Selasa, 24 April 2018

Membangun Jaringan Antar Komputer dengan Router

Membangun jaringan antar komputer adalah membuat beberapa komputer untuk saling terhubung dan saling bertukar data dalam sebuah jaringan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel maupun gelombang udara sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, juga dapat dilakukan pengunaan internet secara bersamaan. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik. Router dapat mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing.

Alat & Bahan :
1. Router TP-LINK F50690

2. Dua buah laptop dengan sistem operasi Windows 10 & Windows 10
3. Satu buah kabel UTP (WAJIB)
4. XAMPP Versi 3.2.2

Tutorial :
1.      Tancapkan kabel power Router ke stop kontak agar Router dapat menyala.
2.      Pastikan bahwa Router telah diatur sesuai pengaturan default (default setting), sehingga IP address, username, dan password Router sama dengan yang tertera pada kertas di bagian belakang Router. Pengaturan default dari Router yang kami gunakan yaitu IP address 192.168.1.1, username admin, dan password admin. Cara mengembalikan Router ke pengaturan default adalah dengan menusuk lubang reset yang ada di bagian belakang Router menggunakan sesuatu yang kecil dan runcing. Tusuk lubang reset selama kurang lebih 10 detik sampai semua lampu indikator Router menyala semua.
3.      Nyalakan kedua buah laptop yang akan dihubungkan ke dalam 1 jaringan.
4.      Pasangkan kabel UTP ke Router, dan ke port WAN laptop server.


5.      Buat web server pada laptop server dengan menggunakan XAMPP, buka aplikasi XAMPP dan klik start pada “Apache” dan “MySQL” seperti gambar di bawah ini:

6.      Pastikan kedua laptop telah terhubung dengan Router, dengan melihat Wireless Connection

7.      Untuk membuktikan bahwa kedua laptop sudah terhubung, buka browser dan ketik IP address dari Router, yaitu 192.168.1.1. Bila diminta login, masukkan username admin dan password admin.

8.      Bila berhasil masuk ke laman Router, maka laptop sudah berhasil terhubung. Atur IP Address untuk WAN pada router dengan pengaturan seperti gambar di bawah ini.

9.      Sebelum itu, pastikan Firewall pada Laptop Server dimatikan terlebih dahulu, karena ini tidak akan sukses bila Firewall menyala.

10.  Setting IP Address pada laptop server dengan IP yaitu 10.10.10.2 (sama dengan router) subnetmask 255.255.255.252 dan preferred DNS server 10.10.10.1

11.  Untuk mengetahui IP Address dari laptop client buka cmd dan ketik perintah “ipconfig”

12.  Pada laptop client ketikkan IP Address dari laptop server, yaitu 10.10.10.2. Routing dikatakan berhasil bila laptop client mengakses web server telah dibuat oleh laptop server.

Kesimpulan :

Router dapat digunakan sebagai jembatan yang menghubungkan dua atau lebih komputer sehingga berada pada 1 jaringan. Preferred DNS server pada laptop server diatur sama persis dengan IP Address WAN pada router, sedangkan IP Address laptop server diatur sedemikian rupa sehingga berada pada satu jaringan dengan router. Komputer server dan komputer client dapat dikatakan terhubung apabila client dapat mengakses web server.

Oleh:
1. MUHAMAD RAMADHAN 16051204017
2. ARDIANSYAH 16051204024
3. ACHMAD CHAIRUDDIN 16051204030
4. SINDY CAESAR RUSNANDA HIMATUL HALIZA 16051204037

5. WAHYU MUHAMMAD CITRA PERDANA 16051204044

Senin, 23 April 2018

Menghitung Subnetting (CIDR dan VLSM)

Supernetting adalah menggunakan bit mask terhadap address asal untuk membuat jaringan dengan host yang lebih banyak.
Subnetting adalah membagi jaringan yang besar menjadi jaringan yang lebih kecil.

Alasan pembuatan subnetting adalah :
1.      Untuk mereduksi traffic jaringan
2.      Mengoptimasi performasi jaringan
3.      Memudahkan manajemen
4.      Mengefektifkan jaringan yang dibatasi area geografis luas.

Hal-hal yang berhubungan dengan penghitungan subnetting adalah :
  1. Jumlah subnet, 
  2. Jumlah Host Per Subnet, 
  3. Blok Subnet, dan 
  4. Alamat Host Broadcast.

Ada 2 cara untuk menghitung subnetting yaitu dengan menggunakan tabel CIDR dan VLSM.

1.     CIDR (Classless Inter-Domain Routing)
FLSM (Fixed Length Subnet Mask). Satu network, kita pecah-pecah menjadi beberapa network (subnet) dimana setiap lebar subnet yang satu sama dengan lebar subnet yang lainnya. Ada juga yang menyebut CIDR, dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnetmask saja.
CIDR (Classless Inter-Domain Routing) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A,kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C.

