sebagai penghubung antara pengguna (user) dan perangkat keras (hardware). Salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dalam skala peladen (server), pengembangan perangkat lunak, hingga keamanan siber adalah Linux. Dalam mengoperasikan Linux, interaksi antara pengguna dan sistem dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan optimal menggunakan Command Line Interface (CLI) dibandingkan dengan antarmuka grafis atau Graphical User Interface (GUI). 

LAPORAN KONFIGURASI DASAR JARINGAN DAN INSTALASI WEB SERVER DI LINUX UBUNTU


Disusun Oleh:

  • M. Ikliluddin Al Wafi (25051204135)
  • Raffles Adaby Ihwan (25051204090)
  • Achmad Zidan Firmansyah (25051204142)
  • Fiorentino Yoga Wisnu P. (25051204196)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi menuntut kemampuan dalam mengelola jaringan komputer dan server. Sistem operasi Linux Ubuntu banyak digunakan sebagai server karena sifatnya yang open source, stabil, dan aman. Salah satu kemampuan penting dalam administrasi server adalah melakukan konfigurasi jaringan serta instalasi web server sebagai media layanan berbasis web.

LAPORAN SETTING JARINGAN, KONEKSI WEB SERVER DI LINUX UBUNTU





Disusun Oleh:


                                        Raffles Adaby Ihwan                (25051204090)
                                        M. Ikliluddin Al Wafi                     (25051204135)
                                        Achmad Zidan Firmansyah         (25051204142)
Fiorentino Yoga Wisnu P. (25051204196)







BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan sistem operasi Linux saat ini semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan, server,

maupun industri teknologi informasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perintah dasar Linux

menjadi kemampuan penting bagi setiap pengguna komputer, khususnya mahasiswa di bidang

teknologi informasi.

KONFIGURASI JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU

KONFIGURASI JARINGAN, KONEKSI, DAN WEB SERVER PADA LINUX UBUNTU


Disusun oleh : 

Rihhadatul Aisyikin Mardhiyyah (25051204042)
Azizah Fairuz Dzakiyya         (25051204137)
Shinta Nur Rahma         (25051204136)


BAB I 

 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 

Perkembangan teknologi jaringan komputer dan layanan web server sangat penting dalam dunia teknologi informasi. Sistem operasi Linux, khususnya Ubuntu, banyak digunakan sebagai server karena bersifat open source, stabil, aman, dan memiliki dukungan komunitas yang besar.

“PERINTAH DASAR LINUX INTRUKSI CLI (COMMAND LINE INTERFACE) UNTUK NAVIGASI DAN MANAJEMEN SISTEM MENGGUNAKAN UBUNTU DI VIRTUAL BOX”







DISUSUN OLEH:

1.   M. Agung Nugroho         (25051204164)

2.   Excell Valleryo Ariansyah (25051204205)

3.   Valentinus Satrio Dewanto (25051204165)

 













BAB I
PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

Linux merupakan sistem operasi berbasis Unix yang bersifat open-source dan banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari server, embedded system, hingga perangkat mobile. Salah satu keunggulan utama Linux adalah Command Line Interface (CLI) yang memberikan kontrol penuh terhadap sistem melalui perintah teks.