Subnetmask yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting pun berbeda-beda mengikuti kelas-kelasnya yaitu :

·         kelas C : /25 sampai /30 (dengan penghitungan pada octet  ke 4)
·         kelas B : /17 sampai /30 (dengan peghitungan pada octet ke 3 dan 4)
·         kelas A : /8 sampai /30   (dengan peghitungan pada octet ke 2, 3, dan 4)

Konsep yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.


A. Menghitung Subnet Kelas C

Pada kelas C penghitungan yang digunakan adalah pada octet ke 4.

Misal diketahui suatu IP 192.168.1.0/26. Berarti subnetmasknya /26 yaitu 255.255.255.192, jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi 11111111.11111111.11111111.11000000.

Jumlah Subnet = 2^X (dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas C). Jadi Jumlah Subnetnya adalah 2^2 = 4 subnet.
Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2 (dimana y adalah banyaknya bineri 0 pada octet terakhir untuk kelas C). Jadi Jumlah Host per Subnetnya adalah 2^6 – 2 = 62 host
Blok Subnet = 256 – nilai octet terakhir subnetmask. Jadi Blok Subnetnya adalah 256 – 192 = 64. Untuk subnet berikutnya ditambahkan hasil dari blok subnet tersebut. Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah 0, 64, 128, 192.
Kita buat tabelnya seperti berikut dengan catatan :
–          Subnet             : sesuai pada blok subnet.
–          Host Pertama : 1 angka setelah subnet.
–          Broadcast        : 1 angka sebelum subnet berikutnya.
–          Host terakhir   : 1 angka sebelum broadcast.



B. Menghitung Subnet Kelas B

Untuk kelas B ada 2 teknik yang digunakan dalam perhitungan. Untuk subnetmask /17 sampai /24, perhitungannya sama persis dengan kelas C, tetapi pada kelas B terletak pada octet ke 3 saja yang digunakan. Sedangkan untuk subnetmask /25 sampai /30 perhitungannya yaitu pada octet ke 3 dan 4.

Misal diketahui suatu IP 172.16.0.0/25. Berarti subnetmasknya /25 yaitu 255.255.255.128, jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi 11111111.11111111.11111111.10000000.

  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^7 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah (0, 128)
  4. Tabelnya menjadi :


C. Menghitung Subnet Kelas A

Pada kelas A perhitungan dilakukan pada octet ke 2, 3 dan 4.

Misal diketahui suatu IP 10.0.0.0/16. Berarti subnetmasknya /16 yaitu 255.255.0.0, jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi 11111111.11111111.00000000.00000000.
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^16 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi Blok Subnet seluruhnya : 0,1,2,3,4, dst.
  4. Tabelnya menjadi :


2. VLSM (Variable Length Subnet Mask)
Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnetmask, berbeda jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnetmask saja. Atau dengan kata lain, VLSM adalah sebuah network yang kita subnet, menghasilkan subnet-subnet yang berbeda panjang subnet masknya antara subnet satu dengan yang lain. VLSM memiliki manfaat untuk mengurangi jumlah alamat yang terbuang.

Pertama, kita cari host yang paling banyak digunakan.yaitu pada LAN4 dengan 58 Host, LAN1 (26 Host), LAN2 (10 Host), LAN3 (10 Host), dan masing-masing WAN 2 Host. Disini diberikan IP 192.168.1.0/24, dan kita akan membaginya dengan VLSM.
Selengkapnya ada di Suplemen LAN.

Selasa, 20 Februari 2018


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ 
وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
 مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ 
،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛

Sungguh segala puji hanya milik Allah, Allah yang kita puji, dan kepada Allah kita memohon pertolongan, dan kepada-Nya kita memohon ampunan,
dan kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kita dan dari keburukan amal perbuatan kita.
Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tak seorangpun dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tak seorangpun mampu memberinya petunjuk.
Saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.
Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Amma ba’d:

Tulisan ini dibuat untuk semua hamba Allah, termasuk diri penulis sendiri. Selain tulisan inti, dimenu sebelah atas juga terdapat link:
1. Jadwal Sholat wilayah Indonesia
2. Bacaan Al Quran yang bisa didengarkan
3. Mushaf Al Quran On Line
4. Tafsir Al Quran yang tulisan arabnya bisa di COPAS
5. Perpustakaan yang berisikan buku2 teks primer dalam bahasa arab
6. Al Ilmu, berisikan ilmu komputer dan lainnya 

Hak cipta hanyalah milik Allah, Tuhan Semesta Alam, sehingga silahkan mengcopy-paste artikel didalamnya, bebas dan gratis.
Bahkan penulis sangat senang kalau di COPAS, sebab akan semakin tersebarnya ilmu Allah di dunia ini. Silahkan juga jika berminat sebagai bahan dakwah atau ceramah, silahkan, bebas dan gratis.

Tulisan diblog ini dimulai tgl 02-01-2011 hingga tgl 02-02-2018, setelah itu diadakan perbaikan tulisan yang telah lampau, walaupun tidak menutup kemungkinan ada ide baru untuk tulisan baru.
Tidak ada tulisan, pemikiran dan renungan yang sempurna benar, karena itu kritik dan saran dinantikan oleh penulis (pada kolom Posting Komentar atau email ke:  tausyiahaditya2@gmail.com